Anda di halaman 1dari 4

Jenis Jenis Pompa 1

Bicara soal jenis pompa maka akan ada banyak jenis pompa yang dapat kita temukan. pengklasifikasian (pengelompokannya) macam macam pompa, setiap refrensi yang saya temukan, memberikan pengelompokan yang berbeda beda. Pompa adalah jenis mesin fluida yang berfungsi untuk memindahkan fluida melalui pipa dari suatu tempat ke tempat lain (definisi bedasarkan buku petunjuk praktikum mesin fluida). Ada beberapa jenis pompa yang sering kita temui.

http://www.liquid-dynamics.com Secara Garis besar, Pompa dibagai menjadi 3 (tiga) kelas[1] yakni Pompa Rotari (rotary), Pompa bolak balik (Reciprocating), dan Pompa Sentrifugal. atau menurut sumber lain[2], pompa dibagi menjadi pompa rotari (rotary pump), pompa bolak-balik (reciprocating pump), dan pompa jenis lain. 1. Pompa Roda Gigi

Wikipedia.org Aplikasi Gear pump sering digunakan untuk aplikasi hydrolic fluid power. Namun, tidak jarang juga digunakan pada bidang kimia untuk mengalirkan fliuda pada viskositas tertentu[3]. Klasifikasi - Eksternal Gear Pump - Internal Gear Pump

A. Eksternal Gear Pump Gear pump bekerja deangan cara mengalirkan fluida melalui celah-celah antara gigi dengan dinding. Kemudian fluida dikeluarkan melalui saluran outlet karena sifat paasangan roda gigi yang selalu memiliki titik kontak. Suatu pasangan roda gigi secara ideal akan selalu memiliki satu titik kontak dengan pasangannya meskipun roda gigi tersebut berputar. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh mekanisme gear pump untuk mengalirkan fluida. Dengan kata lain, secara ideal fluida tidak akan masuk melalui titik kontak pasangan roda gigi tersebut.

Jika jumlah gigi semakin sedikit maka volume fluida yang dialirkan semakin besar karena rongga antara roda gigi dengan dinding semakin besar pula. Sedangkan untuk meningkatkan flowrate dapat dilakukan juga dengan meningkatkan rpm dari roda gigi tersebut. Pompa jenis ini tidak memeerlukan katup/valve seperti pada reciprocating pump sehingga loss dapat berkurang. Penggunaan 1. mengalirkan berbagai macam oli bahan bakar maupun pelumas 2. mengukur jumlah aditif yang dicampurkan pada bahan kimia 3. mencampur dan mengaduk bahan kimia 4. sistem hidrolik pada industri dan mobil 5. aplikasi untuk low volume transfer lainnya Keuntungan high speed, high pressure, tidak ada beban yang tinggi pada bearin, tidak berisik jika semua bagian dimanufaktur dengan baik, serta desain tersedia dalam berbagai macam material sesuai kebutuhan Kerugian membutuhkan empat bushing yaitu pada ujung masing-masing poros gear, benda padat/padatan tidak diizinkan melalui pompa ini, fixed end clearance.

B. Internal Gear Pump Internal gear pump bekerja dengan memanfaatkan roda gigi dalam yang biasanya dihubungkan dengan penggerak dan roda gigi luar yang biasanya bertindak sebagai idler. Awalnya fluida masuk lewat suction port antara rotor (roda gigi besar) dan idler (roda gigi kecil). Fluida kemudian masuk melalui celah-celah roda gigi. Bagian yang berbentuk seperti bulan sabit membagi fluida dan bertindak sebagai seal antara suction dan discharge port. Fluida yang membanjiri discharge port akan terus didorong oleh fluida dibelakangnya sehingga fluida terus mengalir.

Penggunaan 1. berbagai macam oli bahan bakar dan pelumas 2. resin dan polimer 3. alkohol dan solvent 4. aspal, bitumen dan tar 5. polyurethane foam 6. food product seperti sirup, coklat atau peanut butter 7. cat, tinta dan pigmen 8. sabun dan surfactant 9. glycol 10. fuel injection aplication Perhitungan daya pada gear pump Daya yang dihasilkan oleh poros (Pin) adalah dimana : T(torsi), w(rpm) Pin = T x w

Sebagian daya akan didisipasikan akibat adanya gesekan dan viskositas fluida yang dialirkan. Daya ini dinotasikan sebagai Ploss. Ploss = f(friction, viscous effects......) Akibat adanya gap antara roda gigi dengan dinding, terdapat sebagian fluida yang meresap melewati gap tersebut. Karena itu, gap ini dibuat sangat kecil yang biasanya bernilai 0,0005 in. Gap yang kecil akan meningkatkan tekanan yang dapat dihasilkan oleh gear pump. Sedangkan jika gap terlalu besar maka pompa ini akan kehilangan kemampuannya untuk menahan perbedaan tekanan antara outler dan inlet. Daya yang dihasilkan oleh pompa dinyatakan dalam persamaan di bawah ini :

Pout = (Dp x Q) = Pin - Ploss = T x w - Ploss dimana : Dp(perbedaan tekanan antara outlet dan inlet), Q(flowrate). Persamaan di atas juga dapat dinyatakan dalam bentuk efisiensi (hm) yaitu : Pout = hm x Pin

2. Pompa Sentrifugal Gaya sentrifugal ialah sebuah gaya yang timbul akibat adanya gerakan sebuah benda atau partikel melalui lintasan lengkung (melingkar). Pompa sentrifugal[4] adalah suatu mesin konversi energi yang mengubah energi mekanik pada poros pompa yang kemudian menjadi energi kinetik berupa putaran impeler selanjutnya menjadi energi hidrolik melalui aktivitas sentrifugal.

Aplikasi Pada industri minyak bumi, sebagian besar pompa yang digunakan dalam fasilitas gathering station, suatu unit pengumpul fluida dari sumur produksi sebelum diolah dan dipasarkan, ialah pompa bertipe sentrifugal. Klasifikasi Pompa Sentrifugal[5] Pompa sentrifugal diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria, antara lain: Bentuk arah aliran yang terjadi di impeller. Bentuk konstruksi dari impeller. Banyaknya jumlah suction inlet. Banyaknya impeller. Sumber

1. 2. 3. 4.

[1] Teknologi Pemakaian Pompa karangan Tyler dan Edward halaman 3 [2] http://www.liquid-dynamics.com/animations/pumps.htm [3] http://agungfauzih.blogspot.com/2010/03/gear-pump-pompa-roda-gigi.html [4] http://www.docstoc.com/docs/9645863/Pompa-Sentrifugal [5] http://majarimagazine.com/2008/05/dasar-dasar-pompa-sentrifugal-bagian-1/