Anda di halaman 1dari 4

Klasifikasi Impaksi M3 Maksilla 1. Berdasarkan kedalaman gigi impaksi dibandingkan dengan Molar 2. a.

Klas a : Bagian terendah mahkota M3 RA berada satu garis dengan oklusal plane M2 RA b. Klas b :Bagian paling bawah mahkota M3 RA berada di antara garis oklusal plane dan servikal line. c. Klas c :Bagian terendah mahkota gigi impaksi M3 RA terletak pada/atas garis serfikal M2 RA. d. Klas d : Gigi impaksi e. Klas e :

Fig. 7.101 ae. Classification of impacted maxillary third molars according to Archer (1975), depending on the depth of impaction compared to the adjacent second molar

2. Berdasarkan Axis Longitudinal M3 RA dengan M2 RA (Archers 1975) a. Vertikal b. Horizontal c. Mesio Angular d. Disto Angular

e. Buko Angular f. Palatal Angular g. Inverted

3. Berdasarkan Hubungan Gigi Impaksi M3 RA dengan Sinus Maksillaris. a. Sinus Approximation Tidak ada tulang atau terdapat lapisan tipis tulang antara gigi impaksi dengan sinus maksillaris. b. No Sinus Approximation Terdapat 2mm atau lebih tulang antara gigi impaksi dengan sinus maksilaris.

Indikasi Pencabutan Gigi M3

1. Rasa sakit pada kepala yang merupakan tanggung jawab dari impaksi gigi M3 tersebut. 2. Kerusakan pada tulang penyangga M2. Impaksi total dan semi impaksi dapat

mengakibatkan resorbsi bagian distal dari M2, sehingga mengakibatkan rusaknya jaringan pendukung.

3. Kerusakan jaringan periodontal dan karies di daerah tersebut akibat dari food impaksi,

sebagai hasil dari tidak sesuainya hubungannya antara molar 3 dan molar 2, pada area ini akan mengalami kerusakan jaringan periodontal.

4. Gigi yang mengidap tumor, di sudut mandubula sebaiknya dilakukan pengangkatan. 5. Transplantation, ketika pasien dengan kerusakan molar 1 yang parah sehingga sudah

tidak dapat dipertahankan dan terdapat molar 3 yang eruspi tidak sempurna, kemungkinan dapat dilakukan transplantasi molar 3 tersebut untuk menggantikan molar 1 tersebut. Prosedur ini harus dilakukan tanpa melakukan kerusakan pada molar 3,

setelah itu perlu diberikan satbilitasi dengan waktu tertentu pada molar 3 yang di transplantasi.
6. Keadaan kesehatan,pengankatan gigi M3 di indikasikan pada beberapa keadaan

kesehatan tertentu, seperti jantung atau telah mengalami perawatan radiografi pada rahang. Pengankatan molar 3 pada penderita yang mengakami perawatan radiografi rahang dapat meningkatkan osteoradionecrotis.
7. Fraktur mandibula, khususnya pada sudut mandibula sehingga pertumbuhan molar 3

yang mengalami impaksi dapat memperburuk keadaan fraktur pada rahang.


8. Gangguan

stabilitasi pada

pasien

yang menggunakan

gigi tiruan, sehingga

perkembangan molar 3 harus dihentikan dengan pengankatan.

Beri Nilai