Anda di halaman 1dari 16

BAB III PENCEGAHAN OBESITAS PADA ANAK DITINJAU DARI SUDUT PANDANG ISLAM

Kesehatan merupakan nikmat Allah SWT yang tak terhingga sehingga harus disyukuri dan digunakan untuk beribadah kepada-Nya. Bersyukur dapat dilakukan dengan hati, lisan dan anggota tubuh. Bersyukur dengan hati berarti mengikrarkan dalam hati bahwa Allah sebagai pemberi kesehatan, dengan lisan berarti pengakuan dalam bentuk ucapan dan dengan anggota tubuh artinya menggunakan kesehatan untuk mengabdikan diri kepada Allah SWT (Zuhroni, 2003). Tak selamanya seseorang akan sehat, segala sesuatu yang melampaui batas keseimbangan atau kewajaran akan menyebabkan terganggunya fisik, mental dan bahkan kesempurnaan amal seseorang. Jika dirumuskan maka sakit adalah gangguan fisik, mental, sosial serta adanya penyakit atau cacat pada seseorang. Sakit disebutkan dalam al-qur’an dengan kata al-maradh. Berbagai penyakit disinggung dalam al-Qur’an seperti al-Akmaha (buta), alAbrasha (sopak), dan al-A’raj (pincang). Dalam Islam, penyakit dibagi atas penyakit jasmani atau fisik, penyakit jiwa, penyakit sosial dan penyakit akidah (Zuhroni, 2003). Memelihara kesehatan yang dijelaskan oleh Al-Qur’an dan Al-Hadits dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu (Nashr, 2004): 1. Menjaga Kesehatan Allah SWT mengisyaratkan dalam firmanNya:

Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui” (Q.S alMaidah [5]: 6) . (yaitu) memberi makan seorang miskin. maka itulah yang lebih baik baginya. 2004) 2. Maka barang siapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka). karena alasan sakitnya. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah.(Al-Jauziyah.S al-Baqarah [2]: 184) Imam Ibnu Qayyim mengatakan: “Dalam ayat ini. untuk memelihara kekuatan mereka dari hal-hal yang bisa melemahkannya”. maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih)”. (Q. lalu kamu tidak memperoleh air. Barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan. maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Allah SWT membolehkan berbuka bagi orang yang sakit. Bagi orang yang bersafar karena berkumpulnya kesusahan-kesusahan yang akan menyebabkan lemahnya badan maka Allah membolehkan bagi mereka untuk berbuka.Artinya: ”(yaitu) dalam beberapa hari tertentu. Menjaga diri dari hal-hal yang membahayakan Kaidah ini diisyaratkan Allah SWT dalam firmanNya: Artinya: “Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan.

Menahan zat-zat yang rusak di dalam tubuh dapat menjadi penyebab utama timbulnya penyakit-penyakit ganas. maka wajiblah atasnya berfid-yah. yaitu:berpuasa” (QS. Hal-hal tersebut apabila ditahan akan mengakibatkan penyakit sesuai dengan kadarnya. 2004). mani jika telah memuncak (tidak tersalurkan). air kencing. kotoran.Dalam ayat ini Allah membolehkan orang yang sakit untuk menggunakan debu yang suci dan tidak menggunakan air demi menjaga badan dari hal-hal yang bisa membahayakan. lapar dan haus. Para dokter dan ulama seperti Ibnul Qayyim menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang jika ditahan bisa menimbulkan penyakit ganas. yaitu darah apabila tekanannya naik. Menyingkirkan zat-zat yang merusak Sebagaimana yang diisyaratkan oleh Allah dalam firmanNya: Artinya: “Jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur). Dalam ayat ini juga terdapat peringatan untuk menjaga diri dari setiap hal yang membahayakan. Hal ini bertujuan untuk menyingkirkan zat-zat yang menyebabkan penyakit di kepalanya. untuk itu perlu upaya sejak dini agar seseorang . al-Baqarah [2] : 196) Dalam ayat ini Allah SWT membolehkan orang yang sakit atau yang ada gangguan di kepalanya. muntah. rasa gatal. bersin. 3. baik dari dalam maupun luar tubuh (Al-Jauziyah. mengantuk. atau yang lainnya pada saat berhaji untuk memotong rambut. Sudah menjadi kesepakatan ulama bahwa menjaga kesehatan lebih baik dari pada mengobati. seperti: kutu.

tetap sehat. Sebab. Cara pertama disebut pencegahan primer yaitu mencegah timbulnya penyakit pada orang yang sehat. cara makan. (As-Syayyid. hingga pola atau waktu makan. 2004). Dasar dari amalan ini adalah firman Allah SWT dalam surat al-Maidah ayat 6 yang menjelaskan pencegahan penyakit dengan air karena air bisa membahayakan kesehatan seseorang yang menderita penyakit tertentu (Al-Jauziyah. Dalam menjaga kesehatan dapat dilakukan dua tindakan yaitu tindakan pencegahan atau preventif dan perlindungan kesehatan tubuh. 2006) Nutrisi yang Baik Untuk Anak Menurut Islam Bayi di Bawah Lima Tahun (Balita) Memerhatikan makanan seimbang bagi anak akan sangat membantu menghindarkan mereka dari makanan yang buruk sekaligus membantu pertumbuhan mereka secara alami. kebutuhan mereka terhadap energi dan unsur-unsur makanan saat beraktivitas sehari-hari lebih besar dibandingkan dengan kebutuhan orang dewasa. Cara yang kedua adalah pencegahan bagi orang yang sakit agar penyakitnya tidak bertambah parah. (As-Syayyid. Islam mengajarkan ummatnya bagaimana cara makan yang baik. porsi makanan. Tindakan pencegahan sendiri ada dua jenis yaitu pencegahan dari hal-hal yang dapat menimbulkan sakit dan pencegahan dari sesuatu yang dapat memperparah penyakit yang sudah ada. Dalam hal ini. 2006) . dari mulai makan hingga beraktivitas. seperti jenis makanan. tindakan yang paling nyata dalam mencegah terjadinya penyakit adalah dengan melakukan pola hidup yang baik.

2006) .S alA’la [87]: 3) Al-Quran al-Karim telah menyebutkan beberapa aturan yang mengatur masalah penyusuan alami dan aturan pemeliharaan anak yang masih menyusu kepada selain ibu kandung. Sebagaimana mereka juga harus diarahkan dan dibimbing untuk membiasakan diri memakan makanan yang baik dan benar sejak dini sekaligus memotivasi mereka untuk melakukan aktivitas gerakan atau olahraga sehingga tidak mengalami obesitas atau kegemukan. Kemudian susu itu mengalir ke payudara untuk kemudian atas hidayah Allah pula sang anak menyerap makanan melalui anggota tubuh sang ibu tersebut. Allah berfirman. kekuasaan dan kalimat Allah. yakni ibu susuan dan bukan termasuk salah satu nasab. Dia membutuhkan makanan yang sama yang dulu pernah diserapnya di dalam darah. (As-Syayyid. (As-Syayyid. darah itu berubah menjadi susu yang bersih dan murni yang mengandung berbagai unsur yang sesuai bagi pertumbuhannya. Berkenaan dengan masalah ini. (As-Syayyid. 2006) “Yang menentukan kadar (masing-masing) dan menentukan petunjuk” (Q. Kemudian dengan ilmu. 2006) Anak yang Masih Menyusui Setelah lahir dan hidup di dunia ini. khususnya karena mereka tidak bisa mengonsumsi makanan sendiri sebanyak makanan yang dikonsumsi oleh orang dewasa. ketika masih menjadi janin. Allah berfirman. layaknya kebutuhan cabang pada akar. sang buah hati pun menjadi demikian bersandar dan membutuhkan ibu. seorang anak harus mengonsumsi makanan beragam secara rutin setiap hari.Oleh karena itu.

yakni selama 2 tahun. 2006) Namun demikian dibolehkan juga menyapih anak sebelum masa yang telah ditetapkan oleh Al-Quran al-Karim. (As-Syayyid. yaitu 2 tahun. (As-Syayyid. padahal dia mampu melakukannya. Hal itu sesuai dengan firman Allah. bila mampu. merupakan suatu tindakan yang tidak dibenarkan agama. dan tidak menolak memberikannya selama masa menyusui. maka tidak ada dosa antara keduanya” (Q. bagi yang ingin menyusui secara sempurna” (Q. 2006) “Apabila keduanya ingin menyapih dengan persetujuan dan permusyawaratan antara keduanya. bagi siapa saja yang ingin menyempurnakan penyusuan.“Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh.S. di mana Islam telah memberikan nafkah penyusuan jika terjadi . tanpa harus mengesampingkan kemaslahatan sang buah hati dan jaminan pengasuhannya.S al-Baqarah [2]: 233) Dari ayat tersebut terlihat jelas aturan sebagai berikut: Seorang ibu berkewajiban untuk menyusui anaknya melalui payudara dan tidak mengingkari pentingnya hak anak untuk menikmati air susu dari payudara ibunya. dengan syarat ada kesepakatan antara ayah dan ibu. al-Baqarah [2]: 233) Menyusukan anak kepada wanita lain. Islam benar-benar telah menancapkan tiang penopang materi untuk kepentingan penyusuan ini. Oleh karena itu.

barulah payudara ibu mengeluarkan zair susu yang merupakan makanan bayi. kemudian jika mereka menyusui (anak-anak) kalian maka berikanlah imbalannya kepada mereka. Sebagaimana . yaitu membiasakan alat pencernaan bayi untuk bisa beradaptasi dan menerima sekaligus mencerna makanan. sehingga kepentingan anak tidak terabaikan dan bisa memenuhi segala makanan yang dibutuhkan.perceraian dengan suaminya. yang kaya akan protein. vitamin dan mineral. ath-Thalaq [65]: 6) Dengan demikian Allah SWT telah menjamin kebutuhan makanan bayi melalui air susu ibunya. Cairan ini bisa mencukupi kebutuhan makanan bayi di awal kehidupannya di dunia. Sebagaimana cairan ini juga memiliki manfaat lain. (As-Syayyid. antibodi. Dan jika mereka (istri-istri yang sudah ditalak) sedang hamil. Pada tiga hari pertama. maka perempuan lain boleh menyusukan (anak itu) untuknya” (Q. jika kalian menemui kesulitan. 2006) Dan pada hari keempat. 2006) “Tenpatkanlah mereka (para istri) di mana kalian bertempat tinggal menurut kemampuan kalian dan janganlah kalian menyusahkan mereka dan menyempitkan (hati) mereka. Susu ibu mengandung zat-zat yang menambah kemampuan tubuh bayi untuk melawan berbagai macam penyakit. maka berikanlah kepada mereka nafkahnya sampai mereka melahirkan. dan musyawarahkanlah di antara kalian (segala sesuatu) dengan baik. payudara mengeluarkan cairan yang berwarna kekuningan dalam jumlah yang tidak banyak yang disebut kolostrum.S. Allah berfirman. (As-Syayyid.

2006) Telah dibuktikan pula bahwa menyusui memiliki manfaat perlindungan dan pencegahan dari berbagai macam penyakit yang membahayakan. Dan lebih kecil kemungkinannya menimpa wanita menikah dibanding wanita yang tidak menikah. protein. Untuk kemudian secara bertahap meningkat pada jenis makanan keras. vitamin dan mineral. (As-Syayyid. jika dibandingkan dengan mereka yang tidak menyusui anaknya. 2006) Di lebih dari satu tempat.ia merupakan makanan aman yang mengandung berbagai macam unsur makanan yang dibutuhkan bayi pada usia enam bulan pertama. 2006) Ketika bayi telah mencapai 6 bulan. misalnya penyakit kanker. penyusuan alami memiliki manfaat yang sangat banyak. Makanan bayi memerlukan tempat khusus yang bisa menjaga kebersihan dan mudah untuk dikonsumsi dan dicerna. 2006) . misalnya telur. 2006) Secara lambat laun dan bertahap. buah-buahan. maka seorang ibu harus memberikan makanan pendamping yang kaya akan energi. sang buah hati akan terbiasa dengan makanan-makanan. (As-Syayyid. dimana Allah berfirman. Setelah gigi tumbuh dan bayi telah terbiasa dengan makananmakanan cair dan lembut. maka dimungkinkan baginya untuk mengonsumsi makanan agak keras. (As-Syayyid. Dengan demikian. sayur-sayuran dan semua makanan yang diolah dari hewan. (As-Syayyid. Al-Quran al-Karim telah menunjukkan pentingknya penyusuan alami. (As-Syayyid. Sangat kecil sekali kemungkinan penyakit kanker payudara khususnya akan menghinggapi ibu-ibu yang menyusui.

‘Susuilah dia (Musa). karena pengetahuan mereka yang mendalam mengenai pentingnya penyusuan bagi anak dan keluarga sekaligus. untuk kemudian membuat aturan yang melarang mengiklankan produk-produk tersebut atau menganjurkan para ibu untuk memberikannya kepada anak-anaknya. dan apabila engkau khawatir terhadapnya maka hanyutkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah engkau takut dan jangan (pula) bersedih hati.S. 2006) Islam merupakan agama yang aktif dan penuh kasih sayang yang selalu menyeru setiap orang berakal untuk meneladani orang-orang muslim terdahulu. sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu. dan menjadikannya salah seorang rasul’” (Q. Islam telah memuliakan kita. Kemudian dengan bekerja sama dengan beberapa negara anggota. maupun masyarakat. al-Qashash [28]: 7) Kaum muslim terdahulu telah berusaha memotivasi para ibu untuk menyusui anak-anak mereka secara alami. ketika ia memerintahkan kita untuk memelihara dan mempertahankan hal-hal yang baik di atas. (As-Syayyid. Sementara kedokteran modern telah menegaskan bahaya sikap yang mnegabaikan penyusuan alami. World Health Organization (WHO) di akhir abad ke-20 telah menekankan pentingnya penyusuan alami ini. (As-Syayyid. ayah. WHO telah mengampanyekan pentingnya penyusuan ini bagi bayi sekaligus mengingatkan untuk menghindari makananmakanan buatan yang terbuat dari berbagai macam campuran. anak. 2006) Perlu disebutkan. ASI memeiliki beberapa kelebihan. diantaranya: (As-Syayyid.“Kami ilhamkan kepada ibunya Musa. baik sebagai ibu. 2006) .

Menyusui langsung dari payudara ibu dapat mencegah terjadinya kegemukan pada anak dan juga ibu 8. Obesitas pada anak dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Tidak dingin dan tidak juga panas 3. 1996). diantaranya adalah faktor genetik. Obesitas dalam Sudut Pandang Islam Obesitas merupakan abnormalitas atau kelebihan akumulasi lemak di dalam tubuh yang dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan. Bisa memberi antibodi khusus untuk melawan berbagai kuman dan virus penyakit. bermain games. Cocok bagi pencernaan bayi 6. Bersih dan steril 2. 7. sering menonton televisi. 2007). dan inaktivitas fisik (kurang berolahraga. Obesitas pada anak dapat berdampak buruk bagi kesehatan karena dapat menjadi penyebab langsung atau faktor predisposisi dari berbagai penyakit seperti . Tidak busuk saat dalam penyimpanan 5. dll) (Ferry. kebiasaan dan pola makan yang buruk.1. Hal ini dapat terjadi akibat ketidakseimbangan antara asupan dengan kebutuhan energi untuk waktu yang lama (Behrman dkk. Menyusui dari payudara ibu juga bisa menumbuhkan rasa kasih sayang sekaligus mempererat hubungan emosional antara anak dan ibu. Siap dikonsumsi kapanpun 4.

(As-Syayyid. akan mengakibatkan munculnya berbagai macam penyakit. maka hal itu akan menyebabkan kelebihan berat badan. pseudotumor serebri. (As-Syayyid. 2008) Mengenai makanan dan pola makan. Sebaliknya. terlalu sedikit mengonsumsi makanan dari yang seharusnya. Jika seseorang mengonsumsi makanan yang menyuplai kalori lebih banyak dari yang dibutuhkannya. juga kesempurnaan dan kesehatan makanan. 2006) Selain itu pola makan serta kualitas dan kebersihan makanan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pencernaan yang baik. maka dia harus mengimbanginya dengan berolahraga. (Hidayati dkk. Sebab pola makan yang buruk dan berlebih-lebihan dalam mengonsumsi makanan atau sebaliknya. gangguan ortopedik. serta cara mengonsumsinya. 2006) Jika seseorang mengonsumsi makanan yang mnegandung selera ini melebihi batas kebutuhannya. diabetes mellitus. dan alergi. Dan jika seseorang menciptakan keseimbangan antara kebutuhan kalori dan aktivitas yang dilakukannya. (AsSyayyid. Islam tidak hanya menyinggung tentang makanan dan kandungannya saja. berarti dia telah menjaga berat badan ideal. juga kemampuan tubuh untuk menyerap zat-zat makanan dengan segala macam ragamnya.penyakit kardiovaskuler. serta tidak memerhatikan keseimbangan kandungan makanan. bila dia mengonsumsi makanan lebih sedikit dari yang dibutuhkan. 2006) . agar zat-zat yang berlebih yang tidak dibutuhkan tubuh terbakar. yang rawan sekali terhadap serangan berbagai penyakit. makan berat badannya akan menurun sehingga mnejadi kurus.

karena ia membuat badan beres. karena ia merusak tubuh. menyebabkan penyakit dan menjadikan shalat sebagai pekerjaan yang melelahkan. namun tanpa berlebihan. 2006) Hippocrates berkata. 2006) Adalah penting bahwa orang yang bersikap menahan diri dan memakan apa yang cocok dan sesuai dengan seleranya. “Makanan yang merugikan tetapi sedikit lebih baik daripada makanan yang baik namun terlalu banyak”. Hindarilah semua yang berlebihan. mengonsumsi makanan yang banyak tanpa dicerna dengan baik memaksa pankreas mengeluarkan sejumlah enzim yang melebihi batas kebutuhannya. berkata. Hadist ini diriwayatkan oleh Abu Nu’aim.Berbagai penelitian ilmiah modern menetapkan. Manfaatkanlah bekam. “Memelihara kesehatan yang baik bergantung pada kerja secara wajar dan menghindari makan dan minum terlalu banyak”. Penyakit yang disebabkan oleh sikap berlebih-lebihan dalam makan ini bisa lebih berbahaya jika dibandingkan dengan penyakit yang disebabkan oleh kekurangan makanan. (As-Suyuthi. Dia juga berkata. yang jika pola makan berlebihan ini dilakukan secara terus-menerus akan menyebabkan ketidakmampuan melakukan tugas dan aktivitas atau radang yang parah. 2006) . karena Allah membenci orang berilmu yang bertubuh gendut”. Umar r. (As-Suyuthi. “Hindarilah berperut buncit. (As-Syayyid.a. Sebagaimana kemampuan jaringan tubuh untuk mengubah unsur-unsur makanan menjadi melemah saat berbagai macam makanan masuk ke dalam lambung dalam satu waktu sekaligus.

S. pakailah pakaian kalian yang bagus pada setiap (memasuki) masjid. tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki. dan janganlah melampaui batas” (Q. tetapi jangan berlebihan. 2006) “Makanlah dari rezeki yang baik-baik yang telah Kami berikan kepada kalian. Maha Melihat” (Q. terkadang juga dalam bentuk bimbingan dan terkadang dengan menarik perhatian.S. agar tubuh manusia berdiri tegak di atas dasar-dasar yang kukuh dan bangunan yang baik. Terkadang dalam bentuk larangan. (As-Syayyid. Islam telah membuat aturan dan ajaran bagi ummat manusia untuk mengatur langkah jalannya dan mengawasi semua pergerakannya. Sungguh. Allah SWT berfirman.Sejak beberapa abad yang lalu. Dengan demikian mengonsumsi makanan secara berlebih-lebihan jelas bertentangan dengan ajaran Islam. Allah tidak menyukai orang yang berlebihan” (Q. makan dan minumlah. yang kelak akan membuatnya mampu menghadapi dan menjalani kehidupan. Sungguh. Dia Maha Teliti terhadap (keadaan) hambahamba-Nya. al-A’raf [7]: 31) “Sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi. Thaha [20]: 81) “Wahai anak cucu Adam. asy-Syura [42]: 72) .S.

Kalau toh. Dalam Islam. makan terlalu banyak yang melebihi kebutuhan tubuh akan membahayakan bahkan menyebabkan munculnya berbagai penyakit yang dipredisposisi oleh obesitas. Sebenarnya beberapa suap saja sudah cukup untuk menegakkan tulang rusuknya.“Tidaklah anak cucu Adam mengisi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Islam sangat menganjurkan agar mengatur pola makan yang tidak berlebihan sehingga badan selalu segar dan sehat.” (QS. 2003): a. Ibnu Majah. makanan yang baik untuk kesehatan adalah makanan yang halal dan thayyib. Mengatur pola makan dan minum Dalam ilmu kesehatan dan gizi disebutkan bahwa makanan merupakan unsur terpenting untuk menjaga kesehatan. dia harus mengisinya. dan Muslim) Untuk itu. sepertiga untuk minuman. Obesitas sering disebabkan oleh perubahan pola hidup masyarakat yang tidak sehat akibat memakan makanan secara berlebihan yang tidak diimbangi dengan pengeluaran kalori seperti kurangnya berolahraga. Perintah untuk mengkonsumsi makanan yang baik dan tidak berlebihan terdapat pada firman Allah SWT : ‫فيه تطغوا ول رزقناكم ما طيبات من كلوا‬ ُُ ِ ِ َ َّ َ ْ ُ َ ْ َ َ َ َ ْ َ ْ َ ِ ِ Artinya: “Makanlah dari rezeki yang baik-baik yang telah kami berikan kepada kalian dan janganlah melampaui batas. Thaha [20]:81) . maka sepertiga untuk makanan. Dianjurkan pula agar makan tidak terlalu kenyang atau dekat jaraknya karena menurut pakar kesehatan. dan sepertiga lagi untuk bernapas” (HR at-Tirmidzi. Islam mengajarkan pola hidup sehat yang meliputi (Zuhroni.

Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. istirahat yang cukup di samping hak-haknya kepada Allah untuk beribadah seperti dalam hadist yang diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Umar. hukum olah raga adalah mubah.S al-A’raf [7]:31) b. juga .” (Q. pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid . Dalam pandangan ulama fikih. Dari sumber hadits dapat dijumpai berbagai riwayat. adakalanya Nabi berolah raga. Kurangnya aktivitas fisik pada seseorang dapat meningkatkan risiko PJK pada kemudian hari sehingga perlu upaya preventif seperti olah raga. bahkan bisa bernilai ibadah jika diniati sebagai ibadah atau agar mampu melakukan ibadah dengan sempurna dan pelaksanaannya sesuai dengan norma Islami. Olah raga sebagai upaya menjaga kesehatan Aktivitas terpenting untuk menjaga kesehatan dalam ilmu kedokteran adalah olah raga.” (Mutafaq’alaih). Artinya: “Sesungguhnya tubuhmu mempunyai hak yang harus kamu penuhi. dan janganlah berlebih-lebihan . makan dan minumlah. Keseimbangan beraktivitas dan istirahat Islam menekankan keteraturan untuk menjaga ritme hidup dengan cara melakukan aktivitas yang diimbangi dengan tidur yang cukup. c.Allah SWT berfirman: Artinya: “Hai anak Adam.

anggar. Ibn Majah.menganjurkan berolahraga. dll. alTurmudzi. Ingatlah kekuatan itu adalah memanah. ingatlah kekuatan itu adalah memanah. Ahmad dan al-Darimi) . Berbagai jenis olah raga yang dianjurkan Nabi adalah renang. Kata memanah sebagai kekuatan pernah disebutkan Nabi di atas mimbar sebanyak 3 kali. Abu Dawud. memanah.” (HR Muslim. ingatlah kekuatan itu adalah memanah. sebagaimana dinyatakan dalam hadits: Artinya: Nabi berkata:”Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi. berkuda.