Anda di halaman 1dari 1

Metode Magnetotellurik

Metode magetotelurik merupakan salah satu metode geofisika yang mengukur medan elektromagnetik yang dipancarkan oleh bumi. Penggunaan metoed magnetotellurik antara lain untuk : 1. Mengetahui sebaran tahanan jenis batuan di bawah permukaan 2. Mengukur arus listrik alami dalam bumi yang dihasilkan oleh induksi magnetic dari arus listrik di ionosfer 3. Menentukan sifat bahan pada kedalaman yang relative besar (termasuk mantel ) di dalam bumi 4. Penelitian panas bumi, minyak dan gas bumi, geohidrologi dan arkeologi 5. Mencari respon anomaly benda berupa struktur geologi tertentu, misalnya patahan zona konduktif 6. Dll Metode magnetotelurik digunakan untuk mengukur fluktuasi medan magnet dan medan listrik dipermukaan bumi yang berasal dari aktivitas meteorology dan aliran listrik ionosfer. Fluktuasi tersebut dirumuskan dalam persamaan Maxwell dan hukum ohm. Energy magnetic mempunyai jangkauan yang lebar ini didalam interaksinya dengan tanah akan menghasilkan medan induksi sekunder yang dikontrol oleh sifat-sifat kelistrikkan tanah. Menurut sejarah, metode magnetotellurik pertama kali ditemukan oleh Tikhnov dan Cagniard. Yaitu yang pada prinsipnya metode magnetotellurik merupakan metode sounding elektromagnetik dengan mengukur secara pasif komponen medan listrik (E) dan medan magnet (H) yang berubah terhadap waktu. Sounding adalah mengukur variasi resistivitas secara vertikal. Perbandingan antara E dan H yang saling tegak lurus disebut impedansi yang merupakan sifat kelistrikan suatu medium seperti konduktivitas dan resistivitas.