Anda di halaman 1dari 4

http://lemariasam.info/seputar-lemari-asam/76-laminar-air-flow.html http://eshaflora.com/index.php?

option=com_content&task=view&id=74&Itemid=61 Pembelajaran IPA yang efektif menuntut pembelajaran konsep dan sub-konsep yang berfokus pada pengembangan keterampilan proses melalui penelitian sederhana, percobaan, demontrasi dan sejumlah kegiatan praktis lainnya. Untuk mendukung hal itu diperlukan sarana peralatan laboratorium IPA. Agar efektifitas pemanfaatan alat peraga laboratorium IPA dapat dicapai, maka diperlukan syarat pengetahuan dan keterampilan penggunaan peralatan IPA yang meliputi : a. b. c. d. Pengetahuan tentang spesifikasi peralatan. Pengetahuan tentang pengoperasian peralatan. Pengetahuan tentang kondisi peralatan. Pengetahuan tentang target dan sasaran pengamatan dan atau pengukuran dengan peralatan tersebut.

Pengetahuan metoda, waktu dan teknik pengamatan dan atau pengukuran dengan peralatan tersebut.Salah satu faktor yang menentukan di dalam keberhasilan kita melakukan inisiasi kultur jaringan (mensterilkan bahan eksplan yang berasal dari luar) adalah kualitas Laminar Air Flow Cabinetnya (LAFC). Kualitas LAFC ditentukan pada bahan lapisan (filter yang digunakan dalam laminar tersebut. Kebanyakan produk LAFC di dalam negeri hanya menggunakan filter plakton yang mempunyai kemampuan menyaring benda hanya sampai beberapa um (mikrometer) saja. Sehingga dalam pelaksanaannya hasil kerja LAFC tersebut tidak optimal. Kemudian ada juga yang kualitasnya sudah cukup baik, yaitu sudah menggunakan filter steril yang memang khusus untuk menyaring mikroba. Filter steril ini namanya HEPA) dan ternyata yang digunakan banyak oleh produk lokal adalah HEPA yang kualitas dua atau dengan kemampuan menyaring 75%.

Ada filter steril yang daya saringnya sangat tinggi dan biasanya digunakan untuk laminar berstandar internasional, yaitu yang menggunakan HEPA dengan kemampuan menyaring sangat tinggi yaitu 99,99%. Pada kondisi ini semua partikel bahkan bau pun akan tersaring sehingga benar-benar kemampuan kerja LAFC tersebut sangat dapat diandalkan.

Esha Flora untuk memenuhi kebutuhan kualitas yang baik berusaha membuat alat dengan kualitas internasional tapi dengan harga yang jauh lebih mjurah. Produk LAFC tersebut bahkan diberi komponen-komponen penunjang yang membuat LAFC tersebut akan lebih baik kualitasnya. Produk LAFC kami menggunakan berlapis-lapis filter yang akan berpengaruh pada kualitas yang prima.

SPESIFIKASI LAMINAR AIR FLOW CABINET (LAFC) ESHA FLORA KUALITAS PRIMA I. Filter: 1. Bagian awal adalah Prefilter, teridir dari dua filter yaitu 1. Glasswol, filter HEPA 75%. 2. Bagian inti adalah HEPA 99,99%. 3. Bagian pelindung adalah filter plakton sebelum dan sesudah HEPA 99,99% 4. Bagian Cover adalah lapisan kain flanel, kain strimin, kawat nyamuk, kawat ayak varian baru.

II. Ukuran : 1. panjang total : 80 cm 2. lebar total : 75 cm 3. tinggi total : 95 cm 4. ruang kerja LAFC; a. panjang : 77 cm b. lebar : 42 cm c. tinggi : 61 cm

II. Komponen dan bahan. 1. Sentrifugal Blower 90 watt, dengan setting dua kekuatan. 2. Lampu Ultra violet 15 watt, panjang gelombang < 320 nanometer (khusus untuk sterilisasi) 3. Lampu neon 20 watt 4. Bahan pelapis luar dan ruang kerja bagian dalam adalah plat Almunium.

5. Komponen dasar Mulipel blok 6. Lapisan bagian dalam diberi lapisan peredam suara, sehingga suara mesin sangat halus 7. lantai kerja almunium dilapis kaca tebal 5 mm di cat bagian bawahnya putih. 8. rangka luar filter Kawat persegi aluminium versi baru. 9. komponen penutup ruang kerja adalah akrilik kualitas prima/bening. 10.bagian dalam dilengkapi lapisan kaca setengah bagian untuk mengurangi kontaminasi dari luar. 11.Dilengkapi dengan rangka meja besi yang kokoh khusus untuk meletakkan LAFC

III. Bobot Total sekitar 75 kg. Laminar Air Flow adalah kelengkapan dasar laboratorium khususnya laboratorium dibidang biologi atau kedokteran. Berbeda dengan lemari asam yang prinsip kerjanya membuang udara dari dalam ruang kerja, laminar air flow adalah kebalikannya, membuat ruang kerja tetap steril dengan mengambil udara dari luar laminar disaring dengan filter yang khusus sehingga udara dari luar tidak dapat mengkontaminasi ruang kerja yang ada di laminar air flow. Ada dua sistem pengolahan udara di laminar air flow yaitu: sistem pengolahan udara vertikal dan horizontal, yang masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Pemilihan penggunaan laminar air flow ini dapat disesuaikan dengan pola kerja dan kebutuhan dilaboratorium anda. Apakah lebih sesuai dengan vertikal laminar air flow atau horizontal laminar air flow.

Pengembangan lebih lanjut dari Laminar Air Flow ini adalah instrumen yang biasa disebut dengan Biosafety Cabinet. Biosafety Cabinet sendiri terdiri dari beberapa klasifikasi tergantung dengan kelas atau tingkat keamanan dari masing-masing laboratorium yang biasanya disebut dengan biosafety level, diantaranya: 1. Biosafety Cabinet Class I: Kabinet tipe ini hanya melindungi pengguna dan lingkungan sekitar saja, tetapi tidak melindungi objek atau produk yang sedang diteliti, fungsi BSC Class I ini lebih mirip dengan lemari asam, tetapi difokuskan untuk penelitian di laboratorium biologi yang menggunakan peralatan didalamnya seperti centrifuge, atau pola kerja tertentu yang menghasilkan gas-gas yang berbahaya bagi pengguna atau lingkungan sekitar, jadi udara dari BSC Class I ini dibuang setelah terlebih dahulu disaring dengan filter khusus. 2. Biosafety Cabinet Class II: Untuk kabinet jenis ini ada empat tipe yaitu Tipe A1, Tipe

A2, Tipe B1, dan Tipe B2, yang masing-masing punya karakteristik tersendiri. Tetapi BSC Class II berbeda dengan BSC Class I, kalau BSC Class I udara didalam kompartemen dibuang seluruhnya dengan disaring terlebih dahulu, di BSC Class II sebagian besar udara di re-sirkulasi didalam kompartemen dan hanya sebagian kecil yang dibuang keluar. Hampir 90 % Biosafety Cabinet yang pada saat ini digunakan dilaboratorium bertipe A2. 3. Biosafety Cabinet Class III: BSC Class III umumnya digunakan pada laboratorium dengan tingkat keamanan yang tinggi, dan secara khusus digunakan pada laboratorium dengan Bio Safety Level Tingkat 4, untuk melindungi secara maksimal terhadap patogen. BSC Class III ini didesain dengan tingkat kebocoran udara yang ketat, dan semua material yang akan diteliti harus melalui celah khusus yang tertutup rapat, dan penggunanya pun menggunakan sarung tangan yang melekat langsung dengan BSC Class III ini untuk mencegah kontak langsung dengan bahan-bahan berbahaya tersebut.