Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PRAKTIKUM MEKANIKA FLUIDA

KERUGIAN GESEK PIPA LURUS DIAMETER TETAP

Nama :Putu Desna Andy Pratama NIM : 11504241008 Kelas : A1

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LMEKANIKAFLUIDA


Sem.III KERUGIAN GESEK PIPA LURUS DIAMETER TETAP Revisi:01 Tgl.:29Oktober 2012 100menit No.LST/OTO/OTO308/01

A. TUJUAN Setelahselesaimelakukanpraktikum, diharapkanmahasiswaakandapat : 1. Dapatgambarkanhubunganantara debit air yang mengalirmelaluipipalurus yang berdiametertetapdenganpenurunantekananakibatkerugiangesek yang dialamioleh air selamapengaliran. 2. Menganalisakesalahandanpenyimpangan yang terjadiselamapercobaan. 3. Menyusunhasilpercobaandenganbenar.

B. PERALATAN DAN BAHAN 1. MejapercobaanCusson. 2. PerangkatPipaLurus. 3. Pengukurwaktu. 4. Segitigasiku-siku. 5. Gelasukur. 6. Selang plastic ukuran 8 mm, Kunci Pas 17-19 danObeng (-)

C. DASAR TEORI Cairan yang melaluisebuahpipa-pipamakaakanmengalamipenurunantekanan,

halinidisebabkanolehadanyagesekanpadapipa. Untukmencaribesarnyagesekandalampipadenganrumus :

Dimana : V = Kecepatanaliran ( v = Kekentalan kinematic ( f = Koefisiengesek d = Dia. Pipa (m) L = Panjangpipa (m) Re = Bil Reynolds /dt)

Suhu ( V .. x /dt)

4,4

10,0

15,6

21,1

26,7

32,2

37,8

43,3

48,9

65,6

1,550

1,311

1,130

0,984

0,864

0,767

0,687

0,620

0,567

0,441

Fluidaadalahzat

yang

tidakdapatmenahanperubahanbentuksecarapermanen.Adanyausahamengubahbentuksuatu massafluida, maka di dalamfluidaituakanterbentuklapisan-lapisan yang satumeluncur di ataslainnyasehinggamencapaibentukbaru. Selamaperubahanbentukterdapattegangangeser yang besarnyatergantungviscositasdanlajuluncurfluida.Jikakeseimbangantercapaisemuateganga ngeserakanhilang. Fluidadapatmengalir Padalajualiranrendah, di dalampipaatausaluranmenurutduacaraberlainan. penurunantekanan di

dalamfluidabertambahsecaralangsungberdasarkankecepatanfluidatersebut, sedanganpadalajualirantinggimakapertambahanitujauhlebihcepat, kiramenurutkuadratkecepatan. Perbedaankeduajenisaliraninipertamakali dipelajarioleh Osborne Reynolds yaitukira-

(1883).Reynolds mempelajarikondisidimanasatujenisaliranberubahmenjadialiranjenislain, danmenemukanbahwakecepatankritis, dimanaaliranlaminerberubahmenjadialiranturbulen, bergantungpadaempatbuahbesaran, yaitu : diameter tabung, viskositas, density

dankecepatan

linier

rata-rata

zatcair.Padapengamatanselanjutnyaditunjukkanbahwatransisidarialiranlaminermenjadialir anturbulendapatberlangsungpadakisaranangka cukupluas.Aliranlaminerselaluditemukanpadaangkareynolds tetapibisaterdapatpadaangka Reynolds Reynolds di yang bawah2100,

sampaibeberaparibu,

yaitudalamkondisikhususdimanalubangmasuktabungsangatbaikkebundarannya, danzatcair di dalamtangkisangattenang.Padakondisialiranbiasa, antara 2100 dan 4000, terdapatsuatudaerahtransisi,dimanajenisaliranitumungkinlaminerdanmungkin turbulen, lubangmasuktabungdanjaraknyadarilubangmasuktersebut. Head kerugianadalahuntukmengatasikerugian-kerugian yang pula

tergantungpadakondisidi

terdiriatasheadkerugiangesak di dalampipa-pipa, dan head kerugiandidalambelokanbelokan,reduser, katup-katup, dsb. Dalamkeadaanturbulen, peralihanatau laminar untukalirandalampipa (salurantertutup), telahdikembangkanpersamaankerugianolehHenry Darcy dan Julius Weishbach.Kerugianenergi per

satuanberatfluidadalampengalirancairandalamsistemperpipaandisebutsebagaikerugian head (head loss).Head loss terdiridari : 1. Mayor head loss (mayor losses) Merupakankerugian head sepanjangsaluranpipa yang dinyatakandenganrumus

:Hf=f.l.V2/D.2g , dimana :Hf = head kerugian, f = faktorgesekan, L = panjangpipa, V = kecepatan rata-rata cairandalampipa, danD = diameter pipa. Harga f (faktorgesekan) didapatdari diagram Moody sebagaifungsidariAngkaReynold (Reynolds Number) danKekasaranrelatif (RelativeRoughness /D nominal ), yang diameter

nilainyadapatdilihatpadagrafiksebagaifungsidari

pipadankekasaranpermukaandalampipa (e) yangtergantungdarijenis material pipa.Dari pengujian yang kami lakukannilai f yang dihasilkansangatlahkecil.Standaruntuknilai f padamasing-masingalirandapatdilihatsebagaiberikut: 1.Jika Re < f =" 64"> 2100, alirannyadisebut hydraulically smooth atauturbulent smooth. 2.Jika Re > 4000 atau e/d besar, alirannyadisebutaliran turbulent rought.

3.Jikaaliranberadaantarakondisi 2 dan 3 makaalirantersebutdisebutalirantransisi. 2. Minor head loss (minor losses),

Merupakankerugian

head

pada

fitting

danvalve

yang

terdapatsepanjangsistemperpipaan. Dapatdicaridenganmenggunakanpersamaan : Hf=n.k.V2/2g Dimana :Hf = Minor losses, n = jumlah fitting/ valve untuk diameter yang sama, k = koefisiengesekan, V = Kecepatan rata-rata aliran, dang = percepatangravitasi. Besaraninimenyatakankerugianpada dalamukuranpanjangekivalendaripipalurus fitting dan valve

D. LANGKAH KERJA 1. Hubungkanperangkatdenganpipapemasok air.Aturbesarnyaaliransehinggabedaketinggian dalampipapengukurmudahdiamatidantetap (stabil). 2. Amati tinggi air h dancatatdalam format pengamatan. 3. Air keluardariperangkatpercobaanditampunguntukmendapatkanbanyaknya air yang mengalirdalamwaktutertentu, untukmendapatkan debit air (Q). 4. Ulangilangkah 1 2 3 sepertitersebutdiatassampai 3 kali denganharga h yang sama (alirannyatetap).Catatbesarnya h (sama) dan Q (mungkintidakpersissama). 5. Kerjakanlagisepertilangkah 1 2 3 di atas, tetapidenganbesarnya h yang bervariasi.Dengansendirinya Q yang didapatjugabervariasibesarnya. Kerjakansampai 3macamvariasi hf. Hasilpengamatantentanghfdan Q dicatatsecaracermatdalam format pengamatan. Makin banyakvariasibesarnya h makinbaik. 6. Carilahkemudianhargahfdengancaraperhitunganteoritis. Kemudiabandingkanhargahfdenganpengamatanhargahfsecaraperhitungan. 7. Ulangipercobaantersebut di atas (No. 1 -6) padapipa yang berbeda. air

E. TABEL PENGAMATAN
Percobaan 1 2 3 1 2 3 1 2 3 Pengamatan V (ml) t (s) 100 2,96 200 10,13 300 14,77 200 7,98 400 18,19 500 23,49 200 6,78 400 15,88 600 23,78 Perhitungan hf (mm) 7,77 4,54 4,67 5,76 5,05 4,90 6,77 5,79 5,80

L (mm) 400

d (mm) 5

400

400

Q (ml/s) 33,78 19,74 20,31 25,06 21,99 21,29 29,50 25,19 25,23

hf (mm) 16

17

23

F. PEMBAHASAN Untukmencaribesarnyagesekanpadapipaatauhf, dapatmenggunakanrumus :

Dengandemikian, halpertama yang harusdiketahuiadalahbilanganReynoldsnya. (menggunakan data percobaanA.1) : D : 5 mm v :suhu air sekitar26,7 V: /dt

Setelahbilangan Reynolds diketahui, langkahselanjutnyamencariKoefisiengesek/f :

Karena f dan Re sudahdiketahui, makabesarnyagesekandalampipadapatdihitung : f = 6,42 L = 400 mm V = 1,723 d = 5 mm g = 98,1 dm/

PercobaanA.2 : V:

PercobaanA.3 : V:

PercobaanB.1 : V:

PercobaanB.2 : V:

PercobaanB.3 : V:

PercobaanC.1 : V:

PercobaanC.2 : V:

PercobaanC.3 : V:

G. KESIMPULAN Dari percobaantersebut, dapat kita ambil kesimpulan : 1. Harga V (kecepatanalir), bilanganReynolds,danhfberbandinglurusdengan debit airnya (Q). Tetapikoefisiengesek (f) berbandingterbalikdengan Q. 2. Perbedaanhargahfdaripengamatandanperhitungandapatdisebabkanolehberbagai factor, antara lain kurangtelitisaatmelakukanpengukuran-pengukuran, kurangtelitinyaalat-alat yang dipakai, dankesalahanperhitungan yang kecil. 3. 40
35 30 25 20 15 10 5 0 4.54 4.67 4.9 5.05 5.76 5.79 5.8 6.77 7.77 Series1

Diagram hubunganantarahfdan tersebutdapatdipergunakansebagaipedomanpengukuran

Q sembarang,

karenahfberbandinglurusdengan Q, sehinggaapabilanilai Q (debit air) semakinbesar, makanilaihf pun semakinbesar. 4. Perbedaanhargahfpengamatandanhfperhitungandapatdisebabkanoleh : Pengukuran volume air yang kurangteliti Pengukurantinggi air yang kurangteliti. Pemasangankomponen yang kurangsempurna (terdapatkebocoranpadasambungan). Kemungkinanperalatansudahtuadanmemilikikeakuratan yang kurang.

H. Referensi http://id.scribd.com/doc/32244018/Laporan-Head-Aliran. Accessed : 12 November 2012.