Anda di halaman 1dari 17

Unsur Hara Makro (Makronutrien)

No. 1.

Jenis Unsur Hara H

Kondisi Keberadaan H2O

Fungsi

Gejala Defisiensi
a.

Gejala Toxic Menimbulkan hari genangan. dapat

Merupakan elemen pokok a. Daun kering pembangunan bahan organik. b. Tanaman kurang subur c. Produksi terhambat

Bila air yang tergenang selama beberapa menyebabkan akar tidak dapat melaksanakan respirasi normal aerob namun terjadi respirasi anaerob. Keadaan seperti ini akan menyebabkan tingginya kadar alkohol dalam tubuh tanaman yang selajutnya akan meracuni tanaman. b. Menyebabkan cekaman aerasi c. Membesarnya ukuran sel, ukuran internode menjadi tidak normal, tanaman tidak kokoh, dan tidak terjadi pertumbuhan yang vigorous sehingga mudah

diserang penyakit. a. Terdapat dalam bahan organik 2. O O2, H2O sebagai atom dan termasuk pembangunan bahan organik b. Diperlukan untuk bernafas. Penting 3. C CO2 sebagai pembangun a. Pertumbuhan tanaman kerdil bahan organik karena sebagian b. Daun kering besar bahan kering tanaman terdiri dari bahan organik. a. Diperlukan untuk a. Klorosis pada daun dewasa a. Mengakibatkan pembentukan atau secara perlahan-lahan, yang kemudian berubah menjadi kuning sehingga akhirnya menjadi rontok. hijau daun batang, tulang daun, tangkai daun sehingga berwarna merah atau merah ungu. atau c. Daun muda terkadang lebih kaku, kurang berkembang dengan daun dibandingkan yang normal. tanaman menurun, pertumbuhan bagian vegetatif tanaman, seperti daun, batang dan akar. pembentukan produksi hal ini a. Daun kering b. Pertumbuhan lambat

4.

NH4+,NO3-

dikarenakan pemberian nitrogen dalam jumlah yang banyak atau melebihi dapat kebutuhan tanaman fase mengakibatkan

b. Berperan penting dalam hal b. Terbentuknya antosianin pada (klorofil) yang berguna sekali dalam proses fotosintesis.
c. Membentuk

vegetatif tanaman lebih panjang sehingga pembentukan organ generatif Akibatnya produktivitasnya menurun. tidak maksimal. selain menurun,

protein dan

asam-asam amino dan enzim, lemak berbagai persenyawaan organik dalam

kualitas yang dihasilkan juga

tanaman. d. Meningkatkan mutu tanaman penghasil daun-daunan. e. Meningkatkan perkembangbiakan mikroorganisme tanah. di dalam

d. Percabangan tertahan karena b. Nitrogen

yang

berlebihan

dormansi tunas lateral yang berkepanjangan.


e. Tajuk tanaman tetap hijau,

sering daun,

mengakibatkan sedangkan buahnya

timbulnya ploriferasi batang dan menguning menjadi berkurang. hijau, tanaman rimbun dengan daun. menjadi serangan Proses lama. pembuangan Selain itu dan

dedaunan kemudian

tua

mengering

dan c. Warna daun menjadi terlalu

berwarna coklat muda.


Defisiensi Nitrogen pada daun

Tomat

tanaman jadi rentan terkena cendawan penyakit, dan mudah roboh. Produksi bunga juga menurun.

Defisiensi

Nitrogen

pada

Kelapa Sawit

Defisiensi

Nitrogen

pada

Mawar

5.

H2PO4-,HPO4- a.Merangsang a.

pertumbuhan a. Terhambatnya daun serta b. Warna pertumbuhan muda dewasa menjadi dan daun

pertumbuhan a. Tanaman yang kelebihan fosfor akan menyebabkan terjadinya penurunan kandungan nitrogen seluruhnya yang drastis sehingga pada pembentukan buah, kulit buah menjadi keriput.

akar, khususnya akar benih atau tanaman muda


b. b.Mempercepat

sistem perakaran, batang, dan

memperkuat tanaman tanaman

berubah menjadi hijau tua atau keabu-abuan, mengkilap, merah pada daun

sering pula terdapat pigmen b. Tumbuhan menjadi kerdil bagian c. Warna daun berubah menjadi ungu atau coklat mulai dari bawah, selanjutnya mati. Pada

menaikkan prosentase bunga menjadi buah atau biji.

c. c. Membantu proses asimilasi dan pernafasan sekaligus mempercepat biji atau gabah. d. d. Sebagai bahan mentah untuk pembentukan protein membran metabolisme. sebagai penyusun ATP. tertentu, serta koenzim, substrat pertumbuhan

tepi daun, cabang dan batang terdapat warna merah ungu yang lambat laun berubah menjadi kuning. Timbul daerah nekrotik pada berbagai bagian tumbuhan. bunga, buah dan biji merosot. Buahnya Nampak matang. daun-daun yang lebih tua.
Defisiensi Fosfor pada Tomat

ujung-ujung daun.

bunga dan pemasakan buah,

sejumlah c. Hasil tanaman yang berupa kerdil-kerdil, jelek dan cepat

asam nukleat dan fosfolipid

e. e. Penting dalam transfer energi d. Gugurnya

6.

K+

f. a. Sebagai aktivator enzim dalam a. proses respirasi, dan pati. tutup stomata fotosintesis

Daun-daun

berubah

jadi Tanaman yang kelebihan kalium menyebabkan proses akan pemasakan buah menjadi lebih

dan mengerut alias keriting (untuk akan kentang dan

translokasi tanaman

karbohidrat, sintesis protein menggulung)

kadang- lama serta akan lebih masam

kadang mengkilap terutama pada karena Selanjutnya sejak ujung dan tepi

g. b. Berperan dalam proses buka daun tua, tetapi tidak merata.

fungsinya

dalam pengaturan daun tampak menguning, warna seperti ini tampak pula di antara daun pada

potensi osmotik sel-sel.

h. c. Berperan memperkuat tubuh tulang-tulang

tanaman, mengeraskan jerami akhirnya daun tampak bercakdan bagian kayu tanaman, bercak kotor (merah coklat), agar daun, bunga dan buah sering tidak mudah gugur. i. d. Meningkatkan daya tahan daun dan penyakit. atau buah pula tampak bagian bergerigi yang dan berbercak ini jatuh sehingga

tanaman terhadap kekeringan kemudian mati. b. Batangnya lemah dan pendeksehingga tanaman tampak kerdil. c. Buah tumbuh tidak sempurna, kecil, mutunya jelek, hasilnya rendah dan tidak tahan disimpan. d. Pada tanaman kelapa dan jeruk, buah mudah gugur. e. Bagi tanaman berumbi, hasil umbinya rendah. f. Pertumbuhan batang tereduksi, sangat kurang dan kadar hidrat arangnya demikian j. e. Meningkatkan mutu dari biji pendek,

menadi lemah dan resistensi terhadap sehingga penyakit. g. Gejala biokimia kalium protein akibat adalah dan defisiensi tereduksinya patogen mudah menurun, terserang

karbohidrat, sedangkan molekulmolekul yang berat molekulnya kecil seperti asam amino, akan terakumulasi. Defisiensi Tomat Kalium pada

Defisiensi Kelapa Sawit

Kalium

pada

Defisiensi Jagung

Kalium

pada

Khusus untuk tanaman padi, gejala kekurangan unsur Kalium dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Daun Daun tanaman padi yang akan yang kekurangan banyaknya Kalium bintik-bintik

berwarna hijau gelap dengan

warnanya

menyerupai

karat.

Bintik-bintik itu pertama-tama muncul pada bagian atas daun yang sudah tua, ujung daun dan tepi daun menjadi seperti berwarna tua, terbakar kuning. (necrotic),

coklat kemerahan atau coklat Daun-daun khususnya di tengah hari akan terkulai dan daun-daun muda menggulung ke arah atas dan memperlihatkan kekurangan air. b. Batang Batang tanaman padi yang akan kekurangan kebanyakan Kalium gejala-gejala

tumbuh pendek dan kurus. Dan varietas-varietas padi yang kekurangan Kalium lebih mudah rebah. c. Akar Pertumbuhan akar biasanya

sangat terbatas, ujung akar akan tumbuh kurus dan pendek, dan akar selalu cenderung berwarna gelap dan hitam. Akar-akar cabang dan akar rambat sangat kurus dan selalu memperlihatkan gejala pembusukan akar. d. Bulir dan Malai Pertumbuhannya akan pendek dan umumnya mempunyai buah persentase kehampaan

yang tinggi. Sedang jumlah bulir yang berisi untuk setiap helainya akan rendah, bulir-bulir padi akan berukuran kecil dan tidak teratur bentuknya, mutu dan berat 1.000 bulir akan berkurang, persentase bulir-bulir yang tidak berkembang dan tidak dewasa 7. Ca Ca2+ k. a.Merangsang bulu-bulu akar. bertambah. pembentukan a. Daun-daun muda selain a. Akar tanaman tidak mampu tumbuh memanjang dengan

berkeriput mengalami perubahan

b. Berperan dalam pembuatan warna, pada ujung dan tepiprotein atau bagian yang aktif tepinya dari tanaman. dan d. sekaligus Menetralisir klorosis menjadi kuning) dan warna ini merangsang daun, jaringan-jaringan

cepat pertumbuhan daun-daun pertumbuhan menjadi serta mekarnya

(berubah b. Menghalangi

c. Memperkeras batang tanaman menjalar di antara tulang-tulang pembentukan biji. pada beberapa tempat mati. asam-asam b. Kuncup-kuncup muda yang c.Pertumbuhan daun senyawa sistem

muda dan pucuk-pucuk bagian tepi daun, oleh karena itu daun-daunnya keriting.

daun c. Menghalangi

organik yang dihasilkan pada telah tumbuh akan mati. saat metabolisme. batang dan e. Kalsium yang terdapat dalam perakarannya terhambat, kurang dapat sempurna malah sering salah atau bentuk. d. Pertumbuhan tanaman pada demikian lemah dan menderita. Defisiensi Tomat Kalsium menetralisirkan

suasana keasaman tanah.

8.

Fe

Fe2+, Fe3+

a. Zat

besi

penting hijau

bagi a. Gejala-gejala yang tampak daun pada daun muda, mula-mula secara setempat-setempat sedangkan dalam berwarna hijau pucat atau hijau tulang daun tetap berwarna hijau

pembentukan (klorofil). b. Berperan

penting

pembentukan

karbohidrat, kekuning-kuningan,

lemak dan protein. Catalase, Prinodic

c. Zat besi terdapat dalam enzim serta jaringan-jaringannya tidak Peroksidase, mati. hidroginase dan b. Selanjutnya pada tulang daun terjadi klorosis, yang tadinya berwarna hijau berubah menjadi l. kuning dan ada pula yang menjadi putih. c. Gejala selanjutnya yang lebih hebat terjadi pada musim muda kemarau, berjatuhan. d. Pertumbuhan tanaman seolah daun-daun

Cytohrom oxidase

banyak yang menjadi kering dan

terhenti akibatnya daun berguguran dan akhirnya mati mulai dari pucuk. Defisiensi Besi (Iron) pada daun mawar D

efisiensi Besi (Iron) pada Daun pisang

9.

SO4-

a. Berperan dalam pembentukan a. Daun-daun muda mengalami a. bintil-bintil akar. b. Merupakan unsur klorosis yang kuning), (berubah perubahan menjadi warna

penting dalam beberapa jenis umumnya terjadi pada seluruh protein dalam bentuk cystein, daun muda, kadang mengkilap methionin serta thiamine. c. Membantu anakan produktif. keputih-putihan dan kadangtidak pertumbuhan kadang perubahannya

merata tetapi berlangsung pada

d. Merupakan bagian penting bagian daun selengkapnya. pada tanaman-tanaman penghasil b. Perubahan warna daun dapat minyak, sayuran seperti cabai, pula kubis dan lain-lain. hijau daun. menjadi kuning kuning dan sama hijau, sekali, sehingga tanaman tampak seperti misalnya gejala-gejala

e. Membantu pembentukan butir berdaun

yang tampak pada daun tanaman teh di beberapa tempat di Kenya yang terkenal dengan Yellow sebutanTea atauYellow Disease. c. Tanaman tumbuh terlambat, kerdil, berbatang pendek dan kurus, batang tanaman berserat,

berkayu dan berdiameter kecil. d. Pada tanaman tebu yang menyebabkan rendah. e. Jumlah anakan terbatas. Defisiensi Sulfur pada Tomat rendemen gula

10.

Mg

Mg2+

a. Magnesium merupakan bagian a. Daun-daun tua mengalami a. Daun berwarna kuning, hal ini tanaman dari klorofil. klorosis (berubah daun, menjadi terjadi karena pembentukan b. b.Merupakan salah satu bagian kuning) dan tampak di antara enzim yang disebut Organic tulang-tulang pyrophosphatse peptisida. buah. dan Carboxy tulang-tulang daun itu sendiri tetap berwarna hijau. Bagian di secara teratur berubah menjadi kuning dengan bercak-bercak merah kecoklatan b. Daun-daun mudah terbakar oleh teriknya sinar matahari karena tidak mempunyai lapisan lilin, karena itu banyak yang berubah warna menjadi coklat tua/kehitaman dan mengkerut c. Pada tanaman biji-bijian, daya tumbuh biji kurang/lemah, malah kalau toh ia tetap tumbuh maka ia akan nampak lemah sekali. klorofil terganggu pada daunnya yaitu adanya garis-garis kuning yang agak menonjol

sedang b. Pada tanaman jagung, terlihat

c. Berperan dalam pembentukan antara tulang-tulang daun itu

Defisiensi Magnesium pada Tomat

Defisiensi Magnesium pada Kelapa Sawit