Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN KASUS PARKINSON

Oleh : EUDENSIA.A.W.GURU ( 06700099 )

Pembimbing Dr. UTOYO SUNARYO Sp. S

SMF ILMU PENYAKIT SARAF RSUD Dr. MOH SALEH PROBOLINGGO FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA

Identitas Penderita

Nama pasien Jenis kelamin Umur Alamat Suku Agama Status marital Ruangan Pekerjaan MRS

: Bpk. Ahmad Madani : Laki-laki : 63 thn : Gending-Probolinggo : Madura : Islam : Sudah Menikah : Poli Saraf : Pensiunan : -

Tanggal pemeriksaan : 5-11-2012

SUBYEKTIF (S) DATA DASAR (Autoanamnesa) Keluhan utama : Tangan gemetar terus menerus

Riwayat penyakit sekarang : Pasien datang ke polikilinik saraf RSUD Moh Saleh Probolinggo dengan keluhan kedua tangan gemetar dan kontrol karna obat habis. Pasien mengatakan kedua tangannya gemetar terus dan tiada henti khususx saat beraktivitas. pasien merasa bergetar tanpa sadar dan tak terkendali. Pasien juga menjadi lambat jika berjalan dan lebih sulit tidur saat malam hari. Hal ini sudah dirasakan sejak 8 bln yang lalu. BAB dan BAK dalam keadaan normal. Riwayat penyakit dahulu o HT (+)
o

Kolesterol (+)

o DM (-) Riwayat pengobatan: Pasien mengatakan teratur mengkonsumsi obat HT Riwayat penyakit keluarga : tidak ada anggota keluarga yang sakit seperti ini.

Riwayat intoksikasi : Tidak ada alergi obat Riwayat sosial ekonomi: OBYEKTIF (O) Status Interna Singkat : - Tensi - Nadi - RR - Suhu - Gizi - Kepala - Leher - Paru-paru - Jantung - Abdomen - Hepar & Lien - ekstremitas : 190/110 mmhg : 86 x/menit : 24 x/mnt : 36,8C : cukup : a/i/c/d = -/-/-/: Pembesaran tyroid & KGB = -/: Rhonki / Wheezing = -/: Suara S1S2 tunggal reguler : Turgor (Normal), BisingUsus (Normal) : Tidak ada pembesaran : Edema(-).

Status Psikiatri Singkat : TDL Status Neurologik A. Kesan Umum : - Kesadaran kualitatif kuantitatif - Pembicaraan disartri monoton scanning afasia - motorik - sensorik : (-) : (-) : (-) : (-) : (-) : compos mentis : G C S : 4-5-6

- Amnestik - Kepala Bentuk / besar : bulat Asimetris Sikap paksa Torticollis Muka Mask Myopathik Fullmoon Lain lain : (-) : (-) : (-) : (-) : (-) : (-) : (-)

: (-)

B. Pemeriksaan Khusus : A. Rangsangan Selaput Otak : - Kaku Kuduk - Laseque Test - Kernig Test - Brudzinski Tanda Leher - Brudzinski Tanda Pipi - Brudzinski Tanda simpisis pubis B. Saraf Otak Nervus I Anosmia Hiposmia Parosmia Halusinasi KANAN TDL TDL TDL TDL KIRI : (-) : (-) : (-) : (-) : TDL : TDL

- Brudzinski Tungkai Kontra lateral : (-)

Nervus II Visus Yojaya penglihatan Melihat warna

KANAN DBN tidak dilakukan tidak dilakukan

KIRI tidak dilakukan tidak dilakukan

Funduskopi Nervus III , IV , VI Kedudukan bola mata : Pergerakan bola mata : ke nasal ke temporal atas ke bawah ke atas ke temporal bawah Celah mata (ptosis) Pupil Bentuk Lebar Perbedaan lebar r. cahaya langsung r. cahaya konsensuil r. akomodasi r. konvergensi Nervus V Cabang motorik otot masseter otot temporal otot pterygoideus int / ext

tidak dilakukan KANAN ditengah (+) (+) (+) (+) (+) (-) bulat 3mm isokor (+) (+) TDL TDL KANAN (+) (+) (+)

tidak dilakukan KIRI ditengah (+) (+) (+) (+) (+) (-) bulat 3mm isokor (+) (+)

KIRI (+) (+) (+)

Nervus VII Waktu diam kerutan dahi tinggi alis sudut mata lipatan nasolabial

KANAN simetris simetris simetris simetris

KIRI simetris simetris simetris simetris

Waktu gerak Mengerut dahi Menutup mata Bersiul Memperlihatkan gigi Nervus VIII Vestibular Vertigo Nistagmus ke Tinnitus aureum Cochlear Weber Rinne Schwabach Tuli konduktif Tuli perseptif Nervus IX , X Bagian Motorik Suara biasa / parau / tak bersuara Menelan Kedudukan arcus pharynx Kedudukan uvula Pergerakan arcus pharynx / uvula Vernet rideau phenomenon Detik jantung Bising usus Bagian sensorik Refleks muntah (pharynx) Refleks pallatum molle : tidak dilakukan : tidak dilakukan : suara biasa : bisa : normal : normal : normal : tidak dilakukan : normal : normal tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan tdk dilakukan KANAN NORMAL NORMAL NORMAL TDL KIRI

NERVUS XI Mengangkat bahu Memalingkan kepala NERVUS XII Kedudukan lidah waktu istirahat ke waktu gerak ke Atrofi Fasikulasi / tremor Kekuatan lidah menekan bagian dalam pipi 3. Extremitas A. Superior Inspeksi Atrofi otot Pseudohypertrofi Palpasi Nyeri kontraktur konsistensi Perkusi normal reaksi myotonik Motorik Kekuatan otot

KANAN Normal Normal

KIRI Normal Normal

Tengah normal (-) (-) (+)

Tengah (-) (-) (+)

: (-) : (-) : (-) : (-) : lembek : normal : (-)

( N.B : 5 = normal (100%) , 4 = dpt melawan tahanan minimal (75 %), 3= dpt melawan gravitasi (50%), 2= dpt menggerakan sendi (25%), 1 = msh ada kontraksi otot (10%), 0 = tidak ada gerak sama sekali (0%). Lengan
-

kanan M. Deltoid (abduksi lengan atas) : 5

kiri 5

M. biceps (flexi lengan bawah) Flexi sendi pergelangan tangan Ekstensi pergelangan tangan Membuka jari jari tangan Menutup jari jari tangan

: : : : :

5 5 5 5 5 5 hipotoni

5 5 5 5 5 5

M. Triceps (ekstensi lengan bawah) :

Tonus otot - tonus otot lengan - hypotoni - Spastik - rigid - rebound Phenomen Refleks fisiologis
-

(-) (-) (+) tidak dilakukan NORMAL NORMAL (-) (-)

(-) (-) (+)

BPR TPR Hoffman tromner

Refleks Patologis
-

(-) (-)

SENSIBILITAS
-

Eksteroseptik Propioseptik Enteroseptik Rasa kombinasi

: normal : normal : tidak dilakukan : tidak dilakukan

B. Inferior
-

inspeksi palpasi perkusi

: normal : normal : normal

Motorik Kekuatan otot ( N.B : 5 = normal (100%) , 4 = dpt melawan tahanan minimal (75 %), 3= dpt melawan gravitasi (50%), 2= dpt menggerakan sendi (25%), 1 = msh ada kontraksi otot (10%), 0 = tidak ada gerak sama sekali (0%). Tungkai
-

KANAN : : : : : : 5 5 5 5 5 5 5 NORMAL (-) (-) (-) (-) Normal Normal Babinsky Chaddok Openheim Gordon Gonda Schaeffer Rossolimo Mendel-Bechterew Stransky (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) : normal 5 5 5 5 5 5 5

KIRI

Flexi artic coxae (tungkai atas) Extensi artic coxae (tungkai atas) Flexi sendi lutut (tungkai bawah) Flexi plantar kaki Ekxtensi dorsal kaki Gerakan jari-jari

Extensi sendi lutut (tungkai bawah) :

Tonus otot tungkai - hypotoni - Spastik - rigid - rebound Phenomenon Refleks fisiologis - KPR - BPR Refleks patologis

KIRI (-) (-) (-) (-) Normal Normal (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-)

SENSIBILITAS

Eksteroseptik

Propioseptik Enteroseptik Rasa kombinasi

: normal : tidak dilakukan : tidak dilakukan

C. Badan

Inspeksi Palpasi Otot perut Otot pinggang Kedudukan diafragma: - gerak

: Normal

: dbn : dbn : Normal : Normal : Normal : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan - istirahat : Normal

Perkusi Auskultasi Motorik

D. Kolumna Vertebralis

E. Gerakan-gerakan involunter Tremor


o o

Waktu istirahat Waktu gerak

: (+) : (++)

F. Gait dan keseimbangan Koordinasi Jari tangan-jari tangan Jari tangan-hidung Ibu jari kaki-tangan Tumit-lutut Pronasi-supinasi Tapping dgn jari-jari tangan : TDL : TDL : TDL : TDL : TDL

Tapping dgn jari-jari kaki Fungsi luhur Refleks-refleks primitif Susunan saraf otonom Pemeriksaan Penunjang
CT scan

: TDL : dbn : TDL : dbn

MRI ( Magnetic Resonance Imaging) KESIMPULAN Anamnesa


Pasien mengatakan tangan gemetar khususnya saat beraktivitas yang dirasakan

semenjak 8 bln yang lalu Malam menjadi sulit tidur Jalan menjadi lebih lambat

Pemeriksaan fisik :
o o o o

KU

Baik 190/110 mmhg 86 x/menit 24 x/mnt 36,8C

Tensi : Nadi RR : :

o Suhu :

Diagnosa Banding : Tremor EssensiaL

ASSESMENT (A) DIAGNOSA : - Diagnosis Klinis : Hipertensi stage III Insomnia Jalan semakin lambat (bradikinesia) Tremor

Rigiditas - Diagnosis Topik : Substansia Nigra - Diagnosis Etiologi : Parkinson

PLANNING TERAPI Terapi Umum Terapi fisik, latihan / olahraga, diet dan nutrisi Terapi Khusus Levodopa Amantadine 200-300 mg/hari Bromokriptin MAO Inhibitor - selegine