Anda di halaman 1dari 5

Nama : Nur Indah Kartikasari NIM Kasus hipertensi Tn.

M, usia 48 tahun seorang pegawai negeri golongan I dan seorang supir ojek pada sore sampai malam hari. Tinggal bersama seorang istri dengan dua orang anak. Datang ke dokter dengan keluhan sulit tidur, sering sakit kepala, penglihatan terganggu, dan nafas pendek. Tn. M didiagnosa hipertensi dengan pengukuran tekanan darah 3 kali sebagai berikut : 150/95 mmHg, 152/96 mmHg, dan 155/95 mmHg. Kedua orang tua Tn. M masih ada dan tidak menderita hipertensi atau penyakit jantung. Tn. M mempunyai kebiasaan merokok dan menghabiskan 2 sampai 3 bungkus rokok per hari , sangat menyukai makanan gorengan , bersantan, dan pedas walau berasal dari daerah sunda. Sering mengkonsumsi mie instan, 2 3 bungkus seminggu. Namun istri Tn. M mengatakan suaminya tidak pernah mengeluh masakan apa saja. Tn. M selalu minum kopi kental pada pagi sebelum berangkat bekerja, sebelum berangkat mengojek dan malam hari setelah pulang bekerja. Karena kesibukan, Tn. M selalu merasa capai setelah tiba di rumah sehingga tidak pernah berolahraga. Untuk menjaga kebugarannya Tn. M sering mengkonsumsi minuman kesehatan yang mengandung kafein. Sehubungan dengan hipertensinya, dokter merujuk Tn. M ke Ahli Gizi untuk mendapatkan bantuan diet. Berat badan Tn. M saat ini 85 kg dengan tinggi badan 165 cm, dengan lingkar pinggang 102 cm. : 22030110130089

Penghitungan IMT dan BB ideal IMT = BB/TB2 = 85/(1.65)2 = 31.2 kg/m2 BB ideal = (TB 100) - (10%(TB -100)) = (165 100) - (10%(65)) = 65 6.5 = 58.5 kg Penghitungan kebutuhan energi BMR = (9.99xBB) + (6.25xTB) (4.92xU) + 5 = (9.99x85) + (6.25x165) (4.92x48) + 5 = 849.15 + 1031.25 236.16 + 5 = 1649.24 kkal

Kebutuhan Energi

= 1649.24 x 1.76 (aktivitas sedang) = 2902.66 2900 kkal

Untuk penurunan BB = 2900 500 = 2400 kkal Penghitungan kebutuhan zat gizi makro Karbohidrat (60%) = 60/100 x 2400 = 1440 kkal / 4 = 360 gram Lemak (20%) = 20/100 x 2400 = 480 kkal / 9 = 53.3 gram Protein (20%) = 20/100 x 2400 = 480 kkal / 4 = 120 gram Assessment Food/nutrition related history KODE KODE DATA FH 1.2.1.1 Minum kopi kental 3x/hr , FH 1.4.3.1 minum minuman kesehatan mengandung kafein FH 1.2.2.2 Sangat menyukai makanan FH 1.2.2.3 gorengan, bersantan, pedas & FH 4.2.12 mengkonsumsi mie instan 23 bungkus seminggu FH 4.2.11 Minum minuman kesehatan untuk menjaga kebugaran FH 7.3.1 Tidak pernah berolah raga Anthropometric Measurements KODE AD 1.1.1 AD 1.1.2 AD 1.1.5 AD 1.1.7 DATA Tinggi badan = 165 cm Berat badan = 85 kg IMT = 31.2 Lingkar pinggang = 102 cm INTERPRETASI

INTERPRETASI Tinggi asupan kafein

Tinggi lemak ,natrium, dan energi

Pengetahuan kurang Aktivitas fisik kurang

Obesitas

Nutrition-focused physical-finding KODE PD 1.1.3 PD 1.1.6 DATA Nafas pendek, hipertensi Sering sakit kepala, penglihatan terganggu, nafas pendek, sulit tidur INTERPRETASI

PD 1.1.9

Tekanan darah, 3 kali pengukuran : 1. 150/95 mmHg 2. 152/96 mmHg 3. 155/95 mmHg

Hipertensi

Client history KODE CH 1.1.1 CH 1.1.2 CH 1.1.7 CH 1.1.8 CH 3.1.6 DATA Umur 48 tahun Jenis kelamin laki - laki Suami dari seorang istri dan ayah dari dua orang anak Merokok 2 3 bungkus per hari Bekerja sebagai pegawai negeri golongan I dan supir ojek pada sore sampai malam hari INTERPRETASI

Kepala keluarga Memperparah resiko hipertensi dan aterosklerosis

P.E.S Obesitas berkaitan dengan pemilihan makan yang salah dan aktivitas fisik kurang yang ditandai dengan sering mengkonsumsi makanan gorengan, bersantan, pedas, mie instan 2-3 bungkus seminggu, tidak pernah berolah raga, dan IMT sebesar 31.2 kg/m2. Intervensi Tujuan 1. Menurunkan berat badan pasien hingga mencapai target BB ideal dengan memberikan asupan sesuai kebutuhan. 2. Mengubah kebiasaan makan pasien dan memotivasi pasien untuk berolah raga. 3. Menurunkan tekanan darah pasien. Preskripsi diet 1. Kebutuhan energi Energi koreksi BB 2. Karbohidrat 3. Lemak 4. Protein = 2900 kkal = 2900 500 = 2400 kkal

= 360 gram = 53.3 gram = 120 gram

5. Distribusi makanan : a. makan pagi 20% dari total energi b. makan siang 30% dari total energi c. makan malam 20% dari total energi d. dua kali selingan @ 15% dari total energi 6. Memperbanyak asupan serat 7. Mengurangi konsumsi makanan gorengan, bersantan, pedas, dan mie instan 8. Mengurangi asupan kafein Implementasi 1. Frekuensi makan : 3 kali makanan utama dan 2 kali selingan 2. Rute pemberian makanan lewat oral 3. Bentuk dan konsistensi makanan padat 4. Daftar penukar Jenis KH Hewani Nabati Sayur B Gula Buah Susu Minyak Total energi Total KH Total lemak Penukar 7 5 6 3 3 1 3 Energi 1225 300 450 75 25 150 125 150 KH 280 42 15 6 12 10 Lemak 16 18 6 15 Protein 28 35 42 3 7 -

= 2500 kkal = 365 gram = 55 gram

Total protein = 115 gram

Contoh menu 2400 kkal Waktu Pagi Makanan Nasi putih Ca sayuran +bakso + tahu Bahan makanan Nasi putih Kacang panjang + brokoli + wortel Bakso Tahu Penukar 2 (1 gls) 1 (1 gls) 1 (10bj sdg) 1 (1 bj bsr) Energi 350 25 75 75 KH 80 5 7 L 5 3 P 8 1 7 5

Waktu

Makanan Pepes mujair Tempe bacem Anggur

Bahan makanan Ikan mujair Tempe minyak Anggur Roti tawar keju Nasi putih Ayam tanpa kulit

Selingan Siang

Roti keju

Nasi putih Garang asem Tumis Kangkung kangkung + tempe Tempe

Penukar 1 (1/3 ekor kcl) 1 (2 ptg sdg) 1 (1 sdt) 1 (20 bh sdg) 1 (3 iris) 1 (1 ptg kcl) 2 (1 gls) 1 (1 ptg sdg) 1 (1 gls) 2 (2 ptg sdg) 1 (1 sdt) 1 (2 bh sdg) 1 (2 bh kcl) (1 sdt) 2 (1 gls) 1 (1 gls)

Energi 50 75 50 50 175 125 350 50 25 150 50 50 50 25 350 25

KH 7 12 40 10 80 5 14 12 12 6 80 5

L 2 3 5 6 2 6 5 -

P 7 5 4 7 8 7 1 10 8 1

Selingan Malam

Jus jeruk Setup pisang Nasi putih Sayur sop

minyak jeruk Pisang raja sereh Gula pasir

Nasi putih Kol + seledri + kembang kol + kacang kapri Semur telur Telur + tempe Tempe Pepes tahu tahu minyak

1 (1 btr) 1 (2 ptg sdg) 1 (1 bj bsr) 1 (1 sdt)

75 75 75 50 2500

7 7 365

5 3 3 5 55

7 5 5 115

Total Rencana edukasi dan konseling

Memberikan edukasi kepada pasien agar pasien dapat menambah pengetahuannya terkait gizi Memberikan konseling agar pasien dapat mengubah kebiasaan makan pasien menjadi lebih baik dan agar pasien termotivasi untuk melakukan olah raga Monitoring dan Evaluasi Asupan (setiap hari) Berat badan (setiap minggu) Tekanan darah (setiap hari)