TOR

KURSUS BANSER LANJUTAN ” Meneguhkan Semangat Nasionalisme dan Pancasila untuk Mengawal NKRI Menggapai Kejayaan”
1. DASAR PEMIKIRAN Pemuda meimiliki peran yang sangat strategis dalam posisinya sebagai pewaris atau penerus kepemimpinan sebuah bangsa. Karena itu fenomena “lost generation” adalah momok menakutkan bagi keberlangsungan eksistensi sebuah bangsa. Maka menyiapkan pemuda menjadi calon-calon pemimpin dimasa depan adalah tugas sejarah yang sangat penting dan harus menjadi kesadaran kolektif semua pihak. Sementara itu ekses-ekses negative dari kamajuan peradaban seperti hedonisme, materialisme, liberalisme, free sex, narkoba dan lain sebagainya semakin rajin menggerus sendi-sendi kehidupan anak bangsa. Globalisme semakin memperparah dampak negative dari hal-hal diatas. Disamping itu budaya politik yang berorientasi pada perebutan kekuasaan dan penguasaan asset-asset ekonomi dan berpola patron-klien menghasilkan generasi instant lewat jalan pintas yang lebih mengejar status social dan tidak memiliki kepekaan social budaya dan lingkungan hidup. Akhirnya yang dapat kita lihat adalah orang sibuk berebut kursi kekuasaan, bencana alam dimana-mana, korupsi merajalela, narkoba menjadi konsumsi sehari-hari anak-anak muda, kasus-kasus perselingkuhan yang melibatkan politisi muda menjadi sajian sehari-hari infotainment, kesatuan bangsa yang terancam oleh primordialisme yang menguat dan lain sebagainya. Disamping itu Reformasi yang digulirkan oleh mahasiswa belum menemukan bentuk keseimbangannya (equilibrium), sehingga yang terjadi baru sebatas perpindahan dari satu titik ekstrim otoritarianisme ke titik ekstrim yang lain, yaitu liberalisme. Perpindahan dari keadaan serba terkungkung ke keadaan serba bebas yang nyaris liar dan tak terkendali ini membuat semua orang merasa paling benar dan sesuatu yang dulu dianggap keramat mulai dipertanyakan, misalnya Pancasila dan NKRI. Eksploitasi yang berlebihan oleh pemerintah pusat terhadap daerah pada jaman orba menimbulkan dendam mendalam berbuntut tuntutan otonomi yang berlebihan. Demokrasi berubah menjadi Democrazy (demo gila) sehingga anarkisme dimana-mana, sementara hokum tidak berjalan efektif. Terjadinya distribusi kekuasaan ke tiga pilar demokrasi, eksekutif, legislative dan yudikatif malah menimbulkan pola baru korupsi, yaitu korupasi berjamaah. Mestinya yang terjadi adalah balance of power sehingga terjadi check and balances, dengan demikian pemerintahan berjalan efektif dan sehat. Atas nama kebebasan pula, ada sekelompok masyarakat yang menuntut untuk diberikan hak mengekspresikan sensualitas dan sexualitas secara verbal, sehingga menimbulkan reaksi yang berlebihan juga dari kaum agamawan. Karena itu, kita merasakan ada kebutuhan mendasar untuk menempatkan reformasi pada titik equilibriumnya, sehingga terjadi sinergi antara agama sebagai landasan spiritual dan moral, kebutuhan untuk tetap bersatu dalam NKRI, Pancasila dan UUD 1945 sebagai Dasar dan Konstitusi Negara, Demokrasi yang berpijak pada penegakan hokum dan penghargaan terhadap hak asasi manusia serta pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat-bukan

Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) adalah organisasi kepemudaan dibawah Nahdlatul Ulama (NU)-organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia-yang mempunyai anggota dan kepengurusan tersebar di seluruh propinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Karena itu pendidikan kader calon pemimpin bangsa harus sering dilakukan agar kapal besar bernama INDONESIA ini tidak tenggelam karena tidak ada nakhoda yang dapat mengarahkan kapal pada arah yang benar.berorientasi pada pertumbuhan semata-mata. Jumlahnya yang besar dan tersebar merata serta ideology Ahlussunnah wal Jamaahnya yang sangat menghargai pluralitas dan menolak Teokrasi menjadikan GP Ansor memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan Negara. Dan. perekat antar etnis dan ummat beragama. Pancasila dan UUD 1945 2. Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga Ansor hasil Konggres XIV tahun 2005 GP ANSOR 3. TEMA KEGIATAN Kegiatan ini bertema ” Meneguhkan Semangat Nasionalisme dan Pancasila untuk Mengawal NKRI Menggapai Kejayaan” 1. DASAR KEGIATAN Program ini berdasarkan pada : 1. dan kearifan untuk dapat menemukan identitas Indonesia masa depan. dan juga dapat menjadi agen perubahan budaya (cultural broker). Rapat Pleno Satkorwil Banser Jawa Tengah pada tanggal 25 Mei 2011 . kecerdasan. NAMA KEGIATAN Kegiatan ini bernama “Kursus Banser Lanjutan (SUSBALAN) Angkatan tahun 2011” . 1. sebagai penjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pemuda sebagai calon pemimpin bangsa harus dapat memahami hal-hal diatas dan memiliki semangat. Peraturan Organisasi Banser 5. Rakerwil PW GP ANSOR Jateng 4. kreativitas. 1. sumber rekruitmen kader pemimpin bangsa. GP Ansor maupun BANSER (Barisan Ansor Serbaguna)-badan semi otonom Ansor yang terdiri dari kader-kader inti dan sebagai garda depan penggerak organisasi-mempunyai program pendidikan kader berjenjang tahunan yang disebut SUSBALAN-Kursus Banser Lanjutan. Yaitu.

Out Door 1. Pendidikan Orang Dewasa (indoor) 2. wawasan dan kemampuan kepemimpinan kader-kader Banser di seluruh Jawa Tengah. Adapun Tujuan dari SUSBALAN adalah membentuk kader BANSER yang : 1. Mempunyai watak kepemimpinan yang sesuai dengan ajaran islam ala ahlussunnah wal jamaah dalam konteks kehidupan bermasyarakat. NARA SUMBER 1. 2. 5. Pangdam IV Diponegoro 6. Memiliki ketrampilan manajemen pemecahan masalah. Memiliki wawasan yang luas di semua bidang kehidupan.1. Melaksanakan Program Kerja Kebanseran yang telah diputuskan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) GP Ansor Jawa Tengah di Semarang tahun 2010 2. Abu Hafsin 8. Memenuhi kebutuhan kader Banser terdidik di Satkorcab-satkorcab seluruh Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah 4. Nusron Wahid 2. Kapolda Jawa Tengah 5. Drs. BENTUK KEGIATAN Susbalan Satkorwil Banser Jawa Tengah Tahun 2011 diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan sebagai berikut: 1. mengorganisir dan melaksanakan khittah NU dan panji khidmat Ansor 4. Prof. Mampu membela dan mengamalkan ideologi Pancaisla dan UUD 1945 3. MAKSUD DAN TUJUAN Kegiatan Susbalan Satkorwil Banser Jawa Tengah Tahun 2011 dimaksudkan untuk : 1. H. Dr. Memiliki kepekaan sosial dan jiwa pengabdian kepada masyarakat. 3. berbangsa dan bernegara. Ahmad Rofiq . Meningkatkan kualitas. 6. 1. Kepala Kantor Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah 7. Kepala Satkornas Banser 3. Mampu merancang.

dengan menunjukan surat rekomendasi resmi yang ditandatangani oleh Ketua PC GP Ansor dan Kepala Satkorcab Banser b) Peserta adalah Pengurus Cabang yang masih aktif dalam kepengurusan yang dibuktikan dengan menunjukan SK Kepengurusan. 1. PENDAFTARAN Adapun cara pendaftarannya adalah: . dengan melampirkan Foto Copy KTP e) Membayar uang mandat sebesar Rp. c) Peserta adalah yang pernah mengikuti Diklatsar. b) Satkorwil Banser Jawa Tengah 1. Diprioritaskan untuk Kasatkorcab yang belum pernah mengikuti susbalan. 100. 2.1. PESERTA 1. 3. Susbalan kit. Syarat-syarat Peserta Adapun syarat-syarat untuk mengikuti kegiatan Susbalan ini adalah: a) Mendapatkan mandat dari Satkorcab Banser. konsumsi dan akomodasi. diwajibkan untuk mengikuti Susbalan ini. kaos. Transportasi datang dan pulang ditanggung oleh masing-masing peserta 1. 1. d) Batas usia peserta maksimal 35 tahun. Fasilitas a) b) Setiap peserta akan memperoleh tas. dengan menunjukan Foto Copy Ijazah Diklatsar. 4. c) Setiap cabang diharapkan untuk membawa 1 (satu) buah Laptop.000 (seratus ribu rupiah) 1. Perlengkapan yang wajib dibawa a) Setiap peserta wajib membawa seragam PDH (seragam pendek) dan PDL (seragam panjang) lengkap dengan atributnya. Rangkaian kegiatan ini akan diikuti oleh: a) Satkorcab Banser se Jawa Tengah masing-masing Satkorcab mengirimkan delegasi 2 orang. b) Menyerahkan Pas foto dengan memakai seragam Banser ukuran 3 x 4 sebanyak 4 Lembar.

Semarang. akan disampaikan kemudian. Hal-hal yang belum tercantum dalam proposal ini.com 1. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN Rangkaian kegiatan ini akan dilaksanakan pada: Hari Tanggal Tempat : Jum’at – Minggu : 1 – 3 Juli 2011 : Kampus SMP – SMA Semesta Semarang Jl. Adapun susunan kepanitiaannya sebagaimana terlampir. Dukungan semua pihak akan sangat membantu kesuksesan kegiatan ini.1. jika diperlukan. Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan oleh panitia. PENYELENGGARA Kegiatan ini diselenggarakan oleh Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Banser Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah dengan membentuk panitia pelaksana yang disahkan dengan Surat Keputusan PW GP Ansor Jawa Tengah.W. Semoga dengan ridho Allah SWT dan dukungan semua pihak. 05 Juni 2011 Panitia Pelaksana . Formulir pendaftaran juga bisa di download melalui website GP Ansor Jateng dengan klik. Kol. Sugiharto Nongkosawit Gunungpati Semarang 1. PENUTUP Demikian proposal ini disusun dan diajukan untuk dijadikan pertimbangan seperlunya. www. kegiatan ini dapat terealisir dengan baik. dan selambatlambatnya formulir harus sudah diterima panitia tanggal 27 Juni 2011 2.ansorjateng. R. 1.

Waktu 13.Pd.KURSUS BANSER LANJUTAN (SUSBALAN) SATKORWIL BANSER JAWA TENGAH TAHUN 2011 Rusmani. S.Ag Sekretaris Satkorwil Banser Jawa Tengah Kepala Drs. S. JABIR AL FARUQI ALI MAHFUDZ.I Ketua Mengetahui PW GP Ansor Jawa Tengah Ketua Rondi. SE Lampiran 2 MANUAL ACARA KURSUS BANSER LANJUTAN (SUSBALAN) SATUAN KOORDINASI WILAYAH (SATKORWIL BANSER) JAWA TENGAH TAHUN 2011 Hari / Tanggal Jum’at.00 Agenda Registrasi Penanggung Jawab Panitia Pelaksana .30 – 15.

30 19.30 06. Sambutan Gubernur Jawa Tengah sekaligus membuka acara SUSBALAN Satkorwil Jawa Tengah Tahun 2011 Drs.30 15. SE 6.Hari / Tanggal 1 Juli 2011 Waktu 15.45 07.00 – 19.00 – 12.30 05.45 05.00 Materi IV : Manajemen Konflik Prof H Rofieq .30 23. Bibit Waluyo All Pengarah Drs. Moh Adnan. H.30 – 17. H.30 – 06.00 – 19.30 – 07.00 Agenda Persiapan Upacara Pembukaan Upacara Pembukaan : Penanggung Jawab 1.30 – 07.45 – 23.45 09.30 – 21.30 07. Jabir Al Faruqi Drs.45 – 10.00 19.30 – 21. Pembukaan MC 2.45 – 09. MA. Laporan Panitia Penyelenggara Tim Paduan Suara (Kepala SATKORWIL Banser Jawa Tengah) 5. 2 Juli 2011 10.00 ISHOMA Pree test Materi I : ASWAJA Coffee Break Materi II : Ke-NU-an Review Sholat Berjamaah dan Persiapan Aktivitas Kesamaptaan dan Olah Raga MCK Apel Pagi (Persiapan Kegiatan/ Materi) Materi III : Relevansi Pancasila dalam tatanan global Coffe Break Sabtu.45 21. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an 3.30 21.30 – 23.00 – 05.00 – 15. Abu Hapsin Instruktur Instruktur Instruktur Kesbangpolinmas 17. Imam Haramain Asy’ari Dr. Sambutan Ketua PW Nahdlatul Ulama Jawa Tengah 7. Sambutan ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Ali Mahfudz. H. Menyanyikan Indonesia Raya dan Munawir Imron Mars GP Ansor 4.

H.30 ISHOMA 13.30 – 21.00 Materi IX : TUB.30 07. Nadhifin Wali Kota Semarang Kepala Satkorwil .30 ISHOMA Materi V : Managemen Kepemimpinan Drs.00 13.00 – 19.00 21.30 – 07.00 08.30 05.30 15.00 – 23.00 Upacara penutupan • • • • • Pembukaan Laporan Ketua Panitia Sambutan sekaligus Penutupan Susbalan Satkorwil Jateng 2011 Penyematan Brevet Susbalan Do’a MC Ir.30 06. Teknik Pengaturan Lalu Lintas dan Pengendalian Massa 13.00 – 10.00 – 13.30 19.30 – 13. Kholiq Arief Shalat Ashar Materi VI : Managemen Wira Usaha H.00 15.30 – 18. 3 Juli 2011 12.00 – 15.H. H.Minggu.30 – 08.00 – 15.30 – 15.00 18.00 06.00 – 13.00 – 06.00 – 06. Nusron BANSER-an Wahid SATKORNAS BANSER Kapolda Jawa Tengah • 10. Suwanto ISHOMA Materi VII : Strategi Komunikasi Amir Machmud NS Pemutaran film ? – Resolusi Konflik Fasilitator Sholat Berjamaah dan Persiapan Aktivitas Kesamaptaan dan Olah Raga MCK Apel Pagi (Persiapan Kegiatan/ Materi) Instruktur Materi VIII : Ke-ANSOR-an dan Ke• Drs.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful