Anda di halaman 1dari 38

INTRODUCTION

INTRODUCTION TOTO GEOLOGY

GEOLOGY

INTRODUCTION TO TO GEOLOGY INDONESIA INDONESIA •• Warna biru tua negatif topografi negatif topografi (( dibawah
INTRODUCTION TO TO GEOLOGY INDONESIA INDONESIA •• Warna biru tua negatif topografi negatif topografi (( dibawah

INDONESIA

INDONESIA

INTRODUCTION TO TO GEOLOGY INDONESIA INDONESIA •• Warna biru tua negatif topografi negatif topografi (( dibawah

•• Warna

Warna biru

biru tua

tua

negatif topografi

negatif

topografi

((dibawah

dibawah laut

laut//

samudrraa))

samud

Warna biru

biru muda

muda--

•• Warna

merah positif

merah

positif topografi

topografi

((Daratan/Benua

Daratan/Benua))

TOPOGRAFI

TOPOGRAFI BUMI

BUMI DARI

DARI DAT

DATAA DIGITAL

DIGITAL (GTOPO

(GTOPO--30)

30)

#1#1--SAPIIE

SAPIIE--202006

06

Ruang Lingkup

Ruang

Lingkup dan

dan Definisi

Definisi

Ruang Lingkup Ruang Lingkup dan dan Definisi Definisi Geologi Geologi adalah adalah ilmu ilmu (( science
Ruang Lingkup Ruang Lingkup dan dan Definisi Definisi Geologi Geologi adalah adalah ilmu ilmu (( science

Geologi

Geologi adalah

adalah ilmu

ilmu ((science

science))

yang mempelajari

yang

mempelajari bumi

bumi

Geologi

Geologi Fisik

Fisik adalah

adalah bagian

bagian dari

dari ilmu

ilmu geologi

geologi yang

yang

mempelajari materi

mempelajari

materi dan

dan proses

proses pembentukannya

pembentukannya

yang terjadi

yang

terjadi baik

baik ituitu di

di permukaan

permukaan maupun

maupun di

di dalam

dalam

bumi

bumi..

DEFINISI

DEFINISI

DEFINISI DEFINISI • • Geologi Geologi meru meru pa pa ka ka n n bagian bagian

Geologi

Geologi meru

merupa

pakakann bagian

bagian dari

dari berbagai

berbagai aspek

aspek lingkungan

lingkungan hidup

hidup

manusia

manusia..

Berbagai

Berbagai proses

proses dan

dan aspek

aspek pembentukan

pembentukan masyarakat

masyarakat

memerlukan pengetahuan

memerlukan

pengetahuan dasar

dasar geologi

geologi..

Contohnya:: Sumber

Contohnya

Sumber daya

daya

alam dan

alam

dan energi

energi,, pembangungan

pembangungan,, lilingkungan

ngkungan mmaaupun

upun bencana

bencana

alam

alam..

Aplikasi

Aplikasi baru

baru dalam

dalam Ilmu

Ilmu Ge

Geologi

ologi Moderen

Moderen

Mineralogi

Mineralogi dan

dan Kedokteran

Kedokteran ((Polusi

Polusi lingkungan

lingkungan hidup

hidup seperti

seperti

asbes,, merkuri

asbes

merkuri dan

dan peptisida

peptisida..

Geologi

Geologi linlinggkungan

kungan purba

purba ((GGeeoArkeologi

oArkeologi))

Bencana

Bencana gempa

gempa bumi

bumi dan

dan bencana

bencana Gunung

Gunung Berapi

Berapi ((telah

telah

menelan korban

menelan

korban lebih

lebih dari

dari 100.000

100.000 jiwa

jiwa selama

selama 100

100

tahun terakhir

tahun

terakhir). ).

Sejarah

Sejarah Ilmu

Ilmu Geologi

Geologi

Sejarah Sejarah Ilmu Ilmu Geologi Geologi Catastrophism sepanjang abad keke 1717 dan 1818 doktrin katastrofisme katastrofisme

Catastrophism

Catastrophism;; sepanjang

sepanjang abad

abad keke 1717 dan

dan 1818 doktrin

doktrin

katastrofisme

katastrofisme sangat

sangat populer

populer..

Para

Para penganutnya

penganutnya

percaya bahwa

percaya

bahwa bentuk

bentuk permukaan

permukaan bumi

bumi dan

dan segala

segala

kehidupan diatasnya

kehidupan

diatasnya terbentuk

terbentuk dan

dan musnah

musnah dalam

dalam

sesaat akibat

sesaat

akibat suatu

suatu bencana

bencana ((catastroph

catastroph)) besar

besar..

Pegunungan,, lembah

Pegunungan

lembah dan

dan bentuk

bentuk lainnya

lainnya,, yang

yang sekarang

sekarang

dianggap

dianggap terbentuk

terbentuk hanya

hanya dalam

dalam sesaat

sesaat saja

saja..

James Hutton,

James

Hutton, bapak

bapak geologi

geologi modern,

modern, seorang

seorang ahli

ahli fisika

fisika

Skotlandia

Skotlandia,, pada

pada tahun

tahun 1795

1795 menerbitkan

menerbitkan bukunya

bukunya ::

Theory of

Theory

of the

the Earth.

Earth. Dimana

Dimana iaia mencetuskan

mencetuskan doktrinnya

doktrinnya

Uniformitarianism

Uniformitarianism..

KONSEP

KONSEP GEOLOGI

GEOLOGI MODERN

MODERN

KONSEP KONSEP GEOLOGI GEOLOGI MODERN MODERN Uniformitarianisme Uniformitarianisme merupakan merupakan konsep konsep dasar dasar geologi geologi

Uniformitarianisme

Uniformitarianisme merupakan

merupakan konsep

konsep dasar

dasar geologi

geologi

modern. Doktrin

modern.

Doktrin ini

ini menyatakan

menyatakan bahwa

bahwa hukum

hukum--hukum

hukum

fisika

fisika,, kimia

kimia dan

dan biologi

biologi yang

yang berlangsung

berlangsung saat

saat ini

ini

berlangsung juga

berlangsung

juga pada

pada masa

masa lampau

lampau..

Artinya

Artinya,, gaya

gaya--

gaya dan

gaya

dan proses

proses--proses

proses yang

yang membentuk

membentuk permukaan

permukaan

bumi seperti

bumi

seperti yang

yang kita

kita amati

amati saat

saat ini

ini telah

telah berlangsung

berlangsung

sejak

sejak terbentuknya

terbentuknya bumi

Doktrin ini

Doktrin

ini lebih

lebih terkenal

terkenal

sebagai

sebagai ::

The

The present

present isis the

the key

key toto the

the past.

past.

Sejak

Sejak itulah

itulah orang

orang menyadari

menyadari bahwa

bahwa bumi

bumi selalu

selalu

berubah

Dengan demikian

Dengan

demikian jelaslah

jelaslah bahwa

bahwa geologi

geologi

sangat erat

sangat

erat hubungannya

hubungannya dengan

dengan waktu

waktu..

PIRAMIDA ILMU

PIRAMIDA

ILMU GEOLOGI

GEOLOGI

PIRAMIDA ILMU PIRAMIDA ILMU GEOLOGI GEOLOGI Hubungan Hubungan ilmu ilmu geologi geologi dengan dengan ilmu ilmu
PIRAMIDA ILMU PIRAMIDA ILMU GEOLOGI GEOLOGI Hubungan Hubungan ilmu ilmu geologi geologi dengan dengan ilmu ilmu

Hubungan

Hubungan ilmu

ilmu geologi

geologi dengan

dengan ilmu

ilmu lainnya

lainnya

THE EARTH

THE

EARTHSS SYSTEM

SYSTEM

THE EARTH THE EARTH ’ ’ S S SYSTEM SYSTEM Explorin Exploringg GGeeolog ologyy ((Pi Pippkkinin,,
Explorin Exploringg GGeeolog ologyy ((Pi Pippkkinin,, et et al., al., 2001) 2001)
Explorin
Exploringg GGeeolog
ologyy ((Pi
Pippkkinin,, et
et al.,
al., 2001)
2001)
BUMI DAN BUMI DAN TATASURYA TATASURYA #1#1-- SAPIIE SAPIIE --202006 06

BUMI DAN

BUMI

DAN TATASURYA

TATASURYA

JOVIAN JOVIAN VS. VS. TERRESTRIAL TERRESTRIAL PLANET PLANET
JOVIAN
JOVIAN VS.
VS. TERRESTRIAL
TERRESTRIAL PLANET
PLANET

Mataahari

Mat

hari dikelilingi

dikelilingi oleh

oleh 99 planet.

planet. 44 Planet

Planet yang

yang ter

terddeekkat

at ((Merkuri

Merkuri,, Venus,

Venus, Bumi

Bumi dan

dan Mars

Mars))

dikelompokan seba

dikelompokan

sebagagaii Terrestria

Terrestriall planet

SeSedan

danggkkaann 55 lainnya

lainnya ((Yupiter

Yupiter,, Saturnu

Saturnuss,, Ur

Uranus,

anus,

Ne

Neptunus

ptunus dan

dan Pluto

Pluto)) dikelompok

dikelompokanan sebaga

sebagaii Jovian

Jovian planet.

planet.

Dalam

Dalam tatasur

tatasuryyaa kit

kitaa terda

terdappaatt duduaa jenis

jenis planet

planet yayaitu

itu:: Terrestial

Terrestial planet

planet (earth

(earth lilike)

ke) umumnya

umumnya

terddiririi dari

ter

dari batuan

batuan dan

dan berinti

berinti padat

padat (metallic)

(metallic) dengan

dengan rarapapatt ma

masasa ((ρρ )) == 33 g/

g/cmcm33..

Jovian planet

•• Jovian

planet kebanyakan

kebanyakan ter

terddiri

iri dari

dari cairan

cairan dan

dan gas

gas dengan

dengan sesedik

dikiitt batuan

batuan,, berinti

berinti pada

padatt dan

dan

rarapapatt ma

masasa ((ρρ )) == 0.7

0.7--1.3

1.3 g/c

g/cmm3.

3.

TERRESTRIAL PLANET

TERRESTRIAL

PLANET

MERCURRY, Y, VENUS,

MERCU

VENUS, EARTH,

EARTH, MARS

MARS

MERC MERCUURRYY
MERC
MERCUURRYY
MARS MARS
MARS
MARS
EARTH EARTH
EARTH
EARTH

VENUS

VENUS

MARS MARS
MARS
MARS
MARS MARS PERMUKAAN MARS PERMUKAAN MARS

PERMUKAAN MARS

PERMUKAAN

MARS

MARS MARS PERMUKAAN MARS PERMUKAAN MARS
BUKTI BUKTI KEHIDUPAN KEHIDUPAN DI DI MARS? MARS?
BUKTI
BUKTI KEHIDUPAN
KEHIDUPAN DI
DI MARS?
MARS?
BUKTI BUKTI KEHIDUPAN KEHIDUPAN DI DI MARS? MARS? ROVER ROVER SUNGAI? SUNGAI? PERMUKAAN PERMUKAAN MARS MARS
BUKTI BUKTI KEHIDUPAN KEHIDUPAN DI DI MARS? MARS? ROVER ROVER SUNGAI? SUNGAI? PERMUKAAN PERMUKAAN MARS MARS
ROVER ROVER
ROVER
ROVER
SUNGAI? SUNGAI?
SUNGAI?
SUNGAI?
PERMUKAAN PERMUKAAN MARS MARS BACTERIA? BACTERIA?
PERMUKAAN
PERMUKAAN MARS
MARS
BACTERIA?
BACTERIA?
JOVIAN JOVIAN PLANET PLANET SATURN SATURN
JOVIAN
JOVIAN PLANET
PLANET
SATURN
SATURN
ASTEROID ASTEROID
ASTEROID
ASTEROID
JUPITER JUPITER
JUPITER
JUPITER
URANUS URANUS
URANUS
URANUS

NEPTUNE

NEPTUNE

JOVIAN JOVIAN PLANET PLANET SATURN SATURN ASTEROID ASTEROID JUPITER JUPITER URANUS URANUS NEPTUNE NEPTUNE PLUTO PLUTO

PLUTO

PLUTO

PERBANDINGAN FISIK

PERBANDINGAN

FISIK PLANET

PLANET DALAM

DALAM TATASURYA

TATASURYA

PERBANDINGAN FISIK PERBANDINGAN FISIK PLANET PLANET DALAM DALAM TATASURYA TATASURYA
PERBANDINGAN FISIK PERBANDINGAN FISIK PLANET PLANET DALAM DALAM TATASURYA TATASURYA

BUMI DAN

BUMI

DAN SISTEM

SISTEM TATASURYA

TATASURYA

BUMI DAN BUMI DAN SISTEM SISTEM TATASURYA TATASURYA 1755 1755 Immanuel Immanuel Kant Kant mengajukan mengajukan
1755 1755 Immanuel Immanuel Kant Kant mengajukan mengajukan hipotesa hipotesa untuk untuk pembentukan pembentukan tatasurya tatasurya
1755
1755 Immanuel
Immanuel Kant
Kant mengajukan
mengajukan hipotesa
hipotesa
untuk
untuk pembentukan
pembentukan tatasurya
tatasurya yang
yang dikenal
dikenal
dengan
dengan Nebular
Nebular hypothesis
hypothesis
1796
1796 Laplace
Laplace mengajukan
mengajukan teori
teori yang
yang sama
sama
dengan
dengan Kant
Kant
Teori
Teori Nebular
Nebular ((Laplace
Laplace--Kant)
Kant)
A.
A.
Kumpulan
Kumpulan gas
gas (nebula)
(nebula) yang
yang berbentuk
berbentuk
hampir
hampir bundar
bundar berputar
berputar secara
secara perlahan
perlahan yang
yang
kemudian
kemudian berkontraksi
berkontraksi..
B.
B.
Akibat
Akibat kontraksi
kontraksi dan
dan rotasi
rotasi yang
yang terus
terus
menerus
menerus terbentuklah
terbentuklah lingkaran
lingkaran tipis
tipis yang
yang
pipih
pipih yang
yang menyerupai
menyerupai disk
disk yang
yang berputar
berputar cepat
cepat
dengan
dengan benda
benda--benda
benda padat
padat terkumpul
terkumpul ditengah
ditengah..
C.
C.
Kontraksi
Kontraksi terus
terus berlangsung
berlangsung dan
dan akhirnya
akhirnya
Proto
Proto--Sun
Sun terbentuk
terbentuk dengan
dengan benda
benda--benda
benda padat
padat
tertinggal
tertinggal diluar
diluar membentuk
membentuk cicin
cicin
D.
D.
Benda
Benda--benda
benda padat
padat yang
yang ada
ada dalam
dalam cicin
cicin
terkondensasi
terkondensasi membentuk
membentuk planet
planet yang
yang
sekarang
sekarang yang
yang berputar
berputar mengelilingi
mengelilingi matahari
matahari..
Komposisi
Komposisi nebula
nebula :: 99%
99% gas
gas (H,
(H, He),
He), 1%1% debu
debu
((Si
Si,, FeO
FeO,, HH 22 O)
O)

BUMI DAN

BUMI

DAN SISTEM

SISTEM TATASURYA

TATASURYA

BUMI DAN BUMI DAN SISTEM SISTEM TATASURYA TATASURYA Tatasurya atau Solar System terdiri dari terdiri dari
BUMI DAN BUMI DAN SISTEM SISTEM TATASURYA TATASURYA Tatasurya atau Solar System terdiri dari terdiri dari

Tatasurya

Tatasurya atau

atau Solar

Solar System

System

terdiri dari

terdiri

dari Matahari

Matahari dan

dan planet

planet--

planet

planet serta

serta benda

benda--22 lain

lain yang

yang

berputar

berputar me

mengitainya

ngitainya dengan

dengan

orbit

or

bit tertentu

tertentu..

Tatasurya

Tatasurya terbe

terbennttuukk dari

dari

awan/gas

awan

/gas tipis

tipis yang

yang terdiri

terdiri dari

dari

Hydr

Hydrogen

ogen dan

dan Helium

Helium berputar

berputar

secara perlahan

secara

perlahan kira

kira--kira

kira 4.5

4.5

billion billion years years ago. ago.
billion
billion years
years ago.
ago.

PROSES

PROSES PEMBENTUKAN

PEMBENTUKAN BUMI

BUMI

PROSES PROSES PEMBENTUKAN PEMBENTUKAN BUMI BUMI

THE DYNAMIC

THE

DYNAMIC EARTH

EARTH

THE DYNAMIC THE DYNAMIC EARTH EARTH
THE DYNAMIC THE DYNAMIC EARTH EARTH

STRUKTUR

STRUKTUR BUMI

BUMI

STRUKTUR STRUKTUR BUMI BUMI PEMBAGIAN STRUKTUR PEMBAGIAN STRUKTUR BUMI BUMI BERDASARKAN BERDASARKAN SIFAT SIFAT KIMIANYA KIMIANYA
STRUKTUR STRUKTUR BUMI BUMI PEMBAGIAN STRUKTUR PEMBAGIAN STRUKTUR BUMI BUMI BERDASARKAN BERDASARKAN SIFAT SIFAT KIMIANYA KIMIANYA
STRUKTUR STRUKTUR BUMI BUMI PEMBAGIAN STRUKTUR PEMBAGIAN STRUKTUR BUMI BUMI BERDASARKAN BERDASARKAN SIFAT SIFAT KIMIANYA KIMIANYA

PEMBAGIAN STRUKTUR

PEMBAGIAN

STRUKTUR BUMI

BUMI BERDASARKAN

BERDASARKAN SIFAT

SIFAT KIMIANYA

KIMIANYA

BUMI, UKURAN,

BUMI,

UKURAN, STRUKTUR

STRUKTUR DAN

DAN KOMPOSISI

KOMPOSISI

BUMI, UKURAN, BUMI, UKURAN, STRUKTUR STRUKTUR DAN DAN KOMPOSISI KOMPOSISI Jari --jari Jari jari bumi bumi
BUMI, UKURAN, BUMI, UKURAN, STRUKTUR STRUKTUR DAN DAN KOMPOSISI KOMPOSISI Jari --jari Jari jari bumi bumi
BUMI, UKURAN, BUMI, UKURAN, STRUKTUR STRUKTUR DAN DAN KOMPOSISI KOMPOSISI Jari --jari Jari jari bumi bumi

Jari--jari

Jari

jari bumi

bumi == 6.370

6.370 km,

km, Diameter

Diameter 12,756

12,756 km,

km,

keliling

keliling pada

pada ekuator

ekuator 40,075

40,075 km.

km.

Batuan hanya

Batuan

hanya menempati

menempati 1%1% dari

dari volume

volume bumi

bumi,,

sehingga sebagian

sehingga

sebagian besar

besar lapisan

lapisan bumi

bumi harus

harus

dipelajari

dipelajari secara

secara tidak

tidak langsung

langsung dengan

dengan

mengunakan metoda

mengunakan

metoda Geofisika

Geofisika..

Gelombang seismik

Gelombang

seismik yang

yang dihasilkan

dihasilkan dari

dari gempa

gempa

bumi

bumi besar

besar maupun

maupun ledakan

ledakan bom

bom nuklir

nuklir dapat

dapat

digunakan

digunakan untuk

untuk mempelajari

mempelajari struktur

struktur dalam

dalam bumi

bumi..

Metoda seismik

Metoda

seismik refleksi

refleksi yaitu

yaitu menganalisa

menganalisa

sebagian energi

sebagian

energi dari

dari gelombang

gelombang seismik

seismik yang

yang

kembali

kembali kepermukaan

kepermukaan bumi

bumi setelah

setelah dipantulkan

dipantulkan

oleh lapisan

oleh

lapisan batuan

batuan yang

yang kemudian

kemudian dicatat

dicatat oleh

oleh

seismograph.

seismograph.

Metoda seismik

Metoda

seismik refraksi

refraksi yaitu

yaitu mempejajari

mempejajari

pembelokan gelombang

pembelokan

gelombang seismik

seismik ketika

ketika melewati

melewati

dua lapisan

dua

lapisan yang

yang berbeda

berbeda ((densitas

densitas dan

dan

kepadatan). ).

kepadatan

BATUAN, EROSI

BATUAN,

EROSI DAN

DAN DEFORMASI

DEFORMASI

BATUAN, EROSI BATUAN, EROSI DAN DAN DEFORMASI DEFORMASI
BATUAN, EROSI BATUAN, EROSI DAN DAN DEFORMASI DEFORMASI
BATUAN, EROSI BATUAN, EROSI DAN DAN DEFORMASI DEFORMASI
BATUAN, EROSI BATUAN, EROSI DAN DAN DEFORMASI DEFORMASI
BATUAN, EROSI BATUAN, EROSI DAN DAN DEFORMASI DEFORMASI
BATUAN, EROSI BATUAN, EROSI DAN DAN DEFORMASI DEFORMASI

GEMPA BUMI

GEMPA

BUMI DAN

DAN GELOMBANG

GELOMBANG SEISMIK

SEISMIK

GEMPA BUMI GEMPA BUMI DAN DAN GELOMBANG GELOMBANG SEISMIK SEISMIK
GEMPA BUMI GEMPA BUMI DAN DAN GELOMBANG GELOMBANG SEISMIK SEISMIK
GEMPA GEMPA BUMI BUMI DAN DAN GELOMBANG GELOMBANG SEISMIK SEISMIK

GEMPA

GEMPA BUMI

BUMI DAN

DAN GELOMBANG

GELOMBANG SEISMIK

SEISMIK

PEJALARAN GELOMBANG

PEJALARAN

GELOMBANG SEISMIK

SEISMIK

PEJALARAN GELOMBANG PEJALARAN GELOMBANG SEISMIK SEISMIK
PEJALARAN GELOMBANG PEJALARAN GELOMBANG SEISMIK SEISMIK
PEJALARAN GELOMBANG PEJALARAN GELOMBANG SEISMIK SEISMIK

PEJALARAN GELOMBANG

PEJALARAN

GELOMBANG PP

GELOMBANG PEJALARAN P P
GELOMBANG PEJALARAN P P

PEJALARAN GELOMBANG

PEJALARAN

GELOMBANG SS

GELOMBANG PEJALARAN S S
GELOMBANG PEJALARAN S S

GEMPA

GEMPA BUMI

BUMI DAN

DAN GELOMBANG

GELOMBANG SEISMIK

SEISMIK

GEMPA GEMPA BUMI BUMI DAN DAN GELOMBANG GELOMBANG SEISMIK SEISMIK Body Body Wave Wave (P(P and
Body Body Wave Wave (P(P and and S) S) Su Surface rface Wave Wave (R(R and
Body
Body Wave
Wave (P(P and
and S)
S)
Su
Surface
rface Wave
Wave (R(R and
and L) L)
SIFAT SIFAT FISIK FISIK STRUKTUR STRUKTUR BUMI BUMI
SIFAT
SIFAT FISIK
FISIK STRUKTUR
STRUKTUR BUMI
BUMI
SIFAT SIFAT FISIK FISIK STRUKTUR STRUKTUR BUMI BUMI STRUKTUR BUMI STRUKTUR BUMI DAN DAN PERAMBATA N

STRUKTUR BUMI

STRUKTUR

BUMI DAN

DAN

PERAMBATANN GELOMBANG

PERAMBATA

GELOMBANG SEISMIK

SEISMIK

PP DAN

DAN SS

VV pp == (K(K ++ 44µµ/3)/ /3)/ρρ µµ//ρρ VV ss == KK == modulus modulus you
VV pp ==
(K(K ++ 44µµ/3)/
/3)/ρρ
µµ//ρρ
VV ss ==
KK == modulus
modulus you
younng,
g, µµ == ri rigi
gidi
dityty,, ρρ =density
=density

MENENTUKAN STRUKTUR

MENENTUKAN

STRUKTUR BUMI

BUMI

MENENTUKAN STRUKTUR MENENTUKAN STRUKTUR BUMI BUMI • Gelombang P mampu melewati padat maupun cairan • Gelombang
MENENTUKAN STRUKTUR MENENTUKAN STRUKTUR BUMI BUMI • Gelombang P mampu melewati padat maupun cairan • Gelombang

Gelombang P mampu

melewati padat maupun

cairan

Gelombang S hanya

bisa melalui media

padat VV pp == (K(K ++ 44µµ/3)/ /3)/ρρ µµ//ρρ VV ss ==
padat
VV pp ==
(K(K ++ 44µµ/3)/
/3)/ρρ
µµ//ρρ
VV ss ==

KK == modulus modulus you younng, g,

µµ == rigidity, rigidity, ρρ =de =dennsi sityty

STRUKTUR

STRUKTUR BUMI

BUMI DAN

DAN GELOMBANG

GELOMBANG SEISMIK

SEISMIK

STRUKTUR STRUKTUR BUMI BUMI DAN DAN GELOMBANG GELOMBANG SEISMIK SEISMIK MENENTUKAN STRUKTUR MENENTUKAN STRUKTUR BUM BUM

MENENTUKAN STRUKTUR

MENENTUKAN

STRUKTUR BUM

BUMII DARI

DARI PERAMBATAN

PERAMBATAN GELOMBANG

GELOMBANG SEISMI

SEISMIKK

TIDAK ADA GELOMBANG S TIDAK ADA GELOMBANG S
TIDAK ADA GELOMBANG S
TIDAK ADA GELOMBANG S

Bidang Diskontinuitas

Bidang

Diskontinuitas

Perambatan Gelombang

Perambatan

Gelombang PP

Bidang Diskontinuitas Bidang Diskontinuitas Gelombang Perambatan P P
Bidang Diskontinuitas Bidang Diskontinuitas Gelombang Perambatan P P
Bidang Diskontinuitas Bidang Diskontinuitas Gelombang Perambatan P P

STRUKTUR

STRUKTUR BUMI

BUMI DAN

DAN GELOMBANG

GELOMBANG SEISMIK

SEISMIK

Perambatan gelombang

Perambatan

gelombang seismik

seismik (P(P dan

dan S)

S)

STRUKTUR STRUKTUR BUMI BUMI DAN DAN GELOMBANG GELOMBANG SEISMIK SEISMIK gelombang Perambatan seismik (P (P dan

LVZ

LVZ

•• 33 Diskontinuitas

Diskontinuitas teramati

teramati dari

dari perambatan

perambatan gelombang

gelombang SS

•• Gelom

Gelombbang

ang PP dan

dan SS menurun

menurun kecepatannya

kecepatannya pada

pada zona

zona LVZ

LVZ

•• LVZ

LVZ membatasi

membatasi Lithosfir

Lithosfir dan

dan Astenosfir

Astenosfir

•• Gelom

Gelombbang

ang SS tidak

tidak merambat

merambat pad

pad inti

inti luar

luar ((bersifat

bersifat cair

cair))

STRUKTUR

STRUKTUR BUMI

BUMI

STRUKTUR STRUKTUR BUMI BUMI •• Secara Secara kompoisisi kompoisisi dibagi dibagi menjadi menjadi :: Inti Inti

•• Secara

Secara kompoisisi

kompoisisi dibagi

dibagi menjadi

menjadi:: Inti

Inti,, SSeelubung

lubung dan

dan Kerak

Kerak..

•• Berdasarkan

Berdasarkan sifat

sifat fisik

fisiknnyaya:: Lithosphere,

Lithosphere, Asthenosphere

Asthenosphere,, MMeesosphere

sosphere

STRUKTUR STRUKTUR BUMI BUMI •• Secara Secara kompoisisi kompoisisi dibagi dibagi menjadi menjadi :: Inti Inti
Gaya Gaya Gravitasi Gravitasi (g) (g) dan dan Massa Massa Bumi Bumi (M(M ee )) FF
Gaya
Gaya Gravitasi
Gravitasi (g)
(g)
dan
dan Massa
Massa Bumi
Bumi (M(M ee ))
FF gg == GMGM ee m/R
m/R ee
22
mg
mg == GMGM ee m/R
m/R ee
22
MM ee == gRe
gRe 22 /G/G
MM ee == Masa
Masa Bumi
Bumi
Re
Re == Ra
Radi
dius
us Bumi
Bumi
gg
== 9.81
9.81 m/s
m/s 22
GG == Konstanta
Konstanta Gravitasi
Gravitasi
== 6.6720X10
6.6720X10 --1111 m3/Kg.s
m3/Kg.s
MM ee == Masa
Masa Bumi
Bumi == 6.001x10
6.001x10 2424 Kg
Kg
De
Densitas
nsitas rata2
rata2 bumi
bumi::
De
Densitas
nsitas Rata2
Rata2 Bumi
Bumi == 5.5
5.5 g/cm
g/cm 33

Distribusi

Distribusi Temperature

Temperature dan

dan Tekanan

Tekanan Dalam

Dalam Bumi

Bumi

Distribusi Distribusi Temperature Temperature dan dan Tekanan Tekanan Dalam Dalam Bumi Bumi linear Hubungan antara PP
Distribusi Distribusi Temperature Temperature dan dan Tekanan Tekanan Dalam Dalam Bumi Bumi linear Hubungan antara PP

Hubungan linear

Hubungan

linear antara

antara PP dan

dan TT :: PVPV == nnRT

RT

PP == ρρghgh

RR == densitas

densitas batuan

batuan,, gg == konstanta

konstanta gravitasi

gravitasi,, hh == kedalaman

kedalaman (km)

(km)

Distribusi

Distribusi Densitas

Densitas Bumi

Bumi

Distribusi Distribusi Densitas Densitas Bumi Bumi
Distribusi Distribusi Densitas Densitas Bumi Bumi

STRUKTUR

STRUKTUR BUMI

BUMI

STRUKTUR STRUKTUR BUMI BUMI Bumi mempunyai Bumi mempunyai struktur struktur yang yang berlapis berlapis yang yang
STRUKTUR STRUKTUR BUMI BUMI Bumi mempunyai Bumi mempunyai struktur struktur yang yang berlapis berlapis yang yang
STRUKTUR STRUKTUR BUMI BUMI Bumi mempunyai Bumi mempunyai struktur struktur yang yang berlapis berlapis yang yang

Bumi mempunyai

Bumi

mempunyai struktur

struktur yang

yang berlapis

berlapis yang

yang

terdiri dari

terdiri

dari Kerak

Kerak,, Mantel

Mantel dan

dan Inti

Inti..

Kerak

Kerak atau

atau ““Crust

Crust”” adalah

adalah bagian

bagian luar

luar yang

yang

dapat dibagi

dapat

dibagi menjadi

menjadi kerak

kerak benua

benua dan

dan

samudra

samudra..

Mantel

Mantel atau

atau selubung

selubung terdiri

terdiri dari

dari bagian

bagian atas

atas

dan bagian

dan

bagian bawah

bawah

Inti

Inti atau

atau ““Core

Core”” bagian

bagian luar

luar bersifat

bersifat cair

cair

sedangkan inti

sedangkan

inti bagian

bagian dalam

dalam bersifat

bersifat padat

padat..

Kerak dan

Kerak

dan mantel

mantel bagian

bagian atas

atas membentuk

membentuk

lithosfir

lithosfir yang

yang bersifat

bersifat brittle

brittle yang

yang terletak

terletak

diatas asthenosfir

diatas

asthenosfir yang

yang bersifat

bersifat plastis

plastis..

Dibawah asthenosphere

Dibawah

asthenosphere adalah

adalah mantel

mantel bagian

bagian

bawah

bawah yang

yang bersifat

bersifat padat

padat dan

dan selanjutnya

selanjutnya inti

inti

bumi

bumi..

Lithosfir

Lithosfir terdiri

terdiri dari

dari bagian

bagian yang

yang bergerak

bergerak dan

dan

bersifat

bersifat rigid

rigid yang

yang dinamakan

dinamakan lempeng

lempeng atau

atau

““plate

plate””..

Lempeng--lempeng

Lempeng

lempeng bergerak

bergerak saling

saling

berpisah,, bertumbukan

berpisah

bertumbukan dan

dan bergeser

bergeser yang

yang

menyebabkan kedinamikan

menyebabkan

kedinamikan bumi

bumi digambarkan

digambarkan

dalam teori

dalam

teori Tektonik

Tektonik Lempeng

Lempeng..

TEKTONIK LEMPENG,

TEKTONIK

LEMPENG, DISTRIBUSI

DISTRIBUSI GEMPA

GEMPA BUMI

BUMI DAN

DAN GUNUNG

GUNUNG API

API

TEKTONIK LEMPENG, TEKTONIK LEMPENG, DISTRIBUSI DISTRIBUSI GEMPA GEMPA BUMI BUMI DAN DAN GUNUNG GUNUNG API API
•• IInndones donesiiaa secara secara umum umum didominasi didominasi oleh oleh kon konvvergen ergenssii lempen lempengg
•• IInndones
donesiiaa secara
secara umum
umum didominasi
didominasi oleh
oleh kon
konvvergen
ergenssii lempen
lempengg ygyg menghasilkan
menghasilkan bany
banyakak gunung
gunung api
api