Anda di halaman 1dari 10

Fuel Injection System Pesawat Cessna 185

Pendahuluan Fuel Injection merupakan system perlengkapan standar pada pesawat Cessna 185. Fuel injection prinsipnya sangat sederhana, tekanan sistem rendah menyuntikkan fuel ke port katup intake di kepala silinder. Fuel Injection adalah multi-nozzle, dimana aliran tipe kontinyu yang mengontrol aliran fuel untuk mencocokkan aliran udara didalam engine. Setiap perubahan posisi throttle, kecepatan engine, atau kombinasi antara keduanya, menyebabkan perubahan aliran fuel dapat sesuai dengan aliran udara di dalam engine. Manual mixture control dan fuel flow indicator yang disediakan untuk mengetahui ketinggian dan mengatur tenaga (power). Sistem aliran kontinu menggunakan rotary-vane fuel pump. Tidak ada bagian yang bergerak didalam sistem kecuali untuk engine-driven fuel pump.

Spesifikasi

Gambar 1. Pesawat Cesnna 185

1|P ag e

Tabel spesifikasi engine Lycoming Continental

2|P ag e

Schematic Diagram

Gambar 2. Fuel Injection Schematic

Catatan : Fuel system menggunakan thread lubrcantion dengan graphite-petrolatum (Spec. MIL-T5544, atau yang setara) hanya jika diperlukan. Anti-seize compound (Spec. JAN-A-669, atau yang setara) bias juga digunakan menutup sambungan yang bocor. Oleskan secukupnya pada male fitting. Selalu pastikan bahwa senyawa, residu dari senyawa yang digunakan sebelumnya, atau benda asing lainnya tidak boleh masuk ke sistem.

3|P ag e

Gambar 3. Gambaran fuel injection system

Fuel-Air Control Unit Unit ini seperti halnya karburator, terletak di inlet intake manifold. Fungsi unit ini adalah untuk mengatur aliran udara dan aliran fuel yang masuk ke engine dan untuk mengatur metered fuel flow agar perbandingan fuel dan udara sesuai. Ada tiga elemen kontrol di unit ini, satu untuk udara dan dua untuk fuel, salah satunya adalah untuk campuran fuel dan lainnya untuk fuel metering. Fuel utama memasuki unit kontrol melalui saringan dan melewati matering valve. Posisi metering valve mengontrol fuel lalu diteruskan ke manifold valve dan nozzel. Sebuah sambungan menghubungkan metering valve ke air throttle proporsi air flow untuk aliran fuel. mengalir. Posisi dari mixture valve menentukan jumlah fuel yang kembali ke fuel pump. Fuel control dari fuel-air control unit yang tertutup dalam shroud dan blast-air cooled akan dapat membantu mencegah terjadinya uap yang terkunci. Penggantian Fuel-Air Control Unit a) Lepaskan induction airbox. Matikan fuel dari katup penutup. b) Tandai dan putuskan saluran fuel dan selang pada fuel control unit. Beberapa yang tertutup di dalam saluran fleksibel untuk membantu pendinginan.. Kendorkan klem dan geser kembali saluran untuk mendapatkan akses ke fitting. Plug atau tutup dan putuskan semua saluran, selang, dan fittings c) Kendorkan klem mengamankan selang yang menghubungkan unit kontrol fuel-udara ke intake manifold, dan geser selangdari sambungan. d) Potong safety wire dan melepaskan keempat oil pan bolt yang mengamankan fuel-air control unit ke engine. Tarik unit kebawah untuk melepas. Buka ujung cover dari intake manifold untuk mencegah masuknya benda asing.
4|P ag e

e) Untuk memasang fuel-air control unit, urutkan kebalikan langkah-langkah prosedur diatas. Periksa throttle dan mixture control yang terkait, dan induction hot air control dengan benar. Fuel-Air Control Unit Adjustments Penyesuaian kecepatan pada posisi idle adalah dengan menggunakan sebuah conventional spring-loaded screw yang terletak pada air throttle.Idle mixture adjustment (penyesuaian campuran pada posisi middle) yaitu dengan mengatur locknut pada ujung matering valve pada tuas (lihat gambar di samping). Mengencangkan nut dengan memperpendek sambungan untuk mendapatkan campuran yang kaya. Campuran yang miskin (to lean) diperoleh dengan mengendorkan nut untuk memperpanjang sambungan. Sesuaikan pengaturan campuran untuk mendapatkan posisi campuran idle, yang biasanya sedikit menguntungkan dan idle speed ini sebagai mixture control yang bergerak pelan menuju idle cut-off. Kecepatan idle rata-rata sekitar 600 rpm. Fuel Manifold Valve (Fuel Distributor) Dari fuel control unit fuel dikirim ke manifold fuel yang menyediakan titik pusat untuk membagi fuel ke setiap silinder. Dalam manifold fuel, katup diafragma dan plunger menimbulkan atau menurunkan, dengan tekanan fuel, untuk membuka atau menutup port pasokan fuel ke setiap silinder secara bersamaan. Sebuah cek katup bola di bawah plunger berfungsi untuk memastikan bahwa plunger sepenuhnya membuka port outlet sebelum aliran fuel dimulai. Dengan demikian, tidak ada pembatasan seimbang untuk aliran fuel dalam fuel manifold. Sebuah layar fine mesh termasuk dalam fuel manifold sebagai perlindungan tambahan injection nozzles terhadap kotoran atau benda asing. Pelepasan Fuel Manifold Catatan : Plug or cap all disconnected lines, hoses, and fittings. a) Lepaskan kedua fuel hose dan ke enam fuel injection lines pada fuel manifold. b) Lepaskan kedua crankcase bolt yang menahan braket pada fuel manifold bracket dan bersihkan komponen tersebut.. Manifold dapat dibersihkan dari braket jika diinginkan. Pembersihan Fuel Manifold Valve Assembly a) Lepaskan semua line dan bersihkan fuel manifold valve assembly. b) Pegang penutup atas turunkan internal spring sampai keempat screws terlepas, kemudian dengan pelan angkat dari penutup. Hati-hati dalam melepas, jangan sampai merusak diafragma pegas di bawahnya. c) Lepas upper spring dan angkat diaphragm assembly ke atas.
5|P ag e

d) e) f)

g) h) i) j) k)

l)

Catatan : Katup yang melekat pada diafragma yang tersangkut dalam lubang body, pegang pusat nut, lalu putar dan angkat keluar dari body pada saat yang bersamaan dengan perlahan dan hati-hati. Lepaskan lower ball dan spring (pegas). Menggunakan gasoline / bensin bersih untuk membersihkandan membilas bilik bawah screen. Siramlah/bilaslah screen bagian atas dan bagian dalam lubang pusat, pastikan bagian saluran keluar (outlet) dalamkeadan terbuka. Gunakanlah aliran pelan/lembut dari udara bertekanan (kompresor) untuk menghilangkan/mengeringkan debu dan kotoran. Bersihkan diafragma dan katup, cover atas, dan bola dan pegas dengan cara yang sama. Ganti lower spring dan ball (ball on top of spring). Hati-hatilah dalam mengganti diafragma dan katup, atur ball dan spring feed pada ujung rongga dari katup. Periksalah apakah katup bekerja secara bebas. Tempatkan upper spring pada posisinya. Luruskan lubang dudukan pada body, diaphragm, dan top cover, lokasi lubang ventilasi kecil pada cover bagian belakang. Tahan cover bawah terhadap spring, ketika memasang dan mengencangkan keempat screws. Pasanglah fuel manifold valve assembly pada engine dan menyambungkan lagi semua saluran.

Pemasangan Fuel Manifold a) Mengamankan manifold fuel ke crankcase dengan dua baut crankcase. b) Hubungkan kedua fuel hoses dan ke enam fuel injection lines. Fuel Discharge Nozzles Dari fuel manifold, saluran fuel yang terpisah akan membawa matered fuel ke setiap fuel discharge nozzles, untuk setiap cylinder. Nozzles ini dipasang pada cylinder heads outside disetiap intake valve. Sebuah air blade terhubung menjadi satu dalam masing-masing nozzle. Hal ini dapat membantu dalam penguapan fuel sehingga mampu mendorong ketika terjadi kevakuman pada saat posisi idle, memelihara agar saluran fuel tetap solid dan terisi serta siap tersuplai ke engine. Fuel nozzle mempunyai part number yang terletak pada profil hexagon pada body. Setiap engine harus mempunyai yang kode part numbernya sama. Penggantian fuel nozzle harus sesuai dengan kode part yang telah ditetapkan oleh manufaktur.

6|P ag e

Pelepasan Fuel Discharge Nozzle


Catatan : Plug or cap all disconnected lines and fittings.

a) Putuskan/lepaskan saluran fuel injection pada fuel discharge nozzle. Lepaskan nozzle dengan inch deep socket. Pembersihan Fuel Discharge Nozzles Untuk membersihkan nozzles, rendamlah nozzle kedalam pelarut bersih. Gunakan kompresor untuk mengeringkan nozzle. Jangan lepaskan shield untuk membersihkan air screen pada nozzle. Jangan menggunakan kawat atau benda lain untuk membersihkan lubang.

Pemasangan Fuel Discharge Nozzles a) Pasanglah fuel discharge nozzles pada cylinders menggunakan inch deep socket. b) Hubungkan/pasanglah saluran fuel injection pada fuel discharge nozzle. c) Periksalah pemasangan untuk meyakinkan saluran tidak ada yang terlipat, bocor, dll.

Fuel Injection Pump Fuel pump adalah positive-diaplacement dengan tipe rotating vane. Fuel pump ini mempunyai splined shaft yang dihubungkan dengan accessory drive section pada engine. Fuel masuk ke pompa pada swirl well melalu vapor separator. Disini uap dipisahkan oleh sebuah swirling motion sehingga liquid fuel yang hanya diumpan ke pompa. Uap dihisap tengah atas swirlwell oleh jet pump kecil bertekanan pada fuel dan dipompa vapor return line dan kembali ke fuel tank. Karena pompa digerakan oleh engine, perubahan kecepatan engine juga mempengaruhi jumlah aliran pompa secara proporsional. Pompa mensuplai fuel lebih banyak ke engine, oleh karena itu dipasang sebuah relief valve. Sebuah check valve juga dipasang, memungkinkan memberikan tekanan pompa tambahan sebagai bypass pada engine-driven pump pada saat starting, atau ketika engine-dreven fuel pump terjadi failure pada saat terbang.

Penggantian Fuel Injection Pump a) Matikan fuel shut-off valve. b) Tandai dan lepaskan semua selang dan saluran yang terpasang pada fuel pump dan bersihkan shroud (dinding pembungkus) sekitar pompa. c) Lepaskan nut, lockwashers dan washers securing pada fuel pump. d) Lepaskan fuel pump dan gasket.

7|P ag e

e) Pasang penutup sementara pada engine pad jika pompa pengganti tidak segera dipasang. Reverse (urutkan secara terbalik) langkah-langkah sebelumnya untuk pemasangan fuel pump. Gantilah fuel pump gasket dengan yang baru.

Mengatur / Menyesuaikan Fuel Injection Pump Penyesuaian Fuel injection pump pressure memerlukan peralatan khusus dan prosedur yang tepat. Cessna Service Kit No. SK320-2 tersedia pressure indicator khusus, saluran, dan instruksi untuk melakukan kalibrasi akurat pada engine-driven fuel pump pressure. Dengan engine pada suhu operasi normal dan mixture control diatur pada full rich, maka unmetered fuel pressure harus 9,0 11,0 Psi pada kecepatan 600 rpm dan 25,3 26,8 Psi pada kecepatan 625 rpm.

Gambar 4. Throttle and Mixture Control


8|P ag e

Throble Shooting
Probable cause Engine fails to start. Defective fuel manifold valve. Loosen a fuel injection line at a nozzle. If fuel flow indicator registers fuel flow but no fuel flows from disconnected line, fuel manifold is defective. Clean fuel manifold valve in accordance with cleaning fuel manifold valve assembly. Replace if defective. Remove and clean nozzles. Disconnect inlet hose to fuel manifold valve. If electric pump causes fuel to flow to the enginedriven pump, but fuel will not flow to the fuel manifold valve, the engine-driven pump is defective. Isolation prosedure Remedy

Clogged fuel injection nozzles. Defective by-pass valve in engine-driven fuel injection pump.

Replace engine-driven fuel pump.

Engine starts but dies Restricted fuel flow. Check for sufficient rate of flow, beginning at injection nozzles and at successive points until cause is found. If engine continues to run with electric pumps on, but dies when they are turned off, the engine-driven pump is defective. Determine cause of restricted flow and correct.

Defective engine-driven fuel

Replace defective enginepump. Driven fuel pump.

Improper idle speed or idle mixture adjustment. Engine will not idle properly Improper idle speed or idle mixture adjustment

Fuel-air control unit adjustments

Fuel-air control unit adjustments

9|P ag e

Fuel injection nozzles clogged.

Remove and check visually. Check fuel strainer.

Remove and clean nozzles. Cleaning of fuel discharge nozzle. Drain fuel tank sumps, fuel lines; clean fuel strainer and fuel control filter screens; Clean fuel manifold valve.

Fuel contamination.

Engine does not accelerate properly Idle mixture set too lean. Engine runs rough Restricted nozzles. Improper idle mixture Improper idle mixture also Affects operation at higher Speeds. Remove and clean nozzles. Fuel-air control unit adjustments Fuel-air control unit adjustments

Poor idle cut-off Mixture control linkage imporpely rigged. Defective fuel manifold valve. Check that arm on fuel control unit hits idle cutoff stop. Engine sputters erratically but eventually cuts off. Mixture control rigging.

Remove and clean in accordance with paragraph cleaning fuel manifold valve assembly. Replace fuel control unit.

Defective fuel control unit.

If neither of the above causes are found, fuel control unit is at fault.

10 | P a g e