Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN KERJA PRAKTEK

LAPORAN KERJA PRAKTEK LAPORAN KERJA PRAKTEK PT. PERTAMINA (PERSERO) RU VI BALONGAN INDRAMAYU JAWA BARAT Oleh:

LAPORAN KERJA PRAKTEK PT. PERTAMINA (PERSERO) RU VI

BALONGAN INDRAMAYU

JAWA BARAT

Oleh:

NOVIANTO DWI KURNIAWAN

L2C009003

MUHAMMAD FATIH ASKARILLAH

L2C009028

JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS DIPONEGORO

SEMARANG

2012

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN KERJA PRAKTEK

PT. PERTAMINA (PERSERO) RU VI BALONGAN INDRAMAYU, JAWA BARAT Periode 1 September 30 September 2012

JAWA BARAT Periode 1 September – 30 September 2012 Disusun oleh : Novianto Dwi Kurniawan Muhammad

Disusun oleh :

Novianto Dwi Kurniawan Muhammad Fatih Askarillah

L2C 009 003 L2C 009 028

Laporan ini telah diperiksa dan disetujui Mengetahui,

Pembimbing

Kerja Praktek

Noviea Sandrie Yanie

Process Engineering Section Head

Joko Pranoto

HR Development Section Head

M. Moehtar Anshori

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat, hidayah dan karunia-Nya, sehingga penyusun dapat melaksanakan Kerja Praktek di PT. PERTAMINA Refinery Unit VI Balongan dan dapat menyelesaikan laporan Kerja Praktek ini. Kerja Praktek ini merupakan serangkaian tugas yang harus dilaksanakan oleh

setiap mahasiswa sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan studi Strata I Teknik Kimia Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang. Pelaksanaan Kerja Praktek ini terdiri dari orientasi umum dan orientasi khusus guna mendalami materi dalam pengerjaan tugas khusus yang diberikan oleh pabrik. Dalam pelaksanaanya, penyusunan laporan kerja praktek ini tidak terlepas dari bantuan, bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak yang telah membantu, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada:

1. Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat, karunia, dan hidayah Nya yang telah diberikan selama ini.

2. Orang tua kami, terima kasih untuk kasih sayang yang tak ternilai harganya, dukungan moral dan material, serta doa yang tiada henti.

3. Dr. Ir. Budiyono, M.S selaku Ketua Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

4. Ir. C. Sri Budiyati, selaku Koordinator Kerja Praktek.

5. Dr. Widayat, S.T, M.T. , selaku dosen pembimbing Kerja Praktek atas waktu dan bimbingannya.

6. Noviea Sandrie Yanie selaku pembimbing Kerja Praktek Lapangan di Pertamina RU VI Balongan atas segala bimbingan, perhatian, kesabaran dan waktu yang disediakan selama masa bimbingan di Pertamina RU VI Balongan.

7. Bapak Joko Pranoto selaku Process Engineering Section Head Pertamina RU VI Balongan.

8. Bapak Nasirudin dan keluarga, atas tempat tinggal, dan seluruh bantuannya selama melakukan Kerja Praktek.

9.

Bapak Hasan, atas kesempatan dan sambutan selama Kerja Praktek.

10. Seluruh personil DCS dan Laboratorium atas waktu dan pengetahuan yang telah diberikan.

11. Bapak Nazar dan bapak Yanto, atas bantuannya dalam memberikan fasilitas pustaka dalam menyelesaikan laporan Kerja Praktek di Pertamina RU VI Balongan.

12. Bapak Sulasno dan Bapak Harry D. atas ilmu, pengetahuan dan pengalaman selama kami melakukan Kerja Praktek di Pertamina RU-VI Balongan.

13. Teman-teman senasib sepenanggungan Kerja Praktek (Ervid, Icong, Richa, Metty, Azmi, Dea, Dhihan & Siska) semoga kita kelak sukses. Aamiin.

14. Teman-teman 2009 OPTIMIS”, terima kasih buat dukungan dan doanya selama ini.

15. Serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah

membantu penulis baik selama Kerja Praktek maupun dalam menyelesaikan laporan ini khususnya. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan dan memiliki banyak kekurangan mengingat keterbatasan pengalaman dan kemampuan penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi kemajuan di masa depan . Akhir kata, penyusun berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, khususnya bagi mahasiswa Teknik Kimia.

Balongan, September 2012

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

i

LEMBAR PENGESAHAN

ii

KATA PENGANTAR

iii

DAFTAR

ISI

 

v

DAFTAR TABEL

viii

DAFTAR

GAMBAR

ix

INTISARI

 

x

BAB I PENDAHULUAN

1

1.1.

Sejarah PT. PERTAMINA (Persero)

1

1.1.1. Sejarah Singkat

1

1.1.2. Visi dan Misi

3

1.1.3. Logo dan Slogan Perusahaan

3

1.1.4. Perkembangan PT. PERTAMINA (Persero)

4

1.2.

Sejarah PT. PERTAMINA (Persero) RU VI Balongan

5

1.2.1. Sejarah Singkat

5

1.2.2. Visi dan Misi

7

1.2.3. Logo dan Slogan

8

1.3. Lokasi Kilang

9

1.4. Bahan Baku dan Produk PT. PERTAMINA (Persero)

12

RU VI Balongan

12

1.4.1. Crude Distillation Unit (CDU)

12

1.4.2. Naphta Processing Unit (NPU)

16

1.4.3. Atmospheric Residue Hydrodemetallization Unit (AHU)

16

1.4.4. Gas Oil Hydrotreating Unit (GO HTU)

17

1.4.5. Residue Catalytic Craker (RCC)

17

1.4.6. Unsaturated Gas Plant

18

1.4.7. Kero Hydrotreating Unit (Kero-HTU)

18

1.5. Struktur Organisasi Perusahaan

21

1.6. Energy Conservation & Loss Control (ECLC)

24

1.7. Jam Kerja

 

24

1.8. Lindungan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja

25

1.9. Sistem Kontrol

27

BAB II DESKRIPSI PROSES

28

2.1. Konsep Proses

28

2.2. Diagram Alir Proses

28

2.3. Deskripsi proses

29

2.3.1.

Unit HSC (Hydro Skimming Complex)

29

 

2.3.1.1.

DTU (Distillation and Treating Unit)

29

2.3.1.1.1.

Unit # 11 : CDU (Crude Destilation Unit)

29

 

2.3.1.1.2. Unit # 23 : ATU (Amine Treating Unit)

32

2.3.1.1.3. Unit # 24 : SWS (Sour Water Stripper)

34

2.3.1.1.4. Unit # 25 : SP (Sulphur Plant)

35

2.3.1.2.

NPU (Naphta Processing Unit)

35

2.3.1.2.1. Unit 31: NHTU (Naphta Hydrotreating Unit)

35

2.3.1.2.2. Unit 32: PLT (Platforming)

37

2.3.1.2.3. Unit 32: CCR (Continuous Catalyst Regeneration)

37

2.3.1.2.4. Unit 33: Penex

38

2.3.2.

Unit DHC (Distillation and Hydrotreating Complex)

40

 

2.3.2.1. Unit #12 dan #13 : AHU (Atmospheric Residu

Hydrodemetallization Unit)

40

2.3.2.2. HTU (Hydro Treating Unit)

46

2.3.2.2.1. Unit #14 : GO-HTU (Gas Oil Hydro Treating Unit)

46

2.3.2.2.2. Unit #21 : LCO-HTU (Light Cycle Oil Hydro Treating Unit)

51

2.3.2.2.3. Unit #22 : H 2 Plant (Hydrogen Plant)

56

2.3.3.

Unit RCCU (Residue Catalytic Complex Unit)

59

 

2.3.3.1. Unit # 15 : RCU (Residue Catalytic Unit)

59

2.3.3.2. LEU (Light End Unit)

60

2.3.3.2.1. Unit # 16 : Unsaturated Gas Plant

60

2.3.3.2.2. Unit # 17 : LPG Treating Unit

62

2.3.3.2.3. Unit # 18 : GTU (Gasoline Treating Unit)

63

2.3.3.2.4. Unit # 19 : PRU (Propylene Recovery Plant)

64

2.3.3.2.5. Unit # 20 : Catalytic Condensation Unit

66

BAB III SPESIFIKASI ALAT

68

3.1. Spesifikasi Peralatan Proses Utama

68

3.2. Spesifikasi Peralatan Proses Pendukung

69

BAB IV UTILITAS

 

76

4.1.

Penyediaan Air

76

4.1.1.

Water Intake Facility

76

 

Raw Water Intake pump

76

4.1.2. Unit Demineralized Water

77

4.1.3. Water Raw dan Portable Water

78

4.1.4. Unit Sistem Air Pendingin (Cooling Water)

79

4.2. Penyediaan Steam (Unit 52)

79

4.3. Penyediaan

Tenaga Listrik

80

4.4. Penyediaan Udara Tekan

81

4.4.1. Unit Nitrogen Plant

81

4.4.2. Sistem Udara Tekan dan Instrumen (Unit 58)

82

4.5. Fasilitas Offsite

 

83

4.6. Fasilitas Tanki (Unit 42)

86

4.7. Penanganan Limbah

88

4.7.1.

Pengolahan Limbah Cair

88

 

4.7.1.1. Sumber Air Limbah

89

4.7.1.2. Activated Oil Sludge

94

4.7.1.3.

Dehydrator dan Incinerator section

98

4.7.2. Pengolahan Limbah Gas

98

4.7.3. Pengolahan Limbah Padat

98

BAB V LABORATORIUM

99

5.1. Program Kerja Laboratorium

99

5.2. Alat-Alat Utama di Laboratorium

101

5.3. Prosedur Analisa

101

DAFTAR PUSTAKA

103

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1. Kapasitas Produksi Kilang PT. PERTAMINA (Persero)

2

Tabel 1.2 Spesifikasi Bahan Baku CD

13

Tabel 1.3 Spesifikasi Produk CDU

13

Tabel 1.4. Produk PT. PERTAMINA (Persero) RU VI Balongan

18

Tabel 2.1 Produk CDU

29

Tabel 2.2 Produk ARHDM

46

Tabel 2.3 Produk LPG Treating Unit

63

Tabel 2.4 Produk GTU

64

Tabel 2.5 Produk PRUU

66

Tabel 4.1. Kondisi operasi pengambilan air dari sungai Cipunegara

76

Tabel 4.2. Daftar Sumber dan Jenis Limbah Cair PT. PERTAMINA RU VI

89

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Logo PT. PERTAMINA (Persero)

4

Gambar 1.2. Logo PT. PERTAMINA (Persero) RU VI Balongan

8

Gambar 1.3. Lokasi PT. PERTAMINA RU VI Balongan

10

Gambar 1.4. Struktur organisasi PT. PERTAMINA (Persero) RU VI Balongan

22

Gambar 2.1. Diagram Alir Proses secara Keseluruhan

28

Gambar 4.1. Diagram Alir Air Floatation Section

93

Gambar 4.2. Diagram Alir Activated Sludge Unit (ASU)

97

INTISARI

PT. PERTAMINA (Persero) saat ini telah memiliki tujuh buah kilang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan salah satunya adalah kilang RU VI Balongan yang berlokasi di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. PERTAMINA RU VI Balongan merupakan unit pengolahan minyak yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan BBM di daerah Jakarta dan Jawa Barat. Kilang ini dirancang untuk mengolah bahan baku minyak mentah Duri dan Minas menjadi produk baik BBM maupun non BBM. Proses utama pada pengolahan minyak bumi di PT. PERTAMINA (Persero) RU VI Balongan dapat dibedakan menjadi tiga yaitu Hydro Skimming Complex (HSC) yang terdiri dari Distillation Treating Unit (DTU) dan Naptha Processing Unit (NPU); Distillation & Hydrotreating Complex (DHC) yang terdiri dari Atmospheric Residue Hydrodemetallization Unit (AHU) dan Hydro Treating Unit (HTU); serta Residue Catalytic Cracker Complex (RCC) yang terdiri dari Residue Catalytic Cracker Unit (RCU) dan Light End Unit (LEU). Peralatan proses untuk pengolahan minyak bumi terdiri dari peralatan utama seperti atmospheric fractionator column, splitter column dan furnace, serta peralatan pendukung seperti kompresor, stripper, dan flare. Unit utilitas yang dimiliki oleh PT. PERTAMINA adalah unit penyedia air, unit penyedia steam, unit penyedia tenaga listrik dan unit penyedia udara tekan. Bagian Laboratorium memegang peranan penting di kilang, karena pada bagian ini data-data tentang raw material dan produk akan diperoleh. Dalam pelaksanaan tugas, bagian laboratorium ini dibagi menjadi tiga yaitu Seksi Teknologi, Seksi Analitika dan Gas serta Seksi Pengamatan. Dapat disimpulkan bahwa PERTAMINA RU VI Balongan merupakan unit yang mengolah minyak mentah Minas dan Duri. Diharapkan PERTAMINA RU VI Balongan selalu memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada.