Anda di halaman 1dari 2

PERTANYAAN DISKUSI 1.

Sistem manajemen hubungan pelanggan memberikan harapan yang besar, tapi fungsinya ditentukan oleh jumlah pelanggan yang bersedia untuk membocorkan data pribadinya. Sejauh mana menurut Anda kekhawatiran mengenai isu-isu yang berhubungan dengan privasi mempengaruhi penggunaan sistem CRM? JAWAB : Menurut saya, kekhawatiran mengenai isu-isu yang berhubungan dengan privasi sangat mempengaruhi penggunaan sistem CRM. Karena untuk menggunakan sistem CRM, suatu entitas harus membangun sistem basis data tentang pelanggan yang baik dan mempunyai struktur atau peta hubungan yang jelas antara data pelanggan dengan data penjualan, data transaksi, data keuangan dan sebagainya. Sangat penting untuk mempertimbangkan privasi dan keamanan data pelanggan. Entitas harus bisa menjamin dan meyakinkan pelanggan bahwa data mereka tidak akan dipakai bersama-sama dengan pihak ketiga tanpa persetujuan dari mereka untuk mencegah akses ilegal oleh pihak ketiga. Sehingga, kepercayaan pelanggan terhadap entitas meningkat dan kegagalan berbagai projek CRM terutama terkait dengan kualitas dan availabilitas data pelanggan dapat diminimalisasi. Sumber : 1. http://12puby.wordpress.com/2011/03/31/crm-customerrelationship-management/ 2. http://managedaily.co.id/column/index/category/ict/2465/ 3. http://en.wikipedia.org/wiki/customer_relationship_management# Security.2C_privacy_and _data_security_concerns/ 2. Beberapa produk, seperti musik dan perangkat lunak, dapat didigitalisasi. Bagaimanakah hal ini mempengaruhi setiap aktivitas dari empat aktivitas utama dalam siklus pendapatan? JAWAB : Siklus pendapatan pada perusahaan yang menjual produk digital maupun produk fisik adalah sama. Namun sistem pemrosesan siklus pendapatan yang biasa digunakan dalam penjualan produk digital adalah e-commerce. Dalam sistem ini, aktifitas banyak didominasi dengan penggunaan media elektronik. Mulai dari transfer dana (melalui transfer ATM, internet banking, sms banking, rekening bersama maupun PayPal-pertukaran data elektronik), sistem persediaan otomatis, sistem order barang, sistem pengiriman barang dan sistem pengumpulan data menggunakan database. Sumber : 1. http://blog.pasca.gunadarma.ac.id/2012/11/25/the-impact-of-ecommerce-on-international-trade-and-employment/ 3. Banyak pedagang eceran telah memasang sistem point-of sale (POS) untuk mengelola persediaan mereka dengan lebih baik dan untuk menghemat waktu serta memangkas biaya-biaya yang berhubungan dengan peningkatan penjualan pelanggan. Bagaimanakah seharusnya para karyawan dilatih untuk mengoperasikan sistem POS 1

ini dengan tujuan untuk meyakinkan bahwa catatan persediaan memang lebih tepat waktu dan akurat? JAWAB : Pelatihan karyawan dapat dan harus diberikan dengan cara yang disesuaikan dengan keterampilan yang relevan yang mereka butuhkan untuk melaksanakan peran mereka secara efisien dan efektif. Bila benar terlatih, karyawan cenderung bekerja lebih efisien. Mereka akan dapat memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu mengenai produk, ketersediaannya, bahkan mengenai saham. Adanya catatan mengenai produk dalam sistem, akan membuat karyawan menjadi lebih memahami produk yang dijual dan penempatannya, sehingga dapat meningkatkan layanan pada pelanggan. Cara lain untuk melatih karyawan untuk mengoperasikan sistem POS adalah pelatihan secara online. Apabila karyawan yang harus dilatih ada banyak, maka pelatihan dapat dilakukan dalam shift. Ketika dilakukan pelatihan secara online, karyawan dapat melakukan pelatihan sepanjang hari sementara bisnis tetap berlangsung. Salah satu website yang menyediakan pelatihan sistem POS online adalah Mindflash. Dalam Mindflash, pedagang eceran dapat memantau perkembangan pelatihan karyawannya dan memastikan apakah karyawannya memahami dan dapat mengimplementasikan pelatihan yang telah dilakukannya. Sumber : 1. http://www.mindflash.com/employee-training/online-point-of-saletraining/ 2. http://www.neotechnology.com.au/&usg=alkjrhgwji12djlb1zvpwc 0shcv3u7zrsq/ 4. Banyak perusahaan menggunakan daftar umur piutang untuk memproyeksikan arus kas masuk dan beban piutang tak tertagih di masa yang akan datang.Tinjau kembali informasi yang biasanya ditampilkan dalam laporan (Lihat Gambar 10-20). Manakah ukuran spesifik yang dapat dihitung dari data tersebut yang bisa jadi secara khusus bermanfaat dalam menyediakan peringatan dini mengenai masalah arus kas atau piutang tak tertagih yang nampak? JAWAB : Ukuran spesifik yang bisa jadi secara khusus bermanfaat dalam menyediakan peringatan dini mengenai masalah arus kas atau piutang tak tertagih yang nampak yang dapat dihitung dari data tersebut adalah sejarah kredit dari masing-masing pelanggan. Pengalaman masa lalu dalam penanganan piutang pada berbagai kategori umur dan besarnya saldo piutang yang diperoleh suatu perusahaan dapat digunakan untuk mengestimasi piutang yang mengindikasikan akun atau debitur mana yang membutuhkan perhatian khusus. Biasanya umur piutang dikelompokkan menurut jumlah hari tertentu. Umur piutang didasarkan pada tanggal jatuh tempo faktur yang menyediakan informasi yang berguna untuk memutuskan apakah untuk meningkatkan batasan kredit untuk pelanggan tertentu dan untuk memperkirakan piutang tak tertagih.