Anda di halaman 1dari 5

Muqaddimah

(As Syaikh As Shonhajy) rahimahullah berkata :


:
,
: ,

, , , ,
, , ,
,
,
, ,



,
, , ,

Pengertian Kalam dan Pembagiannya


:
: ,
Bab penjalasan tentang Kalam
Definisi dan pengertian Kalam
Al kalam ialah Lafadz yang tersusun lagi berfaedah menurut bahasa arab. Adapun Kalam itu
terbagi menjadi tiga Bagian :

Isim (Sebuah Kata yang terbentuk dari mashdar Fiil)


Fiil (Kata kerja)
Dan Huruf yang datang bagi makna.

,
, , , , , , , ,

,

Adapun huruf khafadh ialah :

Huruf mim (Dari)


Huruf Ila (Ke/Kepada/Sampai)
Huruf 'An (DariPada)
Huruf 'alaa (Atas)
Huruf Fii (pada/Didalam)
Huruf Rubb (Berapa Banyak)
Huruf Ba (dengan)
Huruf Kaaf (Seperti)
Huruf Laam (Untuk/Bagi/milik)

.

, , ,

Pembagian Huruf Qosam (Huruf Yang Digunakan Untuk Sumpah)

Adapun huruf qasam (sumpah)adalah :

Huruf waw, (Demi)


Huruf ba (Demi)
Huruf ta. (Demi)

.

.
,

Mengetahui Tanda, Ciri Dan Alamat Isim

Adapun Ciri alamat Fiil bisa di ketahui dengan adanya :

Qod (Bawhasannya)
Sin (Nanti)
saufa(Nanti akan)
Ta Ta'nits sakiinah ( Pelaku perempuan)

.

.
Adapun "Huruf" adalah Lafadz Yang tidak pantas disertai Alamat (Tanda) Isim dan juga
alamat (Tanda)Fiil

Keterangan :

Alhamdulillah, sekarang kita sudah mengetahui apa itu Kalam (atau Ucapan) menurut
kaedah bahasa Arab. Ternyata, Kalam itu hanya sebuah kalimat yang terdiri dari tiga bagian,
yaitu : Isim, FiiL, dan Huruf. Tetapi agar lebih memahami bab kalam ini mari kita lihat
contoh berikut : . . (Zaid dan Umar telah berdiri) Lafadz ( )sebagai Fiil, dan
lafadz
()
sebagai
Isim,
serta
huruf
()
sebagai
Huruf.
Inilah yang di sebut dengan kalam menurut kaedah Ilmu Nahwu, karena kalam ialah : lapadz
yang tersusun lagi berfaedah menurut Bahasa arab yang terdiri dari Isim, Fiil dan Huruf
serta dapat di mengerti oleh orang yang mendengarkanya.

(Wallahu a'lam bishawaab)

Bab Kalam (Alfiyah) Ibnu Malik




BAB KALAM DAN APA TERSUSUN DARINYA



Kalam (menurut) kami (Ulama Nahwu) adalah lafadz yang dapat memberikan faedah
(kepada si pendengarnya) . Seperti lafadz Istaqim!(Berbuat luruslah kamu).
Sedangkan(kalam) itu terdiri dari 3 bagian:(1) "Isim, (2)Fiil dan (3)Huruf adalah juga (tiga
pembagian) yg di-masud Kalim.



Salah satu dari kalim (kalam) boleh dinamakan Kalimat. Adapun "Qaul" memiliki makna yg
lebih umum. Dan teradang dengan penyebutan "Kilmat" merupakan destinasi makna Kalam.



Dengan sebab Jar, Tanwin, Nida, Al, dan Musnad, menjadi alamat (ciri-ciri) untuk Kalimat
Isim( bisa tercapai.)




Tanda Ta pada lafadz Faalta(kamu telah berbuat) dan lafadz Atat, dan Ya pada lafadz
Ifali,Kejakanlah wahai (perempuan) dan Nun pada Lafadz Aqbilanna, Maka Alamat(ciriciri) Fiil akan menjadi jelas.






Selain keduanya (yaitu Alamat Isim dan ciri Alamat Fiil) adalah Huruf, seperti lafadz Hal,
Fi, dan Lam. Ciri Fiil Mudhori adalah dapat mengiringi Lam, seperti lafadz "Lam
Yasyam"(Dia tidak merncium).





Dan bedakanlah olehmu! untuk Alamat Fiil Madhi, melalui tanda Ta. Dan sebutkanlah!
Fiil Amar dengan tanda Nun Tauqid (sebagi cirinya) ketika Kalimah itu difahami sebagai
Fiil Amar.




Adapun Fiil Amar jika tidak dapat menerima tempat bagi Nun Taukid, maka kata perintah
tersebut disebut "Isim fiil", seperti contoh lapaz :"Shah! (diamlah) dan "Hayyahal!
(kemarilah)

Bab Kalam Matan Imrithy



Penjelasan Kalam( Imrithi)

.
Kalam Menurut ulama Nahwu : adalah lafadz yang berfaedah serta dimusnadkan dengan lafadz yang
lain Dan Kilmah adalah lafadz mufid yang tunggal

dengan Isim, fiil kemudian huruf, maka terbagilah kalam Ketiganya dikenal dengan sebutan
kalim



Dan adapun Qaul adalah lafadl mufid secara mutlaq Seperti : , ,






Adapun Alamat isim : bisa diketahui dengan Tanwin dan huruf jer Kemudian Huruf Khafadh
dan Alif-lam


.

Dan Fiil bisa diketahui dengan adanya Qod,siin serta ta tanits yang bersukun alam



.

Fiil juga bisa diketahui dengan ta pada lafadz serta nun pada lafadz
lafadz

,dan ya pada



Dan Huruf adalah kalimat tanpa alamat yang ada dalam kalimat isim dan juga fiil