Anda di halaman 1dari 13

METODA PELAKSANAAN

RUANG LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan Pembangunan Jembatan ini terdiri dari beberapa item pekerjaan diantaranya adalah : 1 1,2 1.8(2) 1.8(3) 1.8(4) III 3.1 (3) 3.1 (6a) 3.2(1) VII 7.1(5) 7.1(7) 7.1(8) 7.3(1) 7.7(1)c 7.7(2)c 7,9 7.10(3) UMUM Mobilisasi Pemasangan dan Pemeliharaan Jembatan Sementara Pengambilan Data Tanah (sondir) Pengambilan Data Tanah (Boring) PEKERJAAN TANAH Galian Struktur dengan Kedalaman 0 - 2 meter Cofferdam, Penyokong, Pengaku dan Pekerjaan berkaitan Timbunan Biasa STRUKTUR Beton K250 Beton Siklop K175 Beton K125 Baja Tulangan U24 Polos Penyediaan Dinding Sumuran Silinder, Diameter 350 cm Penurunan Dinding Sumuran Silinder, Diameter 350 cm Pasangan Batu Bronjong (Gabions) Pabrikan

PEKERJAAN PERSIAPAN Pekerjaan persiapan mencakup pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bowplank

yang dilakukan oleh tenaga surveyor dengan pengawasan konsultan perencana. Setelah pengukuran dilakukan pembersihan area kerja dan Pembongkaran jembatan lama serta membuat jembatan kerja / sementara demi kelancaran lalu lintas disekitar kerja. Pada pekerjaan persiapan selain pekerjaan pengukuran dan pembersihan juga dibarengi dengan pekerjaan umum lainnya. Pekerjaan Umum disini adalah pekerjaan mobilisasi yang merupakan pekerjaan tahap awal untuk pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan lainnya, Pekerjaan ini merupakan
Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI

pengadaan sarana yang akan mendukung pelaksanaan pekerjaan baik peralatan, tenaga manusia maupun tempat pemondokan/base camp. Waktu pelaksanaan mobilisasi untuk pekerjaan ini sesuai dengan ketentuan yang ada di dalam Dokumen Kontrak. Mobilisasi peralatan dilaksanakan sebelum pekerjaan lain dimulai dan disesuaikan dengan kebutuhan peralatan sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dikerjakan, sedangkan untuk pembuatan base camp dilaksanakan sejak awal SPMK dan diperkirakan selesai selama 14 hari. Mobilisasi mencakup mobilisasi pelalatan dan mobilisasi personil serta peralatan pendukung.

Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI

PEKERJAAN TANAH 2. Galian Struktur 0 2 m, Pekerjaan galian tanah pada proyek ini meliputi galian untuk pekerjaan pondasi abutmen. Galian dilakukan dengan langkah-langkah yang sedemikian rupa, sehingga tidak terjadi kerusakan ekologi tanah setempat, dan perlu diperhatikan dari segi Kesehatan dan Keselamatan Kerja., serta dijaga terhadap dampak lingkungan (Environmental Aspect) pada saat pelaksanaan galian dan transportasi pembuangan tanah ke disposal area. a. Alat 1) 2) 3) b. Peralatan yang digunakan. yang digunakan untuk pekerjaan galian adalah : Excavator PC 200 ( kap. 0,7 m3 ) Dumptruck kapasitas 8.0 ton. Manpower. Metode kerja.

Pekejaan galian dilaksanakan secara open cut. Surveyor akan memberikan patok-patok panduan serta berapa kedalaman galian yang harus dicapai. Excavator melakukan penggalian sesuai dengan urutan dan panduan dari Surveyor dan diawasi oleh Pelaksana dan Pengawas. Material hasil galian sebagian ditempatkan/distok disamping galian untuk timbunan kembali, jarak penempatan hasil galian untuk timbunan harus aman, tidak akan terjadi longsor dan masuk kedalam lubang galian. Hasil galian yang berlebih, atau yang tidak dapat dipakai untuk timbunan kembali dimuat langsung ke Dumptruk untuk dibuang ke Disposal area. Bak dumptruck harus ditutupi dengan terpal/plastik agar tanah yang dibawa tidak berceceran. Kesemuanya ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan akibat aktifitas pekerjaan Galian. Lobang galian yang telah selesai digali dengan alat berat, dilakukan perapihan dengan tenaga manusia, untuk persiapan pekerjaan selanjutnya. Pekerjaan galian struktur direncanakan siap dikerjakan dalam waktu empat minggu
Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI

Excavat or

Excavat or

Gambar. 1 dan 2 Penggalian Sumuran dengan menggunakan Excavator 3. Timbunan Biasa Material timbunan diangkut kelokasi pekerjaan dengan menggunakan Dump Truk. Penghamparan Timbunan Tanah dilakukan dengan Motor Grader lapis demi lapis dan dipadatkan dengan menggunakan Vibro Roller. Pada saat pemadatan dilakukan penyiraman dengan Water Tanker agar porinya dapat saling mengisi hingga dapat mencapai kepadatan/density yang diinginkan (sesuai dengan yang disyaratkan spesifikasi). Selanjutnya dilakukan pengujian density untuk mengetahui persentase kepadatan. Kebutuhan Tenaga Kerja : Pekerja : 2 orang Pada pekerjaan ini menggunakan peralatan : a. Wheel Loader : 1 unit b. Dump Truck : 4 unit c. Motor Grader : 1 unit d. Vibratory Roller : 1 unit e. Water Tank Truck : 1 unit f. Alat bantu lainnya : 1 ls

Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI

Ilustrasi Pekerjaan Timbunan


Pemadatan dgn Vibro Compactor lapis demi lapis sampai diperoleh kepadatan sesuai Spec. Dihampar dengan Dozer lapis demi lapis (maks. 35 cm atau sesuai spec. Tanah dari luar ditansport dengan Dump truck dan dituang

PEKERJAAN STRUKTUR Beton Pekerjaan beton terdiri dari Beton Beton K250, Beton cyclope K175 dan K 125. Beton dicampur dengan menggunakan Concrete Mixer dengan campuran Semen, Agregat Kasar, Pasir dan Air sesuai dengan Job Mix yang telah disediakan terlebih dahulu. Air yang sesuai dengan spesifikasi dibawa dengan menggunakan Water Tanker kelokasi pekerjaan, sedangkan material semen dan lainlainnya dibawa dengan Dump Truck. Sebelum dilakukan pengecoran terlebih dahulu dipasang Bekesting/mal sesuai dengan dimensi/ukuran pada gambar rencana. Padan waktu pengecoran dilakukan, beton digetarkan dengan Concrete Vibratory agar porinya saling mengisi dan karakteristik/ mutu beton sesuai dengan yang diinginkan. Pekerjaan dilakukan dengan tahapan sebagai berikut : a. Pembentukan cetakan / bekisting b. Permasangan cetakan / bekisting Setelah pemasangan bekisting selesai, diperiksa bentuk, ukuran dan stabilitasnya oleh Direksi.
Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI

Selanjutnya dilakukan pengecoran dengan peralatan a. Beton Molen b. Concrete Vibrator c. Kereta Sorong d. Alat bantu dan pekerja e. Peralatan Laboratorium dan Slump Test

: : : : : : 4 4 4 1 1 unit unit unit ls ls

Saat pengecoran diambil contoh hasil pengecoran, yang diuji sesudah 3 hari, 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Kebutuhan Tenaga Kerja : a. b. Pekerjaan Baja Tulangan Baja beton adalah bagian dari pekerjaan beton.struktur. Sebelum belum beton struktur dicor terlebih dahulu dipasang baja tulangan yang sudah dirangkai/rakit dengan ukuran dan bentuk yang telah ditentukan. Baja tulangan dipotong menurut ukuran yang dibutuhkan, lalu dibengkokkan sesuai gambar dan kemudian dirakit serta diikat dengan kawat beton hingga menyatu dan kuat. Perakitan dilakukan pada acuan/mal yang sudah disediakan dan sebagian dikerjakan diluar mal dengan menggunakan alat bantu, seperti Tang, Kakaktua, Pemotong Besi/Gergaji Besi, Alat Pembengkok dan lain-lain. Setelah semua terpasang dengan rapi dan spasi beton (dengan mamasang beton tahu yang sudah dibuat terlebih dahulu) pengecoran baru dapat dilakukan Tukang Batu Pekerja : 2 orang : 8 orang

Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI

ABUTMENT Pekerjaan Abutment Meliputi : - Lantai Kerja - Pembesian - Pembuatan bekisting/Formwork - Pengecoran Pengisian Sumuran dan Lantai Kerja

Sumuran

Setelah Penggalian, Sumuran diisi dengan beton tulangan setelah itu pengecoran Lantai Kerja

Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI

Pembesian Footing

Besi Tulangan Footing

Sumuran

Pemasangan Besi Tulangan Footing setelah Lantai Kerja

Pembuatan Bekisting / Formwork

Bekisting/Form work

Besi Tulangan Footing

Pemasangan Formwork pada Footing setelah Pembesian

Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI

Pengecoran

MOLEN

Talang

Besi Tulangan Footing

Pengecoran pada Footing

STRUKTUR Pekerjaan ini mencakup seluruh pelaksanaan struktur beton yang dikerjakan dengan menggunakan concret mixer, concrete vibrator, tenaga manusia dan alat bantu lainnya yang diperlukan. Untuk tulangan dirangkai/dibuat dengan cara manual atau dengan menggunakan tenaga manusia. Sedangkan untuk Pasangan Batu dan Bronjong dilakukan dengan menggunakan alat manual dan tenaga manusia. Sebelum dilaksanakan pekerjaan ini, lokasi harus sudah disiapkan dengan memasang patok/bouplank agar pasangan menjadi tepat ukuran dan keindahan terpenuhi. Pembesian Footing
Besi Tulangan Footing

Pemasangan Besi Tulangan Footing setelah Lantai Kerja

Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI

Pembuatan Bekisting / Formwork

Bekisting/Form work

Besi Tulangan Footing

Pemasangan Formwork pada Footing setelah Pembesian

Pengecoran

MOLEN

Talan g

Besi Tulangan Footing

Pengecoran pada Footing

Footing yang telah jadi

Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI

Pengecoran dinding abutment

Pembongkaran bekisting

Penimbunan Ulang Galian


Excavato r

Dump Truck

Penimbunan Kembali bekas Galian Footing Banda Aceh, 18 Juli 2009 PT. MULTI PUTRA INTI

(HJ. AZIZAH) Direktur Utama


Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI

Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI

Metode Kerja Pembangunan jembatan Rangka Baja Alue Buloh PT. MULTI PUTRA INTI