Anda di halaman 1dari 9

analisis kekuatan copywrite dalam iklan

t u g a s u t s p e r i k l a n a n 2 // m u h a m m a d y u s u f h a b i b i // 1 1 1 2 1 6 7 0 2 4

KATA PENGANTAR
Terima kasih kepada tuhan yang maha kreatif, berkat rahmat Nya lah yang memberikan saya kekuatan, kreatifitas dan ketabahan untuk menyelesaikan tugas analisis copywrite ini. yang kedua terima kasih kepada orang tua saya, yang memberikan kepercayaan dan harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik, yang ketiga, terimakasih kepada Bu wiwit dan teman teman DKV seperjuangan, kalian adalah bagian dari proses pembelajaran saya untuk menjadi yang lebih baik, Tujuan makalah ini ditulis agar mahasiswa pada khususnya dan masyarakat pada umumnya mengerti peran, serta kekuatan copywrriting pada iklan yang cukup dasyat, sehingga bisa mempengaruhi pola pikir dan hati nurani manusia.

sedikit tentang apa itu ?


IKLAN Iklan adalah (1.)berita pesanan untuk mendorong, membujuk calon konsumen agar tertarik pada barang dan jasa yg ditawarkan. (2.) pemberitahuan kepada calon konsumen mengenai barang atau jasa yang dijual, dipasang di dalam media massa (seperti majalah, televisi dan internet) atau pada tempat umum seperi billboard Copywriting Copywriting adalah (1.)Benda abstrak berstruktur verbal yang membangunkan emosi dan membentuk imajinasi sehingga mempengaruhi pembaca atau pendengar untuk berbuat seperti yang diharapkan (2.) Karya tulis yang disusun secara kreatif dengan kata-kata kaya olahan sehingga keajaiban makna tercipta

copywriting Is A Salesmanship in Print Copywriter Is A Salesperson behind a Typewriter


charles and hopkin

when you slept with her // when you get out of jail saat kamu tidur dengannya // saat kamu keluar dari penjara

Larangan baru Singapura saat terlibat dalam prostitusi anak ketika diluar negeri, Membayar seks dengan seseorang di bawah 18 tahun dan Anda akan dituntut saat setelah kembali ke Singapura

UNIFEM, United Nations Development Found For Women, adalah komite perlindungan perempuan dan anak yang berasal dari singapura, berdiri sejak January 1998. Misi mereka untuk mendukung wanita dan anak di negara berkembang untuk (1.) program pemberdayaan ekonomi perempuan, mendukung perempuan dalam hal bisnis dan wirausaha, (2.) pengembangan karakter dan jiwa kepemimpinan pada wanita, (3.) perlindungan wanita saat terjadi perang ataupun konfik pada suatu wilayah, mengevakuasikan ke tempat yang aman

TARGET AUDIENCE
Target Audiance iklan ini adalah kaum pria dan para peleceh wanita, sebenarnya segment TA pada iklan tersebut sangat luas, tidak sekedar pada kaum pria atau peleceh seksual saja, namun semua orang orang yang peduli akan pelecehan wanita dibawah umur, orang orang yang setuju bahwa wanita harus mendapat perlindungan yang layak dari suatu lembaga, dan mereka yang percaya bahwa mereka (target audience) dan UNIFEM dapat memberikan perlindungan kepada perempuan

PENDEKAtan KOMUNIKASI
Pendekatan Komunikasi pada ILM tersebut adalah pendekatan ancaman, kesan pertama pembaca saat melihat iklan tersebut adalah selama itukah ? atau wow, pasti lama sekali. Menjadikan efek jera atau terancam saat ingin melakukan percobaan tersebut, sehingga pembaca mengurungkan niat untuk melakukan kejahatan tersebut

ANALISA VISUAL
saat pertama kali kita melihat iklan tersebut, kita akan terfokus pada fotografinya. Kita akan mengamati fotografi iklan tersebut cukup lama, hingga memperhatikan deti detilnya, sampai membuat kita berfikir dan bingung kenapa dengan iklan ini ? setelah itu pandangan kita turun menuju headline orange yang memang sengaja dibuat mendominasi Iklan, yang bertuliskan saat kamu tidur dengannya dan sebelah kanan bertuliskan saat kamu keluar dari penjara Kita pasti langsung membandingkan headline tersebut dengan background fotografi dimana kata saat kamu tidur dengannya digambarkan dengan anak gadis muda, dan katasaat kamu keluar dari penjara digambarkan dengan background wanita tua renta dan keriput. Begitu menyadarinya kita akan tertegun dan berkata wow, akan dipenjara selama itukah ? Kita pasti langsung sadar bahwa ini iklan ILM tentang perlindungan perempuan, di bawah ilan tersebut ada logo UNIFEM dan sdikit mengenai apa itu UNIFEM

Iklan tersebut termasuk iklan cerdas, dengan sedikit copywrite dan fotografi tapi saling mendukung dan terkait, bahasa yang digunakan juga simple dan mengena, namun ada kekurangan pada iklan ini, iklan ini kurang cocok bila ditampilkan untuk negara Indonesia, karena mayoritas penduduknya masih berpendidikan rendah serta lemahnya hukum yang berlaku terhadap pelecehan wanita. Pasti perlu pendekatan yang berbeda saat membuat ILM tentang pelecehan perempuan di Indonesia, mungkin model iklan himbauan himbauan dan tidak membuat para pembacanya berpikir dan memaknai iklan tersebut Kekuatan Copywriting pada iklan tersebut sangat kuat terasa, dapat dibayangkan bila copywriting iklan tersebut dihilangkan, pasti hanya akan menjadi foto tanpa makna

Ya ! adalah salah satu merk kopi susu instan, kopi ini sudah termasuk gula dan susu full cream (3 in one). Banyak ditemukan di burjo atau warteg, minimnya info dari pihak kopi ya! sendiri sedikit membuat kesulitan dalam melakukan analisa iklan. Ada yang menarik dalam pemasaran produk ini, saya tidak menemukan kopi Ya! di Indomart, Alfamart atau Circele K untuk copywriternya sendiri kopi nikmat, harga bersahabat sangat menarik, karena menjadi sajak yang berirama

TARGET AUDIENCE
Target Audiance iklan ini adalah kaum pria, mayoritas bapak bapak, supir, pekerja kontruksi, buruh pabrik, satpam. Atau rata rata mereka yang memiliki penghasilan rendah, maka ada penekanan pada copywrite yaitu harga bersahabat dimana Target masih mempertimbangkan masalah harga untuk pembelian poduk, dan kopi ya! tidak boleh kalah oleh para kompetitornya (dalam harga)

PENDEKAtan KOMUNIKASI
Pendekatan komunikasi pada iklan tersebut termasuk pendekatan seksual, dimana . Iklan dibuat sedemikian rupa agar Target Audience merasa tertarik dan nyaman menggunakan produk ini, meskipun para marketer harus mengunakan Jupe dalam strategi marketingnya. Sebelum headline kopi nikmat harga bersahabat kopi ya! mengunakan headline nikmat susunya, mantap kopinya dengan pendekatan produk komunikasi dan ikon selebritis yang sama juga.

ANALISA VISUAL
pertama kali melihat Iklan tersebut saya agak bingung dan merasa tidak nyambung, banyak pertanyaan yang membanjiri otak saya, apalagi masalah sinkronisasi antara copywriting dan fotografinya, seperti dengan headline : kopi nikmat harga bersahabat dengan foto jupe, kenapa kopi pake foto jupe ? lebih nikmat kopi ya! atau jupenya? apa jupe minum kopi ya! ? apakah kopi ya! semurah jupe ? dlsb. semakin rumit dan tidak dimengerti. Jupe sebagai ikon wanita yang seksi dan hot, pasti menjadi daya tarik tersendiri pagi Target Audience, mereka yang mayoritas pekerja kasar dan serabutan dapat berasumsi jika meminum kopi ya! feel-nya Jupe jadi berasa di kopi susunya, atau kenikmatan saat menyeduh kopi ya! senikmat Jupe, bagi mereka visualisasi ini bisa saja terjadi karena ada fotonya di iklan maupun TVCnya,

Karena saya tertarik mencari info lebih dalam tentang kopi ya! saya melihat sepnitas tentang TVC produk tersebut, yang intinya tidak jauh beda dengan iklan posternya, pada TVC visualisasinya lebih keras dan vulgar. Jika pada produk susu anak, visualisasinya adalah sapi yang gemuk yang segar dipadang rumput, namun pada kopi susu ya! visualisasinya benar benar susu, dan latar pengambilannya di pantai dengen banyak pria pria macho dibelakangnya. Sangat terasa sekali bahwa kopi ya! melakukan promosi mengunakan pendektan emosi dan seksual. Pendekatan tersebut dinilai kurang sehat dan cerdas, karena bisa merusak moral dan pola pikir audience, meskipun saya rasa pendekatan ini adalah pendekatan yang paling efektif untuk segment tersebut.

A MILD // Go AHEAD

A Mild adalah anak perusahaan milik sampoerna, salah satu merk terkenal dalam industri rokok di Indonesia, seperti biasa, A mild selalu memberikan gebrakan baru pada design, copywrite fotografi dan positioning pada setiap iklannya, Go Ahead adalah tema dari edisi A mild saat ini

TARGET AUDIENCE
A mild sendiri lebih fokus terhadap segment anak muda, Target audiencenya adalah mereka yang kreatif, aneh, nyetrik, pengen bebas. Pokoknya pribadi pribadi yang punya jiwa muda, berapapun itu umur mereka.

PENDEKAtan KOMUNIKASI
Pada iklan Go Ahead, pendekatan komunikasi yang dilakukan termasuk pendekatan gaya hidup (lifestyle), pendekatan ini cukup umum dan efektif digunakan untuk menjaring target market anak muda yang lebih dinamis dan labil. Pendekatan pada edisi ini terasa sangat berbeda dengan pendekatan edisi tanya kenapa ? edisi tanya kenapa lebih mengarah ke pendekatan kritis serta masuk melalui sudut pandang yang berbeda

ANALISA VISUAL
Arti Go Ahead sendiri adalah maju kedepan, dalam iklan ini pemaknaan Go Ahead bisa juga berarti lakukan ini yang perlu dipahami. Variasi iklan pada edisi ini pun bermacam macam, mulai dari pikir pendek Go Ahead sok akrab Go Ahead jatuh cinta Go Ahead plinplan Go ahead. Copywrite pada setiap iklan pasti telah terkonsep dan dipikirkan dengan matang oleh A mild sehingga telah menjadi mainset tersendiri pada benak konsumen. Gagasan utama pada tiap varasi headline juga masih dalam satu koridor yang diseting seakan menjadi sebuah gaya hidup anak muda, dengan dipadu Fotografi sederhana namun masih ada relefansi dengan headline, dan ditambah huruf A yang khas pada A mild yang menjadi kekuatan dari iklan tersebut A Mild sendiri membangun gaya hidup dalam setiap iklannya, ini membuat konsumen A Mild menjadi lebih bergaya, prestisius, glamor, flamboyan dan bergengsi apalagi edisi go Ahead, kalo nga ngerokok A mild berarti gak pengen maju (go Ahead) pola pikir semacam inilah yang dibangun A mild untuk menyerang Target Audience yang rata rata anak muda. Edisi Go Ahead sangat menjunjung tinggi nilai style, pasion dan hedoism sangat berbeda pada iklan sebelumnya dengan edisi tanya kenapa ?, A mild lebih mengunakan pendekatan kritis, jiwa muda, dinamis dan intropeksi

Iklan tersebut termasuk iklan cerdas, kreatif dan memotivasi, pengambilan gambar dan penulisan copywrite yang tidak umu menjadikan gaya hidup yang berbeda Go Ahead in my way atau maju dengan cara saya sendiri. Tapi sayangnya iklan ini terlalu memuja nilai gengsi dan prestis yang tinggi menjadikan generasi muda kita hidup dengan penuh glamoritas, pesta dan hura hura sangat bertentangan dengan statement bersakit sakit dahulu, bersenang senang kemudian. Tapi menurut saya wajar saja karena iklan rokok, apa lagi yang bisa dibanggakan dari prooduk mereka coba ? jika bukan efek keren atau machonya

KESIMPULAN
Ilmu Copywrite sangat kuat dan menjadi penentu dalam sebuah iklan, pembuatan copywrite juga tidak dapat dilakukan dengan instan, pasti ada proses, dan langkah langkah yang terorganisir agar mendapatkan hasil copy yang brilliant Dalam perkuliahan periklanan ini, konsep kita digali dalam dalam agar siap menjadi seorang copywriter

DAFTAR PUSTAKA

emjaiz.wordpress.com/2008/02/25/copywriting/ lehmannsblog.com/tujuan-copywriting-adalah-meningkatkan-penjualan.html stopchildsex.org.sg youtube.com/watch?v=QRiyQyo3FeE amild.com/landing.php?ref=0