Anda di halaman 1dari 19

F 73 / WKS1.

17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Mata Pelajaran Kelas : KIMIA : X, XI, XII Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator 1. Memahami konsep materi dan perubahannya 1.1 Mengelompokan sifat materi Materi sebagai sesuatu yang memiliki massa, memiliki ruang, dan dapat diraba didefinisikan dengan jelas. Program Keahlian Smt Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM : TI :

Pengelompokan materi berdasarkan sifatnya dilakukan dengan benar. 1.2 Mengelompokan perubahan materi Pengertian perubahan materi dan pengelompokannya dideskripsikan dengan jelas. Perubahan fisika yang ditunjukkan oleh perubahan wujud tanpa terjadi perubahan komposisi atau identitas zat dan dapat diukur diamati dengan benar. Perubahan kimia yang ditunjukkan oleh perubahan komposisi (perubahan warna, terbentuknya endapan, atau gas) diamati dengan benar. 1.3 Mengklasifikasi materi Pengelompokan materi menjadi unsur, senyawa, dan campuran dideskripsikan dengan benar. Pengertian campuran sebagai gabungan beberapa unsur atau senyawa dideskripsikan dengan benar. Pengelompokan campuran menjadi campuran homogen dan heterogen dilakukan dengan benar. 2. Memahami konsep penulisan lambing unsure dan persamaan reaksi 2.1 Memahami lambang unsure Penulisan lambang unsure dijelaskan dengan benar

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator Pengertian atom sebagai bagian terkecil dari suatu unsure dideskripsikan dengan benar 2.2 Memahami rumus kimia Pengertian rumus kimia/senyawa sebagai gabungan dari dua unsure atau lebih yang sama atau berbeda dengan komposisi tertentu dideskripsikan dengan benar Rumus kimia berdasarkan lambang unsure dan jumlahnya dituliskan dengan benar Pengertian molekul/ion sebagai bagian terkecil dari suatu senyawa dideskripsikan dengan benar Pengelompokan senyawa berdasarkan jumlah atom unsure yang membentuk senyawa dideskripsikan dengan benar Senyawa molekul, senyawa ion, dan senyawa unsure dikelompokan dengan baik Pengertian rumus molekul dan rumus empiris dideskripsikan dengan benar 2.3 Menyetarakan persamaan reaksi Pengertian persamaan reaksi kimia sebagai proses perubahan suatu zat atau lebih zat menjadi satu atau lebih zat yang berbeda dideskripsikan dengan benar Penggunaan symbolsimbol dalam rekasi kimia untuk menunjukan perubahn yang terjadi selama reaksi berlangsung dideskripsikan dengan benar Penyetaraan persamaan reaksi berdasarkan prinsip jumlah unsure ruas kiri dan kanan harus sama (sesuai hukum Lavoisier) dilakukan Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator dengan benar 3. Mengidentifikasi struktur atom dan sifat-sifat periodic pada table periodic unsure 3.1 Mendeskripsikan perkembangan teori atom Perkembangan teori atom dari teori atom Dalton sampai ke teori atom modern dideskripsikan dengan benar Pengertian partikel penyusun atom berdasarkan hasil eksperimen sinar katoda berongga, serta keraioaktifan dideskripsikan dengan benar Symbol atom sebagai lambang unsure yang dilengkapi dengan nomor atom dan nomor massa dituliskan dengan benar Pengertian atom (jumlah proton) sebagai identitas atom suatu unsure dideskripsikan dengan benar Pengertian nomor massa atom sebagai jumlah proton dan neutron dalam suatu inti atom dideskripsikan dengan benar Pengertian isotop berdasarkan perbedaan nomor massa dideskripsikan dengan benar Konfigurasi electron unsure berdasarkan tingkat energy atau kilit dan orbital dituliskan dengan benar 3.2 Menerapkan hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro Perkembangan pengelompokan unsure mulai dari triad sampai system IUPAC terbaru dideskripsikan dengan benar Letak unsure dalam system periodic yang didasarkan pada konfigurasi electron dideskripsikan dengan benar Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

Pengeruh jumlah electron pada kulit terluar terhadap sifat keperiodikan dan sifat kemiripan unsure dideskripsikan dengan benar Pengertian energy ionisasi dan afinitas electron dideskrpsikan dengan benar 4. Memahami konsep mol 4.1 Menjelaskan konsep mol Pengertian Ar dan Mr sebagai satuan massa terkecil dari suatu unsure atau senyawa yang di bandingkan dengan 1/12 massa atom isotop C-12 dideskripsikan dengan benar Perhitungan Mr berdasarkan jumlah Ar dari unsure-unsur penyusunnya dilakukan dengan benar Pengertian konsep mol sebagai satuan zat dideskripsikan dengan benar Pengertian konsep mol sebgai kumpulan partikel (atom molekul atau atom ion) yang dibandingakan dengan 1/12 massa atom C-12 atau yang mengandung partikel sebanyak bilangan Avogadro dideskripsikan dengan benar 4.2 Menerapkan hokum Gay Lussac dan hokum avogadro Definisi hokum Gay Lussac dideskripsikan dengan benar Definisi hokum Avogadro dideskrpsikan dengan benar Penggabungan hukm Boyle, hokum Gay Lussac, dan hokum Avogadro menjadi persamaan gas ideal dideskripsikan dengan benar 18. Memahami terjadinya ikatan kimia 18.1 Mendeskripsikan terjadinya ikatan

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator kimia Peranan electron valensi untuk mencapai konfogurasi electron yang stabil dalam pembentukan ikatan kimia didskripsikan dngan benar Pencapain konfigurasi electron yang stabil berdasarkan teori octet atau duplet dijelaskan dengan benar Pembentukan ikatan ion berdasarkan serah terima electron dari unsure yang berikatan dan menghasilakn senyawa ion dijelaskan dengan benar Pengaruh gaya elektrostatik terhadap kekuatan ion dijelaskan dengan benar 18.2 Mendeskripsikan terjadinya ikatan kovalen Pembentukan ikatan kovalen berdasarkan penggunaan pasangan electron dari unsure yang berikatan dan menghasilkan senyawa kovalen di jelaskan dengan benar Penulisan symbol Lewis ditunujkan dngan benar Penulisan ikatan kovalen dengan menggunakan struktur lewis dideskrpisikan dengan benar Pengaruh banyaknya pasangan electron yang berikatan terhadap jenis ikatan kovalen (tunggal, rangkap) dideskripsikan dengan benar 18.3 Menjelaskan ikatan logam Pembentukan ikatan logam sebagai akibat adanya electron bebas pada logam dijelaskan dengan benar Pembentukan sifat logamsebagi akibat pembentukan orbital baru karena adanya electron bebas pada Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator logam dijelaskan dengan benar 18.4 Menuliskan nama senyawa kimia Penentuan nama senyawa kimia berdasarkan jenis senyawa dan ikatan yang terjadi dijelaskan dengan benar Cara-cara penamaan senyawa ion dan senyawa kovalen dijelaskan dengan benar 19. Memahami perkembangan konsep reaksi kimia 19.1 Mendeskripsikan pengertian umum reaksi kimia Pengertian persamaan reaksi kimia sebagai proses perubahan satu atau lebih zat menjadi satu atau lebih zat yang berbeda ditinjau kembali dengan benar. Pengelompokan reaksi kimia menjadi reaksi asam-basa dan reaksi reduksi-oksidasi dideskripsikan dengan benar Ciri-ciri reaksi asam basa dicirikan sebagai proses perpindahan proton dideskripsikan dengan benar. Ciri-ciri reaksi reduksioksidasi sebagai perpindahan elektron dideskripsikan dengan benar. 19.2 Membedakan konsep oksidasi, reduksi dan reaksi lainnya Pengertian bilangan oksidasi dideskripsikan dengan benar. Pengertian konsep oksidasi dan reduksi sebagai penggabungan dan pelepasan oksigen, atau pelepasan dan penerimaan elekron, atau peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi dideskripsikan dengan benar. Pengertian oksidator sebagai senyawa yang mengalami penurunan bilangan oksidasi atau mengalami reduksi dideskripsikan dengan benar. Pengertian reduktor sebagai senyawa yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi atau Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator mengalami oksidasi dideskripsikan dengan benar. Penyetaraan reaksi reduksi-oksidasi dengan pelepasan dan penerimaan elekron, atau peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi dilakukan dengan benar. 20. Memahami konsep larutan elektrolit dan elektrokimia 20.1 Membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit Pengertian larutan sebagai campuran dari dua atau lebih zat yang homogen dideskripsikan dengan benar Pengertian Larutan biner sebagai larutan yang hanya terdiri atas zat terlarut dan pelarut dideskripsikan dengan benar. Perbedaan larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya diamati dengan benar. Ciri-ciri hantaran listrik dalam berbagai larutan disimpulkan berdasarkan hasil percobaan. 20.2 Mengidentifikasi dan mengklasifikasi berbagai larutan Kemampuan larutan menghantarkan arus listrik berdasarkan banyaknya ion yang terbentuk dalam larutan dideskripsikan dengan benar Penyebab adanya ion-ion dalam larutan akibat ikatan ion atau kovalen polar dideskripsikan dengan benar. 20.3 Menggunakan satuan konsentrasi dalam membuat larutan Pengertian konsentrasi sebagai daya larut atau kemampuan melarut suatu zat dalam suatu pelarut dideskripsikan dengan benar. Pengertian larutan jenuh/tidak jenuh dideskripsikan dengan benar. Satuan konsentrasi Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator larutan seba-gai perbandingan jumlah mol, massa atau volume zat terlarut terhadap jumlah massa atau volume larutan yang dinyatakan dalam prosen (%m/m, %m/v, %v/v), ppm (miligram atau mililiter zat terlarut terhadap 1 kg atau iL larutan), M (mol/L larutan), m (mol/1kg pelarut), X(mol komponen/mol kompoten total) dideskripsikan dengan benar. Pembuatan larutan sesuai satu-an konsentrasi yang diinginkan dilakukan dengan baik. 20.4 Menerapkan konsep reaksi redoks dalam elektrokimia Terjadinya proses elektrokimia karena adanya energi yang dihasilkan pada reaksi spontan dijelaskan dengan benar. Pengertian sel elektrokimia sebagai perangkat alat percobaan untuk membangkitkan listrik melalui reaksi redoks yang spontan dideskripsikan dengan benar Komposisi sel elektrokimia sebagai dua sel setengah reaksi yang disebut sel oksidasi dan sel reduksi yang masing-masing terdiri atas larutan elektrolit dan elektrodanya, dan dihubungkan oleh jembatan garam dideskripsikan dengan benar. 21. Memahami konsep kesetimbangan reaksi 21.1 Menguasai reaksi kesetimbangan Pengelompokan reaksi kimia menjadi reaksi berkesudahan dan reaksi kesetimbangan dijelaskan dengan benar. Kesetimbangan kimia sebagai kondisi yang dicapai suatu reaksi jika laju reaksi dalam dua arah yang berlawanan adalah sama, dan konsentrasi reaktan serta produk tetap dideskripsikan dengan benar 21.2 Menguasai faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator kesetimbangan pergeseran kesetimbangan sebagai akibat adanya aksi pada reaksi kesetimbangan (asas Le Chatelier) yang cenderung akan mengurangi aksi tersebut dideskripsikan dengan benar. Pengaruh berbagai faktor, di antaranya perubahan konsentrasi, volume, dan tekanan terhadap pergeseran kesetimbangan dideskripsikan dengan benar Pengaruh perubahan temperatur terhadap nilai tetapan kesetimbangan dijelaskan dengan benar. 21.3 Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan Pengetian tetapan kesetimbangan (Kc) sebagai perbandingan konsentrasi reaktan dan produk suatu reaksi kesetimbangan yang memiliki harga tetap pada kondisi kesetimbangan dan temperatur tertentu (Hukum Aksi Massa) dideskripsikan dengan benar. Konversi Kc menjadi Kp berdasarkan persamaan gas ideal dideskripsikan dengan benar. Pengertian kesetimbangan homogen dan heterogen berdasarkan fasa seluruh spesi yang bereaksi (produk dan reaktan) dideskripsikan dengan benar. Perhitungan konsentrasi reaktan dan produk dalam suatu campuran kesetimbangan berdasarkan konsentrasi awal dan konstanta kesetimbangannya dilakukan dengan benar. 22. Menentukan perubahan entalpi berdasarkan konsep termokimia 22.1 Menjelaskan entalpi dan perubahan entalpi Pengetian sistem dan lngkungan didefinisikan dengan benar Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator Pengelompokan sistem ke dalam sistem tertutup, sistem terbuka dan sistem terisolasi dideskripsikan dengan benar. Pengelompokan reaksi kimia dikelompokkan menjadi reaksi eksoterm dan endoterm berdasarkan panas yang dihasilkannya dideskripsikan dengan benar. Pengertian entalpi (H) sebagai jumlah kalor yang masuk atau keluar dari sistem pada tekanan tetap dideskripsikan dengan benar Pengertian perubahan entalpi (H) dideskripsikan dengan benar 22.2 Menentukan perubahan entalpi reaksi Perubahan entalpi reaksi yang dihitung sebagai selisih entalpi produk dan reaktan dideskripsikan dengan benar. Pengetian kalor pembakaran sebagai kalor yang dilepaskan jika 1 mol bahan bakar dibakar dideskripsikan dengan benar. 23. Mengkomunikasikan senyawa hidrokarbon dan kegunaannya 23.1 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon yang membentuk senyawa hidrokarbon Kekhasan atom karbon yang ditunjukkan oleh kemampuan atom karbon untuk membentuk ikatan karbon-karbon dengan berbagai jenis ikatan (tunggal, rangkap) dideskripsikan dengan benar. Pengertian senyawa organik dan senyawa karbon dideskripsikan dengan benar. Pengertian senyawa hidrokarbon sebagai senyawa yang terdiri atas unsur C dan H dideskripsikan dengan benar. 23.2 Menggolongkan senyawa hidrokarbon dan turunannya Pengelompokan senyawa Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator hidrokarbon ke dalam kelas, alifatik (siklik, asiklik) dan aromatik dideskripsikan dengan benar. Pengertian senyawa hidrokarbon alifatik sebagai senyawa hidrokarbon yang tidak mengandung cincin benzena dideskripsikan dengan benar. Pengelompokan senyawa hidrokarbon alifatik menjadi alkana, alkena, dan alkuna dideskripsikan dengan benar. Ciri-ciri dan rumus umum alkana, alkena, dan alkuna dideskripsikan dengan benar Pengertian senyawa hidrokarbon aromatik sebagai senyawa hidrokarbon yang mengandung cincin benzena dideskripsikan dengan benar. 23.3 Mendeskripsikan kegunaan senyawa hidrokarbon dalam kehidupan manusia Minyakbumi sebagai sumber senyawa hidrokarbon yang berguna dalam kehidupan manusia dideskripsikan dengan jelas Proses pembentukan minyakbumi sebagai hasil pembusukan berbagai mahluk hidup yang terjadi selama jutaan tahun dijelaskan dengan benar. Kandungan utama minyakbumi sebagai campuran hidrokarbon yang terdiri atas campuran parafin (alkana), olefin (alkena),nafta (siklo parafin), dan hidrokarbon aromatik dideskripsikan dengan jelas. Sifat-sifat fraksi minyakbumi diamati secara langsung melalui percobaan. Kegunaan minyakbumi ditelusuri melalui pengkajian pustaka. 24. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 24.1 Menentukan laju reaksi dan orde reaksi Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator Definisi laju reaksi sebagai perubahan konsentrasi reaktan atau produk terhadap perubahan waktu dideskripsikan dengan benar. Pengertian tetapan laju reaksi sebagai perbandingan laju reaksi terhadap perubahan konsentrasi reaktan dideskripsikan dengan benar. Hukum laju reaksi sebagai hubungan antara laju reaksi, tetapan laju reaksi, dan konsentrasi yang dipangkatkan dengan bilangan eskponensial yang disebut orde reaksi ( v= k [X]a[Y]b ) dideskripsikan dengan benar. Penentuan orde dan tetapan laju reaksi berdasarkan data konsentrasi reaktan dan laju reaksi dijelaskan dengan benar. Orde reaksi ditunjukkan dengan melihat bentuk grafik laju reaksi terhadap konsentrasi. 24.2 Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi ditunjukkan melalui percobaan. Pengaruh berbagai faktor, di antaranya perubahan konsentrasi, katalis, luas permukaan, dan temperatur terhadap laju reaksi dijelaskan dengan benar. 25. Menjelaskan sistem klasifikasi dan kegunaan polimer 25.1 Menjelaskan kegunaan polimer Definisi polimer sebagai struktur yang panjang dan rumit (makro molekul), merupakan unit ulang dari suatu molekul kecil, mempunyai berat molekul sekitar 500 10.000 kali berat molekul unit ulangnya dideskripsikan dengan benar. Kegunaan polimer diidentifikasi sesuai penggunaan sehari-hari di lingkungan. 25.2 Mengklasifikasi polimer Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator Pengelompokan polimer berdasarkan pembentukannya, senyawa pembentuknya, bahan penyusunnya, ketahanan terhadap panas, struktur, fungsi, dan penguraiannya dideskripsikan dengan benar. Pengertian polimer termoset dan termoplas dideskripsikan dengan benar. 26. Memahami koloid, suspensi, dan larutan sejati 26.1 Mengidentifikasi koloid, suspensi, dan larutan Pengelompokan campuran menjadi larutan, Koloid, dan suspensi dijelaskan dengan benar. Perbedaan larutan, Koloid, dan suspensi berdasarkan sifat campurannya, fasanya dan ukuran partikelnya dideskripsikan dengan jelas. Pembuatan koloid dapat dengan cara kondensasi, desintegrasi, dan atau gabungan dari keduanya, dideskripsikan dengan jelas 26.2 Membedakan macam dan sifat koloid Pengelompokan sifat khas koloid menjadi sifat optik dan elektrik dideskripsikan dengan jelas. Akibat hamburan cahaya ter-hadap sifat optik dari koloid dideskripsikan dengan jelas. Adanya efek Tyndal dan gerak Brown diamati melalui percobaan Sifat kinetik dari koloid ditunjukkan oleh sifat kinetik dari partikel yang selalu bergerak berlikuliku akibat tumbukan partikel. Sifat elektrik dari koloid terja-di dijelaskan sebagai akibat adanya muatan (ion-ion) yang bergerak dalam medan listrik Elektroforesis dideskripsikan dengan jelas. Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator Elekroforesis, koagulasi, gerak Brown, dan kesetabilan koloid diamati dari hasil percobaan sifat-sifat koloid Definisi zat terdispersi dan dan zat/ medium pendispersi dideskripsikan dengan jelas. Pengelompokan koloid berdasarkan wujud zat terdispersi dan pendispersinya dideskripsikan dengan jelas. Pengelompokan koloid menjadi koloid liofil dan koloid liofob berdasarkan kekuatan ikatan antara zat terdispersi dan medium pendispersinya dideskripsikan dengan jelas 26.3 Menerapkan sistem koloid dalam kehidupan Penggunaan koloid dijelaskan berdasarkan proses pembentukannya Penggunaan Koloid ditelusuri melalui pengkajian pustaka 27. Melakukan pemisahan dan analisis 27.1 Memisahkan zat dari campuran Pengelompokan campuran menjadi campuran homogen dan heterogen dijelaskan dengan benar. Cara-cara pemisahan capmuran dideskripsikan dengan jelas. 27.2 Menentukan kadar suatu unsur/senyawa senyawa gravimetri, volumetri, dan teknik lainnya Penentuan kadar suatu unsur/senyawa dengan cara gravimetri dan volumetri dideskripsikan dengan jelas. Penentukan kadar senyawa dengan cara gravimetri dilakukan dengan benar. Penentuan kadar senyawa dengan cara volumetri dilakukan dengan benar. Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM

KKM Mata Pelajaran Waka Kurikulum Ketua Mapel Purbalingga,11 Juli 2011 Guru Mapel

Drs. Sahir
NIP. 1963114 198910 1 001

Sri Endah S. S.Pd


NIP.

Dra. Puji Pratiwi


NIP.196802092006012 005

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Mata Pelajaran Kelas : KIMIA :X Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator 1. Memahami konsep materi dan perubahannya 1.1 Mengelompokan sifat materi 1.2 Mengelompokan perubahan materi 1.3 Mengklasifikasi materi 2. Memahami konsep penulisan lambing unsure dan persamaan reaksi 2.1 Memahami lambang unsure 2.2 Memahami rumus kimia 2.3 Menyetarakan persamaan reaksi 3. Mengidentifikasi struktur atom dan sifat-sifat periodic pada table periodic unsure 3.1 Mendeskripsikan perkembangan teori atom 3.2 Menerapkan hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro 4. Memahami konsep mol 4.1 Menjelaskan konsep mol 4.2 Menerapkan hokum Gay Lussac dan hokum avogadro 18. Memahami terjadinya ikatan kimia 18.1 Mendeskripsikan terjadinya ikatan kimia 18.2 Mendeskripsikan terjadinya ikatan kovalen 18.3 Menjelaskan ikatan logam 18.4 Menuliskan nama senyawa kimia Program Keahlian Smt Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM : TI : 1 dan 2

75,3 75 77 78 80 83 80 70 70 70 75,0 75,0 76,0 74,9 74 74 73 82 81 80 70 70 70 75,3 75,0 74,3 74,8 75,6 74,0

75 72

82 80

70 70

72 72

82 82

70 70

74,6 74,6 74,6

73 72

80 80 82 84

70 70 70 70

75,4 74,3 74,0 76,7 76,7 75

78 76 KKM Mata Pelajaran Ketua Mapel

Waka Kurikulum

Purbalingga,11 Juli 2011 Guru Mapel

Drs. Sahir
NIP. 1963114 198910 1 001

Sri Endah S. S.Pd


NIP.

Dra. Puji Pratiwi


NIP.196802092006012 005

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Mata Pelajaran Kelas : KIMIA : XI Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator 19. Memahami perkembangan konsep reaksi kimia 19.1 Mendeskripsikan pengertian umum reaksi kimia 19.2 Membedakan konsep oksidasi, reduksi dan reaksi lainnya 20. Memahami konsep larutan elektrolit dan elektrokimia 20.1 Membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit 20.2 Mengidentifikasi dan mengklasifikasi berbagai larutan 20.3 Menggunakan satuan konsentrasi dalam membuat larutan 20.4 Menerapkan konsep reaksi redoks dalam elektrokimia 21. Memahami konsep kesetimbangan reaksi 21.1 Menguasai reaksi kesetimbangan 21.2 Menguasai faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan 21.3 Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan 22. Menentukan perubahan entalpi berdasarkan konsep termokimia 22.1 Menjelaskan entalpi dan perubahan entalpi 22.2 Menentukan perubahan entalpi reaksi 23. Mengkomunikasikan senyawa hidrokarbon dan kegunaannya 23.1 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon yang membentuk senyawa hidrokarbon 23.2 Menggolongkan senyawa hidrokarbon dan turunannya 86 75 70 Program Keahlian Smt Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM 75 78 68 80 84 70 70 76 74 : TI : 3 dan 4

74,9 74 74 70 71 80 80 85 84 70 70 70 70 74,7 74,7 75 75

74,23 73 74 70 78 80 83 70 70 70 73,7 74,7 74,3

72,3 70 72 78 76 70 70 72,3 72,7

76,7 77

80

78

70

76

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung 78 Intake Siswa 70 KKM 77 74.6 = 75 Purbalingga,11 Juli 2011 Guru Mapel

23.3 Mendeskripsikan kegunaan 83 senyawa hidrokarbon dalam kehidupan manusia KKM Mata Pelajaran

Waka Kurikulum

Ketua Mapel

Drs. Sahir
NIP. 1963114 198910 1 001

Sri Endah S. S.Pd


NIP.

Dra. Puji Pratiwi


NIP.196802092006012 005

F 73 / WKS1.17 0/1-7-2008

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) SMK NEGERI 1 PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Mata Pelajaran Kelas : KIMIA : XII Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar/Indikator 24. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 24.1 Menentukan laju reaksi dan orde reaksi 24.2 Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 25. Menjelaskan sistem klasifikasi dan kegunaan polimer 25.1 Menjelaskan kegunaan polimer 25.2 Mengklasifikasi polimer 26. Memahami koloid, suspensi, dan larutan sejati 26.1 Mengidentifikasi koloid, suspensi, dan larutan 26.2 Membedakan macam dan sifat koloid 26.3 Menerapkan sistem koloid dalam kehidupan Program Keahlian Smt Kriteria Penentu Kompleksitas Daya Pendukung Intake Siswa KKM 72,9 72 75 76 74 70 70 72,7 73 : TI : 5 dan 6

76,5 82 80 79 78 70 70 77 76 76 78 79 77 80 79 81 70 70 70 76 76 76

27. Melakukan pemisahan dan analisis 27.1 Memisahkan zat dari campuran 79 27.2 Menentukan kadar suatu 75 unsur/senyawa senyawa gravimetri, volumetri, dan teknik lainnya KKM Mata Pelajaran Waka Kurikulum Ketua Mapel

79 76

70 70

74,9 76 73,7 75

Purbalingga,11 Juli 2011 Guru Mapel

Drs. Sahir
NIP. 1963114 198910 1 001

Sri Endah S. S.Pd


NIP.

Dra. Puji Pratiwi


NIP.196802092006012 005