Anda di halaman 1dari 16

TUGAS I

TERMODINAMIKA LANJUT
(Dr. Ir. Ratnawati, MT )

PERBANDINGAN PREDIKSI VOLUME MOLAR


N-BUTANA DENGAN MENGGUNAKAN PERSAMAAN
VAN DER WAALS, REDLICH-KWONG,
DAN SOAVE-REDLICH-KWONG

disusun oleh :
Anis Roihatin
Rr. Dewi Artanti P

MAGISTER TEKNIK KIMIA


UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2010

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


UNIVERSITAS DIPONEGORO
PROGRAM MAGISTER TEKNIK KIMIA
Jl. Prof. H. Soedarso, SH, Jur.T. Kimia Ruang B 22,
Kampus Tembalang Semarang 50239 Telepon (024)7460058,
Facsimile (024) 76480675, www.mtk.undip.ac.id
LEMBAR PENGESAHAN

Tugas ini telah diselesaikan oleh :


1. Anis Roihatin
2. Rr. Dewi Artanti P

Dosen Pengampu : Dr. Ir. Ratnawati, MT

Semarang, Oktober 2010


Mengetahui
Dosen Pengampu

Dr. Ir. Ratnawati, MT

BAB I
Pendahuluan

1.1 Latar Belakang


Di dalam fisika dan termodinamika, persamaan keadaan adalah persamaan
termodinamika yang menggambarkan keadaan materi di bawah seperangkat kondisi fisika.
Persamaan keadaan adalah sebuah persamaan konstitutif yang menyediakan hubungan
matematik antara dua atau lebih fungsi keadaan yang berhubungan dengan materi, seperti
temperatur, tekanan, volume dan energi dalam. Persamaan keadaan berguna dalam
menggambarkan sifat-sifat fluida, campuran fluida, dan padatan.
Penggunaan paling umum dari sebuah persamaan keadaan adalah dalam memprediksi
keadaan gas dan cairan. Salah satu persamaan keadaan paling sederhana dalam penggunaan
ini adalah hukum gas ideal, yang cukup akurat dalam memprediksi keadaan gas pada tekanan
rendah dan temperatur tinggi. Tetapi persamaan ini menjadi semakin tidak akurat pada
tekanan yang makin tinggi dan temperatur yang makin rendah, dan gagal dalam memprediksi
kondensasi dari gas menjadi cairan. Untuk mengkoreksi keadaan gas ideal yang tidak sesuai
dengan keadaan gas nyata maka beberapa ilmuwan telah mengembangkan beberapa
persamaan keadaan, diantaranya seperti :

Persamaan Virial

Persamaan Van der Waals

Persamaan Redlich-Kwong

Persamaan Soave-Redlich-Kwong

Persamaan Peng-Robinson

Dll
Saat ini, tidak ada persamaan keadaan tunggal yang dapat dengan akurat

memperkirakan sifat-sifat semua zat pada semua kondisi. Selain memprediksi kelakuan gas
dan cairan, terdapat juga beberapa persamaan keadaan dalam memperkirakan volume
padatan, termasuk transisi padatan dari satu keadaan kristal ke keadaan kristal lainnya.

1. 2 Rumusan Masalah
Persamaan keadaan yang paling sederhana dalam memprediksi keadaan gas dan
cairan adalah hukum gas ideal, yang cukup akurat dalam memprediksi keadaan gas pada
tekanan rendah dan temperatur tinggi. Namun pada kenyataannya persamaan ini menjadi
tidak akurat pada tekanan yang semakin tinggi dan temperatur yang semakin rendah.
Beberapa persamaan keadaan telah dikembangkan untuk mengkoreksi keadaan gas ideal yang
tidak sesuai dengan keadaan gas nyata. Oleh karena itu perlu dilakukan studi pendekatan
untuk membandingkan persamaan-persamaan keadaan yang telah dikembangkan dengan
keadaan nyata di lapangan. Dalam makalah ini kami melakukan perbandingan terhadap tiga
persamaan keadaan pada senyawa n-butana (kondisi saturated), yaitu : Persamaan Van der
Waals, Redlich-Kwong, dan Soave-Redlich-Kwong dengan data literatur (Perrys Chemical
Engineering Handbook).

1.3 Tujuan
Studi pendekatan ini bertujuan untuk membandingkan hasil prediksi volume molar
pada senyawa n-Butana (kondisi saturated) untuk tiga persamaan keadaan : Persamaan Van
der Waals, Redlich-Kwong, dan Soave-Redlich-Kwong dengan data literatur (Perrys
Chemical Engineering Handbook).

BAB II
ISI
2.1 Dasar Teori
Persamaan keadaan adalah persamaan yang menyatakan hubungan antara state
variable yang menggambarkan keadaan dari suatu sistem pada kondisi fisik tertentu. State
variable adalah Property dari sistem yang hanya tergantung pada keadaan sistem saat ini,
bukan pada jalannya proses, antara lain : temperatur, tekanan, densitas, enthalpi, dll. Pada
awalnya persamaan keadaan yang digunakan adalah persamaan gas ideal yang ternyata
kurang tepat untuk diterapkan untuk gas nyata, sehingga muncullah beberapa persamaan
keadaan baru untuk mengkoreksi persamaan gas ideal. Berikut ini adalah penjelasan tentang
beberapa persamaan keadaan.

1. Persamaan Gas Ideal


Dalam thermodinamika, gas yang dipergunakan sebagai benda kerja umumnya
semuanya dianggap bersifat sebagai gas ideal. Hal ini disebabkan karena sifat-sifat gas ideal
hanya berbeda sedikit dari sifat-sifat gas yang sebenarnya. Gas ideal (sempurna) adalah gas
dimana tenaga ikat molekul-molekulnya dapat diabaikan. Jadi setiap gas Bila tenaga ikat
molekul-molekulnya dapat diabaikan tergolong dalam gas ideal. Persamaan gas ideal pertama
kali dikemukakan oleh Boyle (1662), Charles dan Gay-Lussac (1787) dan disempurnakan
oleh Emile Clapeyron (1834).
Persamaan Gas Ideal dapat dituliskan sebagai berikut :

PV = RT

(1)

Keberlakuan untuk P0 (P< 1,5 bar)

2. Persamaan Van der Waals


Van der Waals (1873) melakukan koreksi terhadap persamaan keadaan untuk gas
ideal. Koreksi dilakukan terhadap interaksi antara molekul-molekul gas yang mempengaruhi
tekanan sehingga P diganti dengan (P + a/V2). Selain itu molekul dipandang sebagai partikel
yang memiliki volume, sehingga V tidak boleh kurang dari suatu konstanta dan V diganti
dengan (V-b)
Persamaan Van der Waals dapat dituliskan sebagai berikut :

)(

(2)

Dengan a dan b adalah konstanta sebagai berikut :


(3)
(4)

3. Persamaan Redlich-Kwong
Redlich & Kwong (1949) mengusulkan perbaikan untuk persamaan Van der Waals.
Persamaan RK ini cukup akurat untuk prediksi sifat-sifat gas untuk kondisi:
(5)
Sehingga persamaan keadaannya menjadi :
(

(6)

Dengan a dan b adalah konstanta sebagai berikut :


(8)
(9)

4. Persamaan Soave-Redlich-Kwong
Soave (1972) mengusulkan perbaikan persamaan Redlich-Kwong. Sehingga
persamaannya menjadi :
(

(10)

Dengan a, b dan adalah konstanta sebagai berikut :


(11)
(12)

= { 1+(0.48508+1.55171 0.15613 2) (1-Tr0.5)}2

(13)

Persamaan keadaan di atas dapat ditulis dalam bentuk umum, yaitu :

f(Z) = Z3 + c2Z2 + c1Z +c0

(14)

dengan nilai c0, c1, c2 adalah sebagai berikut :


Tabel 1. Nilai c0, c1, c2 untuk Berbagai Macam Persamaan Keadaan
Persamaan keadaan

c0

c1

c2

Van der Waals

AB

(1 + B)

Redlich Kwong

AB

A B B2

Soave- Redlich-Kwong

AB

A B B2

2.2 Pembahasan
Studi pendekatan untuk membandingkan persamaan keadaan di atas, dilakukan pada
senyawa n-Butana pada kondisi saturated. Data termodinamika dari senyawa n-Butana
diperoleh dari Perrys Chemical Engineering Handbook tabel 2-239 dan 2-164. Perhitungan
ini dilakukan pada kisaran P = 6,7 x 10-6 bar s/d 37,96 bar dan T = 134,9 K s/d 425,2 K.
Setelah dilakukan perhitungan untuk prediksi volume molar n-Butana pada keadaan jenuh,
baik uap jenuh maupun cair jenuh diperoleh grafik sebagai berikut :
40
35

P(bar)

30

Van der Walls

25

Redlich Kwong

20

Soave Redlich
Kwong
Data Literatur

15
10
5
0
0

500000

1000000

1500000

2000000

Volume molar (L/mol)


Gambar 1. Grafik Perbandingan P vs Vuntuk n-Butana (Uap Jenuh)

40
35
30

P (bar)

25

Van der
Waals
RedlichKwong
Soave Redlich
Kwong

20
15
10
5
0
0

10

15

20

25

% Error

Gambar 2. Grafik Perbandingan P vs % error


Gambar 1 menunjukkan hubungan antara tekanan dan volume molar pada senyawa nButana untuk kondisi uap jenuh pada berbagai persamaan keadaan. Dari hasil perhitungan
diperoleh perbandingan prediksi volume molar n-butana dari ketiga persamaan keadaan
dengan data literatur, sehingga didapat % error rata-rata untuk persamaan Van der Waals
sebesar 5,17%, Redlich Kwong sebesar 1,89%, dan Soave-Redlich Kwong sebesar 1,1%. Hal
ini menunjukkan bahwa keakuratan persamaan keadaan yang paling mendekati keadaan nyata
pada kondisi n-Butana uap jenuh adalah persamaan Soave-Redlich Kwong dengan % error
yang terkecil dibandingkan dengan dua persamaan lainnya.

40
35
30
Van der Walls

P(bar)

25
Redlich Kwong
20
Soave Redlich
Kwong
Data Literatur

15
10
5
0
0

0.2

0.4

0.6

0.8

Volume molar (L/mol)


Gambar 3. Grafik Perbandingan P vs Vuntuk n-Butana (Cair Jenuh)
40
35
30
van der waals
P(bar)

25
redlich kwong
20
soave redlich
kwong

15
10
5
0
0

100

200

300

400

500

600

% error

Gambar 3. Grafik Perbandingan P vs % error (Cair Jenuh)

Sedangkan untuk Gambar 3 menunjukkan hubungan antara tekanan dan volume molar
pada senyawa n-Butana untuk kondisi cair jenuh pada berbagai persamaan keadaan. Dari
hasil perhitungan diperoleh perbandingan prediksi volume molar n-butana dari ketiga
persamaan keadaan dengan data literatur, sehingga didapat

% error rata-rata untuk

persamaan Van der Waals sebesar 93,28%, Redlich Kwong sebesar 14,31%, dan SoaveRedlich Kwong sebesar 11,29%. Hal ini menunjukkan bahwa keakuratan persamaan keadaan
yang paling mendekati keadaan nyata pada kondisi n-Butana cair jenuh adalah persamaan
Soave-Redlich Kwong dengan % error yang terkecil dibandingkan dengan dua persamaan
lainnya.
Dari kedua grafik menunjukkan bahwa pendekatan persamaan keadaan dengan
persamaan Van der Waals mempunyai % error yang paling besar daripada dua persamaan
lainnya, Redlich-Kwong dan SRK. Pada tekanan yang semakin tinggi, prediksi volume molar
n-butana dengan persamaan Van der Waals baik uap jenuh maupun cair jenuh menunjukkan
% error yang semakin besar. Persamaan Redlich-Kwong memberikan hasil yang lebih baik
persamaan Van der Waals, walaupun demikian persamaan dua-konstanta tetap hanya
memberikan nilai akurasi yang terbatas apabila tekanan ditingkatkan. Sedangkan untuk
persamaan Soave Redlich Kwong mempunyai % error yang paling kecil dan paling
mendekati data literature. Persamaan Soave Redlich Kwong merupakan perbaikan terhadap
persamaan Redlich Kwong dengan menambahkan parameter gas nyata yang lain yaitu faktor
asentrik. Faktor asentrik () merupakan deviasi antara tekanan uap jenuh tereduksi suatu
fluida dengan tekanan uap jenuh tereduksi fluida sederhana.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
1. Untuk kondisi n-Butana uap jenuh, persamaan keadaan yang paling mendekati data
literatur adalah persamaan Soave-Redlich-Kwong dengan % error sebesar 1,1%
2. Untuk kondisi n-Butana cair jenuh, persamaan keadaan yang paling mendekati data
literatur adalah persamaan Soave-Redlich-Kwong dengan % error sebesar 11,29%
3. Persamaan Soave Redlich Kwong mempunyai nilai akurasi yang mendekati keadaan
nyata karena adanya tambahan parameter gas nyata yang lain yaitu faktor asentrik

3.2 Saran
Dari studi yang telah dilakukan, terlihat perbandingan % error yang bervariasi pada
ketiga

persamaan keadaan. Maka diperlukan studi pendekatan lebih lanjut untuk

merumuskan persamaan baru guna mengkoreksi persamaan keadaan yang telah ada.

LAMPIRAN

Data Termodinamika n-Butana

(Perrys Chemical Engineering Handbook)

DAFTAR PUSTAKA
Perry, R.H and Green, D.W, 1986, Perrys Chemical Engineers Handbook, 6th ed, Mc.
Graw Hill Book Co., New York.
Smith, J.M, and Van Ness, H.C., 1975, Introduction to Chemical Engineering
Thermodynamics, 5th ed, Mc Graw Hill Kogakusha Ltd. Tokyo.
www.wikipedia.com

Hasil Perhitungan
Volume Molar n-Butana Uap Jenuh
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23

P (bar)

0.0000067
0.000017
0.000087
0.00035
0.00117
0.00337
0.00853
0.0194
0.0405
0.0781
0.1411
0.2408
0.3915
0.61
0.9155
1.3297
1.8765
2.5811
3.4706
4.5731
5.9179
7.5354
9.4573

V molar (dari data Perry)


Uap jenuh
Cair jenuh
1664061.49
0.07904728
676261.105 0.079570387
143563.81 0.080616601
38012.442 0.081662815
12031.461 0.082767152
4440.5972 0.083871489
1848.3114 0.085033949
854.4081 0.086254532
429.52897 0.087475115
232.492 0.088811944
134.26413 0.090148773
81.3722 0.091543725
51.903839 0.093054923
34.408816 0.094624244
23.597938 0.096251688
16.623178 0.097995378
12.031461 0.099855314
8.9102559 0.101831496
6.7190188
0.10404017
5.1438855
0.10636509
3.9930501 0.108922502
3.1328297 0.114967294
2.4818521 0.114967294

V (L/mol) dalam uap jenuh


VDW
RK
SRK
1673966.93 1673965.9 1673965.86
684681.269 684680.313 684680.267
143343.824 143342.997 143342.934
38005.9234 38005.2025 38005.1295
12079.299 12078.6671 12078.5881
4439.89509 4439.33834 4439.2564
1851.11938 1850.62655 1850.54389
856.389288 855.951169 855.869367
430.411756 430.020712 429.940852
233.548354 233.197993 233.120811
134.90576 134.590687 134.516657
82.27639 81.9920251 81.9214282
52.5296329 52.2720714 52.2050452
34.8994616 34.6653667 34.6019486
24.0038818 23.7903988 23.7305577
17.0105178 16.8152004 16.758859
12.3693344 12.1848021 12.1314237
9.19926641 9.03428816 8.98461596
6.97567537 6.82343051 6.77690939
5.37894403 5.23811849 5.1946277
4.20754268 4.07701704 4.03644442
3.33118449 3.21001048 3.17225697
2.66353063 2.55091262 2.5158963

%error uap jenuh


%error VDW %error RK
%error SRK
0.595256878 0.595194884 0.595192793
1.245105486 1.244964174 1.244957331
0.153232333 0.153808538
0.1538522
0.017148532 0.019044954 0.019237036
0.397607566 0.392355639 0.391698816
0.015811205 0.02834888 0.030194231
0.151921277 0.125257371 0.120785414
0.231878369 0.180600922 0.171026788
0.205524249 0.114484074 0.095891507
0.454361297 0.303663462 0.270465855
0.477886587 0.243219657 0.188082398
1.111177987 0.761715996 0.674957991
1.205679501 0.70945124 0.580315792
1.425929968 0.745595823 0.561288146
1.72025114 0.815583267 0.561996915
2.330118636 1.155148326 0.816215529
2.808249535 1.274500974 0.830844467
3.243571322 1.392016831 0.83454461
3.81985194 1.553972627 0.861592968
4.569668796 1.831941741 0.986456594
5.371647507 2.102827085 1.086746153
6.331489673 2.463612231 1.258519482
7.320280402 2.782620382 1.371725642

24
25
26
27
28
29
30
31

11.72
14.35
17.4
20.9
24.92
29.54
34.86
37.96

1.976182
1.5809456
1.2670814
1.0113402
0.8020974
0.6161038
0.4359225
0.2557412

0.118629043
0.122872022
0.1278706
0.134089761
0.142226981
0.154142196
0.177158904
0.256031815

2.14537341
1.73821194
1.41068665
1.143707
0.91925477
0.72218209
0.5277645
0.30460923

2.04064532 2.00829928
1.64087326 1.61117755
1.32032964 1.29327152
1.06013385 1.03578637
0.8424359 0.82091839
0.65242387 0.63394941
0.46601753 0.45036353
0.26511399 0.26558022
%error rata-rata

8.561529836
9.947612484
11.33354611
13.08825621
14.60637661
17.21760012
21.06842328
19.10839238
5.165657652

3.262013289
3.790621388
4.202432726
4.82465206
5.029127729
5.895121505
6.903757288
3.66495277
1.889116382

1.625218677
1.912270134
2.066964165
2.417205644
2.346471771
2.896525841
3.312750601
3.84725813
1.101008181

Hasil Perhitungan
Volume Molar n-Butana Cair Jenuh
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13

P (bar)

6.7E-06
0.000017
0.000087
0.00035
0.00117
0.00337
0.00853
0.0194
0.0405
0.0781
0.1411
0.2408
0.3915

V molar (dari data Perry)


Uap jenuh
Cair jenuh
1664061.49 0.07904728
676261.105 0.079570387
143563.81 0.080616601
38012.442 0.081662815
12031.461 0.082767152
4440.5972 0.083871489
1848.3114 0.085033949
854.4081 0.086254532
429.52897 0.087475115
232.492 0.088811944
134.26413 0.090148773
81.3722 0.091543725
51.903839 0.093054923

V (L/mol) dalam cair jenuh


VDW
RK
SRK
0.130947
0.08783
0.087716
0.1316126
0.088261
0.08809
0.1329611
0.08915
0.08886
0.1343712
0.0901
0.089681
0.1358487
0.091115
0.090556
0.1374
0.092199
0.091491
0.1390326
0.093358
0.092491
0.1407551
0.094598
0.093562
0.1425774
0.095928
0.094712
0.144511
0.097355
0.095949
0.1465695
0.09889
0.097282
0.1487684
0.100545
0.098724
0.1511265
0.102335
0.100287

% error cair jenuh


%error VDW
%error RK
%error SRK
65.65660128 11.11043874 10.96611871
65.40405808 10.92212377 10.7072753
64.93019765 10.58576623 10.22581087
64.54398035 10.33218956 9.818535604
64.13360745 10.08584288 9.410834239
63.82207514 9.928769372 9.084832112
63.50247107 9.788931013 8.769407277
63.18573017 9.67340544 8.472076613
62.99193382 9.662815358 8.272863925
62.715757 9.619056716 8.035600253
62.58619194 9.696414249 7.912685023
62.51078283 9.832979997 7.84306907
62.40567375 9.972394615 7.771554839

14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

0.61
0.9155
1.3297
1.8765
2.5811
3.4706
4.5731
5.9179
7.5354
9.4573
11.72
14.35
17.4
20.9
24.92
29.54
34.86
37.96

34.408816
23.597938
16.623178
12.031461
8.9102559
6.7190188
5.1438855
3.9930501
3.1328297
2.4818521
1.976182
1.5809456
1.2670814
1.0113402
0.8020974
0.6161038
0.4359225
0.2557412

0.094624244
0.096251688
0.097995378
0.099855314
0.101831496
0.10404017
0.10636509
0.108922502
0.114967294
0.114967294
0.118629043
0.122872022
0.1278706
0.134089761
0.142226981
0.154142196
0.177158904
0.256031815

0.1536657
0.1564124
0.1593989
0.1626644
0.1662582
0.1702431
0.1747006
0.1797403
0.185514
0.1922431
0.2002685
0.2101965
0.2232491
0.2438909
0.9192548
0.7221821
0.5277645
0.3046092

0.104275
0.101987
0.106388
0.103844
0.108695
0.105881
0.111229
0.108124
0.114024
0.110609
0.117128
0.113379
0.120598
0.116487
0.12451
0.120005
0.128965
0.124028
0.134102
0.128683
0.140115
0.134153
0.147297
0.140709
0.156099
0.148768
0.167312
0.159052
0.182427
0.172914
0.204903
0.193439
0.245554
0.230681
0.265114
0.26558
% error rata-rata

62.39564969
62.50356964
62.65957734
62.90006126
63.267973
63.63206633
64.24620809
65.01666416
61.36241302
67.21544258
68.81908924
71.06942017
74.58983947
81.88628225
546.3293818
368.5168029
197.9045848
18.97319584
93.27991233

10.1994952
10.53057427
10.91891724
11.38991136
11.97343381
12.57932908
13.38088541
14.31058503
12.17572921
16.64366179
18.11152817
19.87800987
22.07550012
24.77610602
28.2647514
32.93130577
38.60646497
3.547285401
14.30660007

7.781443476
7.88844735
8.046749336
8.280979406
8.619899052
8.975823755
9.516248094
10.17507736
7.881130191
11.93050086
13.08627526
14.51650736
16.34236683
18.61630977
21.5764296
25.49366134
30.21128398
3.729383434
11.28900582