Anda di halaman 1dari 3

Teori sistem hukum dari Lawrence M.

Friedman menyatakan: bahwa sebagai suatusistem hukum dari sistem kemasyarakatan, maka hukum mencakup tiga komponen yaitu: 1. legal substance (substansi hukum); merupakan aturan-aturan, norma-norma dan pola prilaku nyata manusia yang berada dalam sistem itu termasuk produkyang dihasilkan oleh orang yang berada di dalam sistem hukum itu, mencakup keputusanyang mereka keluarkan atau aturan baru yang mereka susun. 2. legal structure (struktur hukum); merupakan kerangka, bagian yang tetapbertahan, bagian yang memberikan semacam bentuk dan batasan terhadapkeseluruhan instansi-instansi penegak hukum. Di Indonesia yang merupakan struktur darisistem hukum antara lain; institusi atau penegak hukum seperti advokat, polisi, jaksadan hakim. 3. legal culture (budaya hukum); merupakan suasana pikiran sistem dankekuatan sosial yang menentukan bagaimana hukum itu digunakan, dihindari ataudisalahgunakan oleh masyarakat. Dalam Sistem Hukum Positif Indonesia terdapat subsistem H u k u m P e r d a t a , Subsistem Hukum Pidana, Subsistem Hukum Tata Negara dan Subsistem Hukum didunia yang ada dan bermacam-macam, yang satu dengan lainnya saling berbeda. Sistem Hukum Eropa Kontinental Sistem Hukum Kontinental berkembang di negara-negara Eropa daratan dansebagian disebut dengan istilah Civil Law. Semula Sistem Hukum itu berasal darikodifikasi hokum yang berlaku di Kekaisaran Romawi pada masa pemerintahan Kaisar Yustinianus. Kodifikasi hukumitu merupakan kumpulan dari pelbagai kaidahhokum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris Civilis. Laludijadikan prinsip dasar dalam perumusan dan kodifikasi hokum di negara negaraE r o p a d a r a t a n s e p e r t i J e r m a n , B e l a n d a , P r a n c i s , I t a l i a , A m e r i k a L a t i n , Asia(termasuk Indonesia pada masa penjajahan Belanda).P r i n s i p u t a m a a t a u p r i n s i p d a s a r S i s t e m H u k u m E r o p a K o n t i n e n t a l i a l a h bahwa hukum itu memperoleh kekuatan mengikat karena berupa peraturan yangb e r b e n t u k u n d a n g - u n d a n g y a n g t e r s u s u n s e c a r a s i s t e m a t i s d a l a m k o d i f i k a s i , sumber hukum utama dalam Sistem Hukum E ropa Kontinental adalah undang-undang yang dibentuk oleh badan legislatif. Selain itu peraturan-peraturan yangd i p a k a i s e b a g a i p e g a n g a n k e k u a s a a n eksekutif yang yang di buat olehnyaberdasarkan kewenangannya d a n k e b i a s a a n - k e b i a s a a n y a n g h i d u p d a l a m masyarakat yan tidak bertentangan dengan undang-undang diakui pula sebagaisumber hukum.Dalam Sistem Hukum Eropa Kontinental hukum digolongankan menjadi duabagian utama yaitu hukum public dan hokum privat.Hukum Publik meliputi :a . H u k u m T a t a N e g a r a b . H u k u m A d m i n i s t r a s i N e g a r a c . H u k u m P i d a n a n Hukum Privat Meliputi :a . H u k u m Sipil ( Hukum Perdata)b . H u k u m D a g a n g Namun dalam p e r k e m b a n g a n h u k u m s a a t i n i b a t a s - b a t a s a n t a r a H u k u m Publik dan Hukum Privat semakin kabur. Artinya banyak bidang kehidupan yang s e b e n a r n y a merupakan kepentingan seseorang tetapi ternyata menunjukkan i n d i k a s i

sebagai kepentingan umum sehingga memerlukan campur t a n g a n pemerintah melalui kaidah-kaidah hukum publik. Sistem Hukum Anglo-Saxon(Anglo-Amerika) Sistem Hukum Anglo-Saxon (Anglo-Amerika) mula-mula berkembang d i negara Inggris dan dikenal dengan istilah Common Law atau Unwritten Law ( hukumtidak tertulis). Sistem Hukum ini dianut di negara-negara anggota persemakmuranI n g g r i s , Amerika Utara, Kanada, Amerika Serikat. Sistem Hukum Anglo S a x o n bersumber pada putusan-putusan Hakim/Putusan Pengadilan atau yurisprudensi.Kebiasaan-kebiasaan dan peraturanhukum tertulis yang berupa undang-u n d a n g d a n p e r a t u r a n a d m i n i s t r a s i n e g a r a d i a k u i j u g a , k a r e n a p a d a d a s a r n y a terbentuknya kebiasaan dan peraturan tertulis tersebut bersu mber dari putusanpengadilan. Putusan pengadilan. kebiasaan dan peraturan hukum tertulis tersebuttidak tersusun secara sistematis dalam kodifikasi sebagaimana pada Sistem HukumEropa Kontinental. Oleh karena itu, hakim terikat pada prinsip hukum dalam putusanp e n g a d i l a n yang sudah ada dari perkara-perkara sejenis (asas doctrine o f precedent). Namun, bila dalam putusan pengadilan terdahulu tidak d i t e m u k a n prinsip hukum yang dicari, hakim berdasarkan prinsip keadilan, kebenaran dan akalsehat dapat memutuskan perkara dengan menggunakan metode penafsiran hukum.Sistem Hukum Anglo-Saxon sering juga disebut dengan Case Law.D a l a m p e m b a g i a n h u k u m n y a , s i s t e m h u k u m i n i j u g a m e m b a g i h u k u m menjadi dua golongan, yaitu hukum publik dan hukum privat. Hukum Privat menurutsistem hukum ini lebih ditujukan kepada kaidah hukum tentang hak milik, hukum tentang orang, hukum perjanjian, dan hokum tentang perbuatan melawan hukum

Sistem Hukum Adat S istem Hukum Adat umun ya bersumber dari peraturan -peraturan hokumtidak tertulis yan g t umbuh dan berkembang serta dipertahankan b e r d a s a r k a n kesadaran hokum masyarakatnya. Sistem Hukum Adat terdapat dan berkembang dilingkingan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang dan negara lain. DiI n d o n e s i a a s a l m u l a i s t i l a h H u k u m A d a t a d a l a h d a r i i s t l a h *Adatrecht* yangdikemukakan oleh Snouck Hurgronye.S i f a t H u k u m A d a t a d a l a h t r a d i s i o n a l d e n g a n b e r p a n g k a l p a d a k e h e n d a k nenek moyang. Tolak ukur keinginan yang akan dilakukan oleh manusia adalahkehendak suci dari nenek moyang. Hukum Adat berubah-ubah karena pengaruhk e j a d i a n d a n k e a d a a n s o s i a l y a n g s i l i h b e r g a n t i . K a r e n a s i f a t n y a y a n g m u d a h berubah dan mudah menyesuaikan dengan perkembangan situasi social, hukumadat elastis sifatnya. Karena sumbernya tidak tertulis, hokum adat tidak kaku dan mudah menyesuaikan diri.Sistem Hukum Adat di Indonesia dibagi dalam tiga kelompok, yaitu : a. Hukum Adata mengenai tata negara, yaitu tatanan yang m e n g a t u r susunan dan ketertiban dalam persekutuan -persekutuan hukum, sertasusunan dan lingkungan kerja alat-alat perlengkapan, jabatan-jabatan danpejabatnya.b.Hukum Adat mengenai warga ( Hukum Warga) terdiri dari

;1 . H u k u m P e r t a l i a n S a n a k ( k e k e r a b a t a n ) 2 . H u k u m T a n a h 3 . H u k u m P e r u t a n g a n c.Hukum Adat mengenai delik ( hukum pidana ) Yang berperan dalam menjalankan Sistem Hukum Adat adalah pemuka adat( pemangku adat), karena ia adalah pemimpin yang disegani oleh masyarakat