Anda di halaman 1dari 5

TUTORIAL KLINIK STASE ILMU PENYAKIT TELINGA HIDUNG DAN TENGGOROKAN

1. Problem : Pasien anak umur 3,5 tahun, perempuan, datang ke IGD RSUD Temanggung pada tanggal 23 Oktober 2012 pukul 20.20 WIB, kiriman dr. Pramono, Sp. THT dengan corpus alienum (manik-manik logam) pada telinga kanan. Riwayat penyakit sekarang : Keluhan utama : rasa tersumbat pada telinga kanan. Keluhan tambahan : pendengaran telinga kanan terganggu.

Riwayat penyakit dahulu : riwayat penyakit serupa disangkal, riwayat trauma (-). Riwayat penyakit keluarga : riwayat keluhan serupa pada keluarga disangkal. Pemeriksaan fisik : Kondisi umum: cukup, tampak rewel. Kesadaran : kompos mentis
Vital sign Nadi : : 95x/ menit, reguler, kuat angkat cukup : 36,7 0C

Suhu tubuh aksilla Respirasi

: 19x/ menit, reguler, pola nafas normal

Kepala Bentuk : mesocepal Muka : pucat (-), udem (-)

Mata : cekung (-), konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), discharge (-/-)

Mulut : bibir sianosis (-), mukosa pucat (-), lembap (+)

Status lokalis Telinga : deformitas (-/-), hematom (-/-), edema (-/-), otore (-/-),

canalis akustikus eksternus (lapang/lapang), korpus alienum (+/-), nyeri tekan tragus (+/-), nyeri mastoid (-/-).

Hidung

: deformitas (-), deviasi septum nasal (-), nyeri tekan (-),

krepitasi (-), edema (-), discharge (-/-). Tenggorok : tonsil T1-T1, kripta dalam batas normal, hiperemis (-/-),

permukaan rata (+/+), uvula letak tengah. Thorax Cor : S1-S2 reguler

Pulmo : vesikuler (+)

Abdomen

Inspeksi Auskultasi Perkusi Palpasi

: cembung : peristaltik (+) : timpani (+) : supel (+), nyeri tekan (-), pembesaran hepar/ lien (-),

turgor kulit cukup.

Ekstremitas 2. Hipotesis : Diagnosis banding Diagnosis

: akral hangat pada keempat ekstremitas

: CHL et causa sumbatan serumen : corpus alienum pada liang telinga kanan

3. Mekanisme : Benda asing yang masuk ke telinga biasanya disebabkan oleh beberapa

faktor a n t a r a l a i n p a d a a n a k a n a k ya i t u f a k t o r k e s e n g a j a a n d a r i a n a k t e r s e b u t . Masukknya benda asing ke dalam telinga yaitu ke bagian canalis acusticus externus akan menimbulkan perasaaan tersumbat pada telinga, sehingga pasien akan berusaha mengeluarkan benda asing tersebut. Namun, tindakan yang pasien lakukan untuk mengeluarkan benda asing tersebut sering kali berakibat semakin terdorongnya benda asing ke bagian tulang canalis externus sehingga menyebabkan laserasi kulit dan melukai membran timpani. A k i b a t d a r i l a s e r a s i k u l i t d a n l u k a n ya m e m b r a n timpanai, akan menyebabkan gangguan pendengaran, rasa nyeri telinga dan mungkin adanya resiko terjadinya infeksi.

4. More info : Pemeriksaan laboratorium Hemoglobin Hematokrit Leukosit Eritrosit Trombosit : 13,4 gr/ dl : 39 % : 6,5x103/ ul : 4,90x106/ ul : 438x103/ ul

MCV MCH MCHC Limfosit MXD Neutrofil

: 87,1 fL : 29,2 pg : 32,5 g/ dl : 22,8 % : 6,0 % : 68, 2 %

5. Tujuan belajar dan pembahasan :

a. Bagaimana cara pengambilan korpus alienum (korpal) pada pasien ini? b. Apa saja komplikasi yang dapat timbul apabila korpal tidak segera diambil?

6. Problem solving :

Decision making : Anamnesis perlu) pemeriksaan fisik diagnosis terapi pemeriksaan penunjang (bila

Diagnosis

: anak usia 3 tahun 6 bulan dengan corpus alienum pada canalis

acusticus externus dextra.

Treatment

karena pada pasien ini tidak kooperatif dan beresiko merusak membran timpani atau struktur telinga tengah, maka pada saat pengambilan corpus alienum dilakukan anestesi umum (GA). Usaha pengeluaran dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak membran timpani. Benda asing yang masuk ke telinga biasanya disebabkan oleh beberapa faktor a n t a r a l a i n p a d a a n a k a n a k ya i t u f a k t o r k e s e n g a j a a n d a r i a n a k t e r s e b u t . Masukknya benda asing ke dalam telinga yaitu ke bagian canalis acusticus externus akan menimbulkan perasaaan tersumbat pada telinga, sehingga pasien akan berusaha mengeluarkan benda asing tersebut. Namun, tindakan yang pasien lakukan untuk mengeluarkan benda asing tersebut sering kali berakibat semakin terdorongnya benda asing ke bagian tulang canalis externus sehingga menyebabkan laserasi kulit dan melukai membran timpani. A k i b a t d a r i l a s e r a s i k u l i t d a n l u k a n ya m e m b r a n timpanai, akan menyebabkan gangguan pendengaran, rasa nyeri telinga dan mungkin adanya resiko terjadinya infeksi.