PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Sebelumnya kerajaan Demak merupakan keadipatian vazal dari kerajaan Majapahit. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Patah pada tahun 1500 hingga tahun 1550 (Soekmono: 1973). Raden patah adalah bangsawan kerajaan Majapahit yang telah mendapatkan pengukuhan dari Prabu Brawijaya yang secara resmi menetap di Demak dan mengganti nama Demak menjadi Bintara.(Muljana: 2005). Raden Patah menjabat sebagai adipati kadipaten Bintara, Demak..Atas bantuan daerah-daerah lain yang sudah lebih dahulu menganut islam seperti Jepara, Tuban dan Gresik, ia mendirikan Kerajaan Islam dengan Demak sebagai pusatnya. Raden patah sebagai adipati Islam di Demak memutuskan ikatan dengan Majapahit saat itu, karena kondisi Kerajaan Majapahit yang memang dalam kondisi lemah. Bisa dikatakan munculnya Kerajaan Demak merupakan suatu proses Islamisasi hingga mencapai bentuk kekuasaan politik. Apalagi munculnya Kerajaan Demak juga dipercepat dengan melemahnya pusat Kerajaan Majapahit sendiri, akibat pemberontakan serta perang perebutan kekuasaan di kalangan keluarga raja-raja.( Poesponegoro: 1984). Sebagai kerajaan Islam pertama di pulau Jawa, Kerajaan Demak sangat berperan besar dalam proses Islamisasi pada masa itu. Kerajaan Demak berkembang sebagai pusat perdagangan dan sebagai pusat penyebaran agama Islam. Wilayah kekuasaan Demak meliputi Jepara, Tuban, Sedayu Palembang, Jambi dan beberapa daerah di Kalimantan. Di samping itu, Kerajaan Demak juga memiliki pelabuhanpelabuhan penting seperti Jepara, Tuban, Sedayu, Jaratan dan Gresik yang berkembang menjadi pelabuhan transito (penghubung).

Bisa dipastikan bahwa pada tahun 1546. Dari sini dapat disimpulkan bahwa Kerajaan Pajang merupakan lanjutan dari Kerajaan Demak. . tetapi pada awal kemunculannya Kerajaan Demak mendapat bantuan dari para bupati daerah pesisir Jawa Tengah dan Jawa Timur yang telah menganut agama Islam. kekuasaan Kesultanan Demak beralih ke Kesultanan Pajang yang didirikan oleh Jaka Tingkir. Kerajaan Demak berakhir. kemudian berkembang hingga mencapai Banten di Barat dan Pasuruan di Timur. Pada masa sultan ke-4 ibukota dipindahkan ke Prawata. yang pada masa itu masih dapat dilayari dari laut dan dinamakan Bintara (dibaca "Bintoro" dalam bahasa Jawa). saat ini telah menjadi kota Demak di Jawa Tengah.1 Letak Geografis Kerajaan Demak Secara geografis Kerajaan Demak terletak di daerah Jawa Tengah. Lokasi ibukota Kesultanan Demak. Pada tahun 1568. Wilayah Kerajaan Demak pada awalnya hanya sebuah bawahan Kerajaan Majapahit. Periode ketika beribukota di sana kadang-kadang dikenal sebagai "Demak Bintara". Kerajaan Demak tidak berumur panjang dan segera mengalami kemunduran karena terjadi perebutan kekuasaan di antara kerabat kerajaan.1.Namun sayangnya. dengan raja pertama sekaligus pendiri dari Kerajaan Pajang adalah Jaka Tingkir Materi 2.1 Sejarah Perkembangan Kerajaan DemaK 2.

setelah itu putri Cina dinikahi Arya Damar.( Muljana: 2005). juga kawin dengan putri cina dan putri campa.1. Demikianlah Raden Patah dan Raden Kusen adalah saudara sekandung berlainan bapak. yaitu Arya Damar bupati Palembang. Di ceritakan prabu Brawijaya selain kawin dengan Ni Endang Sasmitapura.2 Gambaran Kehidupan Politik Pemerintahan dari Kerajaan Demak A. prabu Brawijaya terpaksa memberikan putri Cina kepada putra sulungnya. Raden Patah (1500-1518) Raden Patah adalah pendiri dan sultan pertama dari kerajaan Demak yang memerintah tahun 1500-1518 (Muljana: 2005). Raden Patah adalah putra prabu Brawijaya raja terakhir. Setelah melahirkan Raden Patah. Menurut Babad Tanah Jawi. Karena Ratu Dwarawati sang permaisuri yang berasal dari Campa merasa cemburu. Menurut kronik Cina dari kuil Sam Po .peta kerajaan Demak 2. dan melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Raden Kusen.

Menurut kronik Cina.Kong. Kemudian ia menaklukkan Semarang tahun 1477 sebagai bawahan Demak. Raden Kusen menghadapkan Raden Patah ke Majapahit. berkat bujukan Bong Swi Hoo (alias Sunan Ampel). Raden Patah tetap tinggal di Ngampel Denta. dikawinkan dengan cucu perempuan. Raden Patah dan Raden Kusen menolak untuk menuruti kehendak orang tuanya untuk menggantikan ayahnya sebagai adipati di Palembang. di situ ia membuka hutan Glagahwangi atau hutan Bintara menjadi sebuah pesantren dan Raden Patah menjadi ulama di Bintara dan mengajarkan agama Islam kepada penduduk sekitarnya. kemudian dipungut sebagai menantu Sunan Ngampel. Prabu Brawijaya di Majapahit khawatir kalau Raden Patah berniat memberontak. Kung-ta-bu-mi bersedia mengakui Jin . Raden Kusen yang kala itu sudah diangkat menjadi Adipati Terung diperintah untuk memanggil Raden Patah. Mereka berdua mendarat di Surabaya. Hal itu membuat Kung-ta-bu-mi di Majapahit resah. nama panggilan waktu Raden Patah masih muda adalah Jin Bun.( Muljana: 2005). putra Kung-tabu-mi (alias Bhre Kertabhumi) atau disebut juga prabu Brawijaya V dari selir Cina. Raden Kusen diangkat menjadi adipati Terung. Raden Kusen kemudian mengabdi pada prabu Brawijaya di Majapahit. dengan ibu kota bernama Bintara. lalu menjadi santri pada Sunan Ngampel. Makin lama Pesantren Glagahwangi semakin maju. Namun. Raden Patah pun diangkat sebagai bupati. Brawijaya merasa terkesan dan akhirnya mau mengakui Raden Patah sebagai putranya. anak sulung Nyai Gede Waloka. sedangkan Raden Patah pindah ke Jawa Tengah. Jin Bun alias Raden Patah pindah dari Surabaya ke Demak tahun 1475. Babad Tanah Jawi menyebutkan. Mereka lolos dari keraton menuju Jawa dengan menumpang kapal dagang. sedangkan Glagahwangi diganti nama menjadi Demak.

Perjuangan Raden Patah kemudian dilanjutkan oleh Pati Unus yang menggantikan ayahnya pada tahun 1518. diantaranya adalah perluasan dan pertahanan kerajaan. Tome Pires dalam . hingga dapat menggambil alih kekuasaan majapahit. dan meresmikan kedudukannya sebagai bupati di Bing-to-lo atau Bintara ( Muljana: 2005). Ia mengutus pasukan di bawah pimpinan putranya. Adipati Unus (1518 . ( Soekmono: 1973). Keberhasilan Raden Patah dalam perluasan dan pertahanan kerajaan dapat dilihat ketika ia menaklukkan Girindra Wardhana yang merebut tahkta Majapahit (1478). meski akhirnya gagal. Raden Patah juga mengadakan perlawan terhada portugis. lebih-lebih oleh karena jatuhnya Malaka ke tangan portugis dalam tahun 1511. pengembangan islam dan pengamalannya. Demak berhasil dalam berbagai bidang. Dalam bidang dakwah islam dan pengembangannya. Selain itu. Dalam waktu yang singkat.1521) Pada tahun 1518 Raden Patah wafat kemudian digantikan putranya yaitu Pati Unus. Dalam masa pemerintahan Raden Patah. B. serta penerapan musyawarah dan kerja sama antara ulama dan umara (penguasa). Pendirian masjid itu dibantu sepenuhnya oleh walisanga. yang telah menduduki malaka dan ingin mengganggu demak. Raden patah mencoba menerapkan hukum islam dalam berbagai aspek kehidupan.Bun sebagai anak. ia juga membangun istana dan mendirikan masjid (1479) yang sampai sekarang terkenal dengan masjid Agung Demak. di bawah kepemimpinan Raden Patah. Pati Unus atau Adipati Yunus atau Pangeran Sabrang Lor (1511). Pati Unus terkenal sebagai panglima perang yang gagah berani dan pernah memimpin perlawanan terhadap Portugis di Malaka. Karena keberaniannya itulah ia mendapatkan julukan Pangeran Sabrang lor. Selain itu. Demak mencapai puncak kejayaannya. ( Muljana: 2005 ).

Hal ini membuat tugas Pati Unus sebagai Panglima Armada Islam tanah jawa semakin mendesak untuk segera dilaksanakan. Adipati Unus resmi diangkat menjadi Adipati wilayah Jepara (tempat kelahiran beliau sendiri). Setelah dewasa beliau diambil mantu oleh Raden Patah yang telah menjadi Sultan Demak I. ayah Pate Unus kemudian kembali ke Jawa dan menjadi penguasa di Jepara. Karena ayahanda beliau (Raden Yunus) lebih dulu dikenal masyarakat. Sulawesi yang masyarakatnya sudah terkenal dalam pembuatan kapal. Ia merantau ke Malaka dan kawin dengan wanita Melayu. ekspedisi Jihad I yang mencoba mendesak masuk benteng Portugis di Malaka gagal dan balik kembali ke tanah Jawa. Di tahun 1518 Raden Patah.bukunya Suma Oriental menceritakan asal-usul dan pengalaman Pate Unus. Dari perkawinan itu lahir ayah Pate Unus. Maka tahun 1513 dikirim armada kecil. Armada perang Islam siap berangkat dari pelabuhan Demak dengan mendapat pemberkatan dari Para Wali yang dipimpin oleh Sunan Gunung Jati. Maka direncanakanlah pembangunan armada besar sebanyak 375 kapal perang di tanah Gowa. Dikatakan bahwa nenek Pate Unus berasal dari Kalimantan Barat Daya. Sultan Demak I bergelar Alam Akbar Al Fattah mangkat. Tahun 1512 giliran Samudra Pasai yang jatuh ke tangan Portugis ( Muljana: 2005 ). Dari Pernikahan dengan putri Raden Patah. Kemudian hari banyak orang memanggil beliau dengan yang lebih mudah Pati Unus. beliau berwasiat supaya mantu beliau Pati Unus diangkat menjadi Sultan Demak berikutnya. maka Raden Abdul Qadir lebih lebih sering dipanggil sebagai Adipati bin Yunus (atau putra Yunus). Dipimpin langsung oleh Pati . ( Muljana: 2005 ). Kegagalan ini karena kurang persiapan menjadi pelajaran berharga untuk membuat persiapan yang lebih baik. Armada perang yang sangat besar untuk ukuran dulu bahkan sekarang. Maka diangkatlah Pati Unus atau Raden Abdul Qadir bin Yunus.

Diantaranya yang paling terkenal ialah Sunan Prawoto yang menjadi raja penggantinya.Unus bergelar Senapati Sarjawala yang telah menjadi Sultan Demak II. Sedangkan Pati Unus. C. Ia gugur sebagai Syahid karena kewajiban membela sesama Muslim yang tertindas penjajah (Portugis) yang bernafsu memonopoli perdagangan rempah-rempah.1546) Sultan Trenggono adalah Sultan Demak yang ketiga. beliau memerintah Demak dari tahun 1521-1546 M. Sultan Trenggono (1521 . Ratu Mas Cempaka yang menjadi istri Sultan Hadiwijaya. Sultan Trenggono memiliki beberapa orang putra dan putri.Kapal yang ditumpangi Pati Unus terkena peluru meriam ketika akan menurunkan perahu untuk merapat ke pantai. dan belakangan disebut Fatahillah setelah mengusir Portugis dari Sunda Kelapa 1527. Dari sini sejarah keluarga beliau akan berubah. dan Pangeran Timur yang berkuasa sebagai adipati di wilayah Madiun dengan gelar Rangga Jumena. . Ia merupakan adik kandung Pangeran Sabrang Lor. Ratu Kalinyamat yang menjadi bupati Jepara. Menurut Suma Oriental. Demak dan Cirebon segera diambil alih oleh Fadhlullah Khan yang oleh Portugis disebut Falthehan. sejarah kesultanan Demak akan berubah dan sejarah tanah Jawa akan berubah. ( Badrika: 2006 ). Di ambil alih oleh Fadhlullah Khan adalah atas inisiatif Sunan Gunung Jati yang sekaligus menjadi mertua karena putri beliau yang menjadi janda Sabrang Lor dinikahkan dengan Fadhlullah Khan. Sultan Demak II yang gugur kemudian disebut masyarakat dengan gelar Pangeran Sabrang Lor atau Pangeran (yang gugur) di seberang utara. raja Demak sebelumnya (versi Serat Kanda). ia dilahirkan sekitar tahun 1483. Sultan Trenggono adalah putra Raden Patah pendiri Demak yang lahir dari permaisuri Ratu Asyikah putri Sunan Ampel ( Muljana: 2005 ). Pimpinan Armada Gabungan Kesultanan Banten.

tapi belum juga dapat merebut kota itu. kerajaan Hindu terakhir di ujung timur pulau Jawa (1527. Sultan Trenggana meninggal pada tahun 1546 dalam sebuah pertempuran menaklukkan Pasuruan. 1546).000 orang yang dipimpin Fatahillah. Sultan Trenggana berjasa atas penyebaran Islam di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Anak itu secara spontan membalas menusuk dada Trenggono memakai pisau. Pasukan Demak sudah mengepung Panarukan selama tiga bulan. Putra bupati Surabaya yang berusia 10 tahun menjadi pelayannya. Di bawah Sultan Trenggana. Sunan Prawata (1546 – 1549) .Sultan Trenggana Wafat / Mangkat Berita Sultan Trenggono wafat ditemukan dalam catatan seorang Portugis bernama Fernandez Mendez Pinto. dan Blambangan. Demak mulai menguasai daerah-daerah Jawa lainnya seperti merebut Sunda Kelapa dari Pajajaran serta menghalau tentara Portugis yang akan mendarat di sana (1527). Malang (1545). Pada tahun 1546 Sultan Trenggono menyerang Panarukan. Trenggono marah dan memukulnya. Sunan Gunung Jati membantu dengan mengirimkan gabungan prajurit Cirebon. Madiun (1529). dan kemudian digantikan oleh Sunan Prawoto D. Tuban (1527). Surabaya dan Pasuruan (1527). Anak kecil itu tertarik pada jalannya rapat sehingga tidak mendengar perintah Trenggono. yang juga menjadi menantu Sultan Trenggana. Panglima perang Demak waktu itu adalah Fatahillah. dan Jayakarta sebanyak 7. Banten. Mendez Pinto bersama 40 orang temannya saat itu ikut serta dalam pasukan Banten. pemuda asal Pasai (Sumatera). Situbondo yang saat itu dikuasai Blambangan. Sultan Demak itu pun tewas seketika dan segera dibawa pulang meninggalkan Panarukan. Suatu ketika Sultan Trenggono bermusyawarah bersama para adipati untuk melancarkan serangan selanjutnya.

Raden Mukmin memindahkan pusat pemerintahan dari kota Bintoro menuju bukit Prawoto. Jawa Tengah. Oleh karena itu. Akan tetapi. . Setelah kematiannya. Pada tahun 1548. Ia lebih cenderung sebagai seorang ahli agama daripada ahli politik. serta ingin berkuasa seperti sultan Turki. yang memerintah tahun 1546-1549. rencana itu berhasil dibatalkan oleh bujukan Manuel Pinto. Sepeninggal Sultan Trenggana yang memerintah Kesultanan Demak tahun 1521-1546. Cirebon. dan Kesultanan Demak pun berakhir. yang tak lain adalah sepupunya sendiri. Kabupaten Pati.Sunan Prawata adalah nama lahirnya (Raden Mukmin) adalah raja keempat Kesultanan Demak. dan ia lebih suka hidup sebagai ulama daripada sebagai raja. Raden Mukmin selaku putra tertua naik tahta. Sunan Prawoto juga berniat menutup jalur beras ke Malaka dan menaklukkan Makassar. keterampilan berpolitiknya tidak begitu baik. Hadiwijaya memindahkan pusat pemerintahan ke Pajang. Lokasinya saat ini kira-kira adalah desa Prawoto. Namun. Kecamatan Sukolilo. dan Gresik. Ia berambisi untuk melanjutkan usaha ayahnya menaklukkan Pulau Jawa. Manuel Pinto singgah ke Jawa sepulang mengantar surat untuk uskup agung Pastor Vicente Viegas di Makassar. Surabaya. daerah bawahan Demak seperti Banten. Pada masa kekuasaannya. Ia sempat bertemu Sunan Prawoto dan mendengar rencananya untuk mengislamkan seluruh Jawa. ia tewas dibunuh oleh orang suruhan bupati Jipang Arya Penangsang. Raden Mukmin pun terkenal dengan sebutan Sunan Prawoto. berkembang bebas tanpa mampu dihalanginya. Menurut Babad Tanah Jawi. Pemerintahan Sunan Prawoto juga terdapat dalam catatan seorang Portugis bernama Manuel Pinto.

berkembang bebas. Letak kerajaan Demak yang strategis . Dalam kegiatan perdagangan. garam dan kayu jati. Dengan demikian perdagangan Demak semakin berkembang.Cita-cita Sunan Prawoto pada kenyataannya tidak pernah terlaksana. dan Gresik. sedangkan Demak tidak mampu menghalanginya. seperti Banten. Demak berperan sebagai penghubung antara daerah penghasil rempah di Indonesia bagian Timur dan penghasil rempah-rempah Indonesia bagian barat. Demak bisa menjual produksi andalannya seperti beras.2. Sebagai kerajaan Islam yang memiliki wilayah di pedalaman. Lagi pula letaknya yang ada di muara sungai Demak mendorong aktivitas perdagangan cepat berkembang. Cirebon. maka Demak juga memperhatikan masalah pertanian. Ia lebih sibuk sebagai ahli agama dari pada mempertahankan kekuasaannya. Di samping dari perdagangan. Surabaya. Satu per satu daerah bawahan. Pertanian di Demak tumbuh dengan baik karena aliran sungai Demak lewat pelabuhan Bergota dan Jepara. Dengan demikian kegiatan perdagangannya ditunjang oleh hasil pertanian. sehingga beras merupakan salah satu hasil pertanian yang menjadi komoditi dagang. . Dan hal ini juga didukung oleh penguasaan Demak terhadap pelabuhan-pelabuhan di daerah pesisir pantai pulauJawa. bahwa letak Demak sangat strategis di jalur perdagangan nusantara memungkinkan Demak berkembang sebagai kerajaan maritim.3 Gambaran Kehidupan Ekonomi Kerajaan Demak Seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya. 2. mengakibatkan Demak memperoleh keuntungan di bidang ekonomi. sangat membantu Demak sebagai kerajaan Maritim. Demak juga hidup dari agraris.

dibangun Masjid Agung Demak sebagai pusatnya. Kehidupan sosial dan budaya masyarakat Demak lebih berdasarkan pada agama dan budaya Islam karena pada dasarnya Demak adalah pusat penyebaran Islam di pulau Jawa.4 Gambaran Kehidupan Sosial-Budaya masyarakat pada masa Kerajaan Demak Berdirinya kerajaan Demak banyak didorong oleh latar belakang untuk mengembangkan dakwah Islam.2. Para wali tersebut memiliki peranan yang penting pada masa perkembangan kerajaan Demak bahkan para wali tersebut menjadi penasehat bagi raja Demak. Sehingga tercipta kebersamaan atau Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan di antara orang-orang Islam). Sunan Kudus dan Sunan Bonar. Berkat dukungan Wali Songo . Untuk mendukung dakwah pengembangan agama Islam. Sunan Muria. Oleh karena itu tidak heran jika Demak gigih melawan daerah-daerah yang ada dibawah pengaruh asing. Hubungan yang erat tersebut. tercipta melalui pembinaan masyarakat yang diselenggarakan di Masjid maupun Pondok Pesantren. .2. Sebagai pusat penyebaran Islam Demak menjadi tempat berkumpulnya para wali seperti Sunan Kalijaga. Dengan demikian terjalin hubungan yang erat antara raja/bangsawan ? para wali/ulama dengan rakyat. Demak berhasil menjadikan diri sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa yang memiliki pengaruh cukup luas.

Masjid Agung Demak seperti yang tampak pada gambar 10 tersebut memperlihatkan adanya wujud akulturasi kebudayaan Indonesia Hindu dengan kebudayaan Islam. atap tumpang. Salah satunya adalah Masjid Demak. Dilihat dari arsitekturnya.masjid Demak Demikian pula dalam bidang budaya banyak hal yang menarik yang merupakan peninggalan dari kerajaan Demak. Salah satu peninggalan berharga kerajaan Demak adalah bangunan Masjid Demak yang terletak di sebelah barat alun-alun Demak. dan di belakngnya terdapat makam raja-raja Demak. di mana salah satu tiang utamanya terbuat dari pecahan-pecahan kayu yang disebut Soko Tatal. Masjid Demak dibangun atas pimpinan Sunan Kalijaga. Di serambi depan Masjid (pendopo) itulah Sunan Kalijaga menciptakan dasar-dasar perayaan Sekaten (Maulud Nabi Muhammad saw) yang sampai sekarang masih berlangsung di Yogyakarta dan Cirebon. . Masjid Agung Demak memiliki ciri khas yakni salah satu tiang utamanya terbuat dari tatal ( potongan kayu).

antara Pangeran Seda ing Lepen dan Sunan Prawoto (putra Sultan Trenggana). Pangeran Hadiri dianggap sebagai penghalang Arya Penangsang untuk menjadi sultan Demak.5 Faktor – Faktor Penyebab Keruntuhan Kerajaan Demak Setelah Sultan Trenggono. Arya Penangsang juga membunuh Pangeran Hadiri ( suami Ratu Kalinyamat. Selain Sunan Prawoto. Pangeran Sekar Sedo Lepen yang seharusnya menggantikan Sultan Trenggono dibunuh oleh Sunan Prawoto dengan harapan ia dapat mewarisi tahta kerajaan. bekas rakyat Kerajaan Majapahit. Putra Pangeran Sedo Lepen yang bernama Arya Penangsang dari Jipang menuntut balas kematian ayahnya dangan membunuh Sunan Prawoto. Raden Patah juga terlalu banyak menyandarkan berkeinginan kekuataannya keras untuk kepada masyarakat negara Tionghoa Islam Islam. adik Sunan Prawoto). menantu Sultan Trenggono. perhatiannya lebih dicurahkan untuk pembuatan kapal-kapal di kota-kota pelabuhan demi pembentukan armada yang kuat.2. Setelah berhasil membunuh Sunan Prawoto dan beberapa pendukungnya.2. (Muljana: 2005) . Naiknya Arya Penangsang ke tahta kerajaan tidak disenangi oleh Pangeran Adiwijoyo atau Joko Tingkir . Arya Penangsang dapat dikalahkan oleh Jako Tingkir yang selanjutnya memindahkan pusat kerajaan ke Pajang. Raden Patah kurang pandai menarik simpati orang – orang pedalaman. Selain itu. Beliau membentuk Maritim. Sehingga mengakibatkan. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan kerajaan Demak pada tahun 1568. terjadi perebutan kekuasaan di Kerajaan Demak.

com/2012/05/sejarah-kerajaan-demak.com/2012/05/kerajaan-demak.html http://sejarah-andychand.Daftar Pustaka http://candraferi.blogspot.html .blogspot.

TUGAS SEJARAH Disusun Oleh :  Dara Lextiany Putri  Hany Nabila  Sukma Karina  Dimas Haryo .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful