Anda di halaman 1dari 7

KETERAMPILAN MELAKUKAN SENAM KAKI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS

STIKES St.ELISABETH SEMARANG PRODI D III KEPERAWATAN TAHUN 2010

PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sebagai calon perawat yang professional kita harus banyak mengetahui dan mempelajari tentang ilmu keperawatan salah satunya tentang keterampilaan dalam melakukan senam kaki. Dalam makalah ini penulis membahas tentang bagaimana melakukan senam kaki yang baik dan benar, dimana penulis menjabarkan tentang pengertian, tujuan, indikasi, kontraindikasi dan prosedur pelaksanaan. B. Tujuan Berdasarkan latar belakang diatas maka tujuan dari makalah ini adalah untuk mengetahui pengertian, tujuan, indikasi, kontraindikasi dan prosedur pelaksanaan dan dapat mempraktekkannya dengan baik dan benar. C. Manfaat Manfaat dari makalah ini adalah penulis berharap agar makalah ini dapat menjadi tambahan ilmu tentang pengertian, tujuan, indikasi, kontraindikasi dan prosedur pelaksanaan dan dapat mempraktekkannya dengan baik dan benar.

SENAM KAKI Pengertian senam kaki Senam kaki adalah kegiatan yang dilakukan oleh pasien DM untuk mencegah terjadinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah pada kaki.(S, Sumosardjuno, 1996) Senam kaki dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah dan memperkuat otot-otot kecil kaki dan mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki. (www.diabetusmilitus.com) Tujuan senam kaki Memperbaiki sirkulasi darah Mencegah terjadinya komplikasi lanjut pada pasien DM Memperkuat otot-otot kecil Mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki Meningkatkan kekuatan otot betis dan paha Mengatasi keterbatasan gerak sendi Indikasi dan kontraindikasi senam kaki Indikasi Senbam kaki dapat diberikan pada seluruh pasien DM dengan tipe 1 maupun 2. Namun sebaiknya diberikan sejak pasien di diagnose menderita DM sebagai tindakan pencegahan dini. Kontraindikasi Klien mengalami perubahan fungsi fisiologi seperti dipsnu/ nyeri dada Orng yang depresi, khawatir atau cemas Hal-hal yang perlu diperhatikan: a. Lihat keadaan umum dan keadaan pasien b. Cek tanda-tanda vital sebelum melakukan tindakan c. Cek status respiratori(adakah dipsnea/nyeri dada) d. Perhatikan indikasi dan kontraindikasi dalam pemberian tindakan senam kaki tersebut e. Kaji status emosi klien(suasana hati atau mood, motivasi) Implementasi Persiapan alat: Kertas Koran 2 lembar Kursi (jika tindakan dilakukan dalam posisi duduk) Hanskun Persiapan klien: Kontrak topic, waktu, tempat, dan tujuan dsilaksanakannya senam kaki Persiapan lingkungan:

a. b. c. d. e. f.

1. 2.

a. b. c.

Ciptakan lingkungan yang nyaman bagi k;ien, jaga privasi klien. Prosedur pelaksanaan senam kaki 1. Cuci tangan 2. Jika dilakukan dalam posisi nduduk maka posisikan pasien duduk tegak di atas kursi dengan kaki tidak menyentuh lantai(kaki menganmbang) 3. Dengan meletakkan tumit dilantai, jari-jari kedua belah kaki diluruskan ke atas lalu dibengkok kembali ke bawah seperti cakar ayam sebanyak 10 kali 4. Dengan meletakkan tumit salah satu kaki di lantai, angkat telapak kaki ke atas. Pada kaki lainnya ,jari-jari kaki diletakkan di lantai dengan tumit kaki di angkat ke atas. Cara ini dilakukan bersamaan pada kaki kiri dan kanan secara bergantian selama 10 kali 5. Tumit kaki diletakkan di lantaibagian ujung diangkat ke atas dan buat gerakan memutar dengan pergerakan pada pergelangan kaki sebanyak 10 kali 6. Jari-jari kaki dilakukan dilantai. Tumit diangkat dan buat gerakan memutar dengan pergerakan pada pergelangan kaki sebanyak 10 kali 7. Angkat salah satu lutut kaki dan luruskan. Gerakkan jari-jari kedepan turunkan kembali secara bergantian kekiri dan kekanan sebanyak 10 kali. 8. Luruskan salah kaki diatas lantai kemudian angkat kaki tersebut dan gerakan ujung jari kaki kea rah wajah lalu turunkan kembali ke lantai 9. Angkat kedua kaki lalu luruskan. Ulangi langkah ke 8, namun gunakan kedua kaki secara bersamaan. Ulangi sebanyak 10 kali. 10. Angkat kedua kaki dan luruskan, pertahankan posisi tersebut. Gerakan pergelangan kaki kedepan dan kebelakang. 11. Luruskan salah satu kaki dan angkat, putar kaki pada pergelangan kaki, tuliskan pada udara dengan kaki dari angka 0-9 lakukan secara bergantian.(yang bergerak bagian paha) 12. Letakkan sehelai Koran dilantai. Bbbbentuk kertas itu menjadi seperti bola dengan kedua belah kaki. Kemudian, buka bola itu menjadi lembaran seperti semulamenggunakan kedua belah kaki. Cara ini dilakukan hanya sekali. 13. Lalu robek Koran menjadi 2 bagian ,pisahkan kedua bagian Koran. 14. Sebagian Koran disobek-sobek menjadi kecil-kecil dengan kedua kaki 15. Pindahkan kumpulan sobekan-sobekan tersebut dengan ke-2 kaki, lalu letakkan sobekan kertas pada bagian kertas yang utuh, bungkus semuanya dengan kedua kaki menjadi bentuk bola. Dokumentasi tindakan a. Respon klien b. Tindakan yang dilakukan klien sesuai atau tidak dengan prosedur. c. Kemampuan klien melakukan senam kaki

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Senam kaki adalah kegiatan yang dilakukan oleh pasien DM untuk mencegah terjadinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah pada kaki, dll. B. Saran 1. Bagi Mahasiswa Keperawatan Setelah membaca makalah ini diharapkan pembaca dapat mengetahui dan mempelajari ilmu tentang keterampilan dalam melakukan senam kaki serta dapat mempraktekkannya dengan baik dan benar. 2. Bagi Perawat dan Tenaga Medis Setelah membaca makalah ini diharapkan pembaca dapat menambah ilmu tentang keterampilan dalam melakukan senam kaki serta dapat mempraktekkannya dengan baik dan benar.

UNIVERSITAS PADJADJARANBANDUNG2012SATUAN ACARA PENYULUHAN Pokok Bahasan : Senam KakiSub Pokok Bahasan : Senam Kaki DiabetesSasaran : Keluarga Tn.SPELAKSANAAN KEGIATANHari/Tanggal : 30 Juli 2012Waktu : 30 menitTempat : Rumah Tn.SPemberi Materi : Aris Purnomo I. Tujuan Instruksional A. Tujuan Instruksional Umum (TIU):Setelah mendapatkan penyuluhan, peserta dapat memahami tentang senam kakidiabetes dan diharapkan keluarga dapat membatu anggota keluarga yang memilikipenyakit diabetes untuk melakukan senam kaki diabetes di rumah B. Tujuan Instruksional Khusus (TIK):Setelah selesai mengikuti penyuluhan, peserta dapat:

Menyebutkan kembali pengertian senam kaki diabetes

Menyebutkan kembali manfaat senam kaki diabetes

Menyebutkan kembali hal-hal yang perlu diperhatikan dari senam kaki diabetes

Menyebutkan kembali langkah-langkah senam kaki diabetes II.

Materi Terlampir III. Metode 1. Ceramah2. Demonstras IV. Media Leaflet V. Proses Belajar : V. Proses Belajar :No Komunikator Peserta Waktu 1 Pra interaksiMemberikan salam dan berkenalanMenjawab salam 2 Menjelaskan tujuan penyuluhan dan temapenyuluhanMendengarkan 5 menit 3 IsiMenjelaskan materi penyuluhanmengenai pengertian, manfaat, hal-halyang perlu diperhatikan dalam senamkaki diabetes.Menjelaskan 5 menit 4 Mendemostrasikan langkah-langkahsenam kaki diabetes melitusMendemonstrasikan 15 menit 5 PenutupMemberikan pertanyaan akhir sebagaievaluasiMenjawab 5 menit 6 Menyimpulkan bersam-sama hasilkegiatan penyuluhanMendengarkan 7 Menutup penyuluhan dan mengucapkansalamMenjawab salam VI. Evaluasi1. Jelaskan tentang pengertian senam kaki diabetes melitus.2. Jelaskan tentang manfaat senam kaki diabetes melitus.3. Jelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam senam kaki diabetes melitus

PANDUAN PELAKSANAANSENAM KAKI DIABETES Pengertian Senam kaki adalah latihan gerakan-gerakan kaki yang dapatmeningkatkan aliran darah ke kaki. Pada area kaki yang kaku, atauarea yang ototnya ketat atau kram dapat merasa lebih baik. Latihankaki merupakan gerakan sederhana pada kedua kaki yangdilaksanakan dengan posisi duduk. Tujuan dan Manfaat Latihan atau olahraga mampu memberikan dampak padapengendalian kondisi pasien DM melalui : 1)Meningkatkan penggunaan insulin oleh tubuh. 2)Membantu pembakaran lemak tubuh serta membantumengontrol berat badan. 3)Meningkatkan kekuatan otot. 4)Meningkatkan sirkulasi darah dan menurunkan kerusakan saraf. 5)Menurunkan stress, meningkatkan relaxasi, menurunkanketegangan dan kecemasan.Latihan kaki memiliki fungsi yang sangat baik bagi upayapencegahan komplikasi kaki diabetik. Beberapa manfaat yang akandiperoleh adalah sebagai berikut :1) Memperbaiki sirkulasi darah2) Memperkuat otot-otot kecil3) Mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki4) Meningkatkan kekuatan otot betis dan paha5) Mengatasi keterbatasan gerak sendi6) Mengurangi rasa nyeri, kram dan kaku.