Anda di halaman 1dari 2

TEKNIK PEMERIKSAAN TEKANAN VENA JUGULARIS (JVP) 1.

CARA LANGSUNG Titik-titik pengukuran Titik acuan adalah bidang horizontal melalui tempat sambungan iga ke-2 dengan sternum Titik nol adalah tempat dimana tekanan sama dengan nol, terletak setinggi titik tengah atrium kanan Jarak titik acuan ke titik nol pada orang dewasa adalah 5 cm (R) Alat yg digunakan : kateter Swan-Gans dan manometer Teknik pengukuran : Penderita berbaring dengan lengan diletakkan 5 cm dibawah titik acuan (jadi setinggi atrium kanan). Jarum dimasukkan dalam vena brakhialis dan dihubungkan dengan manometer air. Kemudian tekanan dibaca pada manometer. 2. Cara tidak langsung Alat yang digunakan : penggaris Pasien berbaring dan leher harus lemas. Tentukan vena jugularis kanan. Vena ditekan dengan jari mula-mula disebelah bawah (proksimal) dekat klavikula, lalu disebelah atas (distal) dekat mandibula dengan jari lain. Kemudian tekanan oleh jari pertama dilepaskan. Lihat sampai dimana vena terisi waktu inspirasi biasa, tingginya diukur dari titik acuan. Tentukan jaraknya berapa cm dari bidang yang melalui angulus sternalis (patokan jarak dari vena cava superior 5 cm/selanjutnya disebut R cm). Bila permukaan titik kolaps vena jugularis berada 5 cm dibawah bidang horizontal yang melalui angulus sternalis, maka tekanan vena jugularis (JVP) sama dengan R-5 cm H2O, sedangkan bila titik kolapsnya berada 2 cm diatas berarti CVP R + 2 cm H2O. Bila hasil CVP kiri dan kanan, maka diambil JVP yang lebih rendah.