Anda di halaman 1dari 27

Kata Pengantar

Sabun transparan atau bening yang menawan selain dapat digunakan untuk membuat sabun
kecantikan, kesehatan dapat digunakan untuk membuat sabun dekoratif. Sabun dekoratif adalah sabun yang
penampilan dan penampakkannya menarik untuk dilihat. Sabun dekoratif lebih mngesankan mainan dari pada
alat pembersih.
Sabun transparan yang tembus pandang memungkinkan untuk menanam di dalamnya bahan atau benda selain
sabun, atau sabun berwarna yang akan terlihat dari luar. Dengan menanam mainan, tumbuhan, hewan, mobil
mainan atau apa saja menjadikan sabun bening lebih menawan.
Berikut ini akan disajikan berbagai macam teknik yang dapat digunakan untuk membuat sabun TRANSPARAN (
bening ) yang didalamnya ditanam dengan berbagai macam mainan. Proyek tersebut adalah ;
1. Sabun Lace.
2. Sabun Hantu.
3. Sabun Telur.
4. Sabun Bening Nata de Coco.

Teknik yang digunakan masih sama yaitu lebur dan tuang ( melt and pour ) dengan bahan yang juga
sama antara lain sabun bening base, pewarna, pewangi dan sedikit alkohol agar sabun lebih merekat.
Perangkat yang digunakanpun tidak jauh berbeda dengan yang digunakan untuk pembuatan sabun bening
antara lain double boiler sebagai perangkat utama.
Proyek Sabun Bening

Sabun transparan / bening yang menawan selain dapat digunakan untuk membuat sabun kecantikan,
kesehatan dapat digunakan untuk membuat sabun dekoratif. Sabun dekoratif adalah sabun yang penampilan
dan penampakkannya menarik untuk dilihat. Sabun dekoratif lebih mngesankan mainan dari pada alat
pembersih.
Sabun transparan yang tembus pandang memungkinkan untuk menanam di dalamnya bahan atau benda selain
sabun, atau sabun berwarna yang akan terlihat dari luar. Dengan menanam mainan, tumbuhan, hewan, mobil
mainan atau apa saja menjadikan sabun bening lebih menawan.
Berikut ini akan disajikan berbagai macam teknik yang dapat digunakan untuk membuat sabun bening yang
didalamnya ditanam dengan berbagai macam mainan. Proyek tersebut adalah ;
5. Sabun Lace.
6. Sabun Hantu.
7. Sabun Telur.
8. Sabun Bening Nata de Coco.
9. Sabun Aroma terapi.
Teknik yang digunakan masih sama yaitu lebur dan tuang ( melt and pour ) dengan bahan yang juga
sama antara lain sabun bening base, pewarna, pewangi dan sedikit alkohol agar sabun lebih merekat.
Perangkat yang digunakanpun tidak jauh berbeda dengan yang digunakan untuk pembuatan sabun bening
antara lain double boiler sebagai perangkat utama.
Bagian 1

Alat Dan Bahan

1. Alat yang digunakan


a. Panci tim ( Double Boiler ).
Pembuatan sabun transparan yang membutuhkan panas tidak lebih dari 100 derajat celsius akan
membutuhkan dua panci, satu panci stainless steel sebagai tempat reaksi dan panci aluminium sebagai
tempat pemanas panci reaksi. Dengan cara seperti itu akan didapatkan panas tidak langsung, panci kedua
cukup diisi air saja. Pemanasan didapat dari air panci pertama sistem demikian dinamakan double boiler.

gambar .1. Panci Double Boiler sederhana

b. Botol Pumpa Sprayer.


Botol pumpa sprayer diisi alkohol berguna agar antar lapisan sabun transparan tetap basah, tujuannya
umtuk membantuk perekatan antar sabun transparan.

Gambar 2. Pompa sprayer


c. Cetakan.
Sabun transparant dekorarif adalah sabun yang tidak digunakan utnuk kebersihan, pencucian atau aktifitas
lain yang berhubungan dengan pembersihan. Penggunaan terbatas pada tujuan penampilan sabun yaitu
transparansi, bentuk dan penampilan , ornamen dan yang lebih sering adalah penonjolan benda seni yang
berada dalam sabun itu sendiri. Sabun transparan ini untuk pajangan, hadiah perkawinan, ulang tahun,
entertainmen. Cetakan yang digunakan adalah cetakan yang biasa untuk membuat permen coklat dengan
gambar binatang, bunga dan yang lain – lain.

Gambar 3. Cetakan untuk sabun transparan

Gambar 4. Matras sabun

2. Bahan yang digunakan


a. Sabun base transparan gliserin
Menggunakan sabun base transparan yang dijual di toko kimia ( Alamat pada lampiran ), sabun tersebut
dibuat untuk menjadi sabun dekoratif. Kandungan aktif dalam sabun tidak ada, tetapi kandungan gliserin
cukup banyak untuk mendukung kejernihannya.
b. Dyes ( pewarna ) sabun
Menjadi perdebatan dalam arena diskusi mengenai keselamatan penggunaan ( pewarna = dyes ) dan
pigmen untuk mewarnai makanan, kosmetik dan produk perawatan pribadi termasuk sabun. Karena kulit
merupakan organ tubuh dan menyerap apapun yang diletakkan dipermukaannya, yang akan masuk ke
dalam kulit. Maka perlu dipertimbangkan oleh pembuat sabun komersial menggunakan pigmen mineral
( ocher atau oksida ), pewarna kain atau pewarna sintetik untuk mewarnai sabunnya dan membuatnya
tampak lebih menawan. Hal itu dapat tidak sejalan dengan proses perawatan kulit.
 Pigmen dan ocher keduanya adalah oksida logam dan mineral yang ditambahkan ke sabun, lotion,
cream agar warnanya seragam. Hal itu akan sangat beracun jika masuk kedalam kulit.

 Dyes lilin dan pewarna malam digunakan juga utnuk mewarnai sabun khususnya sabun glyserin.
Manufaktur lilin tidak memerlukan kandungan khusus sebab malam warna ( minyak bumi atau malam
tawon ) dan lilin warna dikembangkan untuk tidak digunakan pada permukaan atau didalam kulit,
penggunaan bahan warna itu dapat merugikan kulit.

 Pewarna kain, Tidak diuji untuk kulit, sebagian dari bahan pewarna kain terbukti sebagai karcinogen.

Bahan warna yang aman digunakan untuk sabun adalah pewarna makanan, minuman dan kosmetik
yang pada umumnya tidak tahan pada kondisi alkali. Untuk lebih amannya bahan pewarna yang
digunakan adalah bahan pewarna untuk makanan.
c. Pewangi.
Kebanyakan orang mengira fragran itu berarti pewangi. Pada aroma terapi, kosmetik dan industri
pembuatan sabun, fragran berarti pewangi sintetik didesain secara kimia. Dengan kata lain, baunya
dirancang di laboratorium bukan dari alam asli. Fragran lebih murah dan menyengat, bau lebih lama dari
minyak essensial. Yang mana kebanyakan orang sangat alergi terhadap fragran sintetik, hal tersebut
merupakan alasan mengapa masyarakat pemakai lebih suka meminta sabun tanpa pewangi tubuh. Sabun
tanpa pewangi dan pewarna digunakan untuk merawat wajah.
Bagian 2

Petunjuk Pelaksanaan Pembuatan


Sabun Transparan Dekoratif

1. Proyek Sabun Lace

Material / Bahan Baku

• Clear Glycerin Soap Base

• Dyes Sabun

• Molds

• Pipet Gelas

• Botol Pumpa sprayer berisi alkohol

• Fragrance oil (pilihan)

• Perangkat pembuatan sabun seperti biasanya


• Formula
Sabun base yang digunakan , sehingga tidak ada tambahan formula yang diperlukan.
Setelah peleburan sabun diwarnai sesuai dengan warna yang diinginkan . Untuk
pewangi mengikuti petunjuk dari suplier.

Halaman Ilustrasi Petunjuk Pelaksanaan

1. Potong sabun base menjadi 3 bagian yang sama.


2. Tempatkan 2 bagian dalam panci pelebur selanjutnya masukkan dalam panci besar dengan air didalamnya
(double boiler ).

3. Lebur sabun base. Pada suhu 62 celsius sabun sudah mencair.

4. Tuangkan lapisan tipis sabun bening dalam cetakan.

5. Lebur dan warnai sabun base terakhir.

6. Ketika sabun bening mulai terbentuk film diatasnya, gunakan pipet untuk penetes warna kedua.
7. Gunakan pumpa sprayer untuk membasahi cetakan dengan alkohol. Akan sangat membantu perekatan
pada penuangan kedua.

8. Ulangi untuk lapisan berikutnya.

9. Dan sekali lagi pada lapisan terakhir.

10. Keluarkan dari cetakan.

11. Hasil sabun. Perhatikan cincin putih sekeliling sisi sisi nya - semprotan alcohol terlihat menyebabkan
terjadinya pemisahan.
2. Proyek Sabun Hantu

Teknik berikut ini menggambarkan bagaimana membuat sabun loaf. Hal yang sangat menarik dari
teknik ini bahwa setiap potongan sabun akan mempunyai bentuk yang berbeda.. Contoh yang dibuat adalah
sabun Hallowen, tetapi teknik ini dapat anda gunakan untuk desain sabun yang berbeda.

Material / Bahan Baku


Berikut ini adalah bahan baku yang dibutuhkan:
• Sabun Base Glycerine - Sabun glyserin standar lebur dan tuang.
• Dye ( Pewarna ) – Di sinidigunakan empat warna . putih (atau gunakan sabun base putih ), purple,
orange, dan tembaga. Dapat juga ditambahkan dye bunga api agar sabun terlihat lebih menarik.
• Pemotong untuk roti – pemotong kecil yang berbentuk kelelawar, waloh, dan hantu. Barang tersebut
dapat anda beli di super market.
• Loaf Pan – Juga dapat dibeli di swalayan.
• Double Boiler – untuk melelehkan sabun.
• Thermometer – untuk mengetahui suhu campuran.
• Alcohol - Pilihan. Yang terbaik adalah 96 %.

Petunjuk pelaksanaan.
Akan lebih mudah untuk melihat demontrasinya dari pada menceritakannya, halaman brikutnya
menggambarkan demonstrasi pembuatannya.

Variasi
Dengan menggunakan bentuk, warna dan panci yang berbeda sebagai cetakan akan menghasilkan variasi
sabun yang banyak.

1. Panaskan sabun base dengan warna pertama, disini terlihat metalik tembaga.
2. Tuangkan kedalam panci yang bersih.

3. Biarkan sampai mendingin.

4. Dengan menggunakan pemotong roti potong sabun itu.

5. Potongan yang siap digunakan.

6. Sabun base yang awalnya berwarna oranye digunakan untuk popoknya. Potongan nya terlalu tebal untuk
cutternya , maka harus dipotong mnejadi potongan yang lebih kecil dahulu
7. Gunakan cutter roti untuk membentuk popok.

8. Posisikan cutter agar diperoleh potongan maksimal yang dapat digunakan dengan minimal sisa.

9. Popok sudah siap digunakan

10. Simpanlah sisa skrap unutk kemudian. Dapat dilelehkan dan digunakan unutk proyek yang lain.
11. Sabun opaque base digunakan sebagai hantunya.

12. Semua bentuk bahan yang ditanam disiapkan dan panci loaf siap digunakan

13 Lelehkan sabun pengisi, pewarna purple yang dipakai. Warna bunga api ditambahkan juga, mulai dari
langkah ini ke selanjutnya, penting untuk menuangkan sabun tidak lebih dari 630 C.

14. Tuangkan selapisan tipis dalam panci loaf, biarkan sampai lunak jika terpegang, tetapi tidak cair. Masukkan
bahan yang akan ditanam dengan motif yang disukai.
15. Pandangan samping dari langkah 14.

16. Tambahkan sabun pengisi lagi. Biarkan kembali mendingin sampai ke bentuk seperti gel.

17. Tambahkan lebih banyak lagi bahan yang ditanam.

18. Tambahkan lagi sabun pengisi. Kembali biarkan untuk mendingin sampai kebentuk seperti gel
19. Tambahkan lebih banyak lagi bahan yang ditanam.

20. Penuhi dengan sabun pengisi.

21. Biarkan sampai benar mendingin, kemudian lepaskan dari panci loaf.

22. Gunakan pisau yang tajam untuk memotong sabun dari hasil cetakan . Dengan gerakan yang stabil tidak
dengan gerakan menggergaji. Jangan menggunakan pisau yang bergerigi.
23. Sabun dipotong potong menurut keperluan atau ditinggal saja untuk keperluan bentuk yang lain.

24. Terlihat bahwa teknik itu memberikan bentuk yang berbeda untuk tiap potong sabun. SELESAI.

3. Proyek Sabun Telur

Material / Bahan Baku


Berikut ini adalah bahan dan alat tambahan yang dibutuhkan:

• Egg Mold – Cetakan telur dari karet latex.


• Sabun base glycerin – digunakan sabun glyserin base dan sabun berwarna.

• Easter Resin Figurine – atau bahan yang dapat ditanam sesuai pilihan.

• Dyes sabun - Berbagai macam pewarna akan sangat membantu.

Halaman ilustrasi Petunjuk Pembuatan Sabun Telur

1. Cetakan telur latex digunakan agar hasil terlihat lebih mulus.

2. Letakkan cetakan pada cardboard dan blat pinggirannya.

3. Lobangi lebih kecil sedikit dari blat lingkaran.

4. Cetakan digantungkan pada cardboard dan letakkan diatas panci untuk mendukungnya.
5. Parut sabun tranparan yang berwarna kuning. Atau sabun lain yang berwarna.

6. Isilah cetakan dengan potongan sabun , kemudian tuangkan pada 650 C.

7. Jika sabun sudah mendingin, basahi luarnya dengan air sabun dan lepas dari cetakan . jika diperlukan,
Pada bagian bawahnya harus dihaluskan dengan pisau yang tajam.

8. Sabun glycerin akan menyerap kelembaban dari udara. Untuk mencegah hal itu sabun harus dibungkus
dalam plastik sebelum digunakan.
9. Mainan dari resin akan ditanam dalam sabun berikutnya.

10. Isilah 1/3 cetakan dengan sabun transparan base. Apabila sudah mulai mengeras, tanam mainan tadi,
kemudian isilah cetakan.

11. Sabun yang sudah dikeluarkan dari cetakan. Perhatian bahwa sabun perlu diperhalus dengan pisau tajam.
12. Telur yang berikutnya adalah telur dengan dua bagian yang berbeda. Hanya dengan menyiapkan dua
macam bahan dengan warna yang berbeda. Separo cetakan diisi dengan warna pertama, biarkan
mendingin kemudian separo sisanya diisi dengan warna yang kedua.

13. Hasil sabun separo bagian. Perhatikan gelembung udara dalam warna yang kedua – hal ini terjadi karena
penuangan terlalu dingin.

14. Pada saat yang sama lebur dua sabun base dengan warna berbeda. Biarkan mendingin sampai muncul
permukaan film kemudian tuangkan pada cetakan pada saat yang sama agar terbentuk Adonan telur
dua warna.

15. Hasil Adonan telur dua warna. Perhatikan bagaimana dua warna itu menjadi satu.
16. Berikutnya telur dengan warna berlapis, tetapi cetakan akan dibuat miring agar terlihat lebih menarik.
Pertama pojok dari cetakan dinaikkan ½ inchi dan warna pertama dituang. Usahakan agar sabun tidak
mengotori dinding cetakan agar warna pertama tidak mengotori warna kedua.

17. Jika warna pertama sudah keras, miringkan cetakan pada arah yang berbeda dan masukkan lapisan kedua
dengan warna yang berbeda. Ulangi langkah tersebut sampai telur terisi penuh dengan sabun.

18. Cetakan posisikan mendatar pada penuangan sabun yang terakhir

19. Hasil sabun sebelum diperhalus


20. Untuk penampilan yang menarik tempatkan sabun telur pada karton telur.

4. Proyek Sabun Bening Nata de Coco

Pembuatan sabun lebur dan tuang menjadi sangat populer tahun akhir – akhir ini. Sangat cepat dan mudah ,
tetapi yang lebih penting – proses tersebut dapat menghasilkan sabun yang baik.

Material / Bahan Baku

• Sabun Base Glycerin Bening


• Dyes sabun

• Cetakan

• Botol Pumpa sprayer berisi alcohol

• Fragrance oil (optional)

• Perangkat pembuatan sabun seperti biasanya.

Petunjuk Pelaksanaan Pembuatan

1. Potong sabun base menjadi tiga bagian yang sama.

2. Masukkan satu potong dalam panci pelebur dan kemudian masukkan dalam panci pendidih air (double
boiler ).

3. Leburlah sabun base. Kemudian pada temperatur 65 der. Celsius tuanglah sabun..

4. Tambahkan pewarna dan fragran sesuai yang diinginkan.


5. Masukkan dalam cetakan atau panci.

6. Biarkan mendingin . Ulangi langkah 1 sampai 5 untuk warna kedua.

7. Lepaskan sabun warna dari cetakan atau panci.

8. Potong menjadi bagian kecil – kecil.


9. Semprotlah potongan kecil sabun berwarna dengan alkohol. Hal itu akan membantu sabun merekat lebih
baik.

10. Masukkan potongan berwarna sabun dalam cetakan. Potongan dapat ditempatkan secara acak

atau berpola .

11. Lebur sabun base bagian akhir sesuai langkah 1 sampai 4, tetapi jangan tambah warna.

12. Tuangkan sabun bening cair kedalam cetakan yang sudah berisi potongan sabun berwarna.
13. Biarkan semuanya menjadi dingin dan keras.

14. Keluarkan dari cetakan.

15. Hasil sabun NATA DE COCO.

Lampiran.