Anda di halaman 1dari 9

ANALISA JURNAL STASE KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH A COMPARISON OF COLLAGENASE TO HYDROGEL DRESSINGS IN MAINTENANCE DEBRIDEMENT AND WOUND CLOSURE

DISUSUN OLEH KELOMPOK 32: 1. Angelina Rayen 2. Indra Putrawawan 3. Ria Sahaswati

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA 2012

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Luka tekan adalah kerusakan jaringan yang terlokalisir yang disebabkan karena adanya kompressi jaringan yang lunak diatas tulang yang menonjol (bony prominence) dan adanya tekanan dari luar dalam jangka waktu yang lama. Kompressi jaringan akan menyebabkan gangguan pada suplai darah pada daerah yang tertekan. Apabila ini berlangsung lama, hal ini dapat menyebabkan insufisiensi aliran darah, anoksia atau iskemi jaringan dan akhirnya dapat mengakibatkan kematian sel. Luka tekan (pressure ulcer) atau dekubitus merupakan masalah serius yang sering tejadi pada pasien yang mengalami gangguan mobilitas, seperti pasien stroke, injuri tulang belakang atau penyakit degenerative. Luka tekan tidak hanya berkembang pada pasien yang berbaring, tapi juga dapat terjadi pada pasien yang menggunakan kursi roda atau prostesi. Adanya luka tekan yang tidak ditangani dengan baik dapat mengakibatkan masalah perawatan pasien menjadi panjang dan peningkatan biaya rumah sakit. Oleh karena itu perawat perlu memahami secara komprehensif tentang luka tekan agar dapat memberikan pencegahan dan intervensi keperawatan yang tepat untuk pasien yang beresiko terkena luka tekan serta perawatan luka yang tepat pada pasien yang sudah terdapat luka tekan. 2. Tujuan a. Tujuan Umum Mengetahui perbandingan penggunaan hidrogel dengan kolagen untuk dressing dalam pemeliharaan debridement dan penutupan luka

b. Tujuan Khusus 1) Mengetahui nama, tempat dan waktu penelitian 2) Mengetahui tujuan penelitian 3) Mengetahui metode penelitian 4) Mengetahui hasil penelitian 5) Mengetahui korelasi isi jurnal dan realita klinik 6) Mengetahui isi jurnal dengan teori

BAB II JURNAL TERKAIT

BAB III PEMBAHASAN 1. Nama Peneliti a. Catherine T. Milne, APRN, MSN, CWOCN, b. Armann Ciccarelli, MD, FACS, c. Mandie Lassy, BSN 2. Tempat dan waktu Penelitian Dalam jurnal ini, tidak dijelaskan dimana penelitian ini berlangsung dan kapan penelitian ini dilakukan. Di dalam jurnal ini hanya menjelaskan penelitian dilakukan selama 84 hari. 3. Tujuan Penelitian Mengevaluasi pemeliharaan debridement dan penutupan luka dengan kolagenase yang dibandingkan dengan hidrogel pada orang dewasa dengan ulkus tekanan dari waktu pemindahan jaringan nekrotik hingga 84 hari dari pendaftaran. 4. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah quasy eksperiment tanpa kelompok control dengan menggunakan 2 kelompok yaitu kelompok kolagen yang memiliki 13 sampel dan kelompok hidrogel yang memiliki sampel 14. Penentuan sampel masuk dalam kelompok hidrogel atau kolagen dilakukan dengan randomisasi. Pengolahan data menggunakan SPSS dengan menggunakan uji t (independent t test), Chi-Squared dan Fisher's exact test. Penelitian ini menggunakan Pressure Ulcer Scale for Healing (PUSH) dan Tool and wound bed scores (WBS) were monitored yang digunakan untuk menilaiderajat luka tekan dan memonitor luka tekan tempat tidur. 5. Hasil Penelitian Sebelas dari 13 sampel dari kelompok kolagenase memasuki fase 2, Dengan 4 dari 14 sampel dari hidrogel kelompok. Satu sampel dari masing-masing

kelompok telah dieliminasi dalam minggu pertama fase 2. Semua sampel (n = 3) di kelompok hidrogel mencapai epitelisasi lengkap dengan rata-rata 32,6 hari. Sembilan dari 10 subyek pada kelompok kolagenase mencapai epitelisasi dilengkapi dengan rata-rata 45 hari. Hasil uji independen t test menunjukkan tidak ada statistic signifikansi antara 2 kelompok (P = 0,121) dalam hari untuk penyembuhan. Uji eksak Fisher dilakukan pada titik akhir primer dari epitelisasi lengkap juga menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hasil antara kelompok (P = 0,99). Berarti WBS pada awal fase 2 adalah 13,7 (kisaran 12-16), dan Alat PUSH skor rata-rata adalah 1,0 (kisaran 0-3). dalam menggabungkan fase 1 dan fase 2 data, perbedaan dalam tingkat penutupan pada akhir penelitian, 69% (kolagenase) vs 21% (hydrogel), adalah statis signifikan (P = 0.0213) dengan menggunakan uji eksak Fisher itu. 6. Korelasi antara isi jurnal dengan realita klinis Perawatan luka dekubitus sebagian besar hanya menggunakan NaCl dan betadine dan dioles salep mebo kemudian di tutup oleh kasa kering. Pemberian kolagen ataupun hidrogel perlu pada perawatan luka dekubitus, karena pemberian hidrogel ataupun kolagen dapat melunakkan jaringan nekroti sehingga dapat hancur sendiri tanpa harus merusak sel-sel yang baru tumbuh atau yang masih sehat. 7. Perbandingan isi jurnal dengan teori Luka tekan adalah kerusakan jaringan yang terlokalisir yang disebabkan karena adanya kompressi jaringan yang lunak diatas tulang yang menonjol (bony prominence) dan adanya tekanan dari luar dalam jangka waktu yang lama. Kompressi jaringan akan menyebabkan gangguan pada suplai darah pada daerah yang tertekan. Apabila ini berlangsung lama, hal ini dapat menyebabkan insufisiensi aliran darah, anoksia atau iskemi jaringan dan akhirnya dapat mengakibatkan kematian sel.

Luka tekan sering terjadi pada pasien yang mengalami bed rest total dalam jangka waktu yang lama atau pada pasien yang mengalami koma. Pencegahan untuk terjadinya luka tekan (dekubitus) dapat dilakukan dengan melakukan perubahan posisi pasien setiap 2 jam, menggunakan kasur anti dekubitus. Perawatan luka dekubitus (luka tekan) dapat dilakukan dengan membersihkan luka dengan normal salin, membuang jaringan nekrotik kemudian menutup luka dengan hidrogel ataupun kolagen. Penggunaan hidrogel ataupun kolagen mempunyai fungsi tersendiri yaitu untuk: a. Menciptakan lingkungan luka tetap lembab b. Melunakkan dan menghancurkan jaringan nekrotik tanpa merusak jaringan sehat, yang akan terserap ke dalam struktur gel dan terbuang bersama pembalut c. Meningkatkan autolytik debridemen secara alami d. Tidak menimbulkan trauma dan sakit saat penggantian balutan 8. Manfaat jurnal Jurnal ini berfungsi untuk meningkatkan perawatan luka, khususnya pada luka tekan (dekubitus). 9. Kelebihan dan kekurangan jurnal Kelebihan: menambah pengetahuan dan metode perawatan luka terbaru akibat tekanan (dekubitus) Kekurangan: a. Kurang diperjelas metode penelitian yang digunakan eksperimen jenis apa b. Tidak ada kelompok control c. Tidak mencantumkan tempat dan waktu penelitian d. Jumlah sampel antara satu kelompok dengan kelompok lain tidak sama jumlahnya.

BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan Luka tekan adalah kerusakan jaringan yang terlokalisir yang disebabkan karena adanya kompresi jaringan yang lunak diatas tulang yang menonjol (bony prominence) dan adanya tekanan dari luar dalam jangka waktu yang lama. Kompresi jaringan akan menyebabkan gangguan pada suplai darah pada daerah yang tertekan. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam uji independent t-test. Hasil uji fisher eksak menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan tetapi berdasarkan tingkat penutupan lukanya secara statistic sangat signifikan dimana kolagen lebih cepat dalam menutup luka tekan. B. Saran Dapat meningkatkan perawatan pada luka tekan dengan menggunakan metode terbaru yaitu dengan menggunakan kolagenase ataupun hidrogel.

DAFTAR PUSTAKA

Milne,

Catherine T et all. 2012. http://www.medscape.com/viewarticle/755989_print tanggal 22 Desember 2012

Wound Care. di akses pada

Lestari, Sri. 2008. Dressing. http://www.library.upnvj.ac.id. Diakses pada tanggal 29 Desember 2012