PROSEDUR SWAP NOKIA FLEXI BTS

Nokia Siemens Network merupakan salah satu provider terbesar yang bergerak di bidang telekomunikasi.Salah satu produknya berupa perangkat yang disebut dengan 2G Flexi Nokia Edge dimana perangkat ini diklaim memiliki ketangguhan baik di indoor maupun outdoor serta modulnya yang bersifat flexibel.Proses swap BTS biasanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan kapasitas pengguna jaringan telekomunikasi.Proses ini secara umum dibagi menjadi empat bagian yaitu Transmission shifting , Flexi BTS installation , Flexi BTS Commissioning , dan Cross-Connections antara BTS dan BSC.

Yang termasuk ke dalam Transmission shifting yaitu diawali dengan penggantian radio transmisi PDH lama dengan yang baru lalu dilakukan koneksi kembali untuk seluruh transmisi PDH yang baru (Cross-Patching Radios) dilanjutkan dengan pemesangan kabel interfaces lalu dilakukan loop-testing untuk pengecekan kembali transmisinya.Diakhiri dengan pengalokasian traffic E1.

Sedangkan untuk proses instalasi BTS flexi diawali dengan koneksi DTRX dengan DDU (ERGA duplexer untuk GSM dan ERDA duplexer untuk DCS) lalu koneksi ESMA (berlaku seperti prosesor) dengan DDU.Jika ada penambahan TRX maka bisa menggunakan ESEA.Kemudia dilanjutkan dengan koneksi kabel power ke DDU , DTRX , dan ESMA.Langkah selanjutnya yaitu mengukur VSWR (Voltage Standing Wave Ratio) dari kable feeder untuk mengecek adanya DTF (Distance to Fault) , lalu koneksi kabel feeder ke BTS Flexi melalui jumper , dan diakhiri dengan labeling alarm. Berikutnya untuk proses Commissioning BTS Flexi diawali dengan koneksi BTS Flexi dengan perangkat laptop , lalu melakukan konfigurasi tiap TRX dan sector melalui software Flexi BTS , kemudian konfigurasi Abis Plan , Cross-Coonnection antara Flexi BTS dengan transmisi PDH , dilanjutkan dengan Cross connection untuk merubah BSC lama ke BSC baru , dan diakhiri dengan loop-testing untuk melakukan pengecekan transmisi baru dengan BSC Nokia.

Prosedur yang disampaikan ini merupakan prosedur secara umun untuk melakukan swap BTS.Masih banyak lagi hal-hal yang harus diperhatikan untuk menjamin keberhasilan dalam proses swap dan langkah-langkah apa yang harus diambil jika mengalami kegagalan dalam proses
Sumber: http://id.shvoong.com/products/telecom/2019877-prosedur-swap-nokia-flexibts/#ixzz2JTKZ2WM1

ini.

Perbedaan yang paling mencolok adalah letak antenanya. Kalaupun di suatu tempat ada BTS lebih dari tiga buah. atau milik ceria. paling mudah adalah melihat antena TVRI yang di Jalan Magelang. itu bisa jadi adalah milik operator 3 (mau). atau milik smart. Kalaupun baru ada satu BTS. lalu makin keatas makin mengecil. bisa dikatakan bahwa ketiga besar operator GSM (Telkomsel. yang membedakannya menurut saya adalah bentuk BTS telkomsel agak lebih kecil atau ramping. Indosat dan XL. dan ketiga tower BTS itu pastinya milik Telkomsel. yaitu mirip BTS XL dengan besi bundar dan hanya tiga tiang keatas. itu miliknya operator apa. dan lebih tinggi (tapi tidak juga selalu seperti itu). atau milik Fren. bahwa Telkomsel memang yang pertama kali mengklaim di setiap kecamatan di Indonesia ini sudah ada BTS punya dia (Telkomsel). juga bentuknya dari bawah keatas lebarnya tetap. atau Antena RB TV di komplek radio Reco Buntung. jika 3(mau) jarak antar tiangnya konstan dari bawah sampai atas. Kalau di Jakarta (daerah Joglo dan Kebon Jeruk) atau di Surabaya daerah (Darmo) tinggi antena TV bisa sampai 200-250 meter. kalau ada 2 BTS maka kemungkinan besar adalah milik Telkomsel dan Indosat. Indosat. Antenna TV bentuknya pasti besar dan menjulang tinggi. Tetapi sekarang ini kalau dilihat secara kasat mata. XL. Terus kalau tower antena TELEVISI itu seperti apa? Kalau anda tinggal di kota Jogja. tetapi bentuknya biasanya kecil dan tidak terlalu tinggi. Indosat dan XL) kalau di pulau Jawa ini keberadaannya sudah merata. Sedangkan BTS Telkomsel dan Indosat secara fisik bentuknya mirip. biasanya ada kelihatan ada beberapa lapisan berwarna merah dan putih. Secara fisik hanya XL yang paling gampang dikenali. maksud saya jika BTS XL itu dari bawah jarak antar tiang itu lebar. Memang sulit menjelaskannya tetapi kalau saya pribadi rasanya tidak susah mengidentifikasi mana BTS Indosat. yaitu dibuat dengan besi L dan selalu 4 tiang.ciri-ciri BTS Telkomsel. BTS 3(mau) juga agak gampang dikenali. Seperti telah kita ketahui. Kalau antena TV pasti ada di puncak antena. kalau BTS pasti disamping BTS dan kebanyakan 3 arah warnanya putih. atau milik flexi. Lalu bagaimana cara mengenali antara BTS satu dengan yang lainnya. setahu saya BTS XL memakai besi tower berbentuk bulat (tubular) dan tiang besinya yang keatas hanya ada 3 buah. . kemungkinan besar milik Telkomsel. TV Pernahkah anda memperhatikan dengan seksama rata-rata di daerah anda ada berapa tower BTS berdiri? Saya yakin kebanyakan minimal ada 3 tower BTS yang saling berdekatan. mana yang Telkomsel. atau milik esia. paling tidak 100 meteran (kalau di Jogja). alias ketigatiganya ada semua.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful