Anda di halaman 1dari 23

Jual Kapsul Sidaguri Dr.

Liza

Kapsul Sidaguri Membantu Meredakan Pegal Linu, Nyeri Sendi / Rematik Dan Membantu Menurunkan Kadar Asam Urat

Produk Halal Terdaftar Resmi di MUI dengan No MUI 01173000160905 dan Terdaftar Resmi di BPOM dengan No POM TR 073.372.161 Penjelasan Seputar Kapsul Sidaguri, Kapsul Herbal Untuk Pereda Pegal Linu, Nyeri Sendi / Rematik dan Menurunkan Kadar Asam Urat a. Penjelasan singkat mengenai penyakit Asam Urat Asam urat merupakan penyakit radang sendi yang hanya menyerang bagian sendi-sendi tertentu yang banyak terdapat pada urat sendi. Asam urat dihasilkan dari sisa metabolisme tubuh yang kemudian dikeluarkan melalui urine. Penyakit asam urat timbul diakibatkan dari tingginya kadar

asam urat dalam darah yang melebihi batas normal yang kemudian tertimbun dalam ruang sendi dan menyebabkan gangguan pada struktur sendi.

Penyakit asam urat Asam urat yang semakin lama tersimpan dalam ruang sendi akan berubah menjadi kristal urat dan kemudian akan masuk ke dalam organ-organ tubuh yang menyebabkan kekebalan pada selsel yang kemudian menimbulkan reaksi radang atau inflamasi yang menyebabkan bengkak kemerahan dan nyeri. Bila asam urat telah berubah menjadi kristal urat hal ini dapat menyebabkan timbulnya penyakit yang disebut artritis gout. Kadar asam urat dalam darah dalam batasan normal antara pria dan wanita berbeda. Bila pada pria kadar asam urat normal berkisar 7,0 mg/dl, sedangkan pada wanita berkisar 5,7 mg/dl. Mereka yang memiliki kadar asam urat berlebih dalam darah disebut dengan Hiperurisemia. Penyebab utama dari tingginya kadar asam urat dalam darah diakibatkan oleh konsumsi makanan yang banyak mengandung banyak purin. Purin merupakan salah satu zat yang menyusun DNA dan RNA tubuh yang dapat diubah menjadi asam urat. Makanan yang mengandung purin umumnya, makanan yang juga mengandung protein tinggi seperti daging merah, jeoran, daging awetan, makanan laut (seafood), makanan yang mengandung tinggi garam/sodium. Penyakit asam urat yan berlangsung lama akan menimbulkan masalah baru timbulnya resiko penyakit komplikasi yang disebabkan oleh kadar asam urat yang melebihi batas normal. Resiko

penyakit komplikasi seperti artritis gout, timbunan asam urat di ginjal dan saluran kencing yang menyebabkan timbulnya gejala dari serangan penyakit gagal ginjal atau ginjal akut. Asam urat dapat mendera kepada siapa saja, namun kebanyakan mendera pada seseorang ketika memasuki usia 30 tahun keatas. Gangguan pada persendian memiliki kaitan yang sangat erat pada penyakit asam urat, karena asam urat sebagian besar menyerang persendian. Gangguan persendian banyak menyerang wanita dibanding pria, sebaliknya asam urat lebih banyak menyerang pria dibanding wanita, hal ini dipicu karena pria lebih sering melakukan kebiasaan buruk seperti merokok, makanan berlemak, minum kopi dsb. Salah satu cara untuk mencegah dan mengatasi asam urat adalah dengan membatasi konsumsi makanan yang mengandung purin, lebih banyak konsumsi air putih, mengatur asupan makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak, mengurangi kebiasaan buruk seperti merokok, minum kopi berlebih dll. b. Nyeri Sendi atau Rematik Kebanyakan orang menganggap bahwa nyeri sendi yang di alami disebabkan oleh adanya suatu penyakit rematik, asam urat, kolesterol, osteroporosis dan flu tulang. Bahkan dokter berpendapat pasien yang mengalami nyeri sendi diakibatkan oleh penyakit tersebut. Walaupun pada dasaranya nyeri sendi hanya lah bawaan dari reaksi atau gejala dari suatu penyakit asam urat, rematik yang mengakibatkan beberapa orang mengalami nyeri sendi baik dibagian tangan, kaki atau jari tangan.

Titik merah merupakan bagian tubuh yang sering mengalami nyeri sendi Kesimpulannya adalah bahwa nyeri sendi hanyalah sebagai suatu tanda atau gejala dari suatu penyakit yang kemungkinan disebabkan oleh adanya penyakit asam urat atau rematik. Nyeri sendi dapat diakibatkan oleh faktor kelelahan yang menyebabkan urat pada persendian menjadi kaku dan lelah akibat aktivitas yang dilakukan terasa berat.

c. Pegal linu Pegal linu merupakan masalah gangguan kesehatan yang sangat umum dan banyak dialami oleh banyak orang. Rasa pegal linu paling banyak menyerang pada bagian daerah sekitar leher, pundak/bahu dan lengan tangan sampai siku tangan. Pegal linu diakibatkan oleh otot-otot pada bagian tubuh yang diserang pegal linu menjadi tegang, hal ini dapat disebabkan oleh aktivitas fisik yang dilakukan setiap hari, namun waktu istirahat yang cenderung kurang dari porsi. dengan kata lain aktivitas dengan waktu istrihat tidak seimbang.

Bagian-bagian tubuh yang mengalami pegal linu Pegal linu secara umum menyerang pada mereka yang berusia mulai dari usia remaja, dewasa muda dan lanjut usia atau sekitar usia 18-50 tahun keatas dan seterusnya. Bila pegal linu yang menyerang pada mereka yang lanjut usia diakibatkan oleh kemampuan tulang dan sendi tidak dapat berjalan optimal yang disebabkan oleh penurunan hormon dan fungsi organ tubuh yang semakin melemah. Hal yang menyebabkan timbulnya pegal linu, seperti : 1. Adanya penumpukan asam laktat di otot 2. Ketidakseimbangan mineral (kalsium, kalium, magnesium dan natrium) yang mengontrol antara kontraksi dan relaksasi 3. Pengobatan tertentu yang bersifat diuretik 4. Kurangnya fleksibilitas tubuh 5. Salah posisi tubuh saat mengangkat beban atau duduk yang mengganggu otot atau sendi di tubuh 6. Ada kemungkinan akibat dehidrasi Umumnya pengobatan asam urat dan rematik seringkali menggunakan obat modern. Namun, kerapkali pengobatan tersebut memiliki efek samping berupa gangguan pada lambung. Karena itu, tak ada salahnya menggunakan pengobatan tradisional yang salah satunya menggunakan tanaman herbal Sidaguri.

PENJELASAN SIDAGURI Solusi yang dapat membantu menringankan, mencegah serta mengobati jenis penyakit diatas adalah dengan Sidaguri. Sidaguri merupakan tanaman herbal ternama yang memiliki manfaat dan fungsi yang sangat baik sebagai obat untuk meredakan pegal linu, nyeri sendi atau rematik dan membantu menurunkan kadar asam urat yang berlebih. Dahulu, umumnya orang yang menderita suatu penyakit disebabkan oleh infeksi, namun sekarang berbeda penyakit mudah sekali datang karena kesalahan yang dibuat oleh diri sendiri karena pola makan yang tidak teratur, gaya hidup yang tidak sehat dan kebiasaan buruk yang sering dilakukan merupakan penyebab utama dari munculnya suatu penyakit. Sidaguri merupakan tumbuhan perdu liar yang tumbuh tegak bercabang. Tinggi tumbuhan sidaguri ini dapat mencapai 1-2 meter di daerah tropis berketinggian 1.400 mdpl. Tanaman sidaguri ini tumbuh subur dengan sinar matahari yang cukup, mudah tumbuh di dataran rendah ataupun dataran tinggi, sidaguri juga mudah diperkembangbiakan dengan cara dengan melakukan steak biji atau steak batang. Kandungan kimia dari tanaman Sidaguri terletak pada daunnya yang mengandung alkaloid, kalisum oksalat tanin, saponin, fenol, asam amino, minyak terbang, zat philegmatic yang digunakan sebagai peluruh dahak. Batangnya mengandung tanin dan kalsium oksalat, sementara akarnya mengandung kaloid, steroid dan efedrine. Manfaat dan Fungsi Sidaguri selain untuk meredakan pegal linu, nyeri sendi dan menurunkan kadar asam urat. Sidaguri memiliki manfaat lainnya, seperti : Flu, demam, malaria, radang amandel, radang usus, disentri, sakit perut, sakit kuning, kencing batu, bisful, radang kulit bernanah, dan eksim. Khusus untuk akarnya digunakan untuk mengatasi influenza, asma, sakit gigi, sariawan, disentri, susah buang air besar/sembelit dan rematik. Sidaguri merupakan produk persembahan dari Dr. Liza Herbal yang merupakan suplemen herbal dalam bentuk kapsul yang terbuat dari akar sidaguri (Sida rhombifoli radix) pilihan yang dikeringkan dengan suhu rendah dan diolah menjadi serbuk tanpa bahan pengawet dan bahan tambahan lainnya. Untuk mengatasi keluhan akibat asam urat gunakan Sidaguri Dr.Liza Herbal yang juga dapat meningkatkan efek pengobatan dalam tubuh.

Tanaman Sidaguri

Akar Sidaguri Aturan minum Kapsul Sidaguri: - Pengobatan : 2 kapsul/hari sesudah makan - Pencegahan : 1 kapsul/hari sesudah makan

CARA PEMESANAN
Kapsul Sidaguri Membantu Meredakan Pegal Linu, Nyeri Sendi / Rematik Dan Membantu Menurunkan Kadar Asam Urat

1 Botol Kapsul Sidaguri Isi 45 Kapsul = Rp.65.000,Cara Pemesanan Cepat: SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Kapsul Sidaguri, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim ) Contoh SMS : Pesan Kapsul Sidaguri, 4 Botol, Balosa, Jl. Yos Sudarso No. 102 Timika-Papua 99967 (Kirim SMS ke 0878-8856-6863) Dan Kami akan membalas sms Anda untuk Data transfer dan konfirmasi Pengiriman Paket Kapsul Sidaguri ke Anda. Untuk waktu malam hari, Anda tetap bisa sms order Anda dan pada pagi hari kami akan membalas sms Anda.

Petunjuk Cara Pemesanan Kapsul Sidaguri


SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan: Pesan Kapsul Sidaguri, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap. Kami akan membalas sms Anda untuk Data Transfer dan Konfirmasi Pengiriman Paket Kapsul Sidaguri ke tempat Anda!

Cara Pengiriman Kapsul Sidaguri


Kami kirimkan Paket Kapsul Sidaguri ke seluruh Indonesia dengan Tikijne, Tiki dan Pos Indonesia - Kiriman Dalam Kota Jakarta sampai 1-2 hari - Kiriman Dalam Pulau Jawa sampai 2-3 hari - Kiriman Luar Pulau Jawa sampai 2-5 hari

Cara Melakukan Tracking Kiriman Kapsul Sidaguri


1. Anda buka website tikijne, tiki atau pos indonesia. 2. Masukkan No Kiriman Paket. 3. Anda bisa melihat dan melakukan tracking kiriman Anda sudah sampai mana.

Untuk Malam Hari, Anda bisa sms order Anda dan pada pagi hari kami akan membalas sms Anda. Kami Tunggu Order Anda, Untuk Pesan Kapsul Sidaguri, Anda SMS ke 0878-88566863. Tuliskan: Pesan Kapsul Sidaguri, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap. Terima kasih.

Recent Posts
o o o

Pemanfaatan Dan Ramuan Dari Sidaguri Senyawa Kimiawi Alami Sidaguri Tanaman Sidaguri ( Sida rhombifolia atau Sida retusa Linn )

Tags

asam urat asam urat herbal

asam urat adalah asam urat dan obatnya

asam urat dan pengobatannya

asam urat tinggi cara mengatasi asam urat cara mengobati asam urat cara

menyembuhkan asam urat cara penyembuhan asam urat

daun sidaguri herbal

asam urat

herbal rematik herbal untuk asam urat herbal untuk asma herbal untuk rematik jamu herbal kandungan kimia sidaguri kandungan sidaguri kapsul asam urat kimia sidaguri
herbal indonesia mengatasi asam urat mengobati asam urat menyembuhkan asam urat penyakit asam urat dan obatnya penyakit asam urat dan pengobatannya penyembuhan asam urat ramuan asam urat ramuan herbal untuk asam urat ramuan rematik

ramuan

tradisional asam urat rematik dan asam urat sakit asam urat tanaman sidaguri
rhombifolia Sida rhombifolia Sida Rhombifoli Radix

ramuan tradisional untuk asam urat ramuan untuk asam urat senyawa sidaguri sidaguri sidaguri Sida

Sidaguri - Khasiat dan Manfaat Daun Sidaguri (Sida Rhombifoli Radix) Untuk Meredakan Pegal Linu, Nyeri Sendi, Menurunkan Kadar Asam Urat

Gejala Penyakit Asam Urat


Posted by Gejala Asam Urat Penyebab utama penyakit asam urat adalah adanya peningkatan produksi asam urat secara alami akibat fungsi tubuh menurun, sehingga cadangannya meningkat 3-15 kali dibandingkan dengan kadarnya pada kondisi normal. Penyebab lain bisa karena pembuangannya melalui ginjal terhambat atau asupan makanan yang mengandung pruin yang berlebihan. Gejala penyakit asam urat antara lain arthritis (radang sendi) yang berulang dan akut. Kadang-kadang disertai pembentukan kristal natrium urat besar (thopus), deformitas (kerusakan) sendi secara kronis, dan kerusakan fungsi ginjal.

Gambar salah satu penyebab dan gejala asam urat yang menyerang ibu jari kaki Gejala asam urat menurut subkomite The American Rheumatism Association sebagai berikut : 1. Adanya kristal urat yang khas di cairan sendi 2. Thopus terbukti mengandung kristal urat, berdasarkan pemeriksaan kimiawi dan mikroskopik dengan sinar terpolarisasi 3. Terdapat berbagai gejala berikut :

- Lebih dari sekali mengalami serangan arthritis akut - Terjadi peradangan secara maksimum (nyeri sendi berat) dalam satu hari - Oligoarthritis (jumlah sendi yang radang) kurang dari 4 - Kemerahan disekitar sendi yang radang - Sendi metatarsophalangeal pertama (ibu jari kaki) terasa sakit atau bengkak - Serangan unilateral di sendi tarsal (jari kaki) - Serangan unilateral (satu sisi) di sendi metatarsophalangeal pertama - Terbentuk thopus (deposit besar dan tidak teratur dari natrium urat) - Hiperurisemia (kadar asam urat dalam darah lebih dari 7,5 mg/dl) - Pembengkakan sendi secara asimetris (hanya di satu sisi tubuh) - Serangan arthritis akut berhenti secara menyeluruh (menjadi arthritis gout kronik, sehingga tidak ada masa bebas serangan) Seseorang ditetapkan terserang penyakit asam urat ketika terdapat salah satu atau lebih gejala diatas. Semua gejala dapat dilihat melalui pemeriksaan laboratorium serta pemeriksaan fisik (klinis)oleh dokter.

Gejala Asam Urat


Posted by Gejala Asam Urat Ciri khas dari asam urat adalah muncul secara tiba-tiba, nyeri seperti terbakar, bengkak kemerahan, hangat dan terasa kaku pada sendi yang diserang. Pada umumnya, gejala tersebut terjadi di ibu jari kaki, tapi bisa terjadi dimana saja. Pria maupun wanita yang berisiko asam urat memiliki lokasi serangan yang sama. Ada 2 hal yang menyebabkan nyerinya sangat tidak tertahan. Pertama, karena adanya kristal MSUM ( Monosodium urat monohidrat ) dalam sendi yang mengerakkan sendi sehingga otot terasa seperti sobek. Kedua, radang yang terjadi pada jaringan disekitarnya, menyebabkan gesekan tipis dari selimut bisa menimbulkan nyeri yang luar biasa. MSUM adalah garam asam urat yang dapat mengendap berbentuk kristal urat. Demam yang tidak terlalu tinggi bisa ikut muncul. Umumnya, demam terjadi pada malam hari setelah sebelumnya penderita mengkonsumsi makanan yang berpurin tinggi. Sekitar 75 % serangan pertama dari asam urat, umumnya menyerang sendi pada pangkal ibu jari kaki. Asam urat bisa saja menyerang sendi lain, seperti mata kaki, tumit, lutut, pergelangan tangan, siku, jemari, dan tulang belakang. Ini disebabkan adanya luka kecil di sendi. Meskipun mudah sembuh, luka-luka kecil ini menjadikan aliran darah terganggu. Pada orang yang sehat, hal ini tidak membawa dampak apapun. Namun, pada penderita asam urat, sendi ini tiba-tiba tidak dapat digerakkan pada saat serangan.

Jika mengalami hiperurisemia dalam waktu yang lama, seseorang bisa memiliki benjolan kecil berwarna putih yang berisi asam urat. Benjolan ini disebut tofus. Benjolan ini bisa terdapat di mana saja, misalnya di daun telinga, jemari, atau bahkan kelopak mata. Podagra adalah benjolan yang biasa dialami oleh penderita gout sekarang. podagra ditandai dengan bengak, kemerahan, nyeri dan terasa hangat bila diraba. Pada beberapa kasus pernah dilaporkan bahwa podagra yang memerah terkontaminasi bakteri. Bisa terdapat nanah di tempat tersebut. Tofus memang mirip dengan bisul tapi sangat berbeda.

Benjolan itu kristal urat yang menumpuk di persendian. Bila terkontaminasi bekteri maka banyak sel-sel darah putih yang datang ke daerah tersebut. Sel-sel darah putih itu memakan kristal urat sehingga timbul reaksi radang yang ditandai dengan bengkak kemerahan dan teraba hangat. Benjolan tersebut juga bisa mengandung nanah karena banyaknya sel-sel darah putih yang mati.

Gejala Asam Urat Tinggi


Posted by Gejala Asam Urat Biasanya serangan asam urat timbul secara mendadak kebanyakan menyerang pada malam hari. Jika asam urat menyerang, sendi-sendi yang terserang tampak merah, mengilat, bengkak, kulit diatasnya terasa panas disertai rasa nyeri yang hebat, dan persendian sulit digerakkan. Gejala lain adalah suhu badan menjadi demam, kepala terasa sakit, nafsu makan berkurang, dan jantung berdebar. Serangan pertama asam urat pada umumnya berupa serangan akut yang terjadi pada pangkal ibu jari kaki. Sering kali hanya satu sendi yang diserang. Namun, gejala-gejala tersebut dapat juga terjadi pada sendi lain, seperti pada tumit, lutut, dan siku.

Dalam kasus encok kronis, dapat timbul tofus, yaitu endapan seperti kapur pada kulit yang membentuk tonjolan atau benjolan yang menandai pengendapan kristal asam urat. Tofus sering timbul pada daun telinga, siku, tumit belakang dan punggung tangan. Tofus tersebut dapat menyebabkan perubahan bentuk. Biasanya, serangan akut gout berkaitan dengan konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi. Penyakit asam urat sangat terkait dengan penyakit obesitas, hipertensi, hiperlipemia dan diabetes mellitus. Gejala radang sendi sangat khas yakni nyeri hebat, merah, bengkak dan panas yang menyerang pada sendi dan terjadi secara tiba-tiba terutama menjelang pagi. Serangan asam urat

biasnya terjadi secara berulang-ulang. Bila hanya pegal linu pada otot dan sendi tanpa nyeri hebat, bisa dipastikan bukan radang sendi gout. Radang sendi kadang-kadang juga disertai dengan pembentukan kristal natrium urat besar yang dinamakan tofus, deformitas (kerusakan) sendi secara kronis, dan cedera pada ginjal. Serangan pertama umumnya terjadi pada satu bagian sendi seperti ujung jempol kaki. Serangan pertama biasnya cepat sembuh dan serangan selanjutnya akan terjadi setelah waktu yang lama, bisa bertahun-tahun. Dalam fase bebas serangan atau interkritik ini, tidak dijumpai kelainan pada sendi. Karena itu, seringkali orang tidak menduga terkena asam urat dan hanya mengira keseleo atau kena infeksi. Selanjutnya jarak serangan kedua dan ketiga berselang beberapa bulan. Fase ini disebut fase kambuhan atau intermittent gout. Kekambuhan akan semkin sering bila telah kronis (menahun), biasanya penderita akan merasa nyeri sepanjang hari. Gejala asam urat berat dapat menyebabkan bagian yang terserang berubah bentuk. Gejala ini dapat terjadi di tempurung lutut, punggung lengan, tendon belakang pergelangan kaki, dan daun telinga. Gejala ini banyak ditemui pada pria yang berumur lebih dari 30 tahun, kasus serangan asam urat pada pria mencapai 90%. Pada wanita, gejala ini umumnya ditemui setelah masuk masa menopause, tetapi kasus ini hanya mencapai 10 %.

Penyakit rematik atau yang dalam bahasa medisnya disebut rheumatoid arthritis (RA) adalah peradangan sendi kronis yang disebabkan oleh gangguan autoimun. Gangguan autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh yang berfungsi sebagai pertahanan terhadap penyusup seperti virus, bakteri, dan jamur, keliru menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri. Selain rematik, ada banyak gangguan autoimun lain, misalnya penyakit lupus, multiple sclerosis dan diabetes tipe 1. Pada penyakit rematik, sistem imun gagal membedakan jaringan sendiri dengan benda asing, sehingga menyerang jaringan tubuh sendiri, khususnya jaringan sinovium yaitu selaput tipis yang melapisi sendi. Hasilnya dapat menyebabkan sendi bengkak, rusak, nyeri, meradang, kehilangan fungsi dan bahkan cacat. Rematik dapat menyerang hampir semua sendi, tetapi yang paling sering diserang adalah sendi di pergelangan tangan, buku-buku jari, lutut dan engkel kaki. Sendi-sendi lain yang mungkin diserang termasuk sendi di tulang belakang, pinggul, leher, bahu, rahang dan bahkan sambungan antar tulang sangat kecil di telinga bagian dalam. Rematik juga dapat memengaruhi organ tubuh seperti jantung, pembuluh darah, kulit, dan paru- paru. Serangan rematik biasanya simetris yaitu menyerang sendi yang sama di kedua sisi tubuh, berbeda dengan osteoartritis yang biasanya terbatas pada salah satu sendi.

Gejala
Gejala rematik bervariasi pada setiap orang. Gejala yang paling umum adalah:

Kekakuan sendi di pagi hari. Kekakuan ini berlangsung selama setidaknya satu jam. (Berbeda dengan kekakuan dari osteoartritis yang biasanya menghilang dalam setengah jam.) Pembengkakan dan nyeri sendi. Sendi yang mengalami pembengkakan dan nyeri biasanya terasa hangat dan lembek bila disentuh. Rasa sakit biasanya terjadi pada kedua sendi di sisi kanan dan kiri (simetris) tetapi mungkin tingkat keparahannya berbeda, tergantung sisi mana yang lebih sering digunakan. Nodul (benjolan). Pada sekitar 20% pasien rematik, peradangan pembuluh darah kecil dapat menyebabkan nodul atau benjolan di bawah kulit yang berukuran sebesar kacang hijau atau sedikit lebih besar dan seringkali terletak di dekat persendian. Nodul dapat terbentuk di sepanjang perjalanan penyakit. Penumpukan cairan. Cairan dapat terakumulasi terutama di pergelangan kaki. Dalam beberapa kasus, kantung sendi belakang lutut mengakumulasi cairan dan membentuk apa yang dikenal sebagai kista Baker. Kista ini terasa seperti tumor dan kadang-kadang memanjang ke bawah ke bagian belakang betis dan menyebabkan rasa sakit. Namun, Kista Baker juga dapat berkembang pada orang yang tidak memiliki rematik. Gejala seperti flu. Kelelahan, penurunan berat badan, dan demam dapat menyertai awal penyakit rematik. Beberapa orang merasakannya seperti gejala pilek atau flu. Bedanya, gejala rematik bisa berlangsung selama bertahun-tahun.

Meskipun rematik adalah penyakit menahun dan sistemik, gejala serangannya datang dan pergi. Ada masa-masa ketika sendi menjadi lebih meradang dan menyakitkan yang disebut flare atau suar. Suar ini dapat terjadi tiba-tiba tanpa sebab yang jelas, lalu diikuti dengan remisi atau masa-

masa dengan sedikit peradangan. Dalam beberapa tahun pertama, rematik dapat menyebabkan kerusakan dan cacat permanen di persendian.

Penyebab
Penyebab rematik sampai saat ini belum diketahui, namun diduga dipicu oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk kerentanan genetik, infeksi virus atau perubahan hormon. Perempuan lebih mungkin terkena penyakit rematik dibandingkan laki-laki. Pada wanita yang sudah terkena rematik, kehamilan dan menyusui dapat memperburuk kondisinya.

Diagnosis
Dokter akan mendiagnosis rematik dengan mempelajari gejalanya, melakukan pemeriksaan fisik dan meminta tes diagnostik. Tes darah biasanya diperlukan untuk memeriksa kadar RF. Sebagian besar pasien rematik di dalam tubuhnya membentuk antibodi yang disebut RF (rheumatoid factor). Faktor ini menentukan agresivitas/keganasan dari penyakit. Anda disebut terkena rematik bila hasil tes darah Anda menunjukkan adanya RF. Namun, RF negatif tidak selalu berarti Anda bebas rematik, khususnya pada tahap awal penyakit. Sekitar 20% pasien rematik tidak menunjukkan hasil RF positif. Pemeriksaan rontgen dapat melihat apakah sendi Anda mengalami kerusakan. Namun, foto rontgen jarang menunjukkan perubahan pada tahap awal rematik. Diagnosis rematik sering memerlukan waktu dan keahlian karena gejalanya dapat mirip dengan jenis-jenis artritis lain. Jika dokter mencurigai Anda terkena rematik, Anda akan dirujuk ke ahli rematologi yaitu dokter yang mengkhususkan diri dalam bidang artritis.

Pengobatan
Saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan rematik. Namun, ilmu pengobatan telah maju pesat dalam 20 tahun terakhir sehingga obat-obatan baru kini sangat membantu untuk membatasi kerusakan sendi dan mengelola gejalanya. Dengan perawatan yang tepat, banyak penderita rematik yang dapat menjalani kehidupan yang normal dan aktif.

Rekomendasi: Herbagold Rheumalon terbuat dari ekstrak puyang (zingiber aromaticum), sidaguri (sida rombifolia), kunyit (curcuma domestica), (jahe) zingiber officinale, sambiloto (andrographis paniculata) dan alang-alang (imperata cylindrica). Manfaat: membantu meredakan nyeri dan kaku sendi akibat peradangan, mencegah

pengerasan jaringan tulang rawan sendi dan menstabilkan sirkulasi cairan pelumas sendi.

Jenis jenis penyakit Rematik ( Reumatik ) :


Posted by nawasherbal Januari 3, 2012 Tinggalkan Sebuah Komentar Filed Under Penyakit tulang
semoga bermanfaat 0 0

http://www.obattradisionalalami.com Menurut WHO ada sekitar 150 jenis Penyakit Rematik (Reumatik), pendapat lain, menyebutkan lebih dari 200 jenis penyakit Rematik (Reumatik) dikelompokkan :

Penyakit Rematik Degenerative (Osteoarthritis) Penyakit Rematik Jaringan Ikat (Penyakit Otoimun) Penyakit Rematik (Reumatik) Spondiloartropati Penyakit Rematik Metabolic ( Asam Urat / Gout ) Penyakit Rematik (Reumatik) Akibat Infeksi Rematik Extra Artrikuler (Otot, Tendon, Tulang) Penyakit Rematik Akibat Kerja/ Trauma Penyakit Rematik (Reumatik) Fibromyalgia Penyakit Rematik (Reumatik) Akibat Keganasan

Reumatoid Arthritis

Kelompok Penyakit Otoimun, terkait Factor Genetic. Ditandai Radang Sendi kecil-kecil, bersifat simetris. Gejalanya : Nyeri dan Kaku Sendi Jari-jari Tangan lebih dari 1 jam disertai Bengkak Sendi. Sendi yang terserang : Jari-jari, Siku, Bahu, Pergelangan Tangan/ Kaki. Mengakibatkan Kecacatan karena Kerusakan Sendi. Gejala lain : Mata, Paru, Ginjal. Membutuhkan pengobatan sepanjang hidup untuk mengurangi Kerusakan Sendi.

Penyebab Penyakit Rematik (Reumatik) :


Sampai saat ini tidak semua Penyakit Rematik (Reumatik) bisa dijelaskan sebabnya. Beberapa Penyakit Rematik (Reumatik) sudah diketahui penyebabnya : Osteoarthritis (Karena Kegemukan), Gout (karena Asam Urat).

Kelompok Penyakit Otoimun Diduga ada kaitan antara Genetik, Lingkungan dan Infeksi. Ada sekelompok Penyakit merupakan Penyakit diturunkan (Familial).

Rematik atau biasa disebut dengan istilah Arthritis (Radang Sendi), merupakan penyakit yang sudah umum dikalangan kita. Karena hampir semua orang pernah mengeluh Rasa Nyeri Sendi. Nyeri Sendi bisa disebabkan karena Pernah Jatuh, karena Makanan Tertentu, Kedinginan, karena Faktor Usia, bahkan Stress bisa jadi Penyebab Nyeri atau biasa disebut dengan Nyeri Psikogenik, karena faktor Psikologis memang sangat dominan mempengaruhi Kinerja Organ Tubuh seseorang. Gejala-gejala Rematik (Reumatik) yang biasa timbul antara lain : 1. Nyeri yang Menetap atau Hilang Timbul. 2. Rasa Kaku saat tidak beraktifitas, seperti tidur & duduk. 3. Pembengkakan pada satu atau beberapa Sendi. 4. Terdengar bunyi pada Sendi yang bergerak (krepitasi) Asuhan keperawatan Rematik (Reumatik) Arthritis Reumatoid pada lansia : Perubahan perubahan akan terjadi pada tubuh manusia sejalan dengan semakin meningkatnya usia. Perubahan tubuh terjadi sejak awal kehidupan hingga usia lanjut pada semua organ dan jaringan tubuh manusia. Keadaan demikian itu tampak pula pada semua sistem muskuloskeletal dan jaringan lain yang ada kaitannya dengan kemungkinan timbulnya beberapa golongan Rematik (Reumatik). Salah satu golongan Penyakit Reumatik yang sering menyertai usia lanjut yang menimbulkan gangguan muskuloskeletal terutama adalah Osteoartritis. Kejadian penyakit tersebut akan makin meningkat sejalan dengan meningkatnya usia manusia. Rematik (Reumatik) dapat mengakibatkan perubahan otot, hingga fungsinya dapat menurun bila otot pada bagian yang menderita tidak dilatih guna mengaktifkan fungsi otot. Dengan meningkatnya usia menjadi tua fungsi otot dapat dilatih dengan baik. Namun usia lanjut tidak selalu mengalami atau menderita Rematik (Reumatik). Bagaimana timbulnya kejadian Penyakit Rematik (Reumatik) ini, sampai sekarang belum sepenuhnya dapat dimengerti secara medis. Rematik (Reumatik) bukan merupakan suatu Penyakit, tapi merupakan suatu Sindrom dan Golongan Penyakit yang menampilkan perwujudan Sindroma Rematik (Reumatik) cukup banyak, namun semuanya menunjukkan adanya persamaan ciri. Menurut kesepakatan para ahli di bidang Rematologi, Rematik (Reumatik) dapat terungkap sebagai keluhan atau tanda. Dari kesepakatan, dinyatakan ada tiga keluhan utama pada Sistem Muskuloskeletal yaitu : Nyeri, Kekakuan (Rasa Kaku) dan Kelemahan, serta adanya tiga tanda utama yaitu: Pembengkakan Sendi., Kelemahan Otot, dan Gangguan Gerak. Rematik (Reumatik)

dapat terjadi pada semua umur dari Kanak kanak sampai usia lanjut, atau sebagai kelanjutan sebelum usia lanjut. Dan Gangguan Reumatik akan meningkat dengan meningkatnya umur. Konsep dasar medis tentang Rematik (Reumatik) Defenisi. Istilah Rheuatmism berasal dari bahasa Yunani, Rheumatismos yang berarti Mucus, suatu cairan yang dianggap jahat mengalir dari otak ke sendi dan struktur klain tubuh sehingga menimbulkan Rasa Nyeri atau dengan kata lain, setiap kondisi yang disertai kondisi nyeri & kaku pada Sistem Muskuloskeletal disebut Rematik (Reumatik) termasuk penyakit jaringan ikat. Klasifikasi. Rematik (Reumatik) dapat dikelompokkan atas beberapa golongan, yaitu : 1. Osteoartritis. 2. Artritis reumatoid. 3. Polimialgia Reumatik. 4. Artritis Gout (Pirai). 1. Osteoartritis. Penyakit Osteoartritis merupakan Penyakit Kerusakan Tulang Rawan Sendi yang berkembang lambat dan berhubungan dengan usia lanjut. Secara klinis ditandai dengan nyeri, deformitas, pembesaran sendi, dan hambatan gerak pada sendi sendi tangan dan sendi besar yang menanggung beban. 2. Artritis Rematoid. Penyakit Artritis Rematoid adalah Penyakit Inflamasi Sistemik Kronik dengan manifestasi utama Poliartritis Progresif dan melibatkan seluruh organ tubuh. Terlibatnya Sendi pada Pasien Artritis Rematoid terjadi setelah Penyakit ini berkembang lebih lanjut sesuai dengan sifat Progresifitasnya. Pasien dapat juga menunjukkan gejala berupa kelemahan umum cepat lelah. 3. Polimialgia Reumatik. Penyakit Polimialgia Reumatik merupakan Suatu Sindrom yang terdiri dari Rasa Nyeri dan Kekakuan yang terutama mengenai Otot Ekstremitas Proksimal, Leher, Bahu dan Panggul. Terutama menjelang usia pertengahan atau usia lanjut sekitar 50 tahun ke atas. 4. Artritis Gout (Pirai). Artritis Gout (Pirai) adalah suatu Sindrom klinik yang mempunyai gambaran khusus, yaitu Artritis Akut. Artritis Gout lebih banyak terdapat pada pria dari pada wanita. Pada pria sering mengenai usia pertengahan, sedangkan pada wanita biasanya mendekati masa menopause.

Rematik dan Asam Urat


2011 May 18 tags: asam urat, jenis penyakit rematik, jenis rematik, penyakit asam urat, penyakit rematik, rematik by admin

Perbedaan Penyakit Rematik dan Penyakit Asam Urat


Orang sering salah kaprah dengan menyangka bahwa asam urat sama dengan penyakit rematik . Memang asam urat termasuk jenis rematik, tapi rematik belum tentu asam urat.

jenis penyakit rematik Asam urat itu bagian dari penyakit rematik , tapi orang yang rematik belum tentu akibat asam urat. Sama seperti demam dengan malaria, orang malaria pasti demam tapi demam bukan berarti malaria, ujar Prof Dr dr Handono Kalim, MD disela-sela acara Diskusi Uji Klinis Pasien Artritis Reumatoid dengan Obat Tocilizumab di Hotel Borobudur, Jakarta. Nyeri yang timbul akibat asam urat disebabkan oleh jumlah asam urat berlebih di dalam tubuh yang mengendap dan menjadi kristal di sendi. Selain itu asam urat berlebih ini juga bisa tertimbun di ginjal yang dapat memicu terjadinya batu ginjal.

Jenis jenis penyakit rematik


Prof Handono menuturkan ada 5 jenis penyakit rematik yang umum dijumpai oleh masyarakat yaitu: 1. 2. 3. 4. Rematik yang dijumpai sehari-hari seperti nyeri di bahu, pinggang atau leher Rematik yang terjadi pada orang tua yang kebanyakan akibat pengapuran sendi Rematik yang disebabkan oleh asma urat (gout) Rematik yang terjadi karena adanya infeksi

5. Rematik yang disebabkan oleh autoimun dan termasuk jenis yang paling berat dan bahaya yaitu artritis reumatoid Rematik merupakan penyakit yang banyak dijumpai di masyarakat, diperkirakan ada lebih dari 90 penyebab penyakit rematik yang salah satunya adalah akibat penumpukan asam urat berlebih di dalam tubuh. Untuk mengetahui apakah rasa nyeri atau ngilu di sendi akibat asam urat atau tidak biasanya dengan melakukan pemeriksaan laboratorium dengan mengukur kadar asam urat dalam darahnya. Orang yang mengalami asam urat disarankan untuk menghindari makanan yang mengandung kadar purin tinggi, seperti dalam melinjo serta jeroan hewan. Hal ini karena asam urat merupakan hasil dari proses metabolisme zat purin yang berasal dari makanan. Jika seseorang mengonsumsi makanan dengan kadar purin tinggi maka secara otomatis kadar asam urat di dalam tubuhnya juga meningkat. Kadar purin yang lebih tinggi sebenarnya berasal dari hewani seperti jeroan, makanan laut (seafood), dibandingkan kadar purin dari kacang-kacangan, ujar Prof Handono yang merupakan Ketua IRA (Indonesian Rheumatology Association) Senin (9/5/2011). Prof Handono juga menuturkan orang yang memiliki asam urat sebaiknya memperhatikan asupan jus buah-buah seperti halnya jus jeruk. Hal ini karena buah yang mengandung kadar fruktosa tinggi bisa mempengaruhi kinerja ginjal, sehingga asam urat yang seharusnya dikeluarkan justru mengendap atau tertimbun di dalam ginjal. Sedangkan penyakit rematik yang dialami oleh seseorang juga bisa disebabkan oleh banyak hal seperti jarang berolahraga, terlalu capek atau melakukan sesuatu secara berlebihan.