Anda di halaman 1dari 2

Apr 14, '10 12:06 AM untuk semuanya Rapat Massa batuan merupakan besaran fisik yang sangat penting

dalam metode gayaberat. Pada perhitungan anomali Bouguer diperlukan harga rapat massa rata-rata didaerah survey. Untuk itu nilai densitas rata-rata di daerah tersebut harus ditentukan dengan baik. Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menentukan rapat massa rata-rata, yaitu : 1. Analisa contoh batuan daerah survey dari pengukuran di laboratorium. 2. Metoda Netlleton 3. Metoda Parasnis PENENTUAN RAPAT MASSA PERMUKAAN RATA-RATA 1. Metoda Nettletons Metoda ini didasarkan pada pengertian tentang Koreksi Bouguer dan Koreksi Medan dimana jika rapat massa yang digunakan sesuai dengan rapat massa permukaan, maka penampang atau profile anomali gayaberat menjadi smooth.Dalam aplikasi, penampang dipilih melalui daerah topografi kasar dan tidak ada anomali gayaberat target. Sebagai contoh estimasi rapat massa dengan metoda ini diberikan pada Gambar 1. Secara visual terlihat bahwa pendekatan terbaik dari rapat massa rata-rata permukaan daerah tersebut adalah 1.9 gr/cc. Secara kuantitatif, estimasi rapat massa permukaan terbaik dapat ditentukan dengan menerapkan korelasi silang antara perubahan elevasi terhadap suatu referensi tertentu dengan anomali gayaberatnya. Sehingga rapat massa terbaik diberikan oleh harga korelasi silang terkecil sesuai dengan persamaan sbb : dimana N adalah jumlah stasion pada penampang tersebut. Prosedure Penentuan Densitas Permukaan Bouguer menggunakan metode Netleton. 1. Plot Distribusi Titik Pengukuran Gayaberat 2. Buat peta topografi di daerah penelitian 3. Pilih titik-titik gayaberat yang relatif sejajar, selanjutnya dari titik-titik tersebut diplot sebagai penampang. 4. Buatlah penampang peta topografi sesuai titik yang telah dipilih pada no.3 5. Hitung anomali Bouguer Lengkap dari titik-titik yang telah ditentukan pada no. 3, dengan memasukkan densitas yang bervariasi (biasanya mulai dari 1.8 2.8 gr/cc) 6. Buatlah penampang anomali Bouguer berdasarkan data perhitungan no.5 7. Cari korelasi antara penampang topografi dengan penampang anomali Bouguer untuk densitas yang bervariasi 8. Korelasi terkecil (tak ada korelasi) antara penampang topografi dengan penampang anomali Bouguer merupakan nilai densitas permukaan Bouguer. 2. Metoda Parasnis Estimasi rapat massa metoda ini diturunkan dari anomali gayaberat dituliskan sebagai berikut: dimana suku terakhir bagian kanan adalah koreksi medan dengan c nilai koreksi medan sebelum dikalikan dengan rapat massa. Dari persamaan tersebut didapat : atau Dari dapat diperoleh dari gradienpersamaan tersebut, maka rapat massa garis-garis lurus terbaik seperti diberikan pada Gambar 2, dimana CBA diasumsikan sebagai penyimpangan

terhadap garis lurus tersebut. Prosedure Penentuan Densitas Permukaan Bouguer menggunakan metode Parasnis. 1. Siapkan data gayaberat yang akan dihitung nilai densitasnya 2. Hitung nilai dan asumsikan sebagai sumbu Y 3. Hitung nilai 4. Buatlah grafik hubungan antara sebagai sumbu y dan sebgai sumbu x 5. Hitung gradien dari grafik pada langkah no 4. 6. Nilai densitas permukaan merupakan gradien dari grafik tersebut.