Anda di halaman 1dari 3

LIKEN SIMPLEKS KRONIS Sinonim Neurodermatitis sirkumskripta, liken vidal Defnisi Peradangan kulit kronis, ditandai dengan kulit

tebal dan garis kulit lebih menonjol menyerupai kulit batang kayu, akibat garukan atau gosokan yang berolang ulang. Etiopatogenesis Penyebab Liken Simplek Kronik belum diketahui, diduga pruritus memainkan peranan karena pruritus berasal dari pelepasan mediator / aktivitas enzim proteolitik.Adapula penelitian yang melaporkan bahwa garukan dan gosokan mungkin respon terhadap stres emosional. Selain itu, terdapat berbagai macam faktor yang dapat menyebabkan neurodermatitis seperti pada perokok~pasif, dapat juga dan makanan,alergen seperti debu, rambut, pakaian, keadaan berkeringat. Keadaan ini menimbulkan iritasi kulit sehmgga penderita sering menggaruknya. Sebagai akibat dan iritasi menahun akan terjadi penebalan kulit. Kulit yang menebal ini menimbulkan rasa gatal sehmgga merangsang penggarukan yang akan semakin mempertebal kulit. Penyakit ini lebih banyak pada usia 20 - 50 tahun. Gejala klinik Penderita mengeluh gatal. Rasa gatal tidak terus menerus, biasanya pada waktu tidak sibuk, dan bila muncul sulit ditahan, bahkan kadang harus digaruk hingga luka,baru hilang gatalnya untuk sementara. Lesi biasanya tunggal tetapi dapat pula lebih dari satu. bahan- bahan pakaian yang dapat mengiritasi kulit, infeksi dan

Lokasi yang tersering di tengkuk, sisi leher, tungkai bawah, pergelangan kaki, paha bagian medial, lengan bagian ekstensor, skrotum dan vulva, juga di atas alis kelopak mata dan periauricle Pada stadium awal kelainan kulit berupa eritem dan edema atau kelompok papul, selanjutnya karena garukan berulang, bagian tengah menebal, kering dan bersquamosa serta pinggirnya hiperpigmentasi. Ukuran lesi lentikular sampai plakat, bentuk umum lonjong atau tidak beraturan. Histopatologi Epidermis hiperkeratosis, akantosis, rate ridges memanjang dan melebar. Dermis bagian papil dan sub - epidermal mengalami fibrosis. Terdapat pula serbukan Iimfa histiosit di sekitar pembuluh darah. Diagnosis Diagnosis L.S.K didasarkan gambaran klinis, biasanya tidak sulit. Diagnosis bandingnya : dermatitis atopik, dermatitis kontak, liken planos, dan dermatitis numularis. Pengobatan Pengobatan L.S.K ialah mengupayakan agar penderita agar tidak terus menggaruk karena gatal. Hal ini dapat dicegah dengan pemberian antiprulitus, ghikokortikoid topikal atau intralesi, produk tar, atau konsultasi psikiatri. Antipruritus B dapat berupa antihistamin yang mempanyai efek sedative (Ex. Hydroxyzine, Dipenhidramin, Chlorpheniramine, Promethazine) atau Tranquilizer. Sterod topikal biasanya steroid kuat. Kalau tidak berhasil dapat dicoba dengan sterod intralesi. Salep steroid dapat pula di kombinasi dengan ter, yang mempunyai efek anti inflamasi.

1. Nonmedikameirtosa - Jangan digaruk - Merubah cara hidnp - Cukup istirahat - Bila perlu konsul psikiatri 2. Medikamentosa - Antihistamin sebagai antipruritus, contohnya : hydroxyzine diphenhydraine, Morpheimamme, immiethazine. Steroid topikal kuat biasanya digunakan pada likenifikasi Steroid sistemik dapat digunakan pada beberapa kasus yang sulit disembuhkan, contohiiya: prednison 20 mg selama 14 hari. Jika nuerodermatitis timbul di sekitar anus atan vagina, maka pengobatan terbaik adalah krim kortikosteroid. Untuk melindungi daerah yang terkena, di atas krim bisa dioleskan seng oksida. Untuk mengurangi stres bisa diberikan obat penenang atau anti depresi.