Anda di halaman 1dari 9

REKAYASA PERANGKAT LUNAK LANJUT Sequence Diagram

TUGAS

Dikerjakan Oleh Kelompok IV Muhamad Arief Hidayat [5108 201 001] Satrio Agung Wicaksono [5108 201 010] Muhamad Firdaus [5108 201 019] Arya Yudhi Wijaya [5108 201 030] Danang Aditya Nugraha [5108 201 033]

Dosen : Sarwosri S.Kom., M.Kom.

PASCASARJANA TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER 2008

Deskripsi dan requirement sistem Perangkat lunak sistem informasi akademik yang dirancang merupakan perangkat lunak untuk melakukan proses administrasi akademik universitas. Proses administrasi akademik yang dimaksud dibatasi pada administrasi penawaran dan pengambilan mata kuliah di awal semester, pengisian nilai mahasiswa di akhir semester dan melihat nilai oleh mahasiswa. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka sistem informasi akademik harus memiliki kemampuan sebagai berikut : Sistem informasi akademik harus dapat melayani pegawai administrasi untuk memasukkan mata kuliah yang ditawarkan pada awal semester. Mata kuliah yang ditawarkan tersebut dapat dipilih oleh mahasiswa yang memenuhi syarat pada saat pengisian KRS. Sistem informasi akademik dapat melayani mahasiswa untuk melakukan proses penyusunan KRS di awal semester. Proses penyusunan KRS meliputi penambahan dan penghapusan mata kuliah yang telah dimasukkan pada KRS. Mata kuliah yang dapat diambil pada saat proses KRS adalah mata kuliah yang telah diisikan oleh pegawai administrasi pada proses sebelumnya Pada akhir semester, sistem informasi akademik harus dapat digunakan untuk mengisi data nilai mahasiswa oleh pegawai administrasi. Sistem harus dapat digunakan oleh mahasiswa untuk melihat nilai dari mata kuliah yang telah diambil pada proses KRS. Nilai tersebut dimasukkan dalam KHS Sistem informasi akademik yang digunakan mahasiswa merupakan sistem informasi web-based agar mudah diakses dari komputer yang terhubung pada jaringan tanpa membutuhkan instalasi perangkat lunak tertentu selain web browser. Sedangkan sistem informasi akademik yang digunakan oleh pegawai merupakan aplikasi desktop dengan alasan keamanan Tampilan dibuat sesederhana mungkin dengan ukuran huruf yang cukup besar untuk mempermudah pemakaian dan memperkecil kesalahan pengisisan data. Selain itu, sistem informasi akademik yang digunakan oleh pegawai memiliki warna yang lembut dan nyaman dilihat oleh mata untuk mengurangi tingkat kelelahan karena bekerja dalam waktu yang lama di depan komputer.

Use case diagram Berdasarkan deskripsi dan requirement system di atas, dibuat use case diagram dari sistem informasi akademik seperti ditunjukkan pada gambar 1.

Gambar 1 Use case diagram dari software sistem informasi akademik

Sequence diagram untuk tiap pasangan aktor dan use case Sequence diagram untuk pasangan aktor mahasiswa dan use case KRS Gambar 2 menunjukkan potongan use case diagram untuk pasangan mahasiswa dan use case KRS.

Gambar 2 Pasangan mahasiswa dan use case KRS

Gambar 3a dan 3b menunjukkan sequence diagram untuk pasangan mahasiswa dan use case KRS. Karena keterbatasan area gambar, maka sequence diagram untuk use case KRS dibagi menjadi dua bagian, yaitu sequence diagram yang menunjukkan class yang terlibat pada proses penambahan mata kuliah pada KRS (gambar 3a) dan sequence diagram yang menunjukkan class yang terlibat pada proses penghapusan mata kuliah dari KRS (gambar 3b)

Gambar 3a sequence diagram untuk penambahan mata kuliah pada KRS

Pada gambar 3a ditunjukkan sequence diagram untuk penambahan mata kuliah pada KRS. Sebelum formKRS ditampilkan, maka class controller KRSMgr berusaha mendapatkan KRS mahasiswa dengan memanggil method getKRS pada class KRS. Jika mahasiswa belum mengisi KRS, hasilnya adalah KRS kosong. Jika mahasiswa telah mengisi KRS sebelumnya, maka hasilnya adalah KRS yang telah dibuat oleh mahasiswa. KRS tersebut akan ditampilkan pada formKRS. Mahasiswa kemudian memilih menu tambah mata kuliah. Jika menu tersebut dieksekusi, maka class KRSMgr akan menampilkan mata kuliah yang dapat dipilih beserta jadwalnya (melalui query lewat classjadwalMataKuliah). Jika salah satu mata kuliah dipilih, maka diadakan pengecekan dahulu apakah mahasiswa tersebut sudah mengambil prasyarat mata kuliah. Class KRSMgr akan melakukan pengecekan tersebut dengan melibatkan class mataKuliah dan KHS. Jika telah mengambil prasyarat, maka mata kuliah tersebut akan ditambahkan ke KRS dan KHS mahasiswa yang bersangkutan.

Gambar 3b sequence diagram untuk penghapusan mata kuliah pada KRS

Jika mahasiswa menghapus mata kuliah tertentu pada KRSnya, maka dilakukan penyesuaian pada KRS dan KHSnya. Class KRSMgr akan melakukan penghapusan pada database melalui class KRS, KHS dan mhsClass. Setelah dilakukan penghapusan, daftar mata kuliah yang masih tersisa pada KRS ditampilkan kembali pada formKRS. Sequence diagram untuk pasangan aktor mahasiswa dan use case cek KHS Gambar 4 menunjukkan potongan use case diagram untuk pasangan mahasiswa dan use case cek KHS.

Gambar 4 Pasangan mahasiswa dan use case cek KHS

Gambar 5 menunjukkan sequence diagram untuk pasangan mahasiswa dan use case cek KHS. Jika mahasiswa akan melakukan pengecekan nilai, sebelum

formCekKHS ditampilkan, class cekKHSMgr akan melakukan query melalui class KHS untuk mendapatkan data KHS untuk ditampilkan pada formCekKHS

Gambar 5 sequence untuk pasangan mahasiswa dan use case cek KHS

Sequence diagram untuk pasangan aktor pegawai adminintrasi dan use case memasukkan mata kuliah dan jadwal Gambar 6 menunjukkan potongan use case diagram untuk pasangan aktor pegawai adminintrasi dan use case memasukkan jadwal kuliah

Gambar 6 Pasangan pegawai administrasi dan use case memasukkan jmata kuliah dan jadwal

Gambar 7 menunjukkan sequence diagram untuk pasangan aktor pegawai adminintrasi dan use case memasukkan jadwal kuliah. Sebelum

formTambahJadwal ditampilkan, class tambahJadwalMgr akan melakukan

query melalui class programStudi untuk mendapatkan daftar seluruh program studi yang akan ditampilkan pada formTambahJadwal. Pegawai administrasi mula mula akan memilih program studi yang akan

ditambahkan jadwal mata kuliahnya (sehingga mahasiswa prodi tersebut dapat mengambil mata kuliah tesebut pada saat KRS). Dari prodi yang dipilih, maka ditampilkan seluruh mata kuliah yang dimiliki oleh prode tersebut. Proses query akan melibatkan class tambahJadwalMgr, mataKuliah, jadwalMataKuliah dan mhsClass. Petugas administrasi kemudian membuat class dan jadwal baru untuk mata kuliah tertentu. Bila penambahan class tersebut berhasil, maka ditampilkan pada formTambahJadwal bahwa pembuatan class baru telah berhasil. Class baru tersebut dapat dipilih oleh mahasiswa pada saat proses KRS

Gambar 7 sequence diagram untuk pasangan pegawai administrasi dan use case memasukkan mata kuliah dan jadwal

Sequence diagram untuk pasangan aktor pegawai adminintrasi dan use case memasukkan nilai mahasiswa

Gambar 8 menunjukkan potongan use case diagram untuk pasangan aktor pegawai adminintrasi dan use case memasukkan nilai mahasiswa

Gambar 8 Pasangan pegawai administrasi dan use case memasukkan nilai mahasiswa

Gambar 9 sequence diagram untuk pasangan pegawai administrasi dan use case memasukkan nilai mahasiswa

Gambar 9 menunjukkan sequence diagram untuk pasangan aktor pegawai administrasi dan use case memasukkan nilai mahasiswa. Untuk mengisikan nilai mata kuliah class tertentu petugas administrasi akan melakukan request untuk menampilkan seluruh class yang ada. Request tersebut ditangani oleh class isiNilaiMgr dan mhsClass. Dari class yang dipilih akan ditampilkan daftar peserta dan isian nilainya pada formIsiNilai. Petugas administrasi mengisikan nilai mahasiswa pada form tersebut. Setelah mengisikan nilai, maka nilai tersebut akan disimpan pada database. Class yang bertanggung jawab untuk proses tersebut adalah class isiNilaiMgr dan KHS.