Anda di halaman 1dari 5

PANDANGAN-PANDANGAN TENTANG PENDIDIKAN

Pengertian pendidikan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1991) Menurut kamus Bahasa Indonesia Kata pendidikan berasal dari kata didik dan mendapat imbuhan pe dan akhiran an, maka kata ini mempunyai arti proses atau cara atau perbuatan mendidik. Secara bahasa definisi pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusiamelalui upaya pengajaran dan pelatihan. Pendidikan diartikan sebagai proses pembelajaran bagi individu untuk mencapai pengetahuan dan pemahaman yang lebih tinggi mengenai obyek-obyek tertentu dan spesifik. Pengetahuan tersebut diperoleh secara formal yang berakibat individu mempunyai pola pikir dan perilaku sesuai dengan pendidikan yang telah diperolehnya. Pendidikan menurut UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003 Menurut UU No. 20 tahun 2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara

Pendidikan menurut aliran-aliran Barat (tinjauan filsafat)

Aliran empirisme (tokoh: John Locke) Hasil pendidikan dan perkembangan bergantung pada pengalaman-pengalaman yang diperoleh anak selama hidupnya. Anak dipandang sebagai kertas kosong atau sebagai meja berlapis lilin (tabula rasa) yang belum ada tulisannya.

Aliran nativisme (tokoh: Schopenhaur) Hasil akhir dari pendidikan ditentukan oleh pembawaan yang sudah diperoleh anak sejak lahir. Pendidikan tidak dapat menghasilkan tujuan yang diharapkan berhubungan dengan peerkembangan anak didik.

Aliran naturalisme (tokoh: JJ.Rousseau) Semua anak yang baru lahir mempunyai pembawaan yang baik, tidak seorang pun lahir dengan pembawaan buruk. Pendidik wajib membiarkan pertumbuhan anak didik secara alamiah.

Aliran konvergensi (tokoh: William Stern) Hasil pendidikan tergantung dari pembawaan dan lingkungan, seakan-akan seperti dua garis yang menuju satu titik pertemuan. Teori ini berpandangan bahwa (1) pendidikan mungkin diberikan; (2) yang membatasi pendidikan adalah pembawaan dan lingkungan itu sendiri; dan (3) pendidikan diartikan sebagai penolong atau pertolongan yang diberikan pada anak didik untuk mengembangkan pembawaan yang baik dan mencegah berkembangnya pembawaan yang buruk.

Pendidikan dalam pandangan Islam Bahwa pendidikan seharusnya diisi dengan upaya pengembangan moral dan akhlak dengan tujuan untuk mencerdaskan setiap ummat. Pandangan ini selain menempatkan manusia sebagai manusia, juga bertujuan melakukan langkah langkah cerdas dan mencerdaskan yang dilandasi dengan akhlak atau moral mulia Pengertian pendidikan menurut para ahli Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara

mengungkapkan dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya. Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendirimemotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan. Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran. Pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya.

Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia) Pendidikan yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka

sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. Pendidikan menurut KH. Ahmad Dahlan Dalam pandangan KH Ahmad Dahlan (pelopor Muhammadiyah), pendidikan adalah Ilmu yang bertujuan untuk mencerdaskan ummat dan bersedia berjuang untuk kemajuan masyarakatnya. Pandangan ini merupakan kolaborasi atau perpaduan dari kedua pandangan sebelumnya dengantetap memposisikan manusia sebagai manusia dengan konsep

memanusiakan manusia, yaitu melaksanakan langkah cerdas yang mencerdaskan dengan dilandasi akhlak baik serta bersedia berjuang untuk kemajuan masyarakat Pendidikan menurut Prof. Herman H. Horn Pendidikan adalah proses abadi dari penyesuaian lebih tinggi bagi makhluk yang telah berkembang secara fisik dan mental yang bebas dan sadar kepada Tuhan seperti termanifestasikan dalam alam sekitar, intelektual, emosional dan kemauan dari manusia. Pengertian pendidikan menurut Prof. H. Mahmud Yunus Pendidikan adalah usaha-usaha yang sengaja dipilih untuk mempengaruhi dan membantu anak dengan tujuan peningkatan keilmuan, jasmani dan akhlak sehingga secara bertahap dapat mengantarkan si anak kepada tujuannya yang paling tinggi. Agar si anak hidup bahagia, serta seluruh apa yang dilakukanya menjadi bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat. Pengertian pendidikan menurut M.J. Langeveld Pendidikan adalah setiap pergaulan yang terjadi adalah setiap pergaulan yang terjadi antara orang dewasa dengan anak-anak merupakan lapangan atau suatu keadaan dimana pekerjaan mendidik itu berlangsung. Pengertian pendidikan menurut Prof. Dr. John Dewey Pendidikan adalah suatu proses pengalaman. Karena kehidupan adalah pertumbuhan, pendidikan berarti membantu pertumbuhan batin tanpa dibatasi oleh usia. Proses pertumbuhan ialah proses menyesuaikan pada tiap-tiap fase serta menambahkan kecakapan di dalam perkembangan seseorang. Pengertian pendidikan menurut Carter V.Good (dalam Dictionary of Education) Pendidikan itu mengandung pengertian: 1. Proses perkembangan kecakapan seseorang dalam bentuk sikap dan perilaku yang berlaku dalam masyarakat

2. Proses sosial di mana seseorang dipengaruhi oleh suatu lingkungan yang terpimpin (misalnya sekolah) sehingga ia dapat mencapai kecakapan sosial dan mengembangkan pribadinya. Pengertian Pendidikan menurut Freeman Buut (dalam buku Cultural History of Western Education) Pandangannya tentang pendidikan: 1. Pendidikan adalah kegiatan menerima dan memberikan pengetahuan sehingga kebudayaan dapat diteruskan dari generasi ke generasi 2. Pendidikan adalah suatu proses. Melalui proses ini, individu diajarkan kesetiaan dan kesediaan untuk mengikuti aturan. Melalui cara ini, pikiran manusia dilatih dan dikembangkan. 3. Pendidikan adalah suatu proses pertumbuhan. Dalam proses ini, individu dibantu dengan pengembangan bakat, kekuatan, kesanggupan dan minatnya.

Pengertian pendidikan menurut wikipedia Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Kesimpulan Pendapat Untuk memperjelas pengertian dasar dari pendidikan, maka kita coba untuk memberikan uraian dasar mengenai pendidikan sebagai berikut: Pendidikan adalah Bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain

Pendidikan adalah sebuah proses. Sebagai sebuah proses, maka keberadaan pendidikan dalam kehidupan kita adalah sesuatu yang sangat dekat dan bahkan dapat kita katakan sebagai bagian integral dari kehidupan kita. Setiap saat, diri kita selalu melaksanakan kegiatan pendidikan dan pembelajaran, baik melalui pendampingan oleh personal, maupun pendampingan dari alam. Oleh karena konsepnya pendidikan itu adalah sebuah proses, maka setiap saat jawaban atas apa itu pendidikan juga mengalami perubahan.

Pendidikan adalah proses atau kegiatan belajar mengajar yang dilakukan antara pengajar (guru) dengan yang diajar (anak didik) untuk mendapatkan suatu pengetahuan yang diinginkan dan diharapkan dapat menjadi satu bekal untuk masa depan yang lebih baik.

Pendidikan adalah proses atau kegiatan belajar mengajar di sekolah, yang dilakukan antara guru dengan muridnya untuk meningkatkan kecerdasan pada murid yang akan menjadi sumber daya manusia dan penerus kehidupan bangsa.

Pendidikan adalah proses pembelajaran yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung antara seseorang maupun beberapa orang yang dengan sengaja atau tidak disengaja melaksanakan kegiatanpembelajaran baik di ruangan maupun secara terbuka dengan tujuan menambahkan ilmu pengetahuan kepada seseorang yang belum memahami konsep pengetahuan atau pendidikan yang diharapkannya.

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana yang dilakukan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran dengan tujuan agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya secara "jasmani". Pada pandangan ini, kita memposisikan manusia sebagai manusia atau memanusiakan manusia sebab pada saat itu kita menerapkan konsep cerdas dan mencerdaskan.

Dari konsep dasar yang kita uraikan secara sederhana di atas, maka kita dapat mengetahui bahwa konsep yang menurut kita sangat mendekati dengan konsep dasar pendidikan adalah konsep yang ketiga. Konsep ini yang mendekati konsep ideal dari pendidikan. Hal ini didasarkan pada beberapa kenyataan, bahwa:

Pendidikan dilaksanakan secara langsung dan atau tak langsung Pendidikan dilaksanakan secara perseorangan atau golongan Pendidikan dilaksanakan di dalam ruangan maupun terbuka Pendidikan dilaksanakan untuk menambahkan wawasan kepada yang belum mengetahui akan wawasan itu.

Pendidikan mengandung tujuan yang ingin dicapai, yaitu individu yang kemampuankemampuan dirinya berkembang sehingga bermanfaat untuk kepentingan hidupnya sebagai seorang individu maupun sebagai warga negara atau masyarakat.

Untuk mencapai tujuan tersebut pendidikan perlu melakukan usaha yang sengaja dan terencana untuk memilih isi materi, strategi kegiatan dan teknik penilaian yang sesuai.

Kegiatan tersebut memberikan pendidikan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat berupa pendidikan jalur sekolah (formal), dan pendidikan jalur luar sekolah (informal dan nonformal).