Anda di halaman 1dari 8

MERANGKAI KONTROL ELEKTROPNEUMATIK SILINDER DAN LAMPU BERBASIS PLC

Oleh : Suma Warda Desta (1611012) Mekatronika 3.1

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA JOINT PROGRAM STTAR PPPPTK/VEDC MALANG JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PROGRAM STUDI MEKATRONIKA 2012

A. JUDUL PRAKTIK Merangkai Kontrol Elektropneumatik silinder dan lampu berbasis PLC B. TUJUAN PRAKTIK 1. Dapat merangkai rangkaian pneumatik dan elektrik. 2. Dapat membuat program pada laptop atau komputer. 3. Dapat menjelaskan cara kerja rangkaian elektropneumatik. 4. Dapat mendemonstrasikan langkah kerja pada trainer. C. ALAT DAN BAHAN 1. Komponen Pneumatik 1) Air Service Unit

1 set

2) Selang

Secukupnya

3) Silinder kerja ganda

1 set

4) Katup 5/2 selonoid

1 set

5) Komporesor

1 set

2. Komponen Electrik 1) Power suplai 220 Vac/24 Vdc, 4A

1 set

2) Push button

2 set

3) PLC Trainer

1 set

4) Lampu Indikator

1 set

5) Kabel LAN

1set

6) Kabel

Secukupnya

D. LANGKAH KERJA 1. Siapkan dan pasang pada papan trainer komponen pneumatik yang diperlukan sesuai gambar rangkaian. 2. Siapkan dan pasang pada papan trainer komponen elektrik yang diperlukan sesuai gambar rangkaian. 3. Melakukan instalasi pemipaan (selang) komponen pneumatik. 4. Melakukan instalasi kabel komponen elektrik. 5. Membuat program pada laptop atau komputer. 6. Melakukan uji-coba fungsi. E. PETUNJUK KERJA Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) 1. Bekerja sesuai dengan ketentuan keselamatan kerja. 2. Kondisi prasarana dan sarana kerja yang harus memenuhi syarat. 3. Mengetahui dengan baik tentang pekerjaan yang akan dikerjakan, beserta caracara penggunaan alat kerjanya. 4. Hindari tempat kerja yang berair, karena air bersifat konduktif (mudah mengalirkan arus listrik). F. TUGAS / PROBLEMATIKA / PERSOALAN YANG HARUS DISELESAIKAN / DESKRIPSI SOAL Deskripsi Soal : Silinder 1A maju jika tombol START 1A ditekan, lalu silinder 1A kembali jika tombol START 1A dilepas. Selama ada perintah START 1A silinder 1A akan maju. Proses berhenti jika tombol START 1A dilepas. Light 1A akan hidup jika tombol START 2A ditekan, lalu light 1A akan mati jika tombol START 2A dilepas. Selama ada perintah START 2A light 1A akan hidup. Proses berhenti jika tombol START 2A dilepas. Silinder 1A menggunakan silinder kerja ganda. Kontrol dilengkapi dengan START 1A dan START 2A. START 1A: Urutan Gerakan Silinder: 1A + 1A START 2A: Urutan Nyala Lampu: 2A + 2A Tugas : Gambarkan diagram gerakan langkah dan chart fungsi Gambarkan diagram rangkaiannya Buatlah programnya Rangkailah sesuai gambar rangkaian

G. RANCANGAN SOLUSI TEKNIK KONTROL 1. Diagram langkah

2. Chart fungsi

3. Program Festo Software

4. Rangkaian Pneumatik

5. Rangkaian Elektrik

H. HASIL PENGAMATAN PRAKTIK Saat kompresor dihidupkan, power supply dihidupkan, dan program sudah di run silinder 1A pada posisi mundur dan lampu 1A pada keadaan mati. Jika tombol START 1A ditekan arus akan mengalir ke PLC trainer I0.0 dan mengaktifkan selonoid 1Y1 pada outputan Q0.0. Katup 5/2 selenoid terdorong dan fluida mendorong silinder 1A maju dan akan kembali mundur jika tombol START 1A dilepas. Jika tombol START 2A ditekan arus akan mengalir ke PLC trainer I0.7 dan menghidupkan lampu pada outputan Q0.7 dan akan mati jika tombol START 2A dilepas. I. KESIMPULAN DAN SARAN 1. Kesimpulan Pada rangkaian diatas, ketika tombol START 1A dan 2A dalam kondisi On maka arus akan mengalir dan memberikan sinyal ke program Festo Software, kemudian akan memberi perintah pada kontak ouput PLC trainer untuk menjalankan silinder 1A dan menghidupkan lampu. Hal ini disebabkan karena pada tombol START 1A arus pada rangkaian mengaktifkan selonoid, kemudian menggerakan katup 5/2 dan pada tombol START 2A arus pada rangkaian menghidupkan lampu. 2. Saran