Anda di halaman 1dari 6

I. IDENTITAS PASIEN Nama Usia Pekerjaan Status Marital Agama Alamat Tanggal Pemeriksaan : Ny.

LR : 49 tahun : Ibu Rumah Tangga : Menikah : Islam : Pameungpeuk : 16 Januari 2013

II. ANAMNESA Keluhan Utama : Bruntus-bruntus kemerahan yang berisi cairan jernih disertai rasa nyeri pada dahi sebelah kanan. Anamnesa tambahan : Sejak 5 hari sebelum masuk rumah sakit penderita mengeluhkan munculnya bruntus-bruntus kemerahan yang berisi cairan jernih disertai rasa gatal, panas dan nyeri pada dahi bagian kanan. Awalnya bruntus-bruntus muncul di dahi kanan sebesar titik-titik kecil, kemudian menyebar hingga kelopak mata kanan dan membesar sampai ukuran kacang hijau. Keluhan nyeri pada bagian dahi kanan diakui penderita disertai rasa nyeri dan lemas badan. Keluhan demam disangkal penderita. Penderita mengakui kurang istirahat dan kurang tidur. Riwayat kontak dengan orang yang mengalami penyakit serupa dan lingkungan sekitar yang mempunyai keluhan yang serupa disangkal. Riwayat pernah menderita cacar sebelumnya diakui. Riwayat berobat sebelumnya

diakui penderita, penderita sempat berobat ke puskesmas dan diberi salep Acyclovir, namun keluhan tidak berkurang. Oleh karena itu, penderita berobat ke RSUD Soreang.

III.

PEMERIKSAAN FISIK

STATUS GENERALIS Keadaan Umum Kesadaran Kepala : Tampak sakit ringan : Compos mentis : Konjungtiva tidak anemis Sklera tidak ikterik Leher Thorax Paru-paru Jantung Abdomen : KGB tidak membesar : Bentuk dan pergerakan simetris : VBS kiri = kanan, ronkhi -/-, wheezing -/: Bunyi jantung murni reguler : Datar, lembut Hati dan limpa tidak terasa Bising usus (+) normal, nyeri tekan (-) Inguinal Ekstremitas Genitalia : Tidak ada pembesaran KGB : Clubbing/cyanosis/edema : -/: Tidak ada kelainan

IV. Distribusi a/r Lesi

STATUS DERMATOLOGIKUS : Regional, unilateral : Ophtalmikus : Multipel Sebagian diskret, sebagian konfluens Bentuk bulat dan ireguler Ukuran terkecil : 0,5 x 0,5 cm Ukuran terbesar : 0,5 x 1 cm Batas tegas Menimbul Kering

Efluoresensi

: Kelompok vesikel dan papula di atas dasar macula eritema yang tersusun herpetiformis yang disertai krusta.

V. PEMERIKSAAN LABORATORIUM Tzanck smear tidak dilakukan

VI.

DIAGNOSIS BANDING

Herpes Zooster ophtalmica Herpes Simpleks

VII.

USULAN PEMERIKSAAN

Tzanck smear Kultur virus dari apusan dasar vesikel

VIII. Umum :

PENATALAKSANAAN

- Menjelaskan kepada penderita tentang penyakit dan pengobatan - Menganjurkan penderita untuk menjaga bruntus-bruntus berisi cairan jernih agar tidak pecah. Khusus : - Topikal - Sistemik : Bedak salisilat 2% 4 x sehari : Acyclovir tablet 5x800 mg/hari selama 7 hari Metilkobalamin tablet 3x300 mg/hari Asam mefenamat tablet 3x500 mg/hari - Konsul mata IX. PROGNOSIS : ad bonam : ad bonam : dubia ad malam

Quo ad vitam Quo ad functionam Quo ad sanationam

Q ic T e a da u k im n d co p e e m r sso r a en e e t se th p tu e r e d d o e is ic r .

Q uickT e and a im decom pressor are needed to see this picture.