Anda di halaman 1dari 1

Kondisi efek toksik didefinisikan sebagai berbagai keadaan atau faktor yang mempengaruhi efektivitas absorpsi dan distribusi

suatu zat dalam tubuh. Suatu zat kimia akan mengalami metabolisme menjadi senyawa non aktif dan disekresikan (eliminasi) sehingga dapat mengurangi sampainya atau jumlah zat kimia dalam sel sasarannya. Kondisi efek toksik mempengaruhi atau menentukan keberadaan zat kimia atau metabolitnya dalam sel sasaran atau tempat kerjanya. Jumlah zat kimia atau metabolitnya di sel sasaran akan mempengaruhi atau menetukan efek toksiknya (Priyanto, 2007). Termasuk dalam kondisi efek toksik adalah: 1. Kondisi paparan zat kimia meliputi:
a. Jalur paparan (intravaskuler atau ekstravaskuler)

b. Lama dan frekuensi paparan (kekerapan) c. Saat paparan d. Dosis paparan e. Paparan akut atau kronis 2. Kondisi makhluk hidup, meliputi: a. Keadaan fisiologi (berat badan, umur, suhu tubuh, kecepatan pengosongan lambung, kecepatan aliran darah, status gizi, kehamilan, genetika, dan jenis kelamin).
b. Keadaan patologi (penyakit saluran pencernaan, kardiovaskuler, ginjal dan hati).