Anda di halaman 1dari 13

PROPOSAL PROYEK AKHIR 2013

PROGRAM STUDI TEKNIK LISTRIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI BANDUNG PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE) PENGENDALI KECEPATAN DAN ARAH PUTARAN MOTOR BRUSLESS DIRECT CURRENT (BLDC) 48V DC / 350W Nama Mahasiswa : Fadil Muhammad Thasdiq NIM Nama Pembimbing I NIP Nama Pembimbing II NIP : 101321072 : Budi Setiadi ST., MT. : 198008202008011007 : Sofian Yahya Drs., SST., MT. : 195912261986031004 Abstrak Pada proyek akhir ini akan dirancang dan dibuat sebuah software pengendali kecepatan dan arah putaran motor BLDC 48V DC / 350 W menggunakan Code Vision AVR. Fungsi software ini adalah untuk diimplementasikan pada (Hardware) pengendali kecepatan dan arah putaran motor BLDC 48V DC / 350 W yang menggunakan mikrokontroller ATMega 16.

Kata kunci : Motor BLDC, Code Vision AVR, Mikrokontroller ATMega 16

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE) PENGENDALI KECEPATAN DAN ARAH PUTARAN MOTOR BRUSLESS DIRECT CURRENT (BLDC) 48V DC / 350W

Penulis, Nama NIM Judul Proyek

: Fadil Muhammad Thasdiq : 101321072 :

Proposal Proyek Akhir ini diajukan untuk persetujuan Judul Proyek Akhir 2013 pada Program Studi Teknik Listrik Politeknik Negeri Bandung.

Bandung, 28 Januari 2013

( Fadil Muhammad Thasdiq ) NIM : 101321072

Pembimbing Utama :

Pembimbing Pendamping

( Budi Setiadi ST., MT.) NIP : 198008202008011007

( Sofian Yahya Drs., SST., MT.) NIP : 195912261986031004

I.

Pendahuluan

1.1. Latar Belakang Motor DC pada kenyataan lebih banyak digunakan dari pada motor AC dikarenkan kemudahan motor DC untuk diatur kecepataannya. Motor DC yang ada sekarang menggunakan sikat komutator untuk mengubah suplai tegangan AC menjadi tegangan DC. Hal ini yang menyebabkan perawatan motor DC harus lebih rutin dibandingkan motor AC, karena sikat komutator terbuat dari bahan karbon yang lama kelamaan akan habis terkikis. Untuk mengatasi hal tersebut ditemukan suatu motor DC yang bisa berputar tanpa sikat komutator, yaitu Brushless Direct Current motor atau biasa disebut motor BLDC. Brusless Direct Current motor adalah motor yang hampir sama dengan motor sinkron AC 3 fasa, sistem 3 fasa yang diberikan dapat mengerakan dan membuat motor berputar akibat magnet permanen yang ada pada motor tersebut dengan pemberian sinyal 3 fasa. Untuk pemberian sinyal 3 fasa ini digunakan rangkaian elektronik untuk mengaktifkan driver 3 fasa yang terdiri dari 6 buah mosfet, oleh karena itu diberikan sinyal PWM yang berasal dari ATMega 16 untuk mengaktifkan mosfet tersebut (Anwar Shiddiq,2012).

Gambar 1.1 pemberian sinyal PWM untuk motor BLDC

Gambar 1.2 Bagian dalam motor BLDC Gambar 1.2 memperlihatkan bagian rotor yang merupakan magnet permanen dan stator yang merupakan kumparan. Untuk rotor sendiri ada yang terdapat di bagian dalam maupun luar( yang di blok hitam merupakan magnet permanent. Dari uraian diatas Penulis membuat sebuah Proyek Akhir yang berjudul Perancangan dan Implementasi Perangkat Lunak (Software) Pengendali Kecepatan dan Arah Putaran Motor Brushless Direct Current (BLDC) 48V DC / 350 W Berbasis ATMega 16 . Sedangkan bagian Hardware dibuat oleh Sulung Hidayat (101321095) dengan judul Rancang Bangun Perangkat Keras (Hardware) Pengendali Kecepatan dan Arah Putaran Motor Brushless Direct Current (BLDC) 48V DC / 350 W Berbasis ATMega 16.

1.2. Tujuan
Tujuan dari pengerjaan proyek akhir ini adalah : 1. Merancang software yang akan diimplementasikan pada pengendali

kecepatan dan arah putaran motor Brushless Direct Current (BLDC) 48V DC / 350W berbasis Atmega 16.
2. Bagaimana cara memprogram dan mengunakaan metoda PWM untuk pengendalian kecepatan motor BLDC.

1.3. Rumusan masalah Berdasarkan uraian diatas, dapat dirumuskan suatu masalah relevan dengan judul yang ada yaitu : 1. 2. Menggunakan mikrokontroller ATMega 16 sebagai alat pengendali Bagaimana memprogram mikrokontroller ATMega 16 untuk mengubah arah putaran motor BLDC. 3. Bagaimana memprogram mikrokontroller sehingga menghasilkan sinyal PWM untuk pengendalian kecepatan motor BLDC. 4. Menampilkan indikator arah dan kecepatan pada LCD ( Liquid Crystal Display ).

1.4. Batasan Masalah Agar pada penulisan proyek akhir ini tidak menyimpang dari pembahasan, maka penulis membatasi masalah yaitu perancangan perangkat lunak menggunakan Code Vision AVR agar kecepatan dan arah putaran motor BLDC dapat dikendalikan.

1.5. Kontribusi Adapun kontribusi dari proyek akhir ini adalah untuk memfungsikan hardware pengendali sehingga kecepatan dan arah motor BLDC dapat dikendalikan.

II. Tinjauan Pustaka 2.1 Prinsip Putaran Motor BLDC Motor BLDC dapat berputar dengan dengan mengaftikan rangkaian mosfet secara berurutan atau step by step mulai dari step pertama hingga keenam sehingga lebih dikenal sebagai metode six step. Dalam mengaftifkan mosfet digunakan suatu mikrokontroller yang digunakan untuk memberikan sinyal ke driver mosfet. Dikarenakan step by step, maka akan terjadi perpindahan pemberian sinyal ke driver mosfet yag diberikan oleh hall sensor yang berbeda 120 o dimana hall sensor ini akan mendeteksi perpindahan dari rotor motor BLDC.

Berikut ini merupakan pres terjadinya putaran pada motor BLDC searah jarum jam atau clockwise (CW).

Gambar 2.1 Model motor BLDC dan step komutasi

Gambar 2.2 Rangkaian 6 buah mosfet

Gambar 2.3 Hall sensor untuk mendeteksi posisi rotor

Tabel 2.1 swicth komutasi untuk clockwise (CW)

2.2 PWM ( Pulse Width Modulation ) Metoda PWM ( Pulse Width Modulation ) banyak digunakan dalam pengendalian kecepatan dari motor dc, temasuk motor BLDC. PWM dicapai/diperoleh dengan bantuan sebuah gelombang kotak yang mana siklus kerja (Duty cycle) gelombang dapat diubah-ubah untuk mendapatkan sebuah tegangan keluaran yang bervariasi yang merupakan nilai rata-rata dari gelombang tersebut ( Mochammad : unikom).

Gambar 2.4 Sinyal PWM Ton adalah waktu dimana tegangan keluaran berada pada posisi tinggi (baca: high atau 1) dan Toff adalah waktu dimana tegangan keluaran berada pada posisi rendah (baca: low atau 0). Ttotal adalah waktu satu siklus atau penjumlahan Ton dan Toff, biasa dikenal dengan istilah periode satu gelombang. Untuk penentuan Duty Cycle dapat dilihat dari besar lebar pulsa high atau Ton dan dapat diatur mulai dari 0% - 100%. Makin kecil

III. Metodologi 3.1. Study Literatur Tahap ini dikerjakan untuk menemukan dasar-dasar teori yang diperlukan dalam pengerjaan Proyek Akhir maupun penulisan laporan tugas akhir yang berhubungan dengan pemograman mikrokontroller ATMega 16 .

3.2. Perancangan Program Setelah mendapatkan litertur yang sesuai dengan yang diperlukan maka penulis akan melakukan perancangan program yang diperlukan sesuai dengan materi yang akan dibahas yaitu pengendalian kecepatan dan arah putaran motor BLDC.

3.3. Analisa dan Evaluasi Setelah program selesai maka akan dilakukan uji coba padqa perangkat keras kemudian dianalisa. Apakah rancangan sudah benar atau tidak. Pada saat terjadi kesalahan barulah dilakukan evaluasi.

3.4. Penyusunan Laporan Proyek Akhir Tahapan ini dapat dikatakan tahapan yang paling penting karena merupakan tujuan utama dari kegiatan proyek akhir ini.

3.5. Perbaikan dan Penyempurnaan Perbaikan dilakukan pada saat terjadi error dan penyempurnaan dilakukan pada akhir kegiatan proyek akhir ketika semua kegiatan proyek akhir telah terselesaikan.

3.6. Bimbingan Bimbingan dilakukan penulis untuk konsultasi langsung dengan pembimbing mengenai permasalahan yang berhbungan dengan kegiatan proyek akhir.

IV. Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN Bab I merupakan pendahuluan dari penulisan laporan proyek akhir yang berisi mengenai latar belakang masalah, tujuan penulisan, pembatasan masalah, metode penelitian dan sistematika penulisan. BAB II LANDASAN TEORI Bab II merupakan bagian yang berisi mengenai teori dasar yang mendukung judul proyek akhir mengenai perancangan dan

implementasi perangkat lunak (software) pengendali kecepatan dan arah putaran motor BLDC. BAB III PERANCANGAN DAN REALISASI Bab III merupakan bagian terpenting yang berisi perancangan dan realisasi pengkondisian sinyal tekanan berdasarkan hasil kajian secara teoritis. BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

Bab IV merupakan bagian yang berisi data pengujian dari rancangan program yang telah diiplementasikan pada hardware yang kemudian hasilnya akan dianalisa. BAB V PENUTUP Bab V berisi mengenai kesimpulan dan saran dari penulisan proyek akhir yang telah dilakukan.

V. Jadwal

Jadwal Pelaksanaan Proyek Akhir Tahun 2013 No. Kegiatan Januari Februari Maret 2 April Mei Juni Juli

1 2 3 4 1 2 3 4 1 1 Studi Literatur Pengadaan 2 komponen dan peralatan 3 Perancangan program Penyusunan Laporan BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V 5 Pengujian program Analisis dan 6 pengolahan data 7 Bimbingan Perbaikan 8 dan penyempurn aan 9 Persiapan sidang PA

3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2

VI. Biaya

No. 1 2 3 4 5 6 7 8

Item Tinta Kertas Modem dan Biaya Browsing SISMIN ATMega 16 Komponen Elektonika Lain Fotocopy Jilid Biaya Tidak Terduga TOTAL

Spek Chroma Inc Sidu 80gr A4 Smart

Jumlah 4 3 1 1 1 5 5

Harga (Rp) 25.000,00 35.000,00 300.000,00 300.000,00 300.000,00 20.000,00 20.000,00 200.000,00

Total (Rp) 100.000,00 105.000,00 300.000,00 300.000,00 300.000,00 100.000,00 100.000,00 200.000,00

Hardcover

RP. 1.555.00,00

Catatan : Biaya diatas sewaktu waktu bisa berubah sesuai dengan harga dan ketetrsediaan barang di pasaran.

VII.

Daftar Pustaka

1) http://boyaction.blogspot.com/2012/06/perancangan-dan-pembuatansoftware.html 2) http://www.google.com/Mikrokontroller-ATMega16 3) http://www.google.com/ BLDC-motor-rotor-design_2 4) http://www.nmbtc.com/brushless-dc-motors/engineering/BLDC-motorrotor-design.jpeg 5) http://www.open-sport.org/Buzz/picture/4-pole-bldc-motor021804.gif 6) teundiksha.files.wordpress.com/2010/04/sekilas20codevisianavr.pdf