Anda di halaman 1dari 14

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar belakang Istilah lain untuk mamalia adalah binatang yang menyusui. Termasuk kelas hewan vertebrata (memiliki tulang belakang) dan kelenjar susu pada betinanya. Mamalia tergolong hewan berdarah panas atau suhu tubuhnya tetap, seperti manusia. Pada umumnya, mamalia melahirkan keturunannya dengan cara beranak atau melahirkan. Tapi ada beberapa mamalia yang bertelur, seperti ikan guppy dan hiu martil. Hal ini karena tidak melahirkan bukanlah ciri utama hewan mamalia. Tapi adalah soal menyusui dan memiliki kelenjar susu pada betina tadi merupakan ciri utamanya. Hewan mamalia memiliki beberapa ciri, misalnya memunyai jantung dengan empat ruang, tubuhnya ditutupi bulu, ujung telinganya bercuping (lancip), memiliki kelenjar peluh, dan bernapas melalui paru-paru.1 Mamalia mempunyai ciri-ciri yakni mempunyai rambut, mempunyai kelenjar susu, mampu bertahan hidup pada kondisi cuaca yang ekstrem, mempunyai saraf tunjang, bertulang belakang, Mempunyai cuping telinga, mempunyai jantung yang ada 4 katup, mamalia betina melahirkan dan menyusui anaknya, kecuali mamalia primitif (Platypus dan Echidna), bernafas melalui paru-paru dan termasuk hewan yang homoiterm (berdarah panas).2

Hadi, Mamalia, http://www.chelonia.org/Turtle_Taxonomy.htm, (Diakses pada tanggal 27 Juni 2011).


2

Www.chelonia.org/Turtle_Taxonomy.htm, (Diakses pada tanggal 27 Juni 2011).

B. Tujuan Adapun tujuan pada prktikum ini yaitu mahasiswa dapat membedakan bangian morfologi, anatomi dan sistem-sistem yang terdapat pada mamalia.

C. Manfaat Adapun manfaat pada praktikum ini adalah mahasiswa dapat mengetahui sistem-sistem yang terdapat pada mamalia.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Mamalia adalah vertebrata yang tubuhnya tertutup rambut, mamalia adalah hewan yang menyusui. Yang betina mempuyai kelenjar mammae (air susu) yang tumbuh baik. Anggota gerak depan pada mamalia dapat bermodifiksi untuk berlari, menggali lubang, berenang dan terbang. Pada jari-jarinya terdapat kuku, cakar, atau tracak. Pada kulit terdapat banyak kelenjar minyak dan kelenjar keringat. Gigi umumnya terdapat berbagai 4 tipe, gigi seri, taring, premolar dan molar. Disbanding dengan kondisi vertebrata lainnya, jumlah tulang tengkorak mamalia banyak yang tereduksi. Ada 2 kondil oksipital. Vertebrata servikal

biasanya da 7 buah. Dalam sabuk pectoral tidak terdapat tulang korakoid, dan klavikula vestigial atau tidak ada sama sekali. Ekor, jika ada panjang dan dapat digerakkan.comtoh mamalia, manusia, kera, sapi, dan paus3 Mamalia yang hidup di alam mempunyai ciri tersendiri dibandingkan dengan satwa yang lain, mamalia mempunyai ciri-ciri yakni : mempunyai rambut, mempunyai kelenjar susu, mampu bertahan hidup pada kondisi cuaca yang ekstrem, mempunyai saraf tunjang, bertulang belakang, mempunyai cuping telinga, mempunyai jantung yang ada 4 katup, mamalia betina melahirkan dan

Hidayat , Mamalia , http://www.scribd.com/scribd, (Diakses pada tanggal 18 Juni

2011).

menyusui anaknya, kecuali mamalia primitif (Platypus dan Echidna), bernafas melalui paru-paru, homoiterm (berdarah panas).4 Pada umumnya, mamalia melahirkan keturunannya dengan cara beranak atau melahirkan. Tapi ada beberapa mamalia yang bertelur, seperti ikan guppy dan hiu martil. Hal ini karena tidak melahirkan bukanlah ciri utama hewan mamalia. Tapi adalah soal menyusui dan memiliki kelenjar susu pada betina tadi merupakan ciri utamanya. Hewan mamalia memiliki beberapa ciri, misalnya memunyai jantung dengan empat ruang, tubuhnya ditutupi bulu, ujung telinganya bercuping (lancip), memiliki kelenjar peluh, dan bernapas melalui paru-paru.Mamalia terdiri dari 5.487 spesies dari 46 ordo. Diketahui saat ini hampir 25 persen spesies mamalia terancam punah. Sedikitnya 1.141 spesies menyusut drastis. Populasi spesies yang paling menurun jumlahnya adalah jenis primata Asia, misalnya gajah. Hal itu terjadi karena rusaknya hutan tempat gajah liar tinggal. Di sisi lain, hewan mamalia merupakan hewan yang dikenal paling dapat bertahan dari perubahan lingkungan sehingga berumur panjang. Hal ini disebabkan karakter hewan ini paling variatif. Bukan hanya tersebar sebagai hewan darat, air, dan udara. Ukurannya yang beraneka ragam, terkecil (2,5-12 sentimeter) hingga terbesar (33 meter) memiliki sehingga dapat tinggal di tempat dengan berbagai karakter dan cuaca. Mulai dari gua, lubang, tempat sempit, laut, hingga gurun pasir, hingga padang rumput.Beberapa hewan lain yang termasuk jenis mamalia di antaranya adalah harimau, orang utan, rusa, ikan paus, tikus, hiu, kelinci, kanguru,

Hadi, Mamalia, http://www.chelonia.org/Turtle_Taxonomy.htm, (Diakses pada tanggal 27 Juni 2011).

kelelawar, tapir, dan unta. Diketahui enam dari 10 hewan paling cerdas berasal dari kelompok mamalia.5

Dalam identifikasi anggota mamalia dapat dilakukan dangan mempelajari anatomi kerangka maupun morfologi, dimana pada bagian kerangka terdapat tengkorok sedangkan pada bagian appendicular adalah anggota gerak, rahan bawah terdiri proceccus coronvidalis, proceccus condylus, dan proceccus anggularis, sedangkan pada bagian gigi memiliki jumlah dan bentuk yang sangat penting dalam identifikasi dan tergolong heterodont, pada anggota gerak kaki depan dan belakan 0 terdiri dari 3 komponen dasar yaitu segmen proximal, segmen tengah dan segmen destal, untuk bagian morfologi memiliki pola mata yang berbeda dan ukuran tubuh, pada gigi bnetuk struktur dan formula gigi penting, bagian gigi dibagi dua yakni grandula mamae dan tarometatarus.6

5 6

Sylvia S, Biologi Edition, Penebar Swadaya, Jakarta, 1990, h 66. Tim Dosen, Zoologi Vertebrata, UIN, Makassar, 2011, h 39.

BAB III METODE PRAKTIKUM

A. Waktu dan Tempat Adapun waktu dan tempat pelaksanaan praktikum ini adalah sebagai berikut : Hari/ tanggal Pukul Tempat : Kamis/ 23 Juni 2011 : 10.00 12.00 WITA : Laboratorium Zoologi Lantai 2 Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Samata-Gowa.

B. Alat dan Bahan 1. Alat Adapun alat yang digunakan pada praktikum ini adalah papan bedah atau papan seksi, alat bedah, kapas , botol dan tissue 2. Bahan Adapaun bahan yang digunakan pada praktikum ini yaitu eter dan kelinci (Cavis cobaya).

C. Cara Kerja Adapun cara kerja pada praktikum ini yaitu : 1. 2. 3. Menyiapkan kelinci (Cavis cobaya) yang akan digunakan. Memasukkan kelinci (Cavis cobaya) ke dalam botol yang telah di beri eter. Meletakkan kelinci (Cavis cobaya) yang telah dibius sebelumnya di atas papan bedah. 4. Mengamati bagian morfologi serta bagian anatomi kelinci (Cavis cobaya) tersebut. 5. Menggambar bentuk morfologi serta bentuk anatomi kelinci (Cavis cobaya) beserta bagian-bagiannya.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Pengamatan Adapun hasil pengamatan pada praktikum ini yaitu sebagai berikut : 1. Morfologi
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Keterangan : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Digity Crus Pes Femur Pinnae Caudal Organum visus Vibriscae Cavum oris 12. Ante branchium 13. Carpalia

10. Nares eksternal 11. Branchium

2. Anatomi
1 2 3 4 5 6 7

Keterangan : 1. Cor 2. Pulmo 3. Ventriculus 4. Vesica fellea a. Sistem pencernaan Keterangan : 1. Esofagus 2. Heppar 3. Vesica fellea 4. Ventriculus 5. Intestinum 6. Cloaca 5. Hepar 6. Intestinum 7. Cloaca

b. Sistem reproduksi Keterangan : 1. Ren 2. Ureter 3. Testis 4. Vas deferens 5. Penis c. Sistem pernapasan Keterangan : 1. Trakhea 2. Pulmo 3. Arteri 4. Alveolus

d. Sistem sirkulasi Keterangan : 1. Ascending aorta 2. Atrium kiri 3. Atrium kanan 4. Ventrikel kiri 5. Ventrikel kanan

B. Pembahasan 1. Morfologi Bentuk tubuh bermacam-macam dibungkus oleh kulit yang berbulu atau berambut dan terdiri atas caput serviks dan truncus pada caput terdapat lima oris yang batasai oleh labium superior dan labium inverior pad hewan jantang memiliki alat kopulasi berupa penis, testis umumnya terdapat dalam skrotum yang terletak di luar abdomen. Fertilisasi terjadi didalam telur biasanya kecil tanpa cangkok dan tinggal dalam uterus dan tumbuh selanjutnya, tubuh di solisa oleh pembungkus darah vena dan darah arteri terpisah secara sempurna, oleh karenanya suhu tubuh dapat diatur. 2. Anatomi a. Sistem pernapasan Pada umunya hanya dengan pulmo, mempunayi tali suara, memiliki muskulus diafragma ticus yang sempurna memisahkan pulmo dan cor, dengan rongga apdominalis. Udara masuk ke nares anterior terus melalui cavuminasi yang dipisahkan oleh septum nasi menjadi rongga kanan kiri, rongga itu didinding sebelah dalam dilapisi oleh sel epitel bermukosa guna pembersihan dan pemanasan udara. Dengan tali suara mamalia dapat mengeluarkan suara. b. Sistem sirkulasi Sirkulasi dalam tubuh mamalia adalah tertutup dengan melalui pembuluh-pembuluh udara dengan cor sebagai pusatnya. Darah terdiri atas

plasma darah dan butir darah yang berupa sel darah merah, sel darah putih, dan keping-keping darah. Sel darah merah tidak seperti sal darah merah pada vertebrata rendah berbentuk bulat pipih biconcave. c. Sistem reproduksi Pada hewan jantang terdapat testis yang terletak dalam skrotum yang merupakan perluasan kulit ganda dari rongga abdomen disebelah bawah atau muka anus. Antra rongga srotum terdapat salurang penghubung yang disebut canalis inguinalis, dari masing-masing testes sperma dikumpulkan melalui pembuluh epidemus terus ke saluran sperma atau vasadeverensia, saluran ini bersama-sama pembuluh darah dan saraf pada kaalis inguinalis membentuk vuniculus spermaticus masuk dalm ringga abdomen. d. Sistem pencernaan Sistem pencernaan pada mamalia terdiri atas beberapa bagian dimulai dari cavumoris yang dibentuk oleh atap dan dasar, atap terdiri atas palatum durum yang berupa laing-langit keras diseblah anterior. Cavum oris memunyai hubungan dengan rongga-rongga laninya yaitu dengan fharinx. Ventriculus membentuk kantung sebagai lanjutan dari eshophgus. Usus merupakan saluran berkelok-kelok terpat penyerapan zat-zat makan setelah mengalai pembengkokan terakhir sebagai enzim. Dan akhir dari sebuah pecernaan adalah pengeluaran pada rectum.

BAB V PENUTUP

A. Kesimpilan Adapun kesimpulan pada praktikum ini adalah sebagai dicirikan berikut oleh

mamalia merupakan kelas hewan vertebrata yang

terutama

adanya kelenjar susu, yang pada betina menghasilkan susu sebagai sumber makanan anaknya; adanya rambut; dan tubuh yang endoterm atau "berdarah panas". Terdapat tenkorok sedangkan pada bagian appendicular adalah anggota gerak, rahang bawah terdiri proceccus coronvidalis, proceccus condylus, dan proceccus anggularis, sedangkan pada bagian gigi memiliki jumlah dan bentuk yang sangat penting dalam identifikasi dan tergolong heterodont, pada anggota gerak kaki depan. Dan terdapat sistem sistem reproduksi, sistem pernapasan, sistem pencernaan, dan sistem sirkulas.

B. Saran Adapun kesimpulan pada praktikum ini yaitu sebaiknya pada praktikum selanjutnyan bahan yang akan digunakan dapat dipersiapkan sebelum praktikum dimulai sehingga praktikum dapat berjalan tepat pada waktunya.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim, hadi, Mamalia, http://www.chelonia.org/Turtle_Taxonomy.htm, (Diakses pada tanggal 27 Juni 2011). Anonim, wikipedia, Mamalia, http://wikipedia.org, 16 Juni 2011. Juni 2011). Tim Dosen, , 2011. Zoologi Vertebrata, UIN, Makassar

Anda mungkin juga menyukai