Anda di halaman 1dari 7

PRO JUSTITIA VISUM ET REPERTUM No : 01/VER/XI/2012 Atas permintaan tertulis dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa

Tengah Resor Kota Besar Semarang melalui suratnya tanggal 05 Maret 2012 No. Pol 001 /VER/113/XI/2012/Reskrim yang ditandatangani oleh Bagas Aditya, pangkat AIPTU, NRP 030.07.079 dan diterima tanggal 05 Maret 2012, pukul 22.00 WIB, dengan ini saya dr.Dewi Meika sebagai dokter yang bekerja di Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Kariadi Semarang menerangkan bahwa pada tanggal 05 Maret 2012 pukul 22.30 WIB di Instalasi Kedokteran Forensik dan Pemulasaran Jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Kariadi, telah memeriksa jenazah yang berdasarkan permintaan tersebut di atas bernama Cahyo, umur 28 tahun, jenis kelamin laki-laki, pekerjaan pegawai toko, alamat jalan Hasanudin no.31 Semarang. Jenazah tersebut ditemukan di Jalan Tampo Mas Raya Semarang, hari Senin 05 Maret 2012 sekitar jam 20.00 dan diduga meninggal akibat dibacok orang tidak dikenal. HASIL PEMERIKSAAN Dari pemeriksaan luar atas tubuh jenazah tersebut di atas ditemukan fakta-fakta sebagai berikut: A. FAKTA YANG BERKAITAN DENGAN IDENTITAS JENAZAH 1. Identitas Umum Jenazah a. Jenis Kelamin : laki-laki
b. Umur c. Berat badan

: dua puluh delapan tahun : tujuh puluh kilogram

d. Panjang badan : seratus tujuh puluh sentimeter

e. Warna kulit f. Warna mata


g. Ciri rambut

: sawo matang : hitam : warna hitam, keriting, pendek

h. Keadaan gizi : gizi baik ( indeks massa tubuh dua puluh empat koma dua

kilogram per meter persegi ) 2. Identitas Khusus Jenazah a. Tato : tidak ada

b. Jaringan parut : tidak ada c. Tanda lahir


d. Tahi lalat

: tidak ada

: di pipi kanan diameter dua sentimeter warna hitam kecoklatan permukaan menonjol

e. Cacat fisik f. Pakaian


-

: tidak ada :

Kaos lengan pendek berkerah, bahan katun, warna biru muda, ukuran L, tanpa merk, terdapat noda darah. Celana panjang berbahan jeans, warna biru tua, tanpa merk, ukuran 34, terdapat tiga buah saku di bagian depan kanan dan kiri, belakang bagian kanan. Celana dalam berwarna hitam, berbahan katun, ukuran M, Merk CROCODILE

g. Benda penutup jenazah : penutup dalam sebuah kain sarung berwarna hijau

tua motif kotak-kotak dengan merk Gajah Duduk, penutup luar dengan bahan terpal berwarna biru. h. Perhiasan : tidak ada : tidak ada

i. Benda di samping jenazah

B. FAKTA YANG BERKAITAN DENGAN WAKTU TERJADI KEMATIAN


1. Lebam mayat 2. Kaku mayat

: terdapat pada bokong kanan dan kiri warna merah keunguan hilang dengan penekanan : terdapat kaku mayat di kelopak mata, rahang : tidak ada

3. Pembusukan

C. FAKTA DARI PEMERIKSAAN TUBUH BAGIAN LUAR 1. Permukaan Kulit Tubuh a. Kepala
-

Daerah berambut : tidak ada kelainan Wajah Mata Alis mata Bulu mata : hitam : hitam : pucat

Kelopak mata : tidak ada kelainan Selaput kelopak mata : tidak ada kelainan Selaput biji mata : tidak ada kelainan

Selaput bening mata : keruh, Pupil mata : sulit dinilai

Pelangi mata : warna hitam Hidung : tidak ada kelainan

Telinga Mulut

: tidak ada kelainan

Bibir atas

: pucat

Bibir bawah

: pucat

Selaput lendir mulut : pucat

Lidah

: tidak ada kelainan

Gigi geligi

Rahang atas

: lengkap, gigi graham ke-3 kanan-kiri sudah tumbuh

Rahang bawah : lengkap, gigi graham ke-3 kanan-kiri sudah tumbuh


b. Leher : tidak ada kelainan c. Bahu : tidak ada kelainan d. Dada

: tidak ada kelainan :

e. Punggung

Terdapat sebuah luka terbuka di punggung ujung pertama pada sisi kanan lima belas sentimeter sebelah kanan garis tengah tubuh dan empat sentimeter di atas garis mendatar yang melewati kedua ujung terbawah tulang belikat. Sedang ujung kedua pada sisi kiri sepuluh sentimeter sebelah kiri garis tengah tubuh dan sepuluh sentimeter di bawah garis mendatar yang melewati kedua ujung terbawah tulang belikat. Sebelum ditautkan menganga dan ketika ditautkan rapat serta membentuk garis lurus yang arahnya miring. Sebelum ditautkan panjangnya tiga puluh lima sentimeter, lebarnya lima sentimeter. Ketika dirapatkan panjangnya menjadi empat puluh sentimeter. Garis batas luka tegas tepi teratur serta simetris kedua sudutnya lancip. Tebing luka rata terdiri atas jaringan kulit, jaringan ikat, lemak, otot. Tidak ditemukan jembatan

jaringan. Daerah disekitar garis batas luka tidak terlihat memar. Dasar luka tulang belikat dan tulang iga. f. Pinggang
g. Perut

: tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan

h. Bokong
i.

Dubur

j. Anggota gerak Anggota gerak atas Kanan Kiri : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan

Anggota gerak bawah Kanan Kiri : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan

k.

Alat kelamin Pelir : tidak ada kelainan, disunat

Kantung pelir : tidak ada kelainan, teraba dua buah biji pelir 2. Tulang-tulang
a. Tulang tengkorak b. Tulang belakang c. Tulang dada

: tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan

d. Tulang-tulang punggung e. Tulang-tulang panggul f. Tulang anggota gerak

D. FAKTA DARI PEMERIKSAAN TUBUH BAGIAN DALAM 1. Rongga kepala a. Kulit kepala bagian dalam tidak ada kelainan b. Tulang tengkorak tidak ada kelainan c. Selaput keras otak tidak ada kelainan d. Selaput lunak otak tidak ada kelainan

e. Otak besar : berat otak besar seribu dua ratus gram, panjang delapan belas

sentimeter, lebar sepuluh sentimeter, tinggi tujuh meter. Pada pengirisan tidak terdapat bintik perdarahan
f. Otak kecil : berat seratus lima puluh gram, panjang delapan sentimeter, lebar

tujuh sentimeter, tinggi tiga sentimeter, pada pengirisan tidak terdapat resapan darah
g. Batang otak : berat lima puluh gram, panjang sepuluh sentimeter, lebar empat

sentimeter, tinggi dua sentimeter. Pada pengirisan tidak tampak bintik perdarahan
h. Tulang dasar tengkorak : tidak ada kelainan

2. Leher bagian dalam


a. Lidah

: tidak ada kelainan

b. Kulit leher bagian dalam : tidak ada kelainan

c. Otot leher bagian dalam : tidak ada kelainan d. Pembuluh darah leher pada pengirisan : tidak ada kelainan e. Batang tenggorok
f. Kerongkongan g. Tulang pangkal lidah

: tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan

3. Rongga dada
a. Kulit dada bagian dalam : tidak ada kelainan

b. Tulang- tulang iga : tidak ada kelainan


c. Otot dinding dada : tidak ada kelainan d. Tulang dada tidak ada kelainan

e. Tulang-tulang iga tidak ada kelainan f. Paru


-

Paru kanan : terdapat tiga bagian, warna pucat, berat tiga ratus gram, panjang dua puluh enam sentimeter, lebar empat belas sentimeter, tebal empat sentimeter, perabaan kenyal, permukaan rata, tepi tumpul, pada pengirisan penampang paru tidak ada kelainan. Paru kiri : terdapat dua bagian,warna pucat, berat dua ratus delapan puluh gram, panjang dua puluh tujuh sentimeter, lebar lima belas sentimeter,

tinggi empat sentimeter, perabaan kenyal, warna merah kehitaman, pada pengirisan penampang paru tidak ada kelainan.
g. Jantung : -

Ukuran panjang dua belas koma lima sentimeter, lebar sembilan sentimeter, tinggi empat sentimeter, warna pucat, permukaan licin. Serambi kanan tidak terdapat jendalan darah, katup terdiri dari tida daun, lingkar katup tiga belas sentimeter. Bilik kanan tidak terdapat jendalan darah, tebal otot dinding jantung kanan nol koma delapan sentimeter. Serambi kiri tidak terdapat jendalan darah, katup terdiri dari dua buah daun, lingkar katup tiga belas sentimeter. Bilik kiri tidak terdapat jendalan darah, tebal otot dinding jantung kiri satu koma dua sentimeter.

4. Pembuluh nadi utama pucat, tidak terdapat jendalan darah, lingkar katup delapan

sentimeter.pembuluh darah jantung kanan pucat, tidak ada sumbatan, pembuluh darah kiri pucat tidak ada sumbatan. 5. Rongga perut
a. Dinding bagian dalam : tidak ada kelainan b. Tirai usus c. Lambung

: menutupi sebagian besar permukaan usus

: ukuran lengkung besar lima puluh sentimeter, ukuran lengkung kecil dua puluh lima sentimeter, berisi cairan, tidak terdapat sisa makanan : usus besar dan usus halus tidak ada perlekatan antarorgan

d. Usus e. Hati

: tampak berwarna pucat, permukaan licin, berat seribu lima ratus gram, panjang dua puluh lima sentimeter, lebar delapan belas sentimeter, tebal enam sentimeter, pada pengirisan tidak ada kelainan : permukaan melisut, tanpak warna pucat, berat dua ratus lima puluh gram, panjang delapan sentimeter, lebar enam belas sentimeter, tebal satu koma lima sentimeter, pada pengirisan tidak ada kelainan

f. Limpa

g. Pankreas : berat lima puluh gram, panjang lima puluh tiga sentimeter, lebar lima sentimeter, tebal satu sentimeter, tidak tampak kelainan h. Ginjal Kanan : kapsul ginjal kemerahan, mudah dilepaskan, berat seratus dua puluh gram, panjang sembilan sentimeter, lebar enam sentimeter, tebal dua sentimeter, pada pengisian tidak tampak kelainan Kiri : kapsul ginjal kemerahan. Mudah dilepaskan, berat seratus sepuluh gram, panjang sembilan sentimeter, lebar enam sentimeter, tebal dua koma lima sentimeter, pada pengirisan tidak tampak kelainan

6. Rongga panggul : kandung kemih dan prostat tidak tampak kelainan

KESIMPULAN Berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan dari pemeriksaan jenazah tersebut maka saya simpulkan bahwa jenazah adalah seorang laki-laki umur dua puluh delapan tahun, warna kulit sawo matang, kesan gizi baik, pada pemeriksaan luar dan dalam ditemukan kekerasan tajam berupa luka bacok pada punggung. Pada punggung ditemukan tanda-tanda peradarahan. adanya luka di punggung akibat senjata tajam , berupa luka bacok dengan arah miring dari sisi kanan ke sisi kiri. Sebab kematian adalah luka bacok di punggung yang menyebabkan perdarahan hebat.

PENUTUP Demikianlah keterangan tertulis ini saya buat dengan sesungguhnya, dengan mengingat sumpah saya sewaktu menerima jabatan.

Semarang, 05 Maret 2012 Dokter yang memeriksa

dr. Dewi Meika