Anda di halaman 1dari 4

Tugas Sistem Reproduksi

DISTOSIA KELAINAN PANGGUL PANGGUL SEMPIT


Nama Kelas Nim : Oktabriyandi Yunus :D : 841 410 082

PROGRAM STUDI S-1 ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN DAN KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO 2011

DISTOSIA KELAINAN PANGGUL PANGGUL SEMPIT 1. Definisi : Distosia adalah kelambatan atau kesulitan dalam jalannya persalinan. Distosia karena kelainan jalan lahir dapat disebabkan adanya kelainan pada jaringan keras / tulang panggul, atau kelainan pada jaringan lunak panggul. Dalam keperawatan panggul sempit berarti ada ketidaksesuaian antara keadaan luas pintu panggul dengan besar bayi ( Terutama ketidak sesuaian antara luas pintu panggul dengan bagian kepala bayi ). Ada dua kasus yang dapat terjadi, pertama pintu panggul luasnya normal secara ukuran keperawatan tapi bayinya terlalu besar sehingga kepala bayi tidak bisa melewati pintu panggul. Yang kedua memang pintu panggul sendiri mengalami kelainan bentuk dan ukuran.

2. Etiologi : Panggul sempit bisa terjadi pada perempuan disebabkan beberapa faktor predisposisi, antara lain : a. Adanya cacat pada pertumbuhan tulang panggul, b. Faktor pertumbuhan yang dipengaruhi hormonal dan berakibat kelainan bentuk panggul. c. Kelainan tulang belakang misalnya bungkuk. d. Kelainan pada bentuk tulang pinggang. e. Pernah mengalami radang tulang panggul. f. Riwayat patah tulang daerah pinggang atau panggul. g. Cacat pada bentuk persendian tulang paha dan kelainan bentuk kaki misalnya karena penyakit polio. h. Tinggi badan kurang dari 145 cm.

3. Patofisiologi : Panggul sempit terjadi dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti adanya cacat pada pertumbuhan tulang panggul,faktor pertumbuhan yang dipengaruhi hormonal dan berakibat kelainan bentuk panggul, kelainan tulang belakang misalnya bungkuk, kelainan pada bentuk tulang pinggang, pernah mengalami radang tulang panggul, riwayat patah tulang

daerah pinggang atau panggul, cacat pada bentuk persendian tulang paha dan kelainan bentuk kaki misalnya karena penyakit polio, tinggi badan kurang dari 145 cm. Itu semua dapat menyebabkan panggul mengalami kelainan bentuk dan ukuran atau menyempit yang berarti pintu panggul juga mengalami penyempitan. Pintu panggul terdiri dari tulang yang keras sehingga tidak mungkin bisa melebar atau melar, sehingga bayi tidak dapat melewati pintu panggul yang sudah menyempit, dan diharuskan dilakukannya tindakan operasi secsio ceaser untuk mengurangi resiko kematian Ibu dan Anak.

4. Manifestasi : Tanda dan gejala pada panggul sempit: a. Nyeri pada panggul atau perut b. Pendarahan c. Sesak nafas atau gangguan peredaran darah. d. Lemah / Letih

5. Penatalaksanaan : a. operasi secsio ceasar b. persalinan percobaan c. simfisotomi d. kraniotomi

6. Komplikasi : a. Pendarahan b. Infeksi c. Kematian ibu dan atau janin d. Patah tulang bagian pintu panggul e. Kerusakan syaraf daerah panggul

7. TIPS bagi ibu hamil dengan panggul sempit:

Pada keadaan kehamilan dengan panggul sempit sebaiknya melakukan pemeriksaan secara teratur ke bidan atau dokter.

Kurangi ngemil makanan manis dan kontrol kenaikan berat badan yang berlebihan sebab berpotensi melahirkan bayi besar.

Tidak memberikan ramuan perangsang kontraksi dalam bentuk apapun bagi ibu hamil terutama ramuan rumput fatima karena dosis dan takarannya hanya berdasarkan kira kira sementara akibatnya dapat merobek rahim dan perdarahan bahkan kematian ibu dan bayi.

Pada kehamilan kedua dan seterusnya jangan lupa beritahukankepada bidan atau dokter yang akan menolong tentang riwayat persalinan yang lalu, misalnya pernah melahirkan dengan dibantu vakum atau forsep.

Ibu hamil sebaiknya rajin melakukan olahraga yang sesuai dengan kehamilan agar tidak terjadi obesitas atau kenaikan berat badan berlebih, misalnya aktifitas jalan pagi setelah usia kehamilan tujuh bulan dan tidak ada kontra indikasi ( misalnya tensi tinggi atau plasenta previa ), olahraga yang aman untuk ibu hamil akan memperkuat daya tahan fisik ibu

Persiapan finansial ( Menabung )sejak dini bila kemungkinan melahirkan dengan operasi caesar. Suami hendaknya memprioritaskan keselamatan istri dan janin dalam kandungan dengan menjadi pengambil keputusan utama dalam keluarganya

Dukungan dari seluruh anggota keluarga terutama secara mental dan spiritual Kesimpulannya panggul luas saja tidak cukup harus didukung dua hal yang lain kekuatan ibu mengejan dan keadaan bayi, maka dari itu pemeriksaan kehamilan secara teratur sangat berarti bagi penentuan keberhasilan proses melahirkan. Baik secara alami spontan maupun operaasi caesar. kelahiran yang baik bukan sekedar hidup namun juga bayi dan ibu bisa dalam kondisi baik ke masa depan