Anda di halaman 1dari 12

1.

Definisi dan Pengertian Vitamin B1 (Thiamin)

Apa itu vitamin B? Tidak banyak orang yang tahu seluk beluk tentang vitamin terutama vitamin B ini karena cukup kompleks dibandingkan dengan vitamin yang lain. Dari jenisnya saja, vitamin B dibedakan menjadi vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B8, B9, B10, B12, B15, dan B17. Dari banyaknya jenis vitamin B itu, maka pada artikel ini akan dijelaskan vitamin B1 saja. Penjelasan tentang definisi dan pengertian akan vitamin B1. Sehingga pembasan bagian-bagian artikel meliputi, pengertian vitamin B1, sejarah vitamin B1, manfaat vitamin B1 (thiamin) dalam tubuh, kebutuhan harian vitamin B1, sumber alami vitamin B1 dan resiko kekurangan vitamin B1.

2. Pengertian Vitamin B1

Sebuah vitamin dengan struktur kimia C12H17ClN4OS, salah satu jenis dari vitamin B kompleks, yang banyak ditemukan dalam daging, ragi, dan biji-bijian. Vitamin ini berfungsi sebagai metabolisme karbohidrat dan juga menormalkan aktivitas saraf. Vitamin ini larut dalam air, dan dalam metabolisme karbohidrat menjadikan gula yang lebih sederhana dan setelah itu dapat digunakan sebagai bahan bakar energi tubuh. Thiamin ini juga diperlukan untuk membuat kerja jantung menjadi normal, membuat kerja otot baik, dan juga seperti yang telah disebutkan, menormalkan fungsi saraf tubuh

Thiamin atau vitamin B1 adalah vitamin yang termasuk dalam kelompok vitamin Bkompleks. Vitamin B1 Tiamin dikenal sebagai vitamin berenergi karena memiliki efek yang bermanfaat bagi sistem saraf dan energi. Bentuk murni dari dari vitamin B1 Thiamin adalah Tiamin Hidroklorida.

Vitamin B1 Tiamin merupakan satu-satunya vitamin yang pertama kali ditemukan di Indonesia yaitu pada tahun 1897 oleh seorang sarjana Belanda bernama Eijkman yang menemukan fakta bahwa kulit ari beras dapat mencegah penyakit beri-beri. Kemudian penemuan Eijkman tadi di interpretasikan oleh rekannya Grijns dan disempurnakan oleh Donath dan William yang berhsil mengisolasi vitamin tersebut dalam bentuk kristal dan memberinya nama Thioamine atau tiamin yang didasarkan pada senyawa sulfur yang terkandung didalamnya.

3. Manfaat Vitamin B1 Thiamin

Vitamin B Thiamin merupakan vitamin yang sangat mudah dileburkan dan lebih stabil dibanding semua vitamin lainnya. Vitamin B tiamin mempunyai fungsi dan manfaat yang sangat penting bagi tubuh. Berikut ini adalah beberapa fungsi dan manfaat tiamin. Fungsi dan manfaat Vitamin B1 Thiamin antara lain:

Mencegah penyakit Polyneuritis Mencegah penyakit beri-beri Menjaga dan melindungi kesiagaan mental Membantu kerja sistem pencernaan tubuh Menjaga dan melindungi pertumbuhan janin Mengurangi resiko gigitan serangga.

Tiamin tidak dapat disimpan banyak oleh tubuh, karena jika tiamin dikonsumsi terlalu banyak, kelebihannya akan dibuang melalui air kencing. Namun bergitu ada juga sebagian kecil Vitamin

B1 Thiamin yang dapat tersimpan dalam beberapa organ penting tubuh seperti hati, ginjal, jantung, otak dan otot.

4. Sejarah Vitamin B1

Setelah mengerti tentang pengertian vitamin B1, ada baiknya Anda juga mengerti tentang sejarah vitamin B1 ini. Vitamin B1 merupakan vitamin pertama yang larut dalam air sehingga mengembangkan ilmu pengetahuan akan adanya kelangsungan hidup dari vitamin. Pada tahun 1884, Kenihiro Takaki yaitu seorang jendral ahli bedah angkatan laut di Jepang menolak adanya teori bahwa penyakit beri-beri disebabkan oleh kuman dan mengganti teori tersebut dengan sebab penyakit beri-beri adalah kekurangan gizi yang akut pada tubuh. Lalu dia mengganti perbekalan angkatan laut Jepang dimana nasi putih saja (tanpa lauk), menjadi dengan lauk seperti daging, susu, dan roti. Namun ternyata, pemenuhan gizi angkatan laut Jepang saat itu dengan beragam makanan membuat mahalnya kebutuhan perang dan vitamin belum banyak diketahui. Sehingga banyak prajurit yang mati karena penyakit beri-beri. Thiamin pun akhirnya terus diteliti dan disempurnakan sampai pada tahun 1958. Sehingga thiamin atau vitamin B1 ini dapat digunakan dalam berbagai macam kebutuhan medis ataupun konsumsi secara sehari-hari.

5. Manfaat Thiamin (Vitamin B1) Dalam Tubuh

Apa manfaat atau keuntungan mengkonsumsi thiamin dalam tubuh kita? Manfaatnya adalah mendorong pertumbuhan, melindungi otot jantung, dan mengoptimalkan fungsi kerja otak. Selain itu fungsinya dalam pencernaan juga baik, mengkonversi karbohidrat serta meningkatkan pembentukan urine. Selain itu bermanfaat sebagai pencegah sembelit pada pencernaan.

Dalam darah pun vitamin B1 sangat bermanfaat yaitu menjaga jumlah sel darah merah, menjaga sirkulasinya dan juga membantu kulit tetap sehat. Mengurangi kelelahan, mencegah terjadinya gagal jantung, hingga mencegah penuaan dini dan kepikunan. Sehingga manfaat thiamin atau vitamin B1 ini sangat banyak sekali bagi manusia.

6. Kebutuhan Harian Vitamin B1

Kebutuhan harian vitamin B1 erat kaitannya dengan dosis. Jika Anda sadar bahwa dosis vitamin B1 yang kita konsumsi itu sebenarnya tidak boleh kelebihan ataupun kekurangan. Walaupun dalam penggunaan hariannya kita juga tidak mampu mengukur vitamin B1 yang telah masuk ke dalam tubuh, namun Anda bisa mengukurnya dari jumlah berat sayuran atau buah atau daging yang mengandung vitamin B1 yang telah Anda makan. Lalu berapakah dosis hariannya?

Untuk kebutuhan laki-laki, vitamin B1 dengan dosis sesuai usia sebagai berikut:

1 sampai 3 tahun : 0.5 miligram per hari 4 sampai 8 tahun : 0.6 miligram per hari 9 sampai 13 tahun : 0.9 miligram per hari 14 tahun ke atas : 1.2 miligram per hari

Sedangkan untuk kebutuhan perempuan dengan dosis juga sesuai usia sebagai berikut:

1 sampai 3 tahun : 0.5 mcg per hari 4 sampai 8 tahun : 0.6 mcg per hari 9 sampai 13 tahun : 0.9 mcg per hari 14 sampai 18 tahun : 1.0 mcg per hari

19 tahun keatas : 1.1 mcg per hari

Penuhilah kebutuhan dosis harian vitamin B1 ini dari berbagai sumber makanan. Untuk mengenal sumber makanan yang mengandung vitamin B1, bisa dilihat pada sub topik dibawah ini

7. Sumber Alami Vitamin B1

Vitamin B1 banyak terdapat di sereal gandum. Kemudian gandum, beras, merupakan sumber alami vitamin B1 dan kaya akan vitamin itu. Kacang-kacangan seperti kacang kedelai juga merupakan sumber thiamin terbaik. Sumber lainnya bisa Anda dapatkan pada lotus kering, lobak hijau, buah aprikot, nanas, kacang tanah, kacang pistasio, biji mustard, sampai makanan hewani seperti hati domba dan kambing. Sehingga Anda tidak perlu khawatir bahwa sumber alami vitamin B1 cukup banyak bisa Anda dapatkan di Indonesia.

8. Resiko Kekurangan Vitamin B1

Penyakit yang cukup terkenal jika Anda mengalami kekurangan vitamin B1 adalah beri-beri. Saat tubuh kekurangan vitamin B1, maka tubuh akan mengalami hilangnya nafsu makan, kehilangan berat badan, mual, kelelahan saraf, dan insomnia. Selain itu, kekurangan vitamin B1 juga dapat menyebabkan gangguan sistem jantung dan pembuluh darah. Walaupun sangat jarang sekarang kasus penyakit beri-beri, tetap ada baiknya Anda mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin B1.

9. Contoh Asal vitamin b1

Vitamin B1, juga dikenal sebagai thiamin, bahan bakar yang membantu tubuh Anda dengan mengubah gula darah menjadi energi. Itu membuat selaput lendir Anda sehat dan sangat penting bagi sistem saraf, jantung dan fungsi otot.

Mengkategorikan gizi vitamin oleh bahan-bahan yang akan melarutkan vitamin termasuk Ada dua kategori: yang larut dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin yang larut dalam air, yang mencakup kelompok B-kompleks dan vitamin C, perjalanan melalui aliran darah. Apa pun vitamin yang larut air yang tidak digunakan oleh tubuh dieliminasi dalam urin, yang berarti Anda memerlukan pasokan yang terus-menerus mereka dalam makanan Anda. Vitamin B1 adalah vitamin yang larut air.

Berapa Banyak Vitamin B1 yang cukup Perempuan harus memiliki 1,1 miligram setiap hari, dan laki-laki seharusnya 1,5 miligram setiap hari.

Sumber Vitamin B1

Sumber terbaik vitamin B1 adalah ragi dan hati. Makanan berikut sumber yang baik Vitamin B1: Daging Sapi, gandum sereal , tepung gandum utuh ,kacang Buncis, kacang merah, beras merah, kacang hijau

Bagaimanakah takar anda mengkomsumsinya?

Bagi seseorang bermasalah kekurangan vitamin ini. Kurangnya itu dapat menyebabkan penyakit beriberi, suatu kondisi yang membuat kebingungan, peregangan otot, masalah saraf dan detak jantung yang cepat. Biasanya pada bayi yang diberi makan formula yang tidak dilengkapi dengan Vitamin B1 atau pada orang yang minum alkohol dalam jumlah besar. Orang yang minum berat harus berkonsultasi dengan dokter mereka tentang bagaimana supaya berhenti minum dan apakah kebutuhan Vitamin B1 sudah mencukupi.

Penyimpanan vitamin

untuk mendapatkan kandungan yang tinggi yang mengandung vitamin b1 maka simpanlah bahan makanan tersebut pada lemari es sehingga tetap menghasilkan susu dan biji-bijian serta simpan lah pada pada tempat yang jauh dari sinar matahari yang kuat. Vitamin akan mudah hancur jika dicuci bersih selama persiapan dan penyimpanan. Jika Anda memilih suplemen vitamin, simpanlah supplement tersebut pada suhu kamar dalam tempat yang kering serta bebas dari kelembaban.

5. Kekurangan & Kelebihan Vitamin B1

a. DEFINISI Vitamin B1 (tiamin) diperlukan dalam sejumlah reaksi yang melibatkan enzim, termasuk pelepasan energi dari gula. Fungsi vitamin B1

Sumber vitamin B1 ini adalah ragi, daging babi, tanaman polong dan gandum. Kekurangan vitamin B1 terjadi bila makanan tersebut tidak terdapat dalam menu makanan sehari-hari b. Sumber vitamin B1 Penggilingan padi untuk membuang sekam, pada dasarnya akan membuang vitaminvitamin. Orang-orang Asia beresiko mengalami kekurangan vitamin B1 karena makanannya terutama terdiri dari padi yang telah digiling. Tetapi merebus beras sebelum membuang sekamnya, akan memindahkan vitamin ke seluruh butir padi sehingga keberadaan vitamin tetap terjaga. Kekurangan vitamin B1 juga bisa diakibatkan oleh berkurangnya penyerapan karena diare menahun atau bertambahnya kebutuhan vitamin karena hipertiroidisme, kehamilan atau demam. Peminum alkohol berat menggunakan alkohol sebagai pengganti makanan, sehingga mengurangi asupan vitamn-vitamin, termasuk vitamin B1. Karena itu peminum alkohol berat memiliki resiko menderita penyakit kekurangan zat-zat gizi. Beri-beri pada bayi terjadi karena menyusi ASI dari ibu yang mengalami defisiensi vitamin B1. Hal ini ditandai dengan gagal jantung, kehilangan suara, kerusakan saraf tepi. Ketidaknormalan jantung biasanya teratasi dengan pemberian vitamin B1

c. GEJALA Gejala awal berupa kelemahan, mudah tersinggung, gangguan daya ingat, kehilangan nafsu makan, gangguan tidur, rasa tidak enak perut dan penurunan berat badan.

Pada akhirnya bisa terjadi kekurangan vitamin B1 yang berat (beri-beri), yang ditandai dengan kelainan saraf, otak dan jantung.

Pada semua bentuk beri-beri, metabolisme sel darah merah mengalami perubahan dan kadar vitamin B1 dalam darah dan air kemih akan menurun tajam.

Kelainan saraf (beri-beri kering) dimulai sebagai: - sensasi rangsangan (seperti tertusuk jarum) di jari- jari kaki - sensasi panas terbakar di kaki terutama memburuk pada malam hari - kejang otot betis - nyeri pada tungkai dan kaki.

Jika penderita juga mengalami kekurangan asam pantotenat, gejala-gejala diatas akan semakin parah: - otot betis terasa sakit - bangun dari posisi jongkok menjadi sulit - berkurangnya kemampuan untuk merasakan getaran di jari-jari kaki.

Pada akhirnya otot betis dan otot paha akan mengecil (atrofi) dan timbul footdrop dan toedrop (keadaan dimana kaki atau jari-jari kaki tergantung timpang dan tidak dapat diangkat). Hal ini terjadi karena saraf-saraf dan otot-otot tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Bisa juga terjadi wristdrop. Kelainan otak (beriberi otak, sindroma Wernicke-Korsakoff) sering timbul jika terjadi suatu kekurangan vitamin B1 yang berat dan mendadak, yang dapat disebabkan oleh pemakaian alkohol yang berlebihan atau muntah berat pada kehamilan, dan memperburuk suatu kekurangan vitamin B1 yang bersifat menahun.

Gejala

awalnya

berupa

kelainan

mental,

laringitis

dan

penglihatan

ganda.

Selanjutnya penderita akan mengarang-ngarang kejadian dan pengalaman untuk mengisi kekosongan ingatannya (konfabulasi) Jika ensefalopati Wernicke tidak diobati, gejalanya akan bertambah buruk, menyebabkan koma bahkan kematian. Penyakit ini merupakan kedaruratan medis dan diobati dengan vitamin B1 intravena (melalui pembuluh darah) sebanyak 100 kali dosis harian yang dianjurkan, selama beberapa hari. Dilanjutkan dengan pemberian vitamin B1 per-oral (ditelan) sebanyak 10 kali dosis harian yang dianjurkan sampai gejalanya menghilang. Penyembuhan sering terjadi tidak secara menyeluruh karena kerusakan otaknya bersifat menetap. Kelainan jantung (beri-beri basah) ditandai oleh: - tingginya curah jantung - denyut jantung yang cepat - pelebaran pembuluh darah yang menyebabkan kulit menjadi hangat dan lembab.

Karena kekurangan vitamin B1, jantung tidak dapat mempertahankan curah jantung yang tinggi dan terjadi kegagalan jantung, dimana ditemukan: - pelebaran vena-vena - sesak nafas - penahanan cairan di paru-paru dan jaringan perifer.

Pengobatannya berupa pemberian vitamin B1 secara intravena (melalui pembuluh darah)

10

sebanyak 20 kali dosis harian yang dianjurkan selama 2-3 hari, diikuti dengan pemberian vitamin per-oral (ditelan); Beri-beri infantil terjadi pada bayi yang mendapatkan ASI dari ibu yang menderita kekurangan vitamin B1, yang terutama terjadi pada usia 2-4 bulan.

Gejalanya berupa: - kegagalan jantung - suara hilang - kerusakan saraf perifer.

6. Contoh Makanan Sumber Vitamin B1

11

7. Gambar fungsi vitamin B1 bagi tubuh

12

Anda mungkin juga menyukai