Anda di halaman 1dari 2

Tips dan Trik LULUS usm STAN

Perencanaan Ruang & Waktu


* Periksa kalender, kemudian susunlah jadwal yang rapi. Misalnya dengan membuat timeline mengenai peristiwa-peristiwa yang penting. * Apakah di kotamu diadakan USM-STAN? Jika tidak, rencanakanlah untuk mengikutinya di kota terdekat/paling mudah dijangkau dari kotamu. Tidak usah memaksakan diri untuk mengikuti USM di Jakarta. Mengikuti ujian di kota kecil justru lebih menguntungkan. Misalnya saja, terhindar dari risiko kemacetan. * Jika kamu juga ingin mengikuti SPMB, pertimbangkan juga untuk mengikuti USM-STAN dan SPMB di satu kota saja karena biasanya kedua ujian itu hanya berselisih satu atau dua hari.

Penguasaan Materi
* Porsi terbesar dari ujian ini adalah 120 soal untuk Tes Kemampuan Umum (TKU). Sebagian besarnya merupakan soal-soal yang mirip dengan soal-soal tes IQ. Sedangkan sisanya adalah soal-soal yang menguji wawasan/pengetahuan umum, baik yang bersifat statis maupun yang berupacurrent issue. Saran kami, perbanyaklah latihan mengerjakan soal-soal tes IQ dan rajinlah membaca koran/menonton televisi yang menyajikan acara-acara seperti kuis Who Wants To Be A Millionaire atau kuis Siapa Berani (sst, ini bukan iklan ya!). * Selanjutnya, ada 20 soal bahasa Indonesia. Jangan terpaku dengan soal-soal bahasa Indonesia untuk UAN/SPMB. Soal yang diujikan agak berbeda dari soal-soal bahasa Indonesia umumnya. Buku yang kami rekomendasikan adalah buku tentang Ejaan yang Disempurnakan, terutama yang diterbitkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa (mudah-mudahan kami tidak salah menulis nama lembaga ini). * Terakhir, ada 40 soal bahasa Inggris. Soal-soalnya masih mirip dengan soal-soal UAN/SPMB. Persoalan lebih ditekankan pada masalah structure. Soal-soal vocabulary terkadang susah diterka tentang kata apa yang akan ditanyakan. Tapi kalau kamu mau, kamu juga bisa mempelajarinya. Ada aturan nilai mati, yaitu jika dari salah satu dari 3 bagian soal di atas jawaban benar yang kamu berikan kurang dari 1/3 nya (TKU 40, B.Ind 7, B. Ing 14) maka akan mendapat niali mati, berarti otomatis langsung gugur. Maka berhati2lah, dan siapkan strategimu sendiri untuk ini.Percaya atau tidak, buku latihan soal STAN akan sangat membantu dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian, jadi kami menyarankan milikilah paling tidak satu buku USM STAN. Dari pengalaman yang sudah-sudah memang jenis soal yang keluar tiap tahunnya banyak yang sama, hanya saja pengembangannya yang berbeda makanya kami sarankan. (tapi dikerjain latihan soalnya, jangan cuma buat pajangan di meja belajar) Kalau kamu juga mengikuti SPMB, ya jangan lupa belajar untuk SPMB juga!

Persiapan H-7 s. d. H-2


Jika kamu mengikuti ujian di luar kota, usahakan untuk berada di kota tersebut seminggu sebelum ujian dilaksanakan atau minimal sehari sebelum Ujian. Hal ini untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan, seperti susahnya mencari sarana transportasi. Selama di

kota ini, kamu bisa mengenali lingkungannya, misalnya tentang jalan pintas yg bisa diambil untuk mencapai lokasi ujian dan jam-jam sibuk/rawan macet di daerah tersebut. Jangan lupa tetap belajar! (ini yang penting)

Persiapan H-1
* Kurangi porsi belajar, hiruplah udara segar. Fisikmu pasti akan lelah jika terus dipaksa belajar. Dalam ujian STAN yang dibutuhin adalah otak yang segar dan yang lagi encer2nya, jadi usahakan jangan sampai begadang. * Tinjau lokasi ujian (lebih baik pada sore hari karena petugas biasanya baru menata ruang ujian pada saat itu). Pulang dari sana, kamu bisa belanja alat tulis (penting: pensil 2B, penghapus yang lembut, peruncing, dan alas tulis karena tidak semua meja ujian permukaannya rata. Jangan lupa istirahat secukupnya!

Hari-H
* Bangun pagi, berdoalah agar hati lebih yakin dan tenang. Sarapan pagi, kompromilah dengan perutmu. Kalo perlu buang semua kotoran di perutmu dulu, jangan sampai hal itu mengganggu kamu dalam mengerjakan soal (serius nih!) * Bawa jam tangan supaya kamu bisa merencanakan alokasi waktumu dalam mengerjakan soal * Sebelum berangkat, mintalah restu orang tua. Hal ini bisa menambah semangat, dan ingat restu orang tua tu salah satu doa yang paling ampuh loh. Tetapi jika tidak memungkinkan, misalnya karena kamu mengikuti ujian di luar kota, ya tidak usah terlalu dipaksakan. * Usahakan tiba di tempat ujian pada waktu yang tepat. Jika terlalu lambat, kamu akan kehilangan rasa percaya diri. Jika terlalu cepat, mungkin kamu akan bosan menunggu dan kehilangan fokus. Idealnya, hadirlah 30 menit sebelum ujian dimulai. Cari tahu kapan pastinya ujian dimulai! * Soal dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama dibagikan soal TKU dan Bahasa Indonesia. Sedangkan tahap kedua dibagikan soal Bahasa Inggris. Waktu untuk mengerjakan tiap soal 1 menit. Tidak usah terburu-buru. Waktunya cukup kok. Berdoalah sebelum mengerjakan soal. Kerjakan soal dari yang mudah dulu, jangan sampai kamu terpaku pada satu soal yang sulit, karena akan menyia-nyiakan waktu yang ada. * Tips dari kami, kerjakan soal dalam 3 tahap; yang mudah, yang sedang, kemudian yang sulit. Hal ini akan sangat membantu mengefisienkan waktumu dalam mengerjakan soal (Bobot nilai soal yang sulit dan yang mudah kan sama aja. Kalo kamu mengorbankan waktu buat 4 soal mudah untuk 1 soal sulit berarti kamu telah membuat kerugian bagi diri kamu sendiri kan?) Soal-soal yang harus diperhatikan: (lihat bagian bawah halaman ini) Teliti dan cermatlah dalam mengerjakan soal, terkadang memang ada soal yang sengaja dibuat tidak ada jawabannya, jadi jangan terkecoh dan memaksakan diri untuk mengerjakannya. Ga usah liat ke kanan-kirimu. Jika ternyata peserta di sebelahmu kelihatannya lebih jago, kamu bisa grogi. Santai aja. Yang yang mengerjakan soal paling banyak dan paling cepat selesai belum tentu lulus kok! (Lihat bagian Tanya Jawab) Setelah mengerjakan soal, berarti semua yang bisa kamu lakukan telah kamu selesaikan.

You did your best, so let your fate do the rest.