Anda di halaman 1dari 4

PRINSIP KERJA KOMPRESOR TORAK

Kompresor Torak pada dasarnya bekerja dengan peralatan yang sederhana. Kompresor torak terdiri atas sebuah piston yang bergerak kedepan dan kebelakang didalam suatu silinder yang memilioki katup isap dan katup buang (suction Valvedan discharge valve).Prinsip kerjanya yaitu sewaktu beroperasi sejumlah volume udara tertentu diisap ke dalam silinder. Udara tersebut ditekan menurut proses kompresi politropik untuk menaikkan tekanan dan temperaturnya.udara yang tertekan ini disalurkan melalui katup berpegas ke dalam silinder penampungan selanjutnya, bila tekanan silinder lebih tinggi dari tekanan sistem tersebut. Pengeluaran udara berlangsung sampai torak mencapai titik mati atas. Setelah piston bergerak turun, terisap lagi sejumlah volume tertentu udara melalui katup masuk berpegas dan proses berlangsung dan berulang seperti semula. Jika suatu gas di dalam sebuah ruangan tertutup diperkecil volumenya, maka gas akan mengalami kompressi. Compressor yang menggunakan asas ini disebut compressor jenis perpindahan(displacement). Secara prinsip, kompressor jenis ini dilukiskan seperti gambar berikut:

Gambar 1. Kompresor Torak

Keterangan: Katup Isap, berfungsi sebagai tempat masuknya udara luar yang akan dikompresi. Katup keluar, berfungsi sebagai tempat mengeluarkan udra yang telah dikompresi dan akan ditampung disuatu tempat tertentu. Torak, berfungsi sebagai alat yang mengkompresi udara yang telah dimasukkan kedalam silinder. Batang Penggerak, berfungsi untuk menggerakkan torak keatas atau kebawah dalam proses kompresi. Silinder, berfungsi sebagai tempat untuk udara yang diisap sebelum dikompresi. Di sini digunakan torak yang bergerak bolak-balik di dalam sebuah silinder untuk mengisap, menekan, dan mengeluarkan gas secara berulang ulang. Dalam hal ini gas yang ditekan tidak boleh bocor melalui celah antara dindingtorak dan dinding silinder yang saling bergesek. Untuk itu digunakan cincin torak sebagai perapat. Cara kerjanya adalah sebagai berikut. Jika torak ditarik ke atas,tekanan dalam silinder di bawah torak akan menjadi negative (lebih kecil daritekanan atmosfir) sehingga udara akan masuk melalui celah katup isap. Katup initerbuat dari kulit, dipasang pada torak yang sekaligus berfungsi juga sebagai perapat torak. Kemudian jika torak ditekan ke bawah, volume udara yangterkurung di bawah torak akan mengecil sehingga tekanan akan naik. Katup isapakan menutup dengan merapatkan celah antara torak dan dinding silinder. Jikatorak ditekan terus, volume akan semakin kecil dan tekanan di dalam silinder akan naik melebihi tekanan di dalam objek yang dikompresikan.

Pada saat ini udara akan terdorong masuk ke dalam objek yang dikompresikan melalui pentil (yang berfungsi sebagai katup keluar). Maka tekanan di dalam objek akan semakin bertambah besar. Namun pada kompresor yang sesungguhnya torak tidak digerakkan dengan tangan melainkan dengan motor melalui poros engkol seperti diperlihatkan. Dalam hal ini katup isap dan katup buang dipasang pada kepala silinder. Adapun sebagai penyimpan energinya dipakai tangki udara. Tangki ini dapat disamakan dengan ban pada pompa ban. Kompresor semacam ini dimana torak bergerak bolak-balik disebut kompresor bolak-balik. Kompresor bolak-balik menimbulkan getaran karena gaya inersia sehingga tidak sesuai untuk beroperasi pada putaran tinggi. Karena itu berbagai konmpresor putar (rotary) telah dikembangkan dan banyak tersedia di pasaran. Pada kompresor torak, pembebas beban katup isap dan pembebas bebandengan pemutus otomatik yang paling banyak digunakan pada saat ini. Pembebas beban katup isap Jenis ini sering digunakan pada kompresor berukuran kecil atau sedang, jika kompresor bekerja maka udara akan mengisi tangki udara sehingga tekanannya akan naik sedikit demi sedikit. Tekanan ini disebabkan kebagian beban katup pitot dari pembebas beban. Jika tekanan didalam tangki udara masih rendah maka katup akan tetap tertutup karena pegas atas dan katup pitot dapat mengatasi tekanan tersebut. Namun jika tekanan didalam tangki udara naik sehingga dapat mengatasi gaya pegas tadi maka katup isap akan didorong seperti terbuka. Udara tekan akan mengalir melalui pipa pembebas beban dan menekan torak pembebas beban pada katup silinder kebawah, maka katup isap akan terbuka dan operasi tampa beban mulai. Selama kompresor bekerja tampa beban, tekanan didalam tangki udara akanmenurun terus karena udara dipakai, sedangkan penambahan udara darikompresor tidak ada. Jika tekanan turun melebihi batas maka gaya pegas darikatup pitot akan menyebabkan gaya dari tekanan tangki udara. Maka katup

pitotakan jatuh, laluan udara tertutup dantekanan didalam pipa pembebas bebanmenjadi sama dengan tekanan atmosfer. Dengan demikian maka letak pembebas beban akan diangakat oleh gaya pegas, katup iosap kembali pada posisi normaldan kompresi bekerja biasa mengisap dan memampatkan udara. Pembebas beban dengan pemutus otomatik. Jenis ini dipakai untuk kompresor kompresor yang relative kecil kurang dari1,5 kW. Disini dipakai tombol tekanan (Pressure Switch) yang dipasang ditangki udara. Motor poenggerak akan dihentikan oleh tombol tekanan ini secara otomatis bila tekanan udara didalam tangki udara melebihi batas tertentu. Sebaliknya bila tekanan didalam tangki udara turun sampai dibawah batas minimal yang ditetapkan, maka tombol akan tertutup dan motor akan hidup kembali.