Anda di halaman 1dari 7

A. LUAS DAERAH JAJARGENJANG DAN PEMBELAJARANNYA 1.

Jajargenjang Jajargenjang adalah sebuah bangun datar yang mempunyai dua pasang sisi yang sejajar dan sisi-sisi yang sejajar tersebut sama panjang. Jajargenjang memiliki empat buah sudut yang bukan siku-siku. Sudut yang berhadapan pada jajargenjang memiliki besar sudut yang sama. Jajargenjang memiliki alas dan tinggi. Alas jajargenjang tidak selalu lebih panjang dari tingginya, dan alasnya tidak harus horizontal. Tinggi jajargenjang selalu tegak lurus terhadap alasnya.

t a a

t t a a

Jajargenjang memiliki beberapa sifat, yaitu sebagai berikut. a. b. c. d. Memiliki 4 buah sisi. Sisi yang sejajar sama panjang. Memiliki 4 buah titik sudut. Sudut yang saling berhadapan sama besar.

2. Luas Daerah Jajargenjang

Luas daerah suatu bangun datar merupakan banyaknya satuan luas yang menutupi seluruh daerah bangun datar tersebut. Jadi luas daerah suatu jajargenjang adalah banyaknya satuan luas yang menutupi seluruh daerah jajargenjang. D t A a C

Rumus luas daerah jajargenjang adalah:

L a xt
Dimana: L a t = luas = alas = tinggi

Contoh: Tentukan luas daerah jajargenjang ABCD berikut ini.

Jawab: 6 cm 10 cm

L= at L = 10 cm 6 cm L = 60 cm2

3. Pembelajaran Luas Daerah Jajargenjang Untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang luas daerah jajargenjang dalam proses pembelajaran, dapat dilakukan dengan menghitung banyaknya satuan-satuan luas yang ada pada bangun jajargenjang tersebut. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut. a. Siswa diminta untuk menggambar beberapa buah jajargenjang di buku berpetak.

b. Siswa menghitung luas daerah jajargenjang dengan cara menghitung banyaknya persegi satuan yang terdapat pada gambar jajargenjang. Persegi satuan yang dihitung adalah persegi satuan yang luasnya lebih dari separuh, jika tepat separuh maka setiap dua separuhan, yang ditandai hanya satu saja. Dari gambar tersebut siswa diharapkan mendapat luas hampiran sebagai berikut. Luas hampiran jajargenjang ABCD adalah 12 satuan. Luas hampiran jajargenjang PQRS adalah 18 satuan.

Selain dengan cara hampiran tersebut, rumus luas daerah jajargenjang dapat diturunkan dari rumus luas daerah persegi panjang. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut. a. Siswa terlebih dahulu memahami tentang unsur-unsur jajargenjang dan persegi panjang (misal : jajargenjang memiliki alas dan tinggi, sedangkan persegi panjang memiliki panjang dan lebar), serta tentang luas daerah persegi panjang (L = p x l).

a Jajargenjang

p Persegi panjang

b.

Sediakan sebuah jajargenjang.

t a c. Siswa memotong jajargenjang pada salah satu garis tingginya, seperti pada gembar di bawah ini.

t a d. Siswa menghimpitkan potongan-potongan jajargenjang tersebut sehingga menjadi sebuah persegi panjang.

a e.

Dari kegiatan tersebut dapat dilihat bahwa luas daerah jajargenjang sama dengan luas daerah persegi panjang yang terbentuk. Alas pada jajargenjang sama dengan panjang pada persegi panjang (a = p) dan tinggi pada jajargenjang sama dengan lebar pada persegi panjang (t = l). Sehingga luas jajargenjang dirumuskan sebagai berikut. L jajargenjang = L persegi panjang L jajargenjang = p l

L jajargenjang = a t L = alas (a) tinggi (t)

Rumus luas daerah jajargenjang juga dapat diturunkan dari rumus luas daerah segitiga. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut. a. Siswa terlebih dahulu memahami tentang unsur-unsur jajargenjang dan segitiga (misal : jajargenjang memiliki alas dan tinggi, segitiga juga memiliki alas dan tinggi), serta tentang luas daerah segitiga (L = a x t).

a Jajargenjang

a Segitiga

b.

Sediakan sebuah jajargenjang.

t a

c.

Siswa memotong jajargenjang pada salah satu diagonalnya, seperti pada gembar di bawah ini. a

t a

t a

d.

Dari potongan-potongan jajargenjang tersebut terbentuk dua buah segitiga yang kongruen.

t a e.

t a

Dari kegiatan tersebut dapat dilihat bahwa luas daerah jajargenjang sama dengan dua luas daerah segitiga yang terbentuk. Alas pada jajargenjang sama dengan alas segitiga (ajajargenjang = asegitiga) dan tinggi pada jajargenjang sama dengan tinggi pada segitiga (tjajargenjang = tsegitiga). Sehingga luas jajargenjang dirumuskan sebagai berikut. L jajargenjang = 2 L segitiga L jajargenjang = 2 L jajargenjang = a t
1 at 2

L = alas (a) tinggi (t)