Anda di halaman 1dari 7

Tutorial

Membuat sabun transparan chip soap


di rumah

Pak de jongko
08176540345

Duraposita chemical
Pengantar

Dinamakan juga Hot process Soap Making ( pembuatan sabun dengan metode
panas ), pemanasan dengan menggunakan alat yang dinamakan panci double
boiler, Dua panci satu panci lebih besar dari panci yang lain. Panci yang lebih
besar diisi dengan air yang mana langsung dipanasi oleh alat pemanas ( heater
listrik, gas, api ) dan panci yang lebih kecil dimana untuk tempat pembuatan
sabun dimasukkan kedalam panci yang lebih besar, panci kecil mendapatkan
pemanasan dari air yang ada dalam panci besar.

Proses pembuatan dapat langsung diatas alat pemanas, tetapi pencampuran


kaustik dengan air dilakukan pada tempat tersendiri. Ketika suhu kaustik ( lye )
sudah hampir sama dengan suhu minyak yang dipanasi dalam double boiler
maka dapat dilakukan operasi saponifikasi.

Transparan chip soap


Adalah sabun transparan dasar, tanpa minyak wangi, tanpa pewarna, tanpa
bahan aditif dinamakan juga sabun gliserin atau sabun MP ( melt and pour ).
Biasanya sabun ini digunakan untuk membuat sabun sabun yang lebih tinggi
derajatnya, misalnya sabun aroma terapi, sabun natural, sabun moisturizer dan
sabun dengan kegunaan khusus lainnya.

Harga sabun chip soap dipasaran tergantung dari kualitasnya, kualitas 1


dicirikan dengan bentuk sabun yang keras, sangat bening / ultra transparan,
warnanya bening kebiruan, harga dipasaran 35 000 rupiah per kilogram,
biasanya digunakan untuk sabun kosmetik tingkat tinggi, sabun dekoratif yang
mana didalam sabun terdapat benda yang diembbed.

Sabun transparan kualitas 2, dicirikan dengan warna yang bening transparan


agak kuning sedikit sekali, sabun masih terlihat sangat transparan walaupun
tidak colorles, tidak seperti
Formula sabun transparan chip soap
Kandungan Bahan :
Minyak kelapa 300 grm
Stearic acid 100 grm

Kaustik soda 67 grm


Air 135 grm

sirup gula 150 grm


gliserin 30 grm
alkohol 100 grm

Petunjuk Pelaksanaan :

1. Campur soda ke dalam air, akan terjadi reaksi yang menimbulkan


panas, kemudian biarkan agak dingin, amati 60 sampai 70 derajat
selsius.
2. stearik acid dan minyak kelapa masukkan dalam panci double boiler,
panasi sampai 70 derajat atau sampai meleleh stearic acid nya.
3. Tambahkan larutan kaustik soda dikit demi dikit kedalam minyak.
4. Aduklah dengan pelan2 sampai terjadi proses saponifikasi.
5. proses saponifikasi ditandai dengan terjadinya reaksi minyak dan
kaustik soda.
6. terjadi reaksi pengentalan, penggumpalan dan muncul cairan bening,
pengadukan dilakukan terus, tidak boleh berhenti.
7. kemudian masukkan sirup gula, aduk terus.
8. masukkan gliserin dan aduk terus.
9. masukkan alkohol dan aduk terus, terjadi reaksi menjadi bening atau
transparan.
10. tuangkan kedalam cetakan.

Peringatan
Membuat sabun adalah seni ilmu kimia, kerajinan tangan dan bukan permainan.
Hal yang paling perlu diperhatikan adalah ;
1. Larutan sodium sangat berbahaya jika tidak diperlakukan dengan benar.
2. Jika membuat larutan sodium yang penting adalah menambahkan sodium ke
air bukan sebaliknya air ke sodium.
3. Jika membuat sabun, tambahkan larutan sodium ke dalam minyak bukan
minyak ke dalam larutan sodium, sabun akan rusak.

Ilustrasi pembuatan sabun transparan chip soap.


Sebagian gambar ilustrasi saya ambil dari Pat Prenty Tpdrenty@direct.ca
liquid soap

Metode ini menggunakan panci double boiler


salah satu lebih kecil dari yang lain. Panci yang
lebih besar diisi dengan air digunakan untuk
memenasi panci di dalamnya.

Panaskan dahulu air yang ada dalam panci


yang besar kemudian panaskan minyak dan
lemak sampai 600 C, lye sampai 700 C .
Temperatur akan dicapai dengan cepat maka
persiapkan untuk bahan yang lain

Kemudian campur minyak dan lye, gunakan


stick blender untuk mempercepat reaksi
saponifikasi. Apabila tidak ada stick blender
dapat digunkan mixer roti.
Aduklah campuran sampai kelihatan berat dan
agak mengental. Jika belum terjadi reaksi
saponifikasi pengadukan tidak dihentikan.
Lanjutkan sampai terjadi saponifikasi.

Perikasa campuran lebih dahulu untuk menguji


terjadinya proses saponifikasi. Pergunakan
sendok atau alat lain, ambil sedikit sabun dari
panci. Apabila sabun yang menempel pada
sendok langsung mengering atau tidak menetes
maka saponifikasi sudah terjadi.
Masa campuran akan semakin mengental, jika
dilanjutkan dengan pemanasan beberapa
menit lagi kandungan air dalam masa akan
menghilang maka sabun akan menjadi sangat
kering.

Tambahkan sirup gula untuk melarutkan sabun


yang sudah mengalami reaksi saponifikasi,
panasi terus sampai masa kembali larut.
Apabila perlu gunakan mixer untuk membantu
pelarutan, stick blender akan mengakibatkan
timbulnya busa yang banyak. Kecepatan
pengadukan 60 – 80 rpm yang terbaik.
Lanjutkan dengan penambahan gliserin dan
terus diaduk, kemudian masukkan alkohol
sampai sambil diadul, maka sabun akan
menjadi cair dan transparan
Apabila menggunakan bahan untuk membuat
sabun transparan maka didapatkan gambar
seperti ini. Massa menjadi sangat jernih. Pada
tahap ini kita sudah membikin dabun CHIP
SOAP.Apabila diinginkan membuat sabun
dengan fungsi khusus selanjutnya, mulai
memasukkan bahan tambahan antara lain;
ginseng, madu, susu dan AHA kemudian baru
dimasukkan pewarna dan pewangi dan
antioksidan.
Tuangkan dalam cetakan dari kayu, tunggu
sabun sampai menjadi dingin dan keras,
membutuhkan waktu 6 jam agar sabun
menjadi keras.

Tuangkan dalam cetakan dari pralon, Potong


sabun menjadi bagian yang lebih kecil untuk
melenjutkan proses berikutnya
Agar diperoleh sabun yang baik maka dilakukan
prose aging ( pematangan ), juga untuk
menyempurnakan reaksi kimia dalam sabun.
Aging berguna untuk menurunkan kadar air
dalam sabun.

Selesailah sudah membuat sabun chip soap atau sabun gliserin, atau sabun MP (
melt and pur soap). Proses selanjutnya adalah aging, yaitu proses menunggu
sehingga reaksi kimia yang terjadi didalam sabun menjadi lebih sempurna,
biasanya 1 sampai 2 minggu.

APABILA ADA KESULITAN JANGAN SUNGKAN HUB ATAU EMAIL PAKDE JONGKO.
WASSALAM

MATUR NUWUN KAWULO TIYANG SOLO