Anda di halaman 1dari 11

rssN 0216-8685

SERGI
,furnal Teknik Energi
Volume 2 Nomor 3 September 2006

TEKI{IKENERGI
.

.
1r,,,;.,,,,

'.,.,,1.
,,1,,'

':il

::::a::1.

r;'.i';.."

r.

i :,"i,1, ,! . e,
;';'f'ri.:ij,..:r'
.

NEGERI

,,.{
:;

,:L

:_1."r i "il
-rl

,;;"ttl,r.isfii
''+

Eksergi

Volume 2

No.3

Hhn 89-135

Semarang Seotember 2006

TSSN

0216{68s

Volume 2 Nomor 3 Ssptember 2006

ISSI.'0216-8685

frKSERqI
I
v

f u' naL T e*mil<, E nerg'{t

Daftar Isi
Halaman

DAF'TAR

ianindnersr
PEMANFAATAN BLOTONG SEBAGAI BAHAN BAKAR Totok hasetyo

ISI

ii
89-95

PENGARUHJI.n4LAHSUDUTERHADAPKARAK,TERISTIK POI\4PASENTRIFLjGAI.I'TENGGIINAKANIMPELERFORWARD DAN BACKWARD


F. Gatot

3umarno

96'

102

PEMBUATAN ALAT PENGERING UNTUK KF,RAJIAN GERABAH 103 ' 107 Yusuf De*antoro H, nt"i*. Hendrawati, Bambang Sumiyaso, Marganr

MANFAAT PEMASANGAN KAPASTTOR SHI"INT PADA PENYULANG DALAM I.IPAYA PENGHEMATAN ENERGI DISISI PEhdBAI{GKIT LISTRIK
Agung Nugroho

108

- 116

PEMBUATAN ALAT UJI PEPJINDAHAN PANAS KONDUKSI RADTAL Bonq Totok

Prasetyo

I 17 - 125

PERBANDINGAI{ SISTEM PENANGKAL PETIR KONYENSIONAL DAN NON KONVENSION,\L PADA GEDLING BERTINGKAT Budhi Prasetyo,

WahYono

126'135

MANTAAT PEMASANGAN KApAsIToR sHtrN"r' pAf)A PENYULANG DALAV UPAYA PENGHEMATAN ENERGI I}I SISI I'EMBANGKIT LISTRIK
,
Agung Nugroho

Teknik Elehro Universitas Diponep.oro Jl. Prof. Soedarto SH Tembalang - Sernarang

,@ltu@g_(ap t d n gka kan. ( f1*l,!dan.7 rYlunpktran bahwa teriadi peningkatan tegangan ujung penytlanS
iti

mesin *^rrr$,lllluo****n metatut saluran t,, nsmisi ke saturan distribwi akan menimbullan beberap masalah antara lain jatuh tegangan, fahor dayt clan rugi-rugi doya. Bebaniartngan distiibusi dapat ber'upa beban kapasitif nw:,pun uainf ari pda tiumnra diminan beban Induhlt, Afabtla daya reakt.:f.itduktif tlnggt, alun beradbat mempirbesaiiatuh tegangan, memperbesar rugt-rugi daya, menurunkonfahor daya dan merutrunkan kapsitas p;yaluran day. Untuk mmgurangi leban day realtif induhif diperlulcan sumber dayt reaktif kapasitif, salah saru diantaranSn adalah dengan ;vmasangan kapasitor shunt yang dipasang icr* prriotrl'dengan penghanrar pada iaringan disribusi Primer: Dergan adanya Wmosongan tiapsrtor shunt, maka orrt y:rng'sehinrsnya mengaltr pda Janngar meniadi lebih kecil. Dalam tulisan int dihirung dan menentukan letak dan ukuran kapsitor shunt ytng diytsanq padn pnyilang dtstribusi primer, dimana pemasangan lapasitor dimalcsudlcqn sebagai sumbei aoyn ,, a'ny Wng aaryt memberl suplai daya reahiJ pda beban. Setelah pemosangan kaposltor shunt, hosit yorg iiripoi adalah tegangan sistem akan nail', memperbaiki faktor daya don mengurangi ntgi+u1,i ary serti kapsiras
t

Energi lhtrlk yat'g dihasttkan oleh

(V) dari t7,3 kv menjacli 18,0 k7:sedadglan pngiriman drya (Sl kelebihan l,8s MYA. Dengan demtda,t, untuk penl,eyspan (kuat yang sama oleh konsumen I 4.85 MYA), pembangdtan dapr dimruntwn t,88 MYA, yang beiimplikasi .(So = pda penghenatan bahon baksr.

I.

Pendahulnan

Keuntungan

yang dapat diperolelr

dari

Pada umumnya sistem disfibusi te,naga listrik ke pelanggar listrik disalu,-kar melalui jaringan

disribusi primer dengan tegangan Z0 kV. Beban konsumen terdiri dari beban yang
Uersifat resistif seperti pemanas, larnpu pijar dan lain-lain; dan beban induktif seerri motor listrik. Beiban induktif rkan menyebabkan naihrya KVA yang dikonsumsi, sebab arus tidak sefrsa dengan tegangan dan juga mengakibatkan faktor daya turun. ' Pergeseran ftsa yang terjadi pada arus dan tegangan, .nengakibatkan konsumsi arus naik, dan berpengaruh pada kenaikkan jatuh tegargax, yang berpengaruh kepada peralatanperalatan pemakai tenaga listrik dengan seting

a. b. c. d.

pemasangan kupasitor antara lain : Memperbaiki faktor daya. Mernpukecil arus yang dikonsumsi. Mengurangi nrgi-rugi dava sistem. Penghematan pemakaian tenaga listrik.

Keuntungan disisi pusat listrik, dimana daya yang dibanglctkan harus selalu sama dengan beban yang dimiuta pemarrai tenaga listrik,
adalah: a. Pengiriman daya dapat di*unrnkan. b. Bahan bakar pembangkitan dapat dikurangi c. Sisa kapasitas pembangkitan dapat dialihkan
ke calon konsumen.

d. Dapat dilakukan

resceduling nembangunan pembangkit dan sarana transmisi yang baru.

yang sempit. Misalkan su8tu

mempunlai seting tegangdn 22A

V sampai

mesin

Rugi-Rugi Jaringan
Jatuh tegangan merupakan J enurunan tegangan mulai dari penyulang sampai sepanjang saluran jaringao tegatrgan menp.ngah 20 kV. Fenomena tersebut disebabkan kawat saluran

dengnn 240 V, pado sast tegangan drop sampai decgan 198 V, maka mesin akan melambat. Untuk memperbaiki kondisi tersebut, salatr satu ,cara adalah dorgan memasa'lg kapasitor.

di

yang mempunyai nilai resistansi, induktansi

108

Manfaata Peurasangan .fupasitor Strunt Pada Penlulang Dalarn Upaya

Psnghematu

......... (Agung Nugroh<)

dan kapasitansi sepanjang saluran, maka akan terjadi penurunan tegangan. Sedangkan rugi daya &dalah selisih antara daya ysng dibangkitkan atau dialirkan dari Gardu Induk dengan daya'yanq terjual ke pelanggan listrik. Ruei-rugi daya merupakan sifat yang tidak dimi4imBlkan. Nilai dari rugi daya pada jaring merupakan nilai unjuk kerjajaring lisrik dalam menyalurkan en;rgt listrik dari puiat-pusat pembangkit sampai ke pirsat-pusat beban. ' Susut tegangan pada siste,u distribusi tegangan ..menengah san&t dipengaruh-i aleh tindffit ': paqbebanan, pcnflInFurg kondr&tq ruS.rug ''bansfonuator dan rugi-rugi konhk sambrmgan '''pada'jarinpo tqsebut Susut tegangnu pada jarak yang sama untuk penghantar yang lain, betum tentu nilainya sams, yaitu selisitt antara

pereucanaan sistem harus di

pilih saluran dan

transformator yang bisa menghantarkan arus beban tanpa menyebabkan jatuL tegangan yang
berlebihan dan dengau temperanu/suhu yang
arPan.

dapat dihindari, te,tapi hanya

dapat

aa d3E
EE

rr-f-r-1

#YX&x:^r*.*urnu

n.^@trr..ts

r=
EE

--F-

tegangan mak"imum dengan

EE

ffrr^l

.o

rffrr
IIIAEIT Il(;.lttV
TIIIEI'I.D{

a!

tegangan

minimum. Seperti ditmjul<karr dalam Gambar 1., beda tegangan pada sistem 220 volt, pada

konsumen r pada saat beban pun@k dengan pada saat beban'ingan adalah sebessr 2?5 V * 222 Y, yaitu sebesar 3 volt. Sedangkan pada konsumen te,rakhir, beda tegnngnn pada saat beban puncak de,rgan saat beban ringan adalah V, yaitu sama dengan 7 volt. 218 V Tegangan pada titik pernakaian irilah yang perlu mendapatkan perhatian dari pmgusaha maupun olelr para pemakai jasa kelistrikan agar dapat terjaga dengan baik memenuhi standar mutu pelayanan yang telah ditentukan.

Gsmbar l. Teg;angan pemakaian sistem distribusi tgengm rtndah 22O volt. Secara seclerhana suatu saluran listrik dengan mengabaikan kapasitansi yang ada dapat

diperhatikan dalam Gamoar 2.


Z sistcm

- 7ll

BX Zl vt

Cambar 2. Diagram saluran distribusi tenaga listrrk

Jatuh Tegangan Jatuh tegangan adalah nilai suatu tegangan


yang diakibatkan oleh arus yang mengalir pada

suafu media yang mempunyai impedansi, sdang untuk saluran arus searatr, besarnya jatuh tegangan sama dengan arus dikalikan resistan hantaran tersebut. Sedangkan pada saluran arus oolak-talik besarnya janrh
telr&gan merupa{an fi.rngsi dari anrs beban dan

Mengurangi Susut' Tegangan Dalam sistenr pengusahaan tonago listrik, berbagai upaya dilakukan untuk memperkecil nilai jatuh tegangan dan rugi-rugi daya yang terjadi pada saluran distribusi. Hal tersebut

juga merugikan pihak

dilalcukan karena selain menrgikan perusahaan,

pelanggan sebagai

cosinus sudut inpedansi

dari beban.

Sedangkan pemanasan hantaran terjadi karena adanya rugi dayi pada hantaran tersebut, yang

penggunn jasa listrik yang selalu rnenuntut jasa layanan de-ngan lulitas vang baik. Beberapa langkah upaya meugurangijatuh tegangan yang

besamya sama dengan kuadrat arus kali resistansi hrrtaran. Pada jaring disribusi prima, jauh tegangm dan rugl daya sel".rgian besar terjadi di salruan dan transformator. Oleh kareru itu dalam

harus ditakukan unhrk memperkecil jatutr tegangan dan rug daya adalah :

b. Membanguo gardu induk clan jaringan c, Merubahjaringan,lO menjadi 3O d. Pemindahan beban ke penyulang lain
e. Penyeimbangan beban

&

Membangrur pembangLit pembantu

baru

109

6l(SERGf

Jurnol Teknik Eucrei Vol 2 No

Seoternber 2(x)(r

: ltt3-t0? pefiIasangan kapasitor hanya bila beban bersifat induhif, artinya arus mengik rti tegangan.

g. menggunakan alat peng,atur tegangan. h. Mempobesar penampang hantaran

f.

Pengaturan tegangan penyrlang

i.

Pemasangankapasitor

Daya reaktif adalah d.tya yang

Pemasangfln Kapasitor

tidak

2. Memasang kopasitor shunt ptda iaringan Profil tegangan dalam kea laan beban berat maupun beban ringan pada salunan distribusi primer sebagai akibat pemasangan kapasitor
dituqiukkan dalam Gambar

monghasilkan kerja dan selalu tersimpan tlalam

sistem, yaitu dalam bentuk energ magnetis. Pada garrtar segitiga daya seperti ditunjukkan dalam Gambar 3., terlihat bahwa daya reaktif sangat berpengmuh teftadap faktor daya. Untuk daya reaktif yang berlebrhan, maka
mempenganrhi jatuh tegangan. Oleh sebab itu

satupun kapasitor

t. Pade saat tidak yang dioperasikan,

faktor daya akan rendah sehingga

dipedukan suatu sumber daya reaktif yang dapat membangkitkan daya reaktif atau dapat pula menyerap kelebihan daya reaktif yang
diluar batas.

ditunjukkan dalam Gambar 4.a., pada saat satu kapasitor dioperasikan, ditunjukkan dalam Grnbu 4.b, dan pada Gambar 4.c menrrrjukan bila semua kryasitor dioperrsikan. Kapasitor shunt ymg dipasang pada jrringan akan memperbaiki tegargan ptrda titik dimana kapasitor tersebut dipasang menuju kearah sisi sumber tegprgar. Kapasitor m:nggambarlon anmya arus ymg mqrdahului iegangan dan anrs ini mengalir melatui 'eaktansi seri pada

jaringan
I

mengakibatkan adanya kenaikkan teganptr pada titik pemasangsn


yang besamya sama deirgan reaktansi jaringan dikalikan anrr kapasitor. Porsenrose kenaikkan tegangan pada titik pemasangso .

yarg

Daya

roattif (VAR)

-Dayr nlatr(Wtt)
daYa

^rtr 7oY

(ckvaXd)lX)

Gamber3. Scgitige

(loXlTY-

1. Memosang hopasitor sai poda iaringan Pada dasrnya penrakaian kapasitor seri untuk meinperbaiki tegangan pada jaringpn tenaga lisEik adalah benrsaha mengurangi susut
komponeir induktif yang terjadi pada jariugn tersebut Susut tegangan akibat impedansi jarinem dapd diryatakan sebagai :

tegangan dengan

wa

mengkomPensir

dimana : ckva = kapasitas kapasitcr' (KVA atau KVAR) d = panjangjaringan X = reaktansijaring,m pada satuan

panjang juingan Bila kapasitor menrpakan ktpasitor satu phasa, maka puhitrmgan kenaikkail tegarl.lan adalatt berdasarkan kapasitas kapasitor satu phasa.

Vd:

t(Rlcos@+XLsinO)
maka
:

Oeqgao dipasang kapasitor seri,


persalnaanuya meurjadi sebagai berikut

Sedangkan tegmga sma demgan tegangan antara salurm phasa netral, dan reaktansinya sama dorgan dua kali reaktansi saluan.

I Rr. cos O

I (Xr.

)fu) sin O.

)fu) 0, maka besarnya susut Bila (Xr tgangan hmya akan dipenganthi tahanan saluran mja, s&ingga nilainya akan lebih kecil daripada tanpa dipasang kapasitor. Namun demoikian

perlu

diperhatikan

balrwa

r10
tdi

irl

i:lli

Manfaata Pemasary:an Kapasitor Shuu Pada Pen_yulang Dalaur Upalz


d

Penglleoata$
6.
7.

.......... (Agung Nggroho)

!z

Marguwlgi kerug:an
Mengurangi fluktuasi'

Kedua Pertama

Pertuna

E d

'Iidak
dinakai

teEmmn

2. Penerapan Kapwitor
Kapasitor bisa Citerapkan pada hampir setiao tingkat tegangan. Seperti yang diperlihatkan pada Gambar 5 masing-rnasing unit kapasitor s@ara terpisah bisa ditambertrkan dalam

iE^f,cai

BE

\..
l'a:cd;ai H^E

Gambar4. lrofil tcgqqgan akibat pemtsrngut


kapasltor a. tanpr kapasitor L. dengan satu kapasitor dan c dengan dua kapasitor

ltrii#o*!,]:.

J.

hubungan paralel untuk moaingkatkan kapasitas kilovar ymg dikehendaki dan bisa ditambahkan secara seri rurtuk meningkatkan tegangan kilovolt yang dikehendaki.
Xapasltor Shunt

Kapasitor shunt adalah kapasitor

yang dihubungkan secara paralel dengan jaringan dan secara intensif digunakan pada sistem

disribusi. Kapasitor shunt meayuplai


Gambar 6,

daya

Pemilihau Pemasangan Kapasitor l. Pemilihan Pemakaian kapasitor sen dan parallel pada sistem distribusi menimbulkan daya reaktif untuk memperbaiki faktor daya dan tegangan, sehinggn menembah kapasitas sistem dan mengurangi kerugian. Faltor-faktor yang mempengaruhi nemilihan antara kapasitor seri dan kapasitor paralel disimpulkan di Tabel LI6l
1. Pilihan lrlpasitorseri dan
N
o.

reaktif atau arus yang menentang komponen arus beban induktif, seperti diperlihatkan pada
Kapasitor strunt yang dipasnng pada jaringan distribusi adslah dalam bentuk kapasitor bank. Setrap kapasitor bank terdiri dari beberapa unit kapasitor. Dari Gmbar 6. a dan c di atas terlihat bahwa sebelum terpasang kapasitor, tegangan pada sisi terima (Vp) sangat rendah hal ini disebabkau kareira tingginya 8y = l.Z yang di akibatkan oleh besarnya sudut 0 (rmdalurya faktcr daya) sehingga arus reaktif pada sisi kirim terlarnpuu besar. Seelah dipasang kapasitor seprti ditunjukkan dalam Gambar 6 b dan d sudur 0 menjadi lebih kecil, yang berarti faktor daya naix. Dengan mengecilaya sudut 0 ini, sdangkan R dengan I' . XL berbeda sudut 900, maka 6v: I.Z urenunur, sehingga Vx naik. Kapasitor dapat.iugn disebut sebagai generator daya reaktif positif (sumber daya reaktif), karena sebuah klpasi.or yang menarik e (daya reakti$ negatif d.an terpasang paralel dengan sebuah beban indulaif akan mengurangi e yang setrarusoya disuplai seluruhnya oletr sistern

Tujuan Memperbaiki falror


daya

I
7

Pilihan Kanasitor Seri Paralel Kedua Pertama Pertama Kedua

Memperbarki tingliat
tegmgan pada sistem saluran udara dengan

I'

fal'tor daya normal, lan


rendah
3.

Memperbaik tingkat
tegangan pada sistem salurar udara dengan fakor dara vanp tinpsi

Tidak

Pertama

dipalai

4.

Memperbaiki tingkat
tegangan padr sistem saluran barvan tanah dengan faktor daya normal dan rendah

Pertama

Kedua

5.

Memperbaiki tingliat
tpgangsn pad, r siste,n saluran barvah tanah duqan fahor daya y,ang

kepada beban inrtuktif Dengan kata tain kapasitor mencalu Q yang diperlukan oleh
Tidak Tidak
dipatiai

diFkaj

tinsci

meningkat, jatuh tegangarr dan rugi-rugi daya montrrun, serta kapasitas penyaluran daya dapat ditingkatkan.

beban induttit, sehinggp fakror

daya

111

GKSERGf

Jurnal Tcknik Enerei

103:107

Rugi Daya danJatuh Tegangan


,,,,1!r

lrl;, .' ,l i
;11|iil1,;

Jqtrfi

l'"' jl

tegangnn pada j,uingn distribusi (penVtrlang) rdalrh selisih antaro tegangan pada

jrinpo

pangkat pengrrimm (sending en4 dan tegangsn pada ujutg pnerimaan (recetvtng end) tensgs lisrik. Sedangkan nrgi daya pada
disfribusi (penyulang) adalah selisih
antafir dala pada pangkal pengiriman dan daya

padaujung penerimam teiraga

lisrik.

',

PLr QLr

Iul'

Pl4
Qta

PL4

QL"

PL+ QLr

PL:
Ql,s

GambarT. Diagram segaris aliran daya

dimana: Vs = Tegangan pada gardu rnduk Ps : Dalra aktif yang dikirim dari gtrdu induk Qo = Dayareaktifyutg dikiim dari grdu induk Pi : Daya aktifyang dikir,m dari bus ke i Qi : Daya re.aktif yang dikirim dari bus ke I Ir+i : Daya Aktif beban pada bus ke i
Qr*i

Daya reaktif beban pa'da bus ke

i
sebuah

Dari Gambar 7 di atas terlihat

penyutang radial dorgan betrerapa beban yang


terpusat, nrasing-masing bagi ur dengan tahanan dan reaktansi sebesarrl dan x1 hingga15 dan xs. Jika daya yarg dikirim dari l.,us keO adalah So Po * jQs, maka daya yang dikirim ke bus I sesungguhnya adalah : a. Untukduya altif (P) :

Gambar5. HuLungan deri unit-unit kepmitor setu phase dari bankhubung bintangtiglphasc

Pt:

Sehingga

Po-PRr-PLI untuk setiap bus yang adl,


:

perhinmgan daya aktif pada hus ke I adalah Pi+l = Pi-PRi+r- PLi*t dimana:

PRt:rt.It2
Gambar6. Diagram phasor tegangm
a) dan c) tanpe kapasitor,

PRr

: n.q

Vn'.

b) dm d) dengur kaparitor shunt

Pada saluran bolak-balik besarnya tergantung dari impedansi salrnan ser+a pada beban dan faktor deya Penyulang radial dengan b*erapa sub pusat beban dapat digambarkan secaa
diagram satu

P&ot:fi*'
terpasang kapasitor.

S'' ,.w

dengan PRi+r adalah

rugi oaya aktif

sebelum

b.

gds

seperti pada Gambar 7.

Untukdaya realiitif (Qi: Qr: Qo*QRr *QLr Setringga untuk setiap bus

yang

ada,

perhitmgan daya reaktif pada bus ke , adalah

tt2

lvradaata Penrasangan lfupositor S\unt Pada Peqtlang Dalarn Upaya Fen8hernatan......................"..... .... (.a.gung Nugroho)

Qi*1

= Q-Q&*r*QLi*r = xr.Ir2

Q'L*r=QLi*r-QHi*r
ke persamaan

dimana:

QRr

QRr = QRi*r

*,. {

vo'

Pi*r=Pi -PRi*r-PLi*t, : Q*r Qi ; QRPI * QLi*r, Vi*l= Yi-Zrq. Si/Vi.

dan

**,.

dengan QF.i+r acalatr rugi daya reaktif sebelum terpasang kapasitor.

Perhituugan Pertentuan Letak Kapasitor:


Petretrtuao letak kapasitor didasarkan terutama pada pertitungau peryuaryru rugi-rugi daya sebesar mungki'1 apabila kapasitor tersebut

c. Untuk daya semu (S)


Dari persamaan ' Si+r

terpasang Dilurapkan dengnn pengmrgan rugr-rrrgi daya ruktif yang maksimal, maka jatutr tegangrn dapot berkurang cukup banyak
setringga dapat membantu kenaixan tegangan ujung penyulang. Frofil distibusi beban reaktif dapat dilihd pada Gambar 8. dibawah ini, dEngan panjang keseluruhan penyulang dinyatakan dalam 1,0 p.u.t'i.

JP,*,'*Q,*,'

Sesudah pmuuia rgan kapasitor: Penghernatan rugl daya aktif :

PHi+t = P&nr-P'Ri+t. sehingga:

P'Li*r

= PLi*r'- PHi*r
:

- Penghernatan nrgi daya reakrif

QH*t = Q.li*r -Q'Rint,


sehingga:

Q'Li*t'

-!, '6d

QLt*r*QHi*r

d)

dimana: PFI dan QI{ adalah penghemaran rug'rug daya attif dan penghematan rugi-rugi daya

(t

reaktif yang bukurang akibat


kapasitor.

pemasangan l,apct. GarnbarS. Distdbuci Boban Reaktif pada jariugarr

P'&*r dan Q'Ri+r : adalatr rugirugi daya aktif dan rugi-rugr daya reakrif yang bary setelatr
pemasangan kap esitor. Sedangkan besarnya l:erugian tegangan adalah 6v = [r (r1 + jx12 + 12 (r2 + jxz) + [3 (r3 + jxr) + Ir (re + .r) + 15 (r5 + jx5)
:

Dari gambar di atas profil arus pada penyulang dapat dihitung:

Vr= Vr= Vr= Vr =

:\

Tano

. Zr

12

. 22+ Vo. 6vr

\ . 23 * la . Zra + ls . Zs
Soi Vo
ada,
:

: :iI i :Tana. (l -x) 1,0 I = Tans.l i :I(1 -x)


:

Vo-Zr.Vr

Yt-Zr.

Sedangkan kerugian daya total (/ossus) adalah

Vo. 6Vr

pR

Sehingga

untuk setiap bus yang

=f

i2Rdx

':1

'ii
l,rri

Vi+r = \'i * Zi+r. Si / Vi Kemudian harga Pi, Qr dan Vi yang baru (dengan Po tetal') didapat dangan memasukkan hargaQbaru:

perhinrngan tegangan pada bus ke I adalah

Q'=Q*Qc
serta PL baru
:

P'Li*r = PLi+r QL baru:

- PHi+r

dan

113

Perhltungan Lctak Dan Kuantitas Kapasitor Pada Penyulang PrilLl0 GI Purwodadi


2. Data Tclmik PwI lo
No.

20

$r s{ Sr
Cos 0o Cos 0r Cos 02 Cos 01 Cos 0r

1,51 >.67 0

MVA MVA MVA

2t
22 73

cI
Besaran Sat.

0,80 0,80 L,78 0.74 0,68 ',39 .r,08 0.04


,,02

I
2
?

Notasi Pa{aqg pnyulang


Pendrantar

43,900 0.137 0.308

24 25 26 27
2A

Kms fYkn
rvxm

A:C

240 mm"

Ilbanan

(R I

4
5

Reaktmsi fX) Aruskirim pada WBP (I')


Tesrnsan GI mta WBP (V") Tcgarynn ujung perlulang

m
2t

A
KV

P**,

MW MW
IvflJJ

6
7 8

29
10

t7.3
3-05 1.39

KV
MW
tt[VAR

Pnd

PLr

Frp
Pne,l

0Lr

3l
32 33

I\ifW

ll
t2 l3 t4 l5

l0

il,,
PLr

2.33

la
QL3
PI"o

MW
MVAR

Pnu:
Pnryirwnr,

0 1,53

MW MW
LIVr'-R

l:13
2-12
1.09 1.66

MW
MVAR

34 35 36

Qoor
aRora

^,88

120
0,09

MVAR MVAR MVAR MVAR MVAR

rL
PLr
QLs

MW
MVAR

0.89

Ar.il
aR

l6
t7 l8 I
20

3.1I
2.75

MW
}IVAR

t7
38

dl

c05
t)

QoUo

PLrrcnlr

tlrlorar

tL41
7.25 13.500

MW
MVAR Krns Kms

39

Qnrlrur^r.

t,22

2l
22 23, 24 25

:I

Lr

5,000
3,800 3.500 18.100 43.900

Datr Arus PWI to


N

I rlurrrodadi
Arur Beban (A)
Ir
460

Ll
I"o

kns
Kms Kms Kms

(}

Bcben Padr

Jrrnk derl GI
(km)
0
6,750 2,500

CmO
0,8 0,9t
0,90 0,89

Lr
Lrrvmr-

AwalGI
2.

Tabel

3.

Pengukumn dan perhltungan scbelum dipasang kapasitor


Nota3i

3.

sMsR4 sR4

r35
185

Ilr
I,.:
Ir.r

l0l
80 75

4. No. I

Besran

Satuan

24ZM)
5.

223 (75/Tr-

I,900

'y'p
Vr

2t
19,30

2
3

kv kv

n0nF24zM

1,750

Ir.r

60
144

0,88 o,T7

6.

2ttnF24ni

9,050

Ir=Iu

v,
V3

t8,40
8,57

kv
kv
kv

4
5

V.
v5
Po

I,l3
7,30 3,38 9,94
1,53

6 7

kv
MW MW
lvIW

I
9

Pr

Pt
Pr P.

to

<,36 3,68
10,04 7,77

MW MW

ll
t2

a
Qr

lvMR
MVAR MVAR MVAR MVAR

l3
l4 t5

Q,

6,44

a
Qr
So

526'
4,32 16,73
12,16

l6
17

penempatan kapasitor unEtrxen'-Fikdng pwl l0 adalah sebagai berikut : Dengan kapasitor I x 1200 kVAR dipasang padajarak 41,266 km dari Gardu Induk. 2. Dengar kapasitor 2 x 1200 kVAR dipasang pada jarak 28,10 km dau 38,63 l$n dari Gardu Indtrk 3. Dengan kapasitor 3 x 1200 kVAR dipasang padajarak 4,52 lan, 20,24 km dan 36,04 l<rn dari Gardu Induk.

2. Hasil Pcrlritungan q. Berdasarkan metoda yang -dffrnalngtik ditunjulckan dalam (utir VIII,) diperoleh

l.

MVA MVA MVA

l8 l9

Sr

9,90

It4

Manfaata Peuusangar Kapositor Shugt Pada Peqtlang Dalam Upayd Pelghematatr

(Aeung Nugroho)
S1

Tabel5. Hasil perhitungan setelah pemasangsn Kr:pasitor I x lJ00 Kvar


No. Notasi

l8 l9
20

10,92

MVAR

Sr S:
Sr

8,07 5,57

MVA MVA MVA MVA

Besaan

Satusn

:l
22

3,&
t,32 0,87
0,89 0,90

vo
2
3

2t
9.3

KV KV KV KV
KV KV MW
lv{W

Sr
Cos 0u Cos 0r Cos 0r

Vr
V2

2'
24 25

8,4 8,5
8,3

4
5

Vr
V5
Po

6 7
8

7,6
I 3,39

Pr

9,74

Tabel T, Hasil perhitungan setelah pcmasangan Kapasitor3 x 1.200 kVAR


No. I
2 3

I
l0

P: Pr

728
5,09 3,40 8,84

MW
MW

Nolasi
Vo Vr

Besaran

Satuan

u
12

P.

MW
MW

2t eA
8,9

KV

a
Q,

KV KV KV
KV KV

t3

6.r3
4,69 3,46

MVAR MVAR MVAR MVAR MVAR MVAR MVA MVA MVA MVA

v,
V1

l4 l5 l6 t7

a a
a
&
Sr

4
5

8J
8,5 8,0
t 3,39

2A9
I

6 7 8 9

Vs
Po

6.04

MW

l8 l9
20

il,51
8,66

Pl

9,74

MW
MW

Sr Sr Sr
ST

P:
Pr Pr

724
5,09 3,40 6,44 3,'13 2,29
1,06

6,t6

t0

MW MW MW MVAR MVAR MVAR MVAR MVAR MVAR MVA

2l

422
0,69 0,83 0,85 0,84

ll
t2 l3

n
23 24 25

a
QI

Cos 0o

Cos

Ur

l4
r5

a
Ar

Cos t.:

t6

a
&
Sr

0,09

Tabel6. Hasil perhitungan sefelah pemasangan Krpasitor2 x1.200 kVAR


No.
Notasi
Vo

l7
IE

)4.85 I0,43
7,61 1,20
3,41

l9
Besa'an

&
&

Sst$ll

20

MVA MVA MVA

2t
I

kv

2t
22

&
s,r

2
3

V1

9,33,
I

kv
kv kv kv kv
MW MW MW MW MW MW MVAR MVAR MVAR MVAB MVAR

l,88
0o

v,
V1

It,9

2'

Cos

0,90 0,93 0,95

4
5

18,6

u
25

Cos 01 Cos

V.
Vs

t8,4 t7,7
r

&

7
8
9

P"
P1

3,39

9,74

3. Kosimpulan
listrik, jatuh tegangan tidak dapat dihindarkar,, untul( ifil perlu dipasarg kapasitor pada jaringan, .yang mana pgnempatannya disesuaikan Cengan kebutuhan beban seperti terlihat pada hasil perhitungan Tabel 5, 6 dan7. 2. Pemasangnn tiga buah kapasitor shurt 3 x 1.200 kVAR pads psryulang PW 10 seperti terlihat pada Tabel 3 dan 7 dapat diperoleh keuntungan s*agat berikut :

P: P,

728
5,09 3,40

l.

Pada jaringan disEibusi tenaga

l0

lt
t2

&

a
Q,

7,A
4,e3 3,49

l3

l4
t5

a
Qr

226

l6
t7

a
So

t29
lS'4r

115

6KJER6f

Jprnal Teknik Encrqi Vol 2 No

Septcrpbel4X)(>

: t()t-lo7

&
b.

Kapasitas penyaluran daya (Sn) dapat ditambahkan sebesar: 16,73 14,85 = I,B8 MVA

o.

Mernpchaiki faktor drya (Cos 4) dari 0,80 menjadi 0,90 pada awal penyulang Mempakecil jaroh tegangun, sdringga dapat menaikkan tegangau pada ujung
penyulang (I/s) dari 1?,3 kV marjadi

3.

18,0 kv. Analog dengan kesrmprilan

pembangkitan daya

lisrik

2,

maka

(56) dari pusat

pembangkit dapat ditunrnkan kapasitas


pembangktamilia sebesar 1,88 MVA, yang

berimplikasi kepada
pe,nggunaan bahan bakar.

berkurangrrya

4. Daftar Pustak

l.

fuismunandar, Artono, fh., Kuw hara, S. Dr. I991. TeloikTenaga Listrik, Jilid III :

Gardu Induk. PT. Pradnya Paramita,

2. 3. 4. 5. 6. 1.

Jakarta.

Arismunandu, Artono, Dr., Kuwahara, Ii. Dr. 1993. Teluik Tenaga Listrik, Jilid II : Saluran Transmisi. PT. Pradnya Parnmita,
Jakarta.

Gonen, Turan. 1986. Engineering Electric Power Distribution System. Tata Mc.Graw-Hill Publishing, [nc, Singapore. Hutaurulq T.S. 1987. Analisa Sistem Tenaga Listrik. ITB, Bandung. Hutaunrk, T.S., Frof. M.Sc. 1993. Trancmisi Daya Listrik. Erlangga, Jakarta.

k.

Kadn, Abdul,. Profl Ir. 1984. Pengantor Tebtik Tena ga Li strik LP3ES, Jakarta. Neaglg N.M. and Samson, D.R. 1956. Ioss Reduction From Capacttors Installed on Primary Feeders. Tata Mc.Crraw-Flill

Publishing Company Limited,


Singapore.

Inc,

8. Pablg AS. 1981. Electric Power


Distribation Slxtem. Tata Mc.Ciraw-Hill Publishing Company Limite{ Inc, New

9.

Delhi.
Stevenson,

Jr. Willian, D. 1994. Analiss Sistem Tenaga Listrik. Terjernahan Ir. Iftmal Idris, Erlangg4 .lakrta. 10. Wesinghouse Elartric Corporation. 1965. Di slribution System. Pittsburg.

l16