Anda di halaman 1dari 4

ARTIKEL STRUKTUR HEWAN DEKRIPSI, GAMBAR, KLASIFIKASI IKAN SAPU-SAPU (Hypostomus sp)

OLEH

SURAEDI AMIN A1D011015

PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS BENGKULU 2012

Ikan sapu-sapu atau ikan bandaraya adalah sekelompok ikan air tawar yang berasal dari Amerika tropis yang termasuk dalam famili Loricariidae, namun tidak semua anggota Loricariidae adalah sapu-sapu. Ikan ini dikenal sebagai pemakan alga/"lumut" dan sangat populer sebagai ikan pembersih akuarium. Dalam perdagangan ikan internasional ia dikenal sebagai plecostomus atau singkatannya, plecos dan plecs. Di Malaysia orang menyebutnya "ikan bandaraya" karena fungsinya seperti petugas pembersih kota ("bandar"). Di Indonesia, analogi yang sama juga dipakai tetapi alatnya yang dipakai sebagai nama (sapu). Ikan ini nyaris dapat hidup bersama dengan ikan akuarium apa saja dan diperdagangkan dalam ukuran kecil atau sedang. Meskipun demikian, ia bisa tumbuh sepanjang 60 cm dan menjadi kurang aktif dan kurang bersahabat. Ikan ini omnivora (pemakan segala) tapi biasanya mencari sisa-sisa tumbuhan air di malam hari. Sebenarnya sapu-sapu mencakup banyak jenis anggota Loricariidae, meskipun yang paling umum dikenal adalah Hypostomus plecostomus. Karena banyaknya impor berbagai macam sapu-sapu, dan banyak sekali yang belum diidentifikasi secara benar, disusunlah suatu daftar sapu-sapu yang disebut nomor-L (L-number) untuk mencirikannya secara sementara.

Sesuai dengan namanya yaitu ikan sapu sapu, ternyata ikan ini ikan yang cinta kebersihan karena dia suka memakan lumut yang menempel di akuarium. Ikan sapu sapu yang biasa kita sebut sebagai ikan pemakan lumut ini dapat tumbuh hingga 20 30 cm, terdapat beragam warna termasuk albino. Ikan ini mempunyai banyak jenis yang klasifikasinya membingungkan sehingga antar ahli perikanan masih berbeda pendapat. Status konservasi tidak tercatat. Distribusi dan habitat terdapat di Sungai Amazon dan Orinoco di Amerika Selatan. Ikan asli Sungai Amazon ini merupakan jenis yang tahan banting, termasuk kemampuannya mendominasi sungai tercemar di mana ikan lain sudah angkat tangan entah kabur atau mati karena kualitas air yang buruk. Ikan ini banyak dijual sebagai ikan hias, atau tepatnya sebagai ikan pembersih kaca akuarium. Karena mulutnya yang menempel pada kaca dan sering disebut ikan pembersih kaca. Beberapa menyebutnya ikan sakarmut ( dari kata sucker mouth yang artinya memakan dengan cara menghisap ), karena harganya murah ikan ini sering dibuang begitu saja ke sunggai sehingga berkembang pesat di sungai