Anda di halaman 1dari 4

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM OSEANOGRAFI FISIKA MODUL MASSA AIR

1. Jelaskan pengertian dari massa air! (minimal 2 referensi) Massa air adalah suatu volume besar perairan yang mengandung air laut dengandensitas yang berbeda dengan perairan lain disekitarnya. Massa air dapat diikuti jejak gerakannya sampai pada sumbernya. Massa air dibentuk oleh suatu interaksi antara airdengan atmosfer, serta dapat dibentuk oleh percampuran dua atau lebih dari dua tipe air. (www.scribd.com) 2. Jelaskan karakteristik dari: a. Massa air Pasifik Massa air Pasifik tersebut terdiri atas massa air Pasifik Utara dan Pasifik Selatan (Tomascik et al., 1997a; Wyrtki, 1961; Ilahude and Gordon, 1996; Molcard et al., 1996; Fieux et al., 1996a). Terjadinya arlindo terutama disebabkan oleh bertiupnya angin pasat tenggara di bagian selatan Pasifik dari wilayah Indonesia. Angin tersebut mengakibatkan permukaan bagian tropik Lautan Pasifik Barat lebih tinggi dari pada Lautan Hindia bagian timur. Hasilnya terjadinya gradien tekanan yang mengakibatkan mengalirnya arus dari Lautan Pasifik ke Lautan Hindia. Arus lintas Indonesia selama Muson Tenggara umumnya lebih kuat dari pada di Muson Barat Laut.

Sumber air yang dibawa oleh Arlindo berasal dari Lautan Pasifik bagian utara dan selatan. Perairan Selat Makasar dan Laut Flores lebih banyak dipengaruhi oleh massa air laut Pasifik Utara sedangkan Laut Seram dan Halmahera lebih banyak dipengaruhi oleh massa air dari Pasifik Selatan. Gordon et al. (1994) mengatakan bahwa massa air Pasifik masuk kepulauan Indonesia melalui 2 (dua) jalur utama, yaitu:

1. Jalur barat dimana massa air masuk melalui Laut Sulawesi dan Basin Makasar. Sebagian massa air akan mengalir melalui Selat Lombok dan berakhir di Lautan Hindia sedangkan sebagian lagi dibelokan ke arah timur terus ke Laut Flores hingga Laut Banda dan kemudian keluar ke Lautan Hindia melalui Laut Timor.

Tim Asisten Oseanografi Fisika 2012

2. Jalur timur dimana massa air masuk melalui Laut Halmahera dan Laut Maluku terus ke Laut Banda. Dari Laut Banda, menurut Gordon (1986) dan Gordon et al.,(1994) massa air akan mengalir mengikuti 2 (dua) rute. Rute utara Pulau Timor melalui Selat Ombai, antara Pulau Alor dan Pulau Timor, masuk ke Laut Sawu dan Selat Rote, sedangkan rute selatan Pulau Timor melalui Basin Timor dan Selat Timor, antara Pulau Rote dan paparan benua Australia (Gambar 2). b. Massa air Hindia karakteristik massa air Samudera Hindia, yaitu karakteristik massa air Subtropical Lower Water, Persian Gulf Water, Banda Sea Water dan massa air Sigma-t yang menyebar bersama Arus khatulistiwa selatan yang mengarah ke timur. 3. Sebutkan macam-macam kestabilan massa air!Jelaskan! Stabil :suatu massa air dikatakan stabil bila massa air tersebut dipindahkan, ia akan kembali ke posisi semula. Netral: Suatu massa air dikatakan netral jika tidak ada perpindahan. Tidak Stabil:Suatu massa air dikatakan tidak stabil jika masssa air tersebut berpindah dan tidak kembali ke posisi semula (www.scribd.com)

4. Jelaskan yang dimaksud dengan percampuran dan pergerakkan massa air! Pencampuran air laut adalah bertemunya beberapa massa air yang mempunyai sifat-sifat yang berlainan, baik sifat fisik maupun kimiawinya. Tempat-tempat dimana terjadi pertemuan antara dua massa air yang punya sifat berbeda umumnya merupakan perairan yang subur karena substrat pada daerah pencampuran itu sangat penting untuk tumbuhnya alga dan bakteri sbg sumber makanan untuk tingkat-tingkat trofik di atasnya.. Dalam proses pencampuran terdapat dua proses, yaitu : Proses adveksi : suatu proses pemindahan sifat suatu medium (massa air) ke medium lain yang disebabkan oleh karena pergerakan medium-medium tersebut. Contoh : arus, gelombang, up-welling dan down welling. Proses difusi : suatu proses meningkatnya kecepatan pertukaran atau pemindahan sifat dari suatu massa air ke massa air lainnya melalui molekul-molekulnya. Proses ini tidak terjadi pemindahan massa air ataupun gerakan dan sering disebut Difusi Molekuler. http://adelapandelapan.blogspot.com/2011 Pergerakan massa air di laut merupakan resultan dari gaya-gaya yang bekerja pada massa air. Gaya-gaya yang bekerja terhadap massa air tersebut dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu gaya yang menyebabkan massa air bergerak serta gaya yang terjadi ketika massa air bergerak (Pond dan Pickard, 1983). Gaya yang menyebabkan massa air bergerak adalah gaya gravitassi, gaya gesekan angin, gaya tektonik, dan tekanan atmosfer, sedangkan gaya yang terjadi ketika massa air bergerak adalah gaya coriolis, gaya gesekan dasar, serta gesekan lapisan air (Groen, 1965; Gross, 1972; Pond dan Pickard, 1983).

Tim Asisten Oseanografi Fisika 2012

http://blablaiqbal.wordpress.com/ocean/ Muhammad iqbal 5. Diketahui: a = 1.2 cm b = 2.5 cm

x=26

a(cm)
x+1=27 b(cm)

t= x + a/b (x+1 + x) Hitunglah nilai densitas (t)! 6. Apa manfaat dari mempelajari massa air! Dengan melihat akan keberadaan perairan Indonesia dimana karena adanya perbedaan pola angin yang secara langsung mempengaruhi pola arus permukaan perairan Indonesia dan perubahan karakteristik massa diduga dapat mengakibatkan terjadinya perubahan terhadap tingkat produktivitas perairan. Keadaan ini tergantung pada berbagai hal, seperti bagaimana sebaran faktor fisik-kimia perairan.

Selain itu pergerakan arus lintas Indonesia (Arlindo) dapat mempengaruhi perubahan iklim global, memicu kehadiran variabilitas iklim ekstrem, seperti El Nino dan La Nina, serta berdampak pada kondisi pertanian, perikanan, dan kebakaran hutan serta akan gagal panen secara besar-besaran.

Walaupun pada saat terjadinya El Nino terjadi penurunan volume massa air yang bergerak dari Samudra Pasifik ke Samudra Hindia. Kosongnya massa air di wilayah perairan Indonesia tadi kemudian mendorong munculnya up welling dan meningkatkan jumlah klorofil sehingga di perairan Indonesia akan panen ikan.

Upwelling sendiri yaitu naiknya massa air dari bawah permukaan ke atas permukaan, yang juga kaya nutrient. Tingginya produktivitas di laut terbuka yang mengalami upwelling disebabkan karena adanya pengkayaan nutrien pada lapisan permukaan tercampur yang dihasilkan melalui proses pengangkatan massa air dalam. Seperti yang dikemukakan oleh

Tim Asisten Oseanografi Fisika 2012

Cullen et al. (1992) bahwa konsentrasi klorofil-a dan laju produktivitas primer meningkat di sekitar ekuator, dimana terjadi aliran nutrien secara vertikal akibat adanya upwelling di daerah divergensi ekuator.Dengan adanya Upwelling yang kaya akan nutrien secara tidak langsung produktivitas primer perairan tersebut akan meningkat Dengan adanya pergerakan arus lintas Indonesia ini program pemantauan laut Indonesia harus segera digencarkan agar kita mampu memprediksi adanya El Nino dan La Nina serta pengaruh lainnya lebih awal karena peristiwa ini secara langsung dan tidak langsung akan mendatangkan kerugian besar walaupun ada sisi manfaat dan berperan juga. 7. Sebut dan jelaskan karakteristik massa air berdasarkan proses pembentukkannya! Karakteristik massa ditentukan oleh proses-proses pemanasan, pendinginan,pembentukan es, penguapan dan pengenceran yang semuanya terjadi di permukaandimana massa air terbentuk. Massa air paling berat (dan yang paling dalam) terbentuk oleh kondisi permukaanyang menyebabkan air menjadi dingin dan asin (proeses pendinginan danpembentukan es di daerah kutub). Massa air dekat permukaan, lebih hangat dan kurang asin. Terbentuk di daerahdimana presipitasi melebihi evaporasi (P>E). Massa air di kedalaman intermediate, densitasnya pertengahan. Massa air yang dingin yang berada di bawah termoklin, variasi suhu dan salinitasnyalebih kecil dibandingkan massa air permukaan

Tim Asisten Oseanografi Fisika 2012