Anda di halaman 1dari 1

1) Pembahasan reaksi SN1 (CH3)3CBr dengan nukleofil metanol

1. Dalam tahap pertama, Br diputus dari senyawa karena memutus Br lebih mudah dibandingkan mendorong nukleofil (CH3OH) ke dalam senyawa tersebut. 2. Setelah terjadi pemutusan terhadap Br, dihasilkan produk dengan karbon yang bermuatan positif dan Br yang relatif bermuatan negatif. Produk tersbut merupakan produk intermediet yang sangat mudah bereaksi sehingga mempunyai masa hidup yang sangat terbatas. Kemudian, dalam keadaan tersebut terjadilah tahap kedua yaitu masuknya gugus nukleofil ke dalam produk intermediet tersebut. Karena C cenderung bermuatan positif (C+) dan O cenderung bermuatan negatif maka O menyerang dan berikatan dengan C. 3. Akibatnya, O menjadi kelebihan ion positif dan dihasilkan O yang relatif bermuatan positif (cenderung positif). Untuk menanggulangi hal tersebut maka O memutuskan ikatannya dengan H dan dihasilkan H+. H+ tersebut kemudian berikatan dengan Br- yang dilepaskan pada tahap pertama. Setelah itu terbentuk, produk yang stabil yaitu (CH3)3COCH3 dan HBr.