Anda di halaman 1dari 69

Perencanaan Transportasi 2012

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Prasarana transportasi merupakan salah satu penunjang utama dalam peningkatan
pertumbuhan sosial, ekonomi dan industri. Karena itu pengembangan transportasi
diarahkan pada terwujudnya Sistem Transportasi Nasional (SISTRANAS) yang andal,
berkemampuan tinggi dan diselenggarakan secara terpadu, tertib, lancar, nyaman dan
efisien. Keuntungan yang diperoleh dengan adanya pembangunan prasarana transportasi
yang berupa jalan dan jembatan antara lain :
a) Membuka isolasi daerah terpencil.
b) Memperlancar hubungan antar satu dengan daerah lain.
c) Merangsang pertumbuhan ekonomi.
Keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan selama ini telah berhasil
meningkatkan taraf hidup masyarakat. Konsekwensi atas keberhasilan tersebut terhadap
pelayanan jasa transportasi, khususnya transportasi jalan raya adalah meningkatnya
permintaan penyediaan jasa angkutan yang makin meluas dan dengan kualitas yang
semakin meningkat pula.
Sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan di Kabupaten Bolaang Mongondow,
wilayah Kotamobagu hingga kini terus berkembang. Seiring dengan bertambahnya
jumlah penduduk dan tumbuhnya perekonomian Kotamobagu, timbul pula berbagai
masalah adanya ketidaknyamanan dan penurunan kecepatan kendaraan saat berkendaraan
melewati ruas jalan propinsi di Lobong.
Prasarana jalan memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi seuatu
wilayah perkotaan. Pertumbuhan ekonomi, perluasan perkotaan, dan perkembangan
wilayah yang cepat menuntut adanya penyediaan prasarana jalan yang memadai. Salah
satu penyebab kemacetan adalah karena ketidaksempurnaan jalan yang ada, dimana
pada ruas jalan propinsi di Lobong ini sering mengalami penurunan pada pondasinya
sehingga jalan tidak memberikan performa yang mantap. Penyebab kemacetan yang
lainnya adalah bertambahnya jumlah kendaraan tidak diimbangi dengan penambahan
panjang dan / atau kapasitas jalan.
Dalam mengantisipasi hal tersebut, Dinas Prasarana dan Permukiman Propinsi
Sulawesi Utara telah menunjuk konsultan untuk melakukan Studi Kelayakan dalam
rangka mengidentifikasi kebutuhan penanganan prasarana jalan, utamanya dalam
bentuk Pekerjaan Perencanaan dan Feasibility Study (FS) Jalan Propinsi di Lobong,
Program penanganan tersebut haruslah merupakan suatu rencana yang bersifat
menyeluruh dalam kerangka pengembangan jaringan jalan yang didasarkan pada analisis
kelayakan teknis, ekonomi, dan lingkungan, serta pengembangan wilayah yang
bersesuaian dengan sistem jaringan jalan arteri di wilayah tersebut.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

2011

Perencanaan Transportasi 2012


Konsultan harus melakukan semua analisis teknik, sosial-ekonomi, dan
lingkungan serta pekerjaan lain yang diperlukan sehubungan dengan studi ini.
Rekomendasi studi ini adalah untuk suatu rencana penanganan/pembangunan yang
disertai dengan strategi pelaksanaan dan konsep desain yang paling sesuai dari segi
teknis, ekonomi dan lingkungan.
Peningkatan pertumbuhan perekonomian akan meningkatkan peranan transportasi,
dalam menunjang pencapaian sasaran pembangunan dan hasil-hasilnya, sebaliknya fungsi
transportasi akan merangsang peningkatan pembangunan ekonomi. Salah satu komponen
penting untuk menunjang pertumbuhan ekonomi adalah jaringan prasarana jalan.
Pentingnya kedudukan dan peran wilayah perkotaan tersebut, tentunya perlu didukung
oleh penyediaan sistem transportasi yang memadai dalam rangka menjaga kelancaran
barang, jasa, dan manusia dari atau menuju wilayah perkotaan. Pemberi tugas akan
menunjuk seorang Project Officer yang bertindak mewakili Pemberi Tugas dimana
Konsultan dapat berdiskusi untuk mendapatkan persetujuan lebih lanjut.

I.2.

Tujuan

Maksud adalah untuk mempertahankan jaringan jalan yang ada pada lokasi yang
sudah ditentukan. Tujuan adalah untuk melaksanakan pekerjaan Pembuatan Rencana
Teknik dan FS jalan sampai dengan penyiapan desain dan Dokumen Pelelangan yang
mencakup survey lapangan dan perencanaan teknis dalam rangka menunjang kegiatan
peningkatan jalan.
Mengidentifikasi program penanganan jalan yang sesuai untuk mengatasi
permasalahan kondisi jalan yang ada (jalan eksisting seringkali mengalami penurunan)
maka akan dibuat beberapa alternatif penanganan yang akan dilakukan pada ruas jalan
propinsi di Lobong. Dari beberapa alternatif pilihan tersebut kemudian akan dipilih dari
satu alternatif teroptimum untuk menentukan kelayakan teknis, ekonomi, dan lingkungan
dalam rangka penyediaan fasilitas berupa jalan baru (alternatif menghindari lokasi dengan
daya dukung tanah dasar yang jelek) atau pembagunan jembatan baru yang sebelumnya
tidak ada (untuk menghindari lokasi dengan daya dukung tanah dasar yang jelek atau
tidak mampu lagi menampung perkembangan lebih lanjut).

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

2011

Perencanaan Transportasi 2012


I.3.

Sasaran

Jasa konsultasi diperlukan untuk melaksanakan perencanaan teknis dan FS jalan


lengkap guna mempertahankan jalan yang ada, perencanaan jembatan dan bangunan
pelengkap jalan lainnya, termasuk penyiapan dokumen lelang. Perencanaan konstruksi
jembatan yang tercakup dalam pekerjaan ini adalah untuk pembuatan jembatan darurat
dengan bentang maksimum 10 meter. Dengan mengacu pada standar perencanaan yang
ada dari Direktorat Jenderal Bina Marga maka diharapkan akan didapat hasil perencanaan
yang baik mutu, volume, maupun tepat waktu. Sasaran dari lainnya dari kegiatan ini
adalah :
Teridentifikasinya usulan penanganan jalan yang sesuai dalam bentuk penyediaan
fasilitas berupa jalan / jembatan.
Tersusunnya laporan studi kelayakan penanganan jalan tersebut.
Tersusunnya gambar Rencana untuk program penanganan jalan tersebut.

I.4.

Nama dan Organisasi Pengguna Jasa


Pengguna jasa ini adalah Dinas Prasarana dan Permukiman Propinsi Sulawesi

Utara.
I.5.

Sumber Dana

Sumber pembiayaan pekerjaan ini dengan pagu dana APBD dan dibebankan
APBD Propinsi Sulut Tahun Anggaran 2007.
I.6.

Lokasi Kegiatan

Kegiatan ini difokuskan Ruas Jalan Propinsi yang berada di Lobong Kabupaten
Bolaang Mongondow Propinsi Sulut sebagai suatu wilayah studi yang integral, dengan
penekanan pada upaya mengatasi permasalahan untuk mempertahankan kondisi jalan
yang ada di kawasan tersebut.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

2011

Perencanaan Transportasi 2012

I.7.

Ruang Lingkup Kegiatan

Materi yang dikandung dalam kegiatan ini adalah penyusunan studi kelayakan
(FS), dimana muatan yang dikandung didalamnya meliputi juga pra design dari usulan
penanganan yang diajukan.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

2011

Perencanaan Transportasi 2012


I.8.

Personil
Untuk pelaksanaan pekerjaan ini dibutuhkan tenaga ahli dengan pengalaman kerja
seperti tersebut dibawah ini :
Tabel 1.1. Personil yang dibutuhkan

1.9. Keluaran dan Laporan


1.9.1. Keluaran
Keluaran yang dihasilkan dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah Dokumen
Pelangan Fisik yang mencakup dokumen pelelangan Standar dan Spesifikasi.
a) Teridentifikasinya usulan penanganan jalan yang sesuai dalam bentuk penyediaan
fasilitas berupa jalan/jembatan
b) Tersusunnya laporan studi kelayakan penanganan jalan tersebut
c) Tersusunnya gambar rencana untuk program penanganan jalan tersebut dan dapat
dipertanggungjawabkan dalam pelaksanaan kontrak konstruksi / fisik melalui Dokumen
Pelangan Fisik yang mencakup dokumen pelelangan Standar dan Spesifikasi.
1.9.2. Laporan
Jenis laporan yang harus diserahkan oleh konsultan lepada pengguna jasa
adalah meliputi :
LAPORAN FEASIBILITY STUDY (FS)
1). Laporan Pendahuluan (Reconnaissance Report)
Laporan Pendahuluan yang berisi :
Rencana Kerja Penyedia jasa secara menyeluruh untuk Feasibility Study (FS).
Mobilisasi tenaga ahli dan tenaga pendukung lainnya.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

2011

Perencanaan Transportasi 2012


Jadwal kegiatan penyedia jasa untuk Feasibility Study (FS).
Ringkasan yang berisi metodologi dan rencana kerja, yang dapat berfungsi
sebagai umpan balik / feed back untuk perbaikan rencana kerja /
methodologyuntuk Feasibility Study (FS).
2). Konsep Laporan Akhir (Draft Final Report) dan Laporan Akhir (Final Report)
Draft Laporan Akhir yang berisi :
Analisis lengkap kelayakan teknisi dan ekonomi untuk Feasibility Study (FS).
Estimasi biaya dan analisis dampak lingkungan untuk Feasibility Study (FS).
Pertimbangan-pertimbangan dalam penentuan alternatif terpilih untuk Feasibility
Study (FS).
Laporan Akhir yang berisi :
Penyempurnaan draft laporan akhir yang telah diperbaiki dan disetujui Pemberi
Tugas beserta temuan dan tambahan yang dibutuhkan
Kesimpulan dan saran
Executive Summary berisi temuan penting dan kesibukan studi dalam bahasa
Indonesia dan Bahasa Inggris.
1.10. Jangka Waktu Pelaksanaan
Waktu pelaksanaan untuk penyelenggaraan Studi Kelayakan ini ditetapkan
maksimal 4 (empat) bulan terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Bekerja
Oleh Kepala Sub Dinas Perencanaan Teknis dan Pengendalian pada kantor Dinas
Prasarana dan Permukiman Propinsi Sulawesi Utara. Di dalam jangka waktu tersebut
pelaksana / konsultan harus menyerahkan semua hasil pekerjaan sebagaimana diuraikan
dalam syarat-syarat dan uraian pekerjaan ini.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

2011

Perencanaan Transportasi 2012


BAB II
GAMBARAN UMUM WILAYAH
2.1. Propinsi Sulawesi Utara
Propinsi Sulawesi Utara mempunyai latar belakang sejarah yang cukup panjang
sebelum daerah yang berada paling ujung utara Nusantara ini menjadi Propinsi Daerah
Tingkat I. Pada permulaan Kemerdekaan Republik Indonesia, daerah ini berstatus
Keresidenan yang merupakan bagian dari Propinsi Sulawesi. Berdasarkan Peraturan
Pemerintah No. 5 Tahun 1960 Propinsi Sulawesi dibagi menjadi dua bagian yaitu,
Propinsi Sulawesi Selatan-Tenggara dan Propinsi Sulawesi Utara-Tengah. Gubernur
pertama Propinsi Sulawesi Utara-Tengah adalah MR. A.A. Baramuli dan Wakil Gubernur
Latkol .J. Tumbelaka. Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Utara-Tengah adalah
Kotapraja Manado, Kotapraja Gorontalo, dan delapan Daerah Tingkat II masing-masing
Sangihe Talaud, Bolaang Mongondow, Minahasa, Gorontalo, Buol Toli-Toli, Donggala,
Poso dan Luwuk / Banggai. Pada tanggal 23 September 1964, di saat Pemerintah
Republik Indonesia memberlakukan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964 yang
menetapkan perubahan status Daerah Tingkat I Sulawesi Utara-Tengah dengan
menjadikan Sulawesi Utara sebagai Daearh Otonom Tingkat I, dengan Manado sebagai
Ibukotanya. Sejak saat itu, secara de facto Daerah Tingkat I Sulawesi Utara membentang
dari Utara ke Selatan Barat Daya, dari Pulau Miangas ujung utara di Kabupaten Sangihe
Talaud sampai Molosipat di bagian Barat Kabupaten Gorontalo. Akibat adanya
pemekaran Propinsi Gorontalo dan ketambahan Kabupaten dan Kota, maka Propinsi
Sulawesi Utara menjadi sembilan wilayah administrasi Kabupaten / Kota, masingmasing:
1) Kota Manado
2) Kabupaten Minahasa
3) Kota Bitung
4) Kabupaten Bolaang Mongondow
5) Kabupaten Sangihe
6) Kabupaten Minahasa Selatan
7) Kabupaten Minahasa Utara
8) Kota Tomohon
9) Kabupaten Talaud
Pada akhir September 2006 terjadi lagi Persiapan Pemekaran :
1) Kabupaten Sitaro
2) Kabupaten Minahasa Tenggara
3) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
4) Kota Kotamobagu

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

2011

Perencanaan Transportasi 2012

2.2. Kabupaten Boloong Mongondow


Bolaang Mongondow (biasa disingkat Bolmong) terletak di semenanjung Minahasa
antara Minahasa dan Gorontalo. Dengan luas wilayah 8.354,04 km2, daerah ini
merupakan salah satu kabupaten terbesar di Sulawesi Utara; terdiri dari 15 kecamatan dan
229 desa.Tujuh kecamatan terletak di sepanjang pantai utara yang berbukit-bukit, empat
kecamatan di pantai selatan yang penduduknya jarang dan kurang berkembang, dan
empat kecamatan di dataran rendah irigasi. Populasi penduduk di Ibukota kecamatan,
Kotamobagu berjumlah 403.953 (data tahun 1996/97). Secara keseluruhan, kepadatan
penduduk di Bolmong rendah karena banyak wilayah yang tidak berpenduduk dan telah
dijadikan Taman Nasional.
Sebagian besar penduduknya tinggal di wilayah seluas (3-5km) di pantai utara,
dimana terdapat jalan trans - Sulawesi, dan bahkan di wilayah yang lebih sempit di pantai
selatan.Cagar Alam Dumoga Bone, hutan yang terletak di daerah pegunungan sampai ke
pantai selatan, adalah 83% wilayah kabupaten Bolmong. Beberapa penduduk ada yang
tinggal di lembah gunung, dimana pertanian kurang dilaksanakan secara intensif.
Bolmong mendapat curah hujan sekitar 2000 - 3000 mm per tahun, dengan puncaknya
pada bulan Nopember sampai dengan April, sementara musim kemarau berlangsung dari
bulan Juni sampai Agustus. Curah hujan yang agak kurang di bagian utara membuat
pengembangan peternakan relatif lebih besar dibandingkan dengan di bagian selatan,
yang didominasi oleh perikanan dan kebun kelapa. Baik pantai utara maupun pantai
selatan memiliki sawah tadah hujan dengan berbagai jenis tanaman, dan khususnya
kelapa di bagian selatan, sebagai mata pencaharian utama. Tanah di dataran rendah,
sebelah timur hutan lindung, diolah secara irigasi dan terus ditanami dengan padi.
Bolmong juga terkenal dengan kekayaan laut di sekitarnya, tapi saat ini sedang terancam
oleh erosi dan banjir akibat penebangan pohon.
Mayoritas penduduknya berasal dari suku bangsa asli Mongondow, Bolaang
Uki,Bintauna dan Kaidipang, dan walaupun semua suku bangsa ini memiliki bahasa
daerahdan kebudayaan yang berbeda-beda, dengan mayoritas beragama Islam. Sekitar
30%dari jumlah penduduknya adalah transmigran dari Pulau Jawa, Bali (yang
beragamaHindu), dan dari Kepulauan Sangihe dan Minahasa (yang umumnya beragama
Kristen).
Kegiatan utama pertanian di Bolmong adalah sawah irigasi dan tadah hujan, kebun
kelapa, dan pertanian ladang kering dimana semua jenis tanaman bisa tumbuh. Padi
irigasi paling banyak ditanam di dataran rendah. Jika irigasinya berfungsi baik, petani
dapat menuai padi tiga kali setahun. Di daerah tadah hujan, ada dua musim tanam, yaitu
bulan Januari sampai Maret dan Mei sampai Juli. Beras dijual dan dikonsumsi oleh
keluarga. Pada tahun 1997, Sulawesi Utara termasuk salah satu daerah pengekspor beras.
Pohon kelapa biasanya tumbuh dalam skala yang kecil - antara 10 sampai 200 kolonial,
dan kini sudah perlu diremajakan. Kopra dijual kepada tengkulak, langsung ke pasar atau
ke penggilingan padi. Sebagian kecil dikonsumsi sendiri untuk dijadikan

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

2011

Perencanaan Transportasi 2012


minyak kelapa. Di beberapa tempat di Bolmong, kebun kelapa yang luas diolah menjadi
sawah irigasi yang memberikan lebih banyak keuntungan.
Padi ladang juga terdapat di seluruh wilayah Bolmong khususnya di daerah yang
belum disentuh irigasi. Padi ditanam pada bulan Nopember dan dituai pada bulan Maret.
Di daerah lain, tumbuh pula jagung, kacang-kacangan dan ubi kayu, dll. Ladang dapat
dibagi ke dalam dua sub-sistim. Pertanian dataran tinggi, terdapat di daerah pegunungan,
dan merupakan kegiatan sementara. Umumnya hanya dilakukan oleh petani yang tidak
memiliki tanah sendiri atau tidak dapat meng-akses sawah irigasi. Sebidang tanah disiangi
dan diolah selama tiga atau empat tahun, kemudian dibiarkan / tidak diolah selama kurang
lebih lima tahun. Tanaman yang paling utama adalah jenis makanan seperti: jagung,
kacang-kacangan, ubi, dll. Pertanian dataran rendah, umumnya dilakukan di pusat daerah
Bolmong, dan merupakan kegiatan pertanian yang permanen. Tanaman untuk makanan
dan untuk dijual langsung antara lain: jagung, kacang-kacangan, ubi kayu, kopi, coklat,
vanili, dll.
Peternakan adalah bagian penting dalam kehidupan masyarakat di Bolmong.
Kebijaksanaan dari tingkat propinsi, mengutamakan pemeliharaan ternak kambing dan
sapi di Bolmong, walaupun babi, dan unggas lebih banyak jenisnya. Pada tahun 1996,
terdapat 69.606 ekor sapi, 27.314 ekor babi, 8.444 ekor kambing, 531.933 ekor ayam,
21.339 ekor itik, dan 1.125 ekor kuda di seluruh kabupaten Bolmong. Jenis sapi yang
paling umum dipelihara adalah Sapi Ongole dan Sapi Bali, yang pada dasarnya dipelihara
hanya untuk penggemukan, Beberapa kawanan ternak dipelihara di bawah pohon kelapa
dengan hijauan pakan yang luas. Pengaturan seperti ini umum dilakukan di Bolmong. Di
daerah irigasi, sapi biasanya dipelihara untuk digunakan sebagai tenaga tarik dan sebagai
alat transportasi. Kurangnya ternak sapi karena diekspor ke kabupaten lain membuat
Gubernur memutuskan untuk melarang perdagangan ini pada tahun 1993, walaupun
masih juga berlangsung sampai saat ini. Babi, umumnya dari jenis lokal, dipelihara untuk
dijual atau dikonsumsi sendiri. Khusus menjelang Natal, para pedagang dari Minahasa
datang ke Bolmong untuk membeli babi. Babi umumnya dipelihara di desa-desa yang
penduduknya beragama Kristen; dan dibuatkan kandang di belakang rumah. Makanannya
adalah sisa-sisa makanan dari dapur dan kebun. Ada kalanya pada musim kering, petani
membeli makanan ternak di penggilingan padi.
2.2.1. Geografi Kabupaten Bolaang Mongondow
Kabupaten Bolaang Mongondow merupakan salah satu kabupaten yang terletak di
propinsi Sulawesi Utara, terletak antara 00 30' - 10 0' Lintang Utara dan 1230 - 1240
Bujur Timur. Batas batasnya meliputi :
Sebelah utara - laut Sulawesi
Sebelah timur - Kabupaten Minahasa
Sebelah selatan - Teluk Tomini
Sebelah barat - Propinsi Gorontalo

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

2011

Perencanaan Transportasi 2012

2.2.2. Topografi Kabupaten Bolaang Mongondow


2.2.2.1. Gunung-Gunung
Kabupaten Bolaang Mongondow secara administratif terbagi kedalam 21
kecamatan dan 275 desa/kelurahan. Luas keseluruhannya mencapai 8,358,04 KM2.
Dengan luas sebesar itu, Bolaang Mongondow merupakan kabupaten dengan luas
wilayah terbesar di Propinsi Sulawesi Utara, karena mencakup lebih dari separuh wilayah
Sulawesi Utara setelah Gorontalo berdiri menjadi wilayah Propinsi sendiri. Terdapat 17
gunung di Bolaang Mongondow. Yang tertinggi adalah gunung Batu Bulawan dengan
ketinggian 1.970 M, sedangkan yang paling rendah adalah gunung Mongaladi dengan
ketinggian1325 M, keduanya terletak di Kecamatan Bolang Uki. Tercatat ada satu
gunung berapi yang pernah meletus pada tahun 1939, yaitu gunung Ambang dengan
ketinggian dari permukaan laut mencapai1.689 M dan daerah bahaya sekitar 62,9 KM2,
serta daerah waspada dinyatakan sekitar 70,2 Km2. Hal ini tentu saja memerlukan
pengamatan yang intensif dari berbagai pihak yang berwenang.

2.2.2.2. Dataran Rendah & Dataran Tinggi


Dataran rendah dan tinggi secara potensial mempunyai nilai ekonomi bagi
daerah. Dibawah ini beberapa dataran yang terdapat di daerah ini antara lain: Dumoga
(21.100 ha), Ayong (2.700 ha), Sangkup (6.575 ha), Tungoi (8.020 ha), Poigar (2.440 ha),

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

10

2011

Perencanaan Transportasi 2012


Molibagu

(3.260

ha),

Bintauna

(6.300

ha)

di

Bolaang

Mongondow.

2.2.2.3. Danau dan Sungai


Kabupaten Bolaang Mongondow memiliki 18 sungai. Sungai terpanjang yaitu
sungai dumoga, mengalir sepanjang 87 Km dan yang terpendek adalah sungai Salongo
yang panjangnya 9,1 Km. Keberadaan sungai-sungai ini sangat bermanfaat bagi sektor
pertanian di Bolaang Mongondow, sehingga sektor ini tetap merupakan mata pencaharian
utama bagi sebagian besar penduduk Bolaang Mongondow. Selain sungai, terdapat 8
buah danau, yang terluas adalah Danau Moat yang luasnya mencapai 617 Ha dan yang
terkecil adalah Danau Tondok seluas 10 Ha. Dari banyaknya danau di Bolaang
Mongondow, sampai saat ini pemanfaatan danau untuk menunjang sektor pariwisata
belum dapat dirasakan. Kendala yang mungkin dihadapi oleh Pemerintah Daerah
setempat ialah pengadaan sarana transportasi yang memadai dan infrastruktur pariwisata
lainnya, sehingga keberadaan danau-danau yang demikian luas beserta panoramanya yang
indah belum dapat menarik wisatawan untuk mengunjungi daerah. Sungai Dumoga (87,2
km); Sungai Sangkup (53,6 km), Sungai Ongkaw (42,1 km), dan lainnya.

2.2.3.Struktur Tanah Kabupaten Boloong Mongondow


Baik satuan batu gamping (Tml) maupun Formasi Tinombo (Tts) tersingkap
disekitar Desa Wangga memasuki Kotamobagu, pada jalur jalan Inobonto Kotamobagu
juga melewati kedua satuan batuan ini dan di sekitar ini terdapat beberapa lokasi sumber
air panas.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

11

2011

Perencanaan Transportasi 2012

2.2.4. Iklim Propinsi Bolaang Mongondow


Iklim daerah Bolmong termasuk tropis yang dipengaruhi oleh angin muzon. Pada
bulan - bulan Nopember sampai dengan April bertiup angin Barat yang membawa hujan
di pantai Utara, sedangkan dalam Bulan Mei sampai Oktober terjadi perubahan angin
Selatan yang kering. Curah hujan tidak merata dengan angka tahunan berkisar antara
2000-3000 mm, dan jumlah hari hujan antara 90-139 hari. Suhu udara berada pada setiap
tingkat ketinggian makin ke atas makin sejuk seperti daerah kota Tomohon,Langowan di
Minahasa , Modoinding di Kabupaten Minahasa Selatan, Kotamobagu, Modayag dan Pasi
di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

12

2011

Perencanaan Transportasi 2012

2.2.5.Luas Wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow


Kabupten Bolaang Mongondow (sebelum pemekaran) yang terdiri dari 21 kecamatan
memiliki luas wialayah seperti pada tabel 2.16.

2.2.6. Penduduk dan Perekonomian Kabupaten Bolaang Mongondow


Jumlah penduduk Kabupaten Bolaang Mongondow tahun 2004 sebesar 463.145
jiwa. Angka ini merupakan angka hasil Sensus Penduduk 2004. Dari jumlah tersebut
sebagian besar penduduk masih masuk ke dalam kategori usia muda ( < 35 tahun ), hal
tersebut dapat dilihat pada piramida penduduk Kabupaten Bolaang Mongondow menurut
usia. Jumlah penduduk tahun 2003 adalah sebesar 462.887 jiwa. Angka ini merupakan
hasil proyeksi berdasarkan angka sensus penduduk 2000. Laju pertumbuhan penduduk
ratarata sebesar 1,47 % per tahun selama periode 1990-2000. Sebagian besar kecamatan
mengalami penurunan laju pertumbuhan penduduk kecuali beberapa kecamatan di
wilayah pantai utara. Kecamatan dengan laju pertumbuhan penduduk terrendah adalah

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

13

2011

Perencanaan Transportasi 2012


Kecamatan Dumoga (Dumoga barat, Dumoga utara, dan Dumoga timur), yaitu 1,08 %
per tahun. Laju pertumbuhan penduduk telah turun secara tajam sejak tahun 1980. Dari
angka 3,96 % pada periode 1971-1980, turun menjadi 2,20 % pada periode 1981-1990,
hingga mencapai 1,47 % pada periode 1991-2000. Penurunan laju pertumbuhan sejak
tahun 1980 ini berkaitan erat dengan keberhasilan Program Keluarga Berencana. Secara
umum persebaran penduduk di Kabupaten Bolaang Mongondow dapat dikatakan cukup
merata, dengan tingkat kepadatan 55,38 jiwa per kilometer persegi. Namun di Ibukota
kabupaten, tepatnya di Kecamatan Kotamobagu, yang luasnya hanya kurang dari 1 % luas
seluruh wilayah kabupaten, dihuni hampir 15 % dari total penduduk di Kabupaten
Bolaang Mongondow. Hal ini menyebabkan tingkat kepadatan penduduk di Kecamatan
Kotamobagu mencapai lebih dari 2000 penduduk per kilometer persegi. Di kecamatan
lain, tingkat kepadatan penduduk berkisar antara 11,75 hingga 156,36 penduduk per
kilometer persegi. Kecamatan yang memiliki tingkat kepadatan penduduk terrendah
adalah kecamatan Sang Tombolang.

Data tentang Produk Domestik Regional Bruto dihitung menurut 2 jenis pengukuran,
yaitu atas dasar harga berlaku dan atas dasar harga konstan. Tahun dasar yang digunakan
adalah tahun 1993. Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga berlaku Kabupaten
Bolaang Mongondow tahun 2002 terhitung sebesar 1.725.310 juta Rupiah. Dari 9 sektor
yang ada pada PDRB, pada tahun 2003 semua sektor ekonomi tersebut mengalami
pertumbuhan yang positi3. Bila diurutkan pertumbuhan PDRB menurut sektor ekonomi
dari yang tertinggi ke yang terendah, maka pertumbuhan tertinggi dihasilkan oleh sektor
listrik, gas, dan air sebesar 94,40 persen, diikuti oleh sektor Indusri pengolahan non migas
sebesar 36,64 persen. Sektor ekonomi ketiga tertinggi pertumbuhannya adalah sektor

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

14

2011

Perencanaan Transportasi 2012


Perdagangan, hotel, dan restoran sebesar 30,10 persen, keempat sektor Pengangkutan dan
Komunikasi sebesar 28,52 persen, dan kelima adalah sektor jasa-jasa. Berikutnya adalah
sektor pertanian, sektorkeuangan, dan sektor konstruksi, masingmasing sebesar 15,35
persen, 15,12 persen, dan 12,26 persen.Dilihat dari besarnya sumbangan masingmasing
sektor ekonomi terhadap pembentukan PDRB, sektor yang terbesar kontribusinya ialah
sektor pertanian sebesar 46,50 persen. Sektor lain yang kontribusinya terbilang cukup
besar adalah sektor jasa-jasa dengan sumbangan sebesar 21,16 persen dari nilai Produk
Domestik Regional Bruto Kabupaten Bolaang Mongondow tahun 2002. Sektor lainnya
hanya menyumbang kurang dari 10 persen, dengan penyumbang terkecil adalah sektor
listrik, gas, dan air bersih, yaitu hanya 0,51 persen. Untuk melihat besarnya pertumbuhan,
dapat dilihat melalui pertumbuhan PDRB atas dasar harga konstan karena angka yang
diperoleh merupakan semata-mata mencerminkan pertumbuhan ekonomi riil dengan
menghilangkan pengaruh perubahan harga. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bolaang
Mongondow tahun 2002 sebesar 4,30 persen.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

15

2011

Perencanaan Transportasi 2012

2.2.7. Transportasi Kabupaten Bolaang Mongondow


2.2.7.1. Transportasi Darat
Panjang Jalan Jalan merupakan prasarana untuk memperlancar kegiatan ekonomi.
Makin meningkatnya usaha pembangunan menuntut pula peningkatan pembangunan jalan
untuk memudahkan mobilitas penduduk dan memperlancar hubungan transportasi antar
daerah, terutama daerah pedesaan, daerah perbatasan dan daerahdaerah terpencil. Panjang
jalan di seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow pada tahun 2003 mencapai
2.017,89 Kilometer. Panjang jalan yang berada dibawah wewenang negara adalah 381,26
Kilometer, dibawah wewenang Pemerintah provinsi sepanjang 143,94 Kilometer, dan
sisanya 1.442,69 Kilometer berada dibawah wewenang Pemerintah Kabupaten Bolaang
Mongondow. Persentase panjang jalan menurut kondisi jalan ialah 53,10 persen jalan
aspal, dan 46,90 persen jalan belum diaspal, sedangkan jalan propinsi telah teraspal
seluruhnya. 8.2 Angkutan Darat Data yang disajikan pada tabel 8.2.1 memperlihatkan
jumlah kendaraan bermotor yang beroperasi di Kabupaten Bolaang Mongondow. Jumlah
kendaraan bermotor pada tahun 2003 tercatat 15.734 unit, artinya meningkat sebesar
19,16 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Komposisinya terdiri atas; 12.500 unit
kendaraan bermotor roda dua dan 3.234 unit kendaraan bermotor roda empat. Tambahan
kendaraan bermotor menurut jenis di kabupaten Bolaang Mongondow pada tahun 2002
berjumlah 13.051 unit, yang terdiri dari; mobil penumpang 979 unit, mobil beban 1.183
unit, bus 930 unit, dan sepeda motor 9.959 unit.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

16

2011

Perencanaan Transportasi 2012

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

17

2011

Perencanaan Transportasi 2012

2.1.7.2. Transportasi Udara


Kabupaten Bolaang Mongondow tidak terdapat Bandara dan untuk menggunakan
angkutan udara maka akan menuju ke Manado (Bandara Sam Ratulangi).
2.1.7.3. Transportasi Laut
Hubungan transportasi laut dilakukan melalui Pelabuhan Lokal, Nusantara dan
Pelabuhan Samudra/ Internasional. Pelabuhan Utama yang melayani perhubungan laut di
Sulawesi Utara dan wilayah Indonesia Timur bahkan luar negeri adalah Pelabuhan
Bitung. Saat ini fasilitas pelabuhan Bitung tengah dikembangkan terutama fasilitas
bongkar muat peti kemas.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

18

2011

Perencanaan Transportasi 2012


BAB III
METODOLOGI PELAKSANAAN PEKERJAAN

Untuk dapat melaksanakan suatu pekerjaan dengan hasil yang baik, maka
sebelumnya perlu dibuat suatu pendekatan teknis agar dapat dilaksanakan secara
sistematis dan praktis, sehingga tercapai sasaran effisiensi biaya ,mutu dan waktu kerja.
Maksud pendekatan teknis disini diantaranya adalah membuat pendekatan rencana
pelaksanaan pekerjaan, analisis kebutuhan personil dan jumlah man-month tenaga ahli
serta analisis kebutuhan peralatan berikut fasilitas-fasilitas lainnya.
Adapun yang menjadi kendala pada saat ini adalah adanya
ketidaknyaman dan penurunan kecepatan kendaraan saat melawati ruas jalan propinsi di
Lobong sebagai akibat dari rusaknya badan jalan. Dalam mengantisipasi hal tersebut,
Dinas Praskim Sulut akan menunjuk konsultan untuk melakukan Studi Kelayakan dalam
rangka mengidentifikasi kebutuhan penanganan prasarana jalan, utamanya dalam bentuk
kebutuhan jalan / jembatan baru guna membantu mengatasi permasalahan ruas jalan
propinsi di Lobong. Program penanganan tersebut haruslah merupakan suatu rencana
yang bersifat menyeluruh dalam kerangka pengembangan jaringan jalan yang didasarkan
pada analisis kelayakan teknis, ekonomi, dan lingkungan, serta pengembangan wilayah
yang bersesuaian dengan sistem jaringan jalan arteri di wilayah tersebut. Konsultan harus
melakukan semua analisis teknik, sosial-ekonomi, dan lingkungan serta pekerjaan lain
yang diperlukan sehubungan dengan
studi ini. Rekomendasi studi ini adalah untuk suatu rencana penanganan/pembangunan
yang disertai dengan strategi pelaksanaan dan konsep desain yang paling sesuai dari segi
teknis, ekonomi dan lingkungan.
Metodologi pelaksanaan kegiatan meliputi setidaknya kajian aspek sosial, ekonomi,
teknis, dan lingkungan dari studi kelayakan jalan dan jembatan. Aspek sosial ekonomi
terkait dengan kependudukan dan pengembangan kawasan serta yang terkena dampak
proyek, sedangkan aspek teknis terkait pada kajian pada lokasi perencanaan.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

19

2011

Perencanaan Transportasi 2012


Proses perencanaan adalah merupakan suatu proses yang tidak pernah berhenti
(cycle). Gambar di atas memperlihatkan beberapa komponen penting yang saling
berhubungan dalam perencanaan transportasi, yang biasa dikenal dengan proses
perencanaan. Tampak bahwa proses perencanaan sebenarnya merupakan proses berdaur
dan tidak pernah herhenti. Perubahan dalam suatu komponen pasti mengakibatkan
pembahan pacia komponen lainnya. Tahap awal proses perencanaan adalah perumusan
atau kristalisasi sasaran, tujuan, dan target, termasuk mengidentifikasi permasalahan dan
kendala yang ada.
Proses selanjutnya adalah mengumpulkan data untuk melihat kondisi yang ada dan
hal ini sangat diperlukan untuk mengembangkan metode kuantitatif yang akan dipilih
yang tentu harus sesuai dengan sistem yang ada. Proses peramalan sangat
dibutuhkan untuk melihat perkiraan situasi pada masa mendatang dan merumuskan
beberapa alternatif pemecahan masalah, termasuk standar perencanaan yang diteruskan
dengan proses pemilihan alternatif terbaik untuk diperlukan suatu metode atau teknik
penilaian yang cocok dalam proses pemilihan alternatif terbaik tersebut.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

20

2011

Perencanaan Transportasi 2012

Metodologi Pelaksanaan Pekerjaan untuk memenuhi maksud dan tujuan diatas adalah
sebagai berikut :
a) Pekerjaan Persiapan
b) Survai Pendahuluan
c) Survai lapangan : Pengukuran Topografi, Inventarisasi Jalan, Jembatan dan
Simpang, Survai Lalu Lintas, Survai Hidrologi, Survai Perkerasan Jalan, Survai
Geologi dan Geoteknik, Penyelidikan Tanah dan Bahan, Survai Lingkungan, Survai
Sosial Ekonomi, Survai Data Penunjang Lainnya (Harga Satuan Bahan/Material
Konstruksi, Harga Satuan BOK)

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

21

2011

Perencanaan Transportasi 2012


d) Analisa Data : Analisa data Pengukuran Topografi, Inventarisasi Jalan, Jembatan dan
Simpang, Analisa data dan peramalan Lalu Lintas, Analisa data Hidrologi, Analisa
data Perkerasan Jalan, Analisa data Geologi dan Geoteknik, Analisa Penyelidikan
Tanah dan Bahan, Analisa data Lingkungan, Analisa data Sosial Ekonomi dan
manfaat proyek, Evaluasi ekonomi, Analisa data Penunjang Lainnya (Harga Satuan
Bahan/Material Konstruksi, Harga Satuan BOK)
e) Penetapan berapa Alternatif yang akan dibuat.
f) Perencanaan Teknik : Perencanaan 3 alternatif pilihan (jalan dan jembatan dengan
trace menghindari lokasi penurunan, jembatan dengan lokasi yang sama dan
goronggorong
dengan lokasi yang sama), perencanaan geometrik jalan, perencanaan
perkerasan jalan, perencanaan drainase jalan, perencanaan dan perbaikan bangunan
sederhana,
g) Gambar Perencanaan Teknik
h) Perhitungan Volume dan biaya
i) Analisa Manfaat Proyek dan Evaluasi Ekonomi
j) Gambaran dampak lingkungan akibat pembangunan sarana dan prasarana
Transportasi
k) Pemilihan Alternatif
l) Rekomendasi
3.1. Pekerjaan Persiapan
Sebelum memulai kegiatan pekerjaan, konsultan akan mengadakan konsultasi lebih
dahulu dengan Kepala Satuan Kerja Sementara / Kuasa Pengguna Anggaran / Pembantu
Kepala Satuan Kerja Sementara/Kuasa Pengguna Anggaran yaitu untuk mendapatkan
konfirmasi mengenai ruas-ruas jalan yang akan ditangani. Konsultan akan berusaha untuk
mendapatkan informasi umum mengenai kondisi ruas jalan yang akan disurvai, sehingga
dapat mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaan survai di setiap ruas
jalan.
3.2. Survay Pendahuluan (RECONNAISSANCE SURVEY) Utuk Pekerjaan
Feasibility Study dan Perencanaan.
Survai ini diharapkan mampu memberikan saran dan bahan pertimbangan terhadap
survai detail loanjutan. Survai pendahuluan merupakan lanjutan dari hasil persiapan
desain yang sudah disetujui sebagai panduan pelaksanaan survai di lapangan yang
meliputi kegiatan;
Studi literature. Pada tahapan ini Tim harus mengumpulkan data pendukung
perencanaan baik data sekunder maupun data lainnya yang diperlukan.
Koordinasi dengan instansi terkait. Tim melaksanakan koordinasi dengan konfirmasi
dengan instansi / unsur-unsur terkait di daerah sehubungan dengan dilaksanakannya
survai pendahuluan.
Diskusi perencanaan di lapangan. Tim bersama-sama melaksanakan survai dan

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

22

2011

Perencanaan Transportasi 2012


mendiskusikannya dan membuat usul perencanaan di lapangan bagian demi bagian
sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing
Survai pendahuluan upah, harga satuan dan peralatan. Tim melaksanakan
pem\ngumpulan data upah, harga satuan dan lahan, dan data peralatan yang akan
digunakan.
3.3. Survay Lapangan
3.3.1. Pengukuran Topografi

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

23

2011

Perencanaan Transportasi 2012


3.3.2. Inventarisasi Jalan dan Jembatan
Survai yang harus dilaksanakan adalah :
1. Inventarisasi Jalan
Pemeriksaan dilakukan dengan mencatat kondisi rata-rata setiap 200m. Data yang
harus diperoleh dari pemeriksaan ini adalah :
Lebar perkerasan yang ada (dalam meter)
Jenis bahan perkerasan yang ada
Kondisi daerah samping jalan serta sarana utilitas yang ada seperti saluran
samping, gorong-gorong, bahu, kerb, kondisi drainase samping, jarak pagar/bangunan
pendukung/tebing kepinggir perkerasan.
2. Inventarisasi jembatan
Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai existing
jembatan dan simpang jalan yang terdapat pada ruas jalan yang ditinjau. Informasi
yang harus diperoleh dari pemeriksaan ini adalah sebagai berikut :
1. Nama, lokasi, tipe dan kondisi jembatan
2. Dimensi jembatan yang meliputi bentang, lebar, ruang bebas dan jenis lantai.
3. Perkiraan volume pekerjaan bila diperlukan pekerjaan perbaikan atau
pemeliharaan
4. Foto dokumentasi untuk setiap jembatan yang diambil dari arah memanjang dan
melintang. Hasil pengambilan data harus didiskusikan untuk mendapat Persetujuan dan
mengadakan perbaikan serta saran yang nantinya akan dipakai sebagai panduan kegiatan
selanjutnya.
3.3.3. Survey Lalu Lintas
Survai lalu lintas meliputi :
1. Survai Perhitungan Volume Lalu lintas di Ruas
Jumlah titik dan lokasi survai harus dapat mewakili lingkup wilayah studi dan
disesuaikan dengan kebutuhan analisis yang diperlukan dalam studi ini.
Pengumpulan data dilakukan selama 3 hari (2 hari kerja dan 1 hari libur).
Pengumpulan data dilakukan pada kedua jurusan selama 24 jam. Jenis kendaraan
yang disurvai adalah sebagai berikut :
Sepeda motor
Sedan /Van /Jeep
Bus kecil (angkutan perkotaan, angkutan pedesaan)
Bus sedang (metromini, kopaja, bus )
Bus besar
Pick Up
Truk ton 2 as
Truk sedang (2as, tidak termasuk pick up)
Truk besar 3 as
Truk gandengan, kontainer, trailer

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

24

2011

Perencanaan Transportasi 2012


2. Survai kecepatan di Ruas jalan yang mengalami kerusakan
Survai kecepatan di ruas berdasarkan jenis kendaraan dan penunjukan waktu.
Dilakukan 3 hari (2 hari dan 1 hari libur) untuk setiap kaki simpang selama 24 jam.
Jumlah titik dan lokasi survai harus dapat mewakili lingkup wilayah studi dan
disesuaikan dengan kebutuhan analisis yang diperlukan dalam studi ini.
3. Survai kecepatan di Ruasjalan yang tidak mengalami kerusakan
Survai kecepatan di ruas berdasarkan jenis kendaraan dan penunjukan waktu.
Dilakukan 3 hari (2 hari dan 1 hari libur) untuk setiap kaki simpang selama 24 jam.
Jumlah titik dan lokasi survai harus dapat mewakili lingkup wilayah studi dan disesuaikan
dengan kebutuhan analisis yang diperlukan dalam studi ini.
3.3.4. Survey Hidrologi

3.3.5. Survey Perkerasan Jalan


Berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan, Konsultan harus mengadakan analisa
data dengan mengikuti ketentuan ketentuan sebagai berikut :
a. Analisa data CBR
Nilai CBR rencana ditentukan dengan formula : CBR (desain) = CBR (rata-rata) 1
std. Deviasi Dalam pemakaian kedua formula tersebut, harus diperhatikan batasanbatasan
yang berlaku dalam teori statistik.
b. Analisa data lapangan lalulintas
Untuk menghitung besarnya gandar kumulatif selama umur rencana dan menghitung
besarnya ADT pada pertengahan umur rencana.
c. Penentuan unique section
Yaitu suatu seksi jalan yang mempunyai karakteristik seragam dalam variabel desain
seperti :

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

25

2011

Perencanaan Transportasi 2012


lebar perkerasan yang ada / rencana
nilai CBR rencana
nilai beban lalulintas
perubahan camber
d. Mempelajari kemungkinan pemakaian tipe bahan perkerasan jalan yang sesuai
untuk suatu daerah tertentu.
Tipe perkerasan yang diijinkan dalam pekerjaan ini adalah tipe-tipe yang sekarang
dipakai Direktorat Jenderal Bina Marga.
3.3.6. Survey Geologi
Pekerjaan ini meliputi kegiatan penyelidikan geologi, penyelidikan tanah dan bahan
jalan disekitar lokasi jalan yang di rencanakan. Pemetaan jenis batuan dilakukan secara
visual, dengan bantuan loupe dan alat lainnya yang representatif untuk menentukan
penyebaran tanah/batuan dasar dan kisaran tebal tanah pelapukan (yaitu untuk
menentukan jenis galian tanah atau batu).
1.Penyelidikan Lapangan
Penyelidikan meliputi pemetaan geologi permukaan detail dengan peta dasar
topografi skala 1 : 50.000 s/d 1 : 20.000. Pencatatan kondisi geoteknik disepanjang
rencana trase jalan untuk setiap jarak 500 1000 meter dilakukan menggunakan
lembar isian seperti terlihat pada lampiran 1 (Lampiran 1-A : untuk jalan yang sudah
ada dan Lampiran 1- B untuk jalan baru). Pekerjaan penyelidikan lapangan dilakukan
dengan menggunakan peralatan :
Palu geologi untuk mengambil contoh bantuan,
Kompas geologi untuk menentukan jurus dan kemiringan lapisan bantuan,
Loupe (kaca pembesar) untuk mengidentifikasi jenis mineral yang ada.
2.Pemetaan
Jenis batuan yang ada disepanjang rencana trase jalan dipetakan dan batasbatasnya
ditetapkan dengan jelas sesuai dengan data pengukuran untuk selanjutnya
diplot dalam gambar rencana dengan skala 1 : 2000.
Ukuran A3 Pemetaan mencakup jenis struktur geologi yang ada antara lain:
Sesar/patahan, kekar, perlapisan batuan, dan perlipatan. Lapukan batuan dianalisis
berdasarkan pemeriksaan sifat fisik/kimia, kemudian hasilnya di plot diatas peta
geologi teknik termasuk didalamnya pengamatan tentang :
Pergerakan Tanah
Tebal pelapukan tanah dasar
Kondisi drainase alami, pola aliran air permukaan dan tinggi muka air tanah
Tata guna lahan
Kedalaman rawa (apabila rencana trase jalan tersebut harus melewati daerah rawa)

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

26

2011

Perencanaan Transportasi 2012


3.Stabilitas Badan Jalan
Kondisi stabilitas badan jalan diidentifikasi dari gejala struktur geologi yang ada,
jenis dan karakteristik batuan, kondisi lereng serta kekerasan batuan. Pengkajian stabilitas
badan jalan harus mencakup 3 (tiga) hal yaitu gerakan tanah atau longsoran yang
sudah ada di lapangan, perkiraan longsoran yang mungkin terjadi (hasil analisis)
akibat jenis, arah dan struktur lapisan batuan, dan longsoran yang dapat terjadi akibat
pembangunan jalan. Untuk ketiga hal diatas harus diidentifikasi jenis gerakan, faktor
penyebabnya, dan usaha-usaha penanggulangannya.
4.Lokasi Quarry
Penentuan lokasi quarry baik untuk perkerasan jalan maupun untuk bahan
timbunan (borrow pit) diutamakan yang ada disekitar badan jalan. Bila tidak dijumpai,
konsultan harus menginformasikan lokasi quarry lain yang dapat dimanfaatkan.
Penjelasan mengenai quarry meliputi jenis dan karakteristik bahan, perkiraan
kuantitas, jarak ke lokasi rencana trase jalan, serta kesulitan-kesulitan yang mungkin
timbul dalam proses penambangannya.
3.3.7. Penyelidikan Tanah dan Bahan
Penyelidikan lapangan, Penyelidikan lapangan terdiri dari :
Pengamatan Visual
Sondir
Pengambilan Sampel Tanah tidak terganggu, dengan pemboran inti
Pengambilan Sampel Tanah terganggu : Test Pit
3.3.8. Survey Lingkungan
Dalam upaya memudahkan dalam melaksanakan tugas Studi Analisis Dampak
Lingkungan yang berupa Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan
Lingkungan (UPL), maka perlu disusun diagram alir yang dapat menggambarkan
hubungan kausatif antara komponen kegiatan dengan komponen lingkungan.
Berdasarkan hasil penentuan dampak penting dapat disusun keterkaitan antar kelompok
dalam suatu bagan jaringan. Penentuan dampak diarahkan untuk mengetahui isu pokok
UKL dan UPL serta hubungan sebab akibat antara sumber dampak dengan dampak
penting yang ditimbulkannya. Dalam penentuan dampak penting ini mengacu pada
Keputusan Kepala Bapedal No. KEP-05 tahun 1994 yang merupakan ketentuan
pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah No. 51 tahun 1993.
3.3.9. Survey Sosial Ekonomi
Konsultan harus menyiapkan Laporan sosial ekonomi yang mencakup
sekurangkurangnya pembahasan mengenai hal-hal berikut :
a) Data Proyek
b) Peta situasi proyek yang menunjukkan secara jelas lokasi proyek terhadap kota besar
terdekat.
c) Kondisi sosial dan ekonomi lokasi kegiatan

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

27

2011

Perencanaan Transportasi 2012


d) Perkiraan dampak sosial dan ekonomi yang akan terjadi
e) Rekomendasi Konsultan harus juga menyiapkan Executive Summary yang
merupakan ringkasan dari seluruh pembahasan di atas.
3.3.10. Survey Data Penunjang Lainnya
Konsultan harus menyiapkan Laporan sosial ekonomi yang mencakup
sekurangkurangnya
pembahasan mengenai hal-hal berikut :
Data Proyek
Peta situasi proyek yang menunjukkan secara jelas lokasi proyek terhadap kota besar
terdekat.
Kondisi sosial dan ekonomi lokasi kegiatan
Perkiraan dampak sosial dan ekonomi yang akan terjadi
Rekomendasi
Konsultan harus juga menyiapkan Executive Summary yang merupakan ringkasan dari
seluruh pembahasan di atas.
3.4. Standar Perencanaan dan Penyusunan Kriterian Desain
Untuk perencanaan jalan ini digunakan standar menurut Buku Petunjuk Teknis
Perencanaan Teknik Program Pembangunan/Peningkatan Jalan baik berupa Standar
Perencanaan Geometrik, Standar Perencanaan Tebal Perkerasan, Standar Perencanaan
Jembatan maupun standar lainnya. Untuk desain geometrik pada daerah yang direlokasi
ataupun jalan baru mengikuti Buku Pedoman Bina Marga No. 13/70 tentang Peraturan
Perencanaan Geometrik Jalan Raya. Standar rencana lalu lintas yang dipakai berpegang
pada buku Peraturan Perencanaan Geometrik Jalan Raya No. 13/1970 atau Peraturan
Perencanaan Geometrik untuk Jalan Perkotaan, Maret 1992, Direktorat Jenderal Bina
Marga. Kelas-kelas ini didasarkan pada lalulintas harian atau rata-rata yang diprakirakan
(LHR) selama 5 tahun sesudah konstruksi. Harus dicatat bahwa LHR yang diprakirakan
selama 5 tahun sesudah konstruksi termasuk baik :
(i). Kenaikan awal segera sesudah jalan yang direhabilitasi telah dibuka untuk lalulintas
maupun
(ii) Kenaikan normal arus lalulintas tahunan.
Juga dipertimbangkan mengenai kelas lalulintas, campuran lalulintas dan beban gandar
standar (BGS).

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

28

2011

Perencanaan Transportasi 2012


BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI

4.1. UMUM
Untuk mendapatkan hasil perencanaan jalan raya yang matang dan terpadu serta
mudah dalam pelaksanaannya dalam arti tidak banyak mengalami perubahan / revisi pada
pembangun phisiknya, maka dalam perencanannya, harus disusun suatu team yang
terpadu yang tercakup dalam suatu struktur organisasi terdiri dari tenaga-tenaga ahli
dalam bidang-bidang tertentu sesuai kebutuhan perencanaan jalan sehingga diharapkan
akan mampu mengantisipasi dan mengatasi segala permasalahan yang timbul, yang
mengacu pada program kerja yang terarah.
Dalam struktur organisasi harus dapat memberi kejelasan mengenai tugas dan
tanggung jawab masing-masing personal, sehingga dapat memperlancar arus kerja,
pendelegasian tugas dan wewenang dalam mencapai hasil kerja yang sesuai dengan
maksud dan tujuan pekerjaan. Rencana penggunaan tenaga ahli yang akan menangani
paket pekerjaan ini disesuaikan dengan item-item pekerjaan Dinas Prasarana dan
Permukiman Propinsi Sulawesi Utara.
4.2. STRUKTUR ORGANISASI PELAKSANA PEKERJAAN
Dalam pelaksanaan Pekerjaan Perencanaan dan Feasibility Study (FS) Jalan
Propinsi di Lobong ini, CV. AGUNG ABADI membentuk tim kerja yang dikoordinir
oleh seorang Ketua Tim (Team Leader). Tim ini merupakan suatu organisasi yang
memiliki struktur dan mekanisme kerja. Dengan demikian pembagian tugas dan tanggung
jawab pelaksanaan tugas menjadi lebih jelas. Mekanisme kerja akan menjamin kerjasama
antar tenaga ahli dan memperjelas arus informasi, pendelegasian tugas dan tanggung
jawab. Posisi yang ada dalam struktur organisasi akan diisi oleh tenaga ahli sesuai
dengan spesifikasi keahlian yang dituntut oleh Kerangka Acuan Kerja (KAK) ditunjang
oleh tenaga pendukung. Adapun tenaga ahli yang dibutuhkan dalam penyelesaian
pekerjaan ini, adalah:
Team Leader / Ahli Jalan Raya
Ahli Geologi / Ahli Hidrologi
Ahli Geodesi
Ahli Kuantitas
Ahli Lingkungan
Asisten Ahli Jalan Raya
Asisten Ahli Geologi
Asisten Ahli Hidrologi
Asisten Ahli Geodesi
Asisten Ahli Lingkungan

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

29

2011

Perencanaan Transportasi 2012

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

30

2011

Perencanaan Transportasi 2012


BAB V
HASIL SURVAI PENDAHULUAN

Data Primer

Data Sekunder

a. Peta Provinsi Riau


b. Data LHR
c. Data parameter sosioekonomi

Pembahasan ( Olahan Data)


a. MAT data traffic count
b. Model parameter sosioekonomi (Trip
Distribution and Trip Generation.
c. Hitungan distribusi MAT masa mendatang
dengan metode Analogi.
d. Gambar Garis keinginan

KESIMPULAN

3.2

Metode Pelaksanaan
Dalam melakukan penelitian ini, metode pelaksanaan yang dipakai adalah Road Side

Interview.
Road side interview merupakan survai untuk mengumpulkan informasi perjalanan
yang dilakukan masyarakat yang melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

31

2011

Perencanaan Transportasi 2012


pribadi ataupun angkutan umum. Seperti halnya survai wawancara rumah tangga
dilakukan pada hari normal. Informasi yang dikumpulkan :

jumlah penumpang

tingkat pendapatan

asal tujuan setiap penumpang

maksud perjalanan

waktu perjalanan

Untuk melengkapi hasil survai dilakukan juga sekaligus pengukuran arus lalu lintas.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

32

2011

Perencanaan Transportasi 2012


BAB IV
PRESENTASE
4.1 Presentase Data (LHR, Parameter Sosioekonomi dan Peta)
4.1.1

Data LHR

Data LHR yang diperoleh dari survey asal tujuan akan digunakan sebagai data oi
atau dd, data oi atau dd ini digunakan untuk keperluan membuat model bangkitan atau
tarikan pada tahap trip distribution.
JUMLAH KENDARAAN DARI ZONA ASAL KE ZONA TUJUAN DALAM PCU/TAHUN DAN PCU/JAM (1)
Kode Kabupaten
Asal
1401
1401
1401
1401
1401
1402
1402
1402
1402
1402
1402
1403
1403
1403
1403
1403
1404
1404
1404
1404
1404
1404
1404
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1471
1471
1471

Kab/Prop

Kode Kabupaten

Asal
Indragiri Hulu
Indragiri Hulu
Indragiri Hulu
Indragiri Hulu
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Indragiri Hilir
Indragiri Hilir
Indragiri Hilir
Indragiri Hilir
Indragiri Hilir
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
Kampar
Kampar
Kampar
Kampar
Kampar
Kampar
Kampar
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

Tujuan
1402
1404
1405
1471
1472
1401
1403
1405
1471
1472
1482
1401
1402
1405
1471
1472
1401
1402
1403
1405
1471
1472
1482
1401
1402
1403
1404
1471
1472
1401
1402
1403

Kab/Prop
Tujuan
Indragiri Hilir
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru
Batam
Indragiri Hulu
Kepulauan Riau
Bengkalis
Pakanbaru
Batam
Dumai
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Bengkalis
Pakanbaru
Batam
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Kepulauan Riau
Bengkalis
Pakanbaru
Batam
Dumai
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Kepulauan Riau
Kampar
Pakanbaru
Batam
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Kepulauan Riau

Kendaraan
(pcu/tahun)
191109
273005
462
210475
131
63214
105491
19100
14919
10596
1463
1026
860818
218281
32968
23416
319520
1156
6957
294709
1190208
34471
208
73919
12909
387119
15379
437038
38886
68431
726224
196554

Kendaraan
(pcu/jam)
21,816
31,165
0,053
24,027
0,015
7,216
12,042
2,180
1,703
1,210
0,167
0,117
98,267
24,918
3,763
2,673
36,475
0,132
0,794
33,643
135,868
3,935
0,024
8,438
1,474
44,192
1,756
49,890
4,439
7,812
82,902
22,438

33

2011

Perencanaan Transportasi 2012


Kode Kabupaten
Asal
1471
1471
1471
1471
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1482
1105
1105
1106
1108
1108
1108
1171
1172
1201
1201
1202
1202
1202
1203
1203
1204
1204
1204
1205
1205
1205

Kab/Prop
Asal
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Dumai
Aceh
Aceh
Aceh
Aceh
Aceh
Aceh
Aceh
Aceh
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut

Kode Kabupaten
Tujuan
1404
1405
1472
1482
1401
1402
1403
1404
1405
1471
1472
1471
1472
1471
1403
1471
1472
1471
1472
1403
1472
1404
1405
1482
1471
1472
1404
1471
1482
1404
1405
1471

Kode Kabupaten
Asal

Kab/Prop
Asal

Kode Kabupaten
Tujuan

1205
1205
1206
1206
1206
1206
1207
1207
1208
1209
1210
1210
1210
1210
1211
1271
1271
1272
1272
1272
1272
1273
1273
1273
1274
1274
1274
1274
1275
1275
1275
1275

Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

1472
1482
1404
1405
1471
1482
1405
1471
1471
1471
1402
1404
1405
1471
1471
1403
1471
1403
1405
1471
1482
1405
1471
1482
1405
1471
1472
1482
1403
1404
1405
1471

Kab/Prop
Tujuan
Kampar
Bengkalis
Batam
Dumai
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Kepulauan Riau
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru
Batam
Pakanbaru
Batam
Pakanbaru
Kepulauan Riau
Pakanbaru
Batam
Pakanbaru
Batam
Kepulauan Riau
Batam
Kampar
Bengkalis
Dumai
Pakanbaru
Batam
Kampar
Pakanbaru
Dumai
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru
Kab/Prop
Tujuan
Batam
Dumai
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru
Dumai
Bengkalis
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Indragiri Hilir
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru
Pakanbaru
Kepulauan Riau
Pakanbaru
Kepulauan Riau
Bengkalis
Pakanbaru
Dumai
Bengkalis
Pakanbaru
Dumai
Bengkalis
Pakanbaru
Batam
Dumai
Kepulauan Riau
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru

Kendaraan
(pcu/tahun)
17060
265724
487770
740
395
331522
89776
1207
84066
12697
13192
64559
45853
1649
13056431
570
1311506
4200
53088
85139
23403
232547
125945
30164
14592
16164
13588
6775
9227
30323
165185
115042

Kendaraan
(pcu/jam)
1,947
30,334
55,682
0,084
0,045
37,845
10,248
0,138
9,597
1,449
1,506
7,370
5,234
0,188
1490,460
0,065
149,715
0,479
6,060
9,719
2,672
26,546
14,377
3,443
1,666
1,845
1,551
0,773
1,053
3,462
18,857
13,133

Kendaraan
(pcu/tahun)

Kendaraan
(pcu/jam)

9897
152301
4105
56082
124580
4160
3785
41157
164
480
2209
1615
1125
14357
64515
15372
197106
91313
85889
21798
2324
11115
56334
107
464
17715
233
17280
3
508
1112316
294579

34

2011

1,130
17,386
0,469
6,402
14,221
0,475
0,432
4,698
0,019
0,055
0,252
0,184
0,128
1,639
7,365
1,755
22,501
10,424
9,805
2,488
0,265
1,269
6,431
0,012
0,053
2,022
0,027
1,973
0,000
0,058
126,977
33,628

Perencanaan Transportasi 2012


Kode Kabupaten
Asal
1275
1275
1275
1276
1276
1276
1282
1282
1283
1283
1301
1302
1302
1302
1303
1304
1304
1305
1306
1306
1306
1307
1307
1307
1307
1308
1308
1371
1371
1371
1371
1371
1371

Kab/Prop
Asal
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar

Kode Kabupaten
Tujuan
1472
1481
1482
1404
1405
1471
1405
1471
1405
1471
1471
1405
1471
1482
1405
1401
1471
1471
1402
1471
1482
1401
1404
1405
1471
1401
1471
1401
1402
1404
1405
1471
1472

Kab/Prop
Tujuan
Batam
Tanjung Pinang
Dumai
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru
Bengkalis
Pakanbaru
Bengkalis
Pakanbaru
Pakanbaru
Bengkalis
Pakanbaru
Dumai
Bengkalis
Indragiri Hulu
Pakanbaru
Pakanbaru
Indragiri Hilir
Pakanbaru
Dumai
Indragiri Hulu
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru
Indragiri Hulu
Pakanbaru
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru
Batam

Kendaraan
(pcu/tahun)
4522092
386
1973
5233
996
4249
14282
2552
139
1382
34840
14457
38133
4254
5739
46089
94687
6397
4814
361784
17966
15009
38573
137110
14491
67295
11302
1695
1573
26
293784
113975
898692

Kendaraan
(pcu/jam)
516,221
0,044
0,225
0,597
0,114
0,485
1,630
0,291
0,016
0,158
3,977
1,650
4,353
0,486
0,655
5,261
10,809
0,730
0,550
41,300
2,051
1,713
4,403
15,652
1,654
7,682
1,290
0,193
0,180
0,003
33,537
13,011
102,590

Kode Kabupaten
Asal
1371
1374
1375
1375
1375
1375
1376
1376
1376
1381
1381
1381
1381
1401
1401
1401
1401
1401
1401
1401
1402
1402
1402
1402
1402
1403
1403
1403
1403
1403
1403
1403
1403
1404

Kab/Prop
Asal
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Indragiri Hulu
Indragiri Hulu
Indragiri Hulu
Indragiri Hulu
Indragiri Hulu
Indragiri Hulu
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Indragiri Hilir
Indragiri Hilir
Indragiri Hilir
Indragiri Hilir
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau
Kampar

Kode Kabupaten
Tujuan
1482
1471
1404
1405
1471
1482
1404
1471
1481
1404
1405
1471
1482
1275
1307
1371
1376
3173
3175
3220
1371
1504
1505
1571
1671
1108
1201
1272
1505
1571
3175
6102
6302
1202

Kab/Prop
Tujuan
Dumai
Pakanbaru
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru
Dumai
Kampar
Pakanbaru
Tanjung Pinang
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru
Dumai
Sumut
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Jakarta
Jakarta
Jabar
Sumbar
Jambi
Jambi
Jambi
Sumsel
Aceh
Sumut
Sumut
Jambi
Jambi
Jakarta
Kalbar
Kalsel
Sumut

Kendaraan
(pcu/tahun)
1569
102223
15434
1544
355206
5104
1482
344328
2834
6189
3664
431275
15325
50798
19531
118766
2289
117172
988462
3980432
1615
14254
435
547903
68461
4368131
18007
75332
962
296763
485314
714295
12384
9293

Kendaraan
(pcu/jam)
0,179
11,669
1,762
0,176
40,549
0,583
0,169
39,307
0,324
0,707
0,418
49,232
1,749
5,799
2,230
13,558
0,261
13,376
112,838
454,387
0,184
1,627
0,050
62,546
7,815
498,645
2,056
8,600
0,110
33,877
55,401
81,541
1,414
1,061

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

35

2011

Perencanaan Transportasi 2012


Kode Kabupaten
Asal
1404
1404
1404
1404
1404
1404
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1405
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471

Kab/Prop
Asal
Kampar
Kampar
Kampar
Kampar
Kampar
Kampar
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Bengkalis
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru

Kode Kabupaten
Tujuan
1206
1275
1501
1504
3219
3275
1202
1205
1206
1210
1272
1273
1274
1275
1281
1282
1283
1371
1376
1505
1571
1871
3322
5304
1101
1105
1106
1108
1171
1201
1203
1205
1206
1210

Kab/Prop
Tujuan
Sumut
Sumut
Jambi
Jambi
Jabar
Jabar
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumbar
Sumbar
Jambi
Jambi
Lampung
Jateng
NTT
Aceh
Aceh
Aceh
Aceh
Aceh
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut

Kendaraan
(pcu/tahun)
2173
16406
16740
1080
260
137
286169
211701
87823
3569
135481
24706
39079
889030
5904
100432
26051
8964
899
1597
107163
92709
628786
1733
276
61632
264
3276
42432
4476
288
2028
1566
1710

Kendaraan
(pcu/jam)
0,248
1,873
1,911
0,123
0,030
0,016
32,668
24,167
10,025
0,407
15,466
2,820
4,461
101,487
0,674
11,465
2,974
1,023
0,103
0,182
12,233
10,583
71,779
0,198
0,032
7,036
0,030
0,374
4,844
0,511
0,033
0,232
0,179
0,195

Kode Kabupaten
Asal
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1471

Kab/Prop
Asal
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru

Kode Kabupaten
Tujuan
1211
1273
1274
1275
1276
1301
1302
1304
1305
1307
1308
1371
1374
1375
1376
1501
1502
1505
1571
1605
1671
1702
3171
3172
3173
3174
3175
3206
3218
3219
3275
3285
3320

Kab/Prop
Tujuan
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumut
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Sumsel
Sumsel
Bengkulu
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jabar
Jabar
Jabar
Jabar
Jabar
Jateng

Kendaraan
(pcu/tahun)
209301
184
13
710923
1
310
3361
1802
251
2599
515
21107
307
3277
6705
1977
182
811
1094
201
250
10180
641
2924
3087
5967
411418
336
588
802
3918
217
21

Kendaraan
(pcu/jam)
23,893
0,021
0,001
81,156
0,000
0,035
0,384
0,206
0,029
0,297
0,059
2,409
0,035
0,374
0,765
0,226
0,021
0,093
0,125
0,023
0,029
1,162
0,073
0,334
0,352
0,681
46,966
0,038
0,067
0,092
0,447
0,025
0,002

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

36

2011

Perencanaan Transportasi 2012


Kode Kabupaten
Asal
1471
1471
1471
1471
1471
1471
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1472
1481
1481
1481
1481
1481
1482
1482
1482
Kode Kabupaten
Asal
1482
1482
1482
1482
1482
1482
1482
1482
1482
1482
1482
1503
1504
1504
1504
1505
1505
1505
1505
1505
1505
1505
1571
1571
1571
1571
1571
1571
1571
1602
1605
1671
1671
1671

Kab/Prop
Asal
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Batam
Tanjung Pinang
Tanjung Pinang
Tanjung Pinang
Tanjung Pinang
Tanjung Pinang
Dumai
Dumai
Dumai
Kab/Prop
Asal
Dumai
Dumai
Dumai
Dumai
Dumai
Dumai
Dumai
Dumai
Dumai
Dumai
Dumai
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Jambi
Sumsel
Sumsel
Sumsel
Sumsel
Sumsel

Kode Kabupaten
Tujuan
3322
3372
3374
3507
3578
5307
1101
1105
1106
1108
1171
1201
1203
1275
1505
1571
1671
3172
3173
3175
3322
3372
3374
6302
6471
7101
8101
1671
3171
3172
3173
3175
1202
1205
1210
Kode Kabupaten
Tujuan
1272
1275
1282
1306
1371
1376
1502
1504
3172
3173
3175
1471
1401
1402
1471
1401
1402
1403
1404
1405
1471
1472
1401
1402
1403
1404
1405
1471
1472
1471
1471
1401
1402
1405

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

Kab/Prop
Tujuan
Jateng
Jateng
Jateng
Jatim
Jatim
NTT
Aceh
Aceh
Aceh
Aceh
Aceh
Sumut
Sumut
Sumut
Jambi
Jambi
Sumsel
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jateng
Jateng
Jateng
Kalsel
Kaltim
Sulut
Maluku
Sumsel
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Sumut
Sumut
Sumut
Kab/Prop
Tujuan
Sumut
Sumut
Sumut
Sumbar
Sumbar
Sumbar
Jambi
Jambi
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Pakanbaru
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Pakanbaru
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Kepulauan Riau
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru
Batam
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Kepulauan Riau
Kampar
Bengkalis
Pakanbaru
Batam
Pakanbaru
Pakanbaru
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Bengkalis

Kendaraan
(pcu/tahun)
828
1752
1932
119
1396
2403
1356
29965
1296
1084417
211320
16678
1416
1847822
370
114291
144
4368
2604
188980
4140
8748
9624
4769
6647
122574
7
360
55680
39660
23628
35460
4132
5943
48
Kendaraan
(pcu/tahun)
19
2659
8092
258
3743
7707
474
3361
3363
226
637
21615
51590
19995
41119
61772
529202
143308
12406
134192
20961
14395
13924
674100
182179
811
669
8848
18300
20236
34106
18577
4038119
2630

37

2011

Kendaraan
(pcu/jam)
0,095
0,200
0,221
0,014
0,159
0,274
0,155
3,421
0,148
123,792
24,123
1,904
0,162
210,939
0,042
13,047
0,016
0,499
0,297
21,573
0,473
0,999
1,099
0,544
0,759
13,992
0,001
0,041
6,356
4,527
2,697
4,048
0,472
0,678
0,005
Kendaraan
(pcu/jam)
0,002
0,304
0,924
0,029
0,427
0,880
0,054
0,384
0,384
0,026
0,073
2,467
5,889
2,283
4,694
7,052
60,411
16,359
1,416
15,319
2,393
1,643
1,589
76,952
20,797
0,093
0,076
1,010
2,089
2,310
3,893
2,121
460,972
0,300

Perencanaan Transportasi 2012


Kode Kabupaten
Asal
1671
1671
1703
1771
1801
1801
1803
1871
1871
3171
3171
3171
3171
3172
3172
3172
3173
3173
3173
3173
3174
3174
3175
3175
3175
3175
3175
3175
3203
3206
3211
3218
3219

Kab/Prop
Asal
Sumsel
Sumsel
Bengkulu
Bengkulu
Lampung
Lampung
Lampung
Lampung
Lampung
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jakarta
Jabar
Jabar
Jabar
Jabar
Jabar

Kode Kabupaten
Tujuan
1471
1472
1405
1471
1404
1471
1471
1405
1471
1405
1471
1472
1482
1401
1471
1472
1403
1405
1471
1472
1471
1472
1401
1403
1404
1471
1472
1482
1471
1471
1471
1471
1471

Kab/Prop
Tujuan
Pakanbaru
Batam
Bengkalis
Pakanbaru
Kampar
Pakanbaru
Pakanbaru
Bengkalis
Pakanbaru
Bengkalis
Pakanbaru
Batam
Dumai
Indragiri Hulu
Pakanbaru
Batam
Kepulauan Riau
Bengkalis
Pakanbaru
Batam
Pakanbaru
Batam
Indragiri Hulu
Kepulauan Riau
Kampar
Pakanbaru
Batam
Dumai
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru

Kendaraan
(pcu/tahun)
79944
1348233
235940
530
12624
100721
1941
2251
7417
30224
82285
629850
23819
245
62682
10664855
631
157
274527
956558
371107
1476828
8020
1822977
109
278704
647930
3917
7427
408
87
8814
3027

Kendaraan
(pcu/jam)
9,126
153,908
26,934
0,061
1,441
11,498
0,222
0,257
0,847
3,450
9,393
71,901
2,719
0,028
7,155
1217,449
0,072
0,018
31,339
109,196
42,364
168,588
0,916
208,102
0,012
31,816
73,965
0,447
0,848
0,047
0,010
1,006
0,346

Kode Kabupaten
Asal
3220
3220
3273
3273
3275
3285
3301
3322
3372
3507
3515
3515
3578
5301
5304
5307
6101
6102
6102
6201
6202
6271
6271
6302
6302
6371
6371
6471
6471

Kab/Prop
Asal
Jabar
Jabar
Jabar
Jabar
Jabar
Jabar
Jateng
Jateng
Jateng
Jatim
Jatim
Jatim
Jatim
NTT
NTT
NTT
Kalbar
Kalbar
Kalbar
Kalteng
Kalteng
Kalteng
Kalteng
Kalsel
Kalsel
Kalsel
Kalsel
Kaltim
Kaltim

Kode Kabupaten
Tujuan
1401
1471
1471
1472
1471
1471
1472
1405
1471
1471
1471
1472
1471
1472
1405
1471
1401
1403
1472
1472
1472
1471
1472
1403
1472
1401
1471
1471
1472

Kab/Prop
Tujuan
Indragiri Hulu
Pakanbaru
Pakanbaru
Batam
Pakanbaru
Pakanbaru
Batam
Bengkalis
Pakanbaru
Pakanbaru
Pakanbaru
Batam
Pakanbaru
Batam
Bengkalis
Pakanbaru
Indragiri Hulu
Kepulauan Riau
Batam
Batam
Batam
Pakanbaru
Batam
Kepulauan Riau
Batam
Indragiri Hulu
Pakanbaru
Pakanbaru
Batam

Kendaraan
(pcu/tahun)
4457
2521
20719
317229
5780
1152
203430
214384
396
333
2828
120684
33072
228
37737
3601
928
293494
677088
984
288
84
3372
146963
15112
408
1072248
3264
299395

Kendaraan
(pcu/jam)
0,509
0,288
2,365
36,213
0,660
0,132
23,223
24,473
0,045
0,038
0,323
13,777
3,775
0,026
4,308
0,411
0,106
33,504
77,293
0,112
0,033
0,010
0,385
16,777
1,725
0,047
122,403
0,373
34,178

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

38

2011

Perencanaan Transportasi 2012


MATRIK ASAL TUJUAN ( tahun 2000 )
(dalam pcu/tahun)
ZONA
1
1
2
63214
3
319520
4
68431
5
73919
ext 1
0
ext 2
142810
ext 3
145863
ext 4
1336
ext 5
1421

2
191109
1156
726224
12909
2209
6387
5261416
0
1192340

3
273005
0
17060
15379
287919
74437
13217
0
1207

4
210475
14919
1190208
437038
1048355
3178720
226829
1075596
45665

5
462
20563
294917
266464
1794859
1048945
137491
0
302347

ext 1
50798
0
27872
1077526
1815417
0
0
0
7655740

ext 2
5226652
1615
397
488763
749025
0

ext 3

ext 4

0
631053
17820
4515
112595
0
0

0
0
858206

0
412890

0
0
0
0
0
0
0
0

ext 5
131
116087
41428
684324
439197
19230880
17742726
1706415
1436696

860676

di ambil dari : JUMLAH KENDARAAN DARI ZONA ASAL KE ZONA TUJUAN DALAM PCU/TAHUN DAN PCU/JAM (1)

(dalam pcu/jam)
ZONA
1
1
2
7,21621005
3
36,4748858
4
7,81175799
5
8,43824201
ext 1
0
ext 2
16,3025114
ext 3
16,6510274
ext 4
0,15251142
ext 5
0,16221461

2
3
21,816096 31,1649543
0
0,1319635
82,902283 1,94748858
1,4736301 1,75559361
0,2521689 32,8674658
0,7291096 8,49737443
600,61826 1,50878995
0
0
136,11187 0,13778539

(dalam pcu/jam) Pembulatan Keatas


ZONA
1
2
1
22,000
2
8,000
3
37,000
1,000
4
8,000
83,000
5
9,000
2,000
ext 1
0,000
1,000
ext 2
17,000
1,000
ext 3
17,000
601,000
ext 4
1,000
0,000
ext 5
1,000
137,000
dd
98,000
848,000
Keterangan :
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Kampar
Pekanbaru
Bengkalis/dumai

4.1.2

3
32,000
1,000
2,000
2,000
33,000
9,000
2,000
0,000
1,000
82,000
:
:
:
:
:

4
5
24,026826 0,0527397
1,7030822 2,3473744
135,86849 33,666324
30,418265
49,890183
119,67523 204,89258
362,86758 119,74258
25,893721 15,69532
122,78493
0
5,2128995 34,514498

4
24,000
2,000
136,000
50,000
120,000
363,000
26,000
123,000
6,000
850,000

5
1,000
3,000
34,000
31,000
205,000
120,000
16,000
0,000
35,000
445,000

ext 1
5,798858447
0
3,18173516
123,0052511
207,2393836
0
0
0
873,9429224

ext 1
6,000
0,000
4,000
123,000
208,000
0,000
0,000
0,000
874,000
1215,000

1
2
3
4
5

ext 2
596,6498
0,184361
0,04532
55,79486
85,50514
0
0
0
97,96872

ext 3

ext 4

0
72,03801
2,034247
0,515411
12,85331
0
0
0
47,13356

ext 2
597,000
1,000
1,000
56,000
86,000
0,000
0,000
0,000
98,000
839,000

ext 3
0,000
72,000
2,000
1,000
13,000
0,000
0,000
0,000
48,000
136,000

Sumut/aceh
Sumbar/jawa/ntt
Jambi/Sumsel
Kalimntn/Sul/Mal
Kep Riau/batam/pinang

:
:
:
:
:

0
0
0
0
0
0
0
0

ext 5
0,0149543
13,251941
4,7292237
78,119178
50,136644
2195,3059
2025,4253
194,79623
164,00639

98,25068493

ext 4
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
0,000
99,000
99,000

ext 5
oi
1,000 683,000
14,000 101,000
5,000 220,000
79,000 383,000
51,000 421,000
2196,000 2555,000
2026,000 2536,000
195,000 857,000
164,000 288,000
1299,000
4731,000 9343,000

exs.1
exs.2
exs.3
exs.4
exs.5

Data Jumlah Penduduk

DATA SOSIOEKONOMI JUMLAH PENDUDUK PER KABUPATEN / KOTA


Tahun

INDRAGIR

INDRAGIR

PEKANBA

BENGKALI

Tahun

ke

I HULU

I HILIR

KAMPAR

RU

S/DUMAI

1996

459700

518500

697500

593700

1122900

1997

474800

524600

718400

630900

1158400

1998

489900

530600

739100

669700

1194100

1999

505200

536400

759700

710200

1229600

2000

520300

542100

780200

752700

1265300

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

39

2011

Perencanaan Transportasi 2012


4.1.2

Data PDRB Juta Rupiah Kab./Kota Provinsi Riau

DATA SOSIOEKONOMI PDRB JUTA RUPIAH PER KABUPATEN / KOTA


Tahun

INDRAGIRI

INDRAGIRI

ke..

HULU

HILIR

1996

154.308,000

235.382,000

1997

167.786,000

1998

1999
2000

Tahun

4.1.3

PEKANBAR

BENGKALIS

/DUMAI

295.195,000

286.969,000

644.529,000

251.846,000

316.912,000

312.791,000

683.683,000

181.608,000

268.871,000

339.013,000

338.642,000

717.344,000

195.430,000

285.895,000

361.113,000

364.494,000

751.004,000

209.251,000

302.920,000

383.214,000

390.345,000

784.665,000

KAMPAR

Peta Grafis

Peta Secara Grafis Provinsi Riau :

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

40

2011

Perencanaan Transportasi 2012


4.2

Trip Generation

ANALISA REGRESI LINIER TUNGGAL SOSIOEKONOMI JUMLAH PENDUDUK


ANALISA REGRESI LINIER TUNGGAL SOSIOEKONOMI JUMLAH PENDUDUK

DATA SOSIOEKONOMI JUMLAH PENDUDUK PER KABUPATEN / KOTA

n
1
2
3
4
5

Tahun
1996
1997
1998
1999
2000

Tahun ke (x) INDRAGIRI HULU (y)


1
459700
2
474800
3
489900
4
505200
5
520300
15
2449900

X.Y
459700
949600
1469700
2020800
2601500
7501300

Y
2,11324E+11
2,25435E+11
2,40002E+11
2,55227E+11
2,70712E+11
1,2027E+12

X
1
4
9
16
25
55

INDRAGIRI HILIR (y)


518500
524600
530600
536400
542100
2652200

X.Y
518500
1049200
1591800
2145600
2710500
8015600

Y
2,68842E+11
2,75205E+11
2,81536E+11
2,87725E+11
2,93872E+11
1,40718E+12

X
1
4
9
16
25
55

KAMPAR (y)
697500
718400
739100
759700
780200
3694900

Keterangan :
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Kampar
Pekanbaru
Bengkalis/dumai

X.Y
697500
1436800
2217300
3038800
3901000
11291400

Y
4,86506E+11
5,16099E+11
5,46269E+11
5,77144E+11
6,08712E+11
2,73473E+12

X
1
4
9
16
25
55

PEKANBARU (y)
593700
630900
669700
710200
752700
3357200

X.Y
593700
1261800
2009100
2840800
3763500
10468900

:
:
:
:
:

Y
3,5248E+11
3,98035E+11
4,48498E+11
5,04384E+11
5,66557E+11
2,26995E+12

X
1
4
9
16
25
55

BENGKALIS/DUMAI (y)
1122900
1158400
1194100
1229600
1265300
5970300

X.Y
1122900
2316800
3582300
4918400
6326500
18266900

Y
1,2609E+12
1,34189E+12
1,42587E+12
1,51192E+12
1,60098E+12
7,14157E+12

X
1
4
9
16
25
55

1
2
3
4
5

Tahun

Tahun ke

y = 15160x + 444500

y = 5900x + 512740

y = 20670x + 676970

y = 39730x + 552250

y = 35600x +1087260

2001

535460

548140

800990

790630

1300860

2002

550620

554040

821660

830360

1336460

2003

565780

559940

842330

870090

1372060

2004

580940

565840

863000

909820

1407660

2005

10

596100

571740

883670

949550

1443260

2006

11

611260

577640

904340

989280

1478860

2007

12

626420

583540

925010

1029010

1514460

2008

13

641580

589440

945680

1068740

1550060

2009

14

656740

595340

966350

1108470

1585660

2010

15

671900

601240

987020

1148200

1621260

ANALISA REGRESI LINIER TUNGGAL SOSIOEKONOMI PDRB JUTA RUPIAH


KABUPATEN/KOTA
DATA SOSIOEKONOMI PDRB PER KABUPATEN / KOTA (PDRB DALAM RUPIAH) SATUAN PDRB JUTA RUPIAH

n
1
2
3
4
5

Tahun
1996
1997
1998
1999
2000

Tahun ke (x) INDRAGIRI HULU (y)


1
154.308,00
2
167.786,00
3
181.608,00
4
195.430,00
5
209.251,00
15
908383

X.Y
154308
335572
544824
781720
1046255
2862679

Y2
23810958864
28152141796
32981465664
38192884900
43785981001
1,66923E+11

X2
1
4
9
16
25
55

INDRAGIRI HILIR (y)


235.382,00
251.846,00
268.871,00
285.895,00
302.920,00

1344914

X.Y
235382
503692
806613
1143580
1514600
4203867

Y2
55404685924
63426407716
72291614641
81735951025
91760526400
3,64619E+11

Keterangan :
Indragiri Hulu
Indragiri Hilir
Kampar
Pekanbaru
Bengkalis/dumai

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

X2
1
4
9
16
25
55

KAMPAR (y) X.Y


295.195,00 295195
316.912,00 633824
339.013,00 1017039
361.113,00 1444452
383.214,00 1916070
1695447 5306580

:
:
:
:
:

Y2
87140088025
1,00433E+11
1,1493E+11
1,30403E+11
1,46853E+11
5,79759E+11

X2
1
4
9
16
25
55

PEKANBARU (y)
286.969,00
312.791,00
338.642,00
364.494,00
390.345,00

1693241

X.Y
286969
625582
1015926
1457976
1951725
5338178

Y2
82351206961
97838209681
1,14678E+11
1,32856E+11
1,52369E+11
5,80093E+11

X2
1
4
9
16
25
55

BENGKALIS/DUMAI (y)
644.529,00
683.683,00
717.344,00
751.004,00
784.665,00

3581225

1
2
3
4
5

41

2011

X.Y
644529
1367366
2152032
3004016
3923325
11091268

Y2
4,15418E+11
4,67422E+11
5,14582E+11
5,64007E+11
6,15699E+11
2,57713E+12

X2
1
4
9
16
25
55

Perencanaan Transportasi 2012


INDRAGIRI HULU
Intercept
Tahun ke..

Coefficients
444500
15160

INDRAGIRI HILIR
Intercept
Tahun ke..

Coefficients
512740
5900

KAMPAR
Intercept
Tahun ke..

Coefficients
676970
20670

PEKANBARU
Intercept
Tahun ke..

Coefficients
552250
39730

BENGKALIS/DUMAI
Intercept
Tahun ke..

Coefficients
1087260
35600

Tahun

Tahun ke

y = 13753x + 140417,6

y = 16912,5x + 218245,3

y = 22023,9x + 273017,7

y = 25845,5x + 261111,7

y = 34759,3x +611967,1

2001

222935,6

319720,3

405161,1

416184,7

820522,9

2002

236688,6

336632,8

427185

442030,2

855282,2

2003

250441,6

353545,3

449208,9

467875,7

890041,5

2004

264194,6

370457,8

471232,8

493721,2

924800,8

2005

10

277947,6

387370,3

493256,7

519566,7

959560,1

2006

11

291700,6

404282,8

515280,6

545412,2

994319,4

2007

12

305453,6

421195,3

537304,5

571257,7

1029078,7

2008

13

319206,6

438107,8

559328,4

597103,2

1063838

2009

14

332959,6

455020,3

581352,3

622948,7

1098597,3

2010

15

346712,6

471932,8

603376,2

648794,2

1133356,6

4.3

Korelasi Terbaik

Data Pergerakan Masa Sekarang (tahun 2000) dan Parameter Sosioekonomi (tahun 2000).
Y oi
Oi Tahun 2000
683
101
220
383
421

Zona
1
2
3
4
5

Y dd
Dd Tahun 2000
98
848
82
850
445

X1
Penduduk Tahun 2000
520300
542100
780200
752700
1265300

X2
PDRB Tahun 2000 (JUTA)
209.251,00
302.920,00
383.214,00
390.345,00
784.665,00

Keterangan :
Indragiri Hulu

Indragiri Hilir

Kampar

Pekanbaru

Bengkalis/dumai

no

Yi

X1i

X2i

Yi

X1i

1
2
3
4
5

683
101
220
383
421
1808

520300
542100
780200
752700
1265300
3860600

209.251.000.000,00
302.920.000.000,00
383.214.000.000,00
390.345.000.000,00
784.665.000.000,00
2,0704E+12

466489
10201
48400
146689
177241
849020

2,70712E+11
2,93872E+11
6,08712E+11
5,66557E+11
1,60098E+12
3,34084E+12

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

X2i

4,3786E+22
9,17605E+22
1,46853E+23
1,52369E+23
6,15699E+23
1,05047E+24

X1i * X2i

X1i * Y1

X2i *y1

X1i*X2i

1,08873E+17
1,64213E+17
2,98984E+17
2,93813E+17
9,92837E+17
1,85872E+18

355364900
54752100
171644000
288284100
532691300
1402736400

1,42918E+14
3,05949E+13
8,43071E+13
1,49502E+14
3,30344E+14
7,37667E+14

1,08873E+17
1,64213E+17
2,98984E+17
2,93813E+17
9,92837E+17
1,85872E+18

42

2011

Perencanaan Transportasi 2012

5
3860600
2.070.395.000.000,00

3860600
3,34084E+12
1,85872E+18

2.070.395.000.000,00
1,85872E+18
1,05047E+24

5,837610691
-2,21455E-05
2,76792E-11

-2,21455E-05
1,03248E-10
-1,39042E-16

2,76792E-11
-1,39042E-16
1,92422E-22

=
=
=

b0
b1
b2

-1
*

b0
b1
b2

1808
1402736400
7,37667E+14

b0
b1
b2

1808
1402736400
7,37667E+14

ryx1 =
ryx2 =
rx1x2 =
r=
r2 =
se =

-91,88427555
0,002224085
-3,05202E-09

0,025435659
-0,05658204
0,986456011
0,498577528
0,248579551
270,8438098

a) BILA MENGGUNAKAN VARIABEL TDK BEBAS : oi & VARIABEL BEBAS :


X1,X2 (PERSAMAAN RGRESI LINEAR GANDA)
Parameter

Coefficients

Intercept

-91,88427555

Penduduk Tahun 2000

0,002224085

PDRB Tahun 2000

-3,05202E-09

Regression Statistics
Multiple R

0,498577528

R Square

0,248579551

Adjusted R Square

-0,502840898

Standard Error

270,8438098

Observations

b) BILA MENGGUNAKAN VARIABEL TIDAK BEBAS : oi & VARIABEL BEBAS :


X1 (PERSAMAAN RGRESI LINEAR TUNGGAL)
Parameter

Coefficients

Intercept

347,1364762

Penduduk Tahun 2000

1,87322E-05

Regression Statistics
Multiple R

0,025435659

R Square

0,000646973

Adjusted R Square

-0,332470703

Standard Error

255,0299854

Observations

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

43

2011

Perencanaan Transportasi 2012


c) BILA MENGGUNAKAN VARIABEL TIDAK BEBAS : oi & VARIABEL BEBAS :
X2 (PERSAMAAN RGRESI LINEAR TUNGGAL)
Parameter

Coefficients

Intercept

385,1556315

PDRB Tahun 2000

-5,68868E-11

Regression Statistics
Multiple R

0,05658204

R Square

0,003201527

Adjusted R Square

-0,32906463

Standard Error

254,703822

Observations

d) BILA MENGGUNAKAN VARIABEL TDK BEBAS:dd & VARIABEL BEBAS :


X1,X2 (PERSAMAAN RGRESI LINEAR GANDA)
Parameter

Coefficients

Intercept

1592,885756

Penduduk Tahun 2000

-0,00553891

PDRB Tahun 2000

7,60342E-09

Regression Statistics
Multiple R

0,722653997

R Square

0,522228799

Adjusted R Square

0,044457598

Standard Error

371,1646852

Observations

e) BILA MENGGUNAKAN VARIABEL TIDAK BEBAS : dd & VARIABEL BEBAS


: X1(PERSAMAAN RGRESI LINEAR TUNGGAL)
Parameter

Coefficients

Intercept

499,1631857

Penduduk Tahun 2000

-4,4764E-05

Regression Statistics
Multiple R

0,035367421

R Square

0,001250854

Adjusted R Square

-0,331665527

Standard Error

438,1665753

Observations

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

44

2011

Perencanaan Transportasi 2012

f) BILA MENGGUNAKAN VARIABEL TIDAK BEBAS : dd & VARIABEL BEBAS


: X2 (PERSAMAAN RGRESI LINEAR TUNGGAL)
Parameter

Coefficients

Intercept

404,8551202

PDRB Tahun 2000

1,44284E-10

Regression Statistics
Multiple R

0,083503616

R Square

0,006972854

Adjusted R Square

-0,324036195

Standard Error

436,9096079

Observations

HASIL HITUNGAN KOEFISIEN KORELASI (r) UNTUK PERSAMAAN REGRESI LINEAR TUNGGAL.
Oi Tahun 2000

Dd Tahun 2000

Penddk Tahun 2000

PDRB Tahun 2000

Oi Tahun 2000

0,466330921

0,025435659

0,05658204

Dd Tahun 2000

-0,466330921

0,035367421

0,083503616

Penddk Thn 2000

0,025435659

-0,035367421

0,986456011

PDRB Thn 2000

-0,05658204

0,083503616

0,986456011

PERSAMAAN REGRESI LINEAR TUNGGAL Y 404,8551202 1,44284E- 10 . x2

YANG

DIPILIH KARENA :

Pilihan hanya satu variabel bebas karena ternyata PDRB dan penduduk berkorelasi tinggi
(0,986456011).
Pilih PDRB Karena berkorelasi tinggi = 0,083503616 terhadap dd dibandingkan Penduduk
berkorelasi = -0,035367421 terhadap dd.
Walaupun intercept tidak terkecil (terminimum) dan termasuk intercept yang tidak terlalu
besar.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

45

2011

Perencanaan Transportasi 2012


4.4

Matriks (Perataan)

TABEL HASIL PERHITUNGAN BANGKITAN DAN TARIKAN MENGGUNAKAN PERSAMAAN Y 404,8551202 1,44284E- 10 . x2
Bangkitan di Zona

Tarikan di Zona

PDRB (Rupiah) di Zona SEBAGAI X2

Keterangan

Tahun

Masa Lalu

KAB/KOTA

INDR
HULU

INDR
HILIR

KAMPAR

PEKANBR

BGK/DUMAI

INDR
HULU

INDR
HILIR

KAMPAR

PEKANBR

BGK/DUMAI

INDR HULU

INDR HILIR

KAMPAR

PEKANBR

BGK/DUMAI

Masa Lalu

1996

427,119

438,817

447,447

446,260

497,850

427,119

438,817

447,447

446,260

497,850

154.308.000.000

235.382.000.000

295.195.000.000

286.969.000.000

644.529.000.000

Masa Lalu

1997

429,064

441,192

450,580

449,986

503,500

429,064

441,192

450,580

449,986

503,500

167.786.000.000

251.846.000.000

316.912.000.000

312.791.000.000

683.683.000.000

Masa Lalu

1998

431,058

443,649

453,769

453,716

508,356

431,058

443,649

453,769

453,716

508,356

181.608.000.000

268.871.000.000

339.013.000.000

338.642.000.000

717.344.000.000

Masa Lalu

1999

433,053

446,105

456,958

457,446

513,213

433,053

446,105

456,958

457,446

513,213

195.430.000.000

285.895.000.000

361.113.000.000

364.494.000.000

751.004.000.000

Masa skrg

2000

683,000

101,000

220,000

383,000

421,000

98,000

848,000

82,000

850,000

445,000

209.251.000.000

302.920.000.000

383.214.000.000

390.345.000.000

784.665.000.000

Masa Dpn

2001

437,021

450,986

463,313

464,904

523,243

437,021

450,986

463,313

464,904

523,243

222.935.600.000

319.720.300.000

405.161.100.000

416.184.700.000

820.522.900.000

Masa Dpn

2002

439,005

453,426

466,491

468,633

528,259

439,005

453,426

466,491

468,633

528,259

236.688.600.000

336.632.800.000

427.185.000.000

442.030.200.000

855.282.200.000

Masa Dpn

2003

440,990

455,866

469,669

472,362

533,274

440,990

455,866

469,669

472,362

533,274

250.441.600.000

353.545.300.000

449.208.900.000

467.875.700.000

890.041.500.000

Masa Dpn

2004

442,974

458,306

472,846

476,091

538,289

442,974

458,306

472,846

476,091

538,289

264.194.600.000

370.457.800.000

471.232.800.000

493.721.200.000

924.800.800.000

Masa Dpn

2005

444,959

460,746

476,024

479,820

543,304

444,959

460,746

476,024

479,820

543,304

277.947.600.000

387.370.300.000

493.256.700.000

519.566.700.000

959.560.100.000

Masa Dpn

2006

446,943

463,187

479,202

483,549

548,320

446,943

463,187

479,202

483,549

548,320

291.700.600.000

404.282.800.000

515.280.600.000

545.412.200.000

994.319.400.000

Masa Dpn

2007

448,927

465,627

482,380

487,278

553,335

448,927

465,627

482,380

487,278

553,335

305.453.600.000

421.195.300.000

537.304.500.000

571.257.700.000

1.029.078.700.000

Masa Dpn

2008

450,912

468,067

485,557

491,008

558,350

450,912

468,067

485,557

491,008

558,350

319.206.600.000

438.107.800.000

559.328.400.000

597.103.200.000

1.063.838.000.000

Masa Dpn

2009

452,896

470,507

488,735

494,737

563,365

452,896

470,507

488,735

494,737

563,365

332.959.600.000

455.020.300.000

581.352.300.000

622.948.700.000

1.098.597.300.000

Masa Dpn

2010

454,880

472,947

491,913

498,466

568,380

454,880

472,947

491,913

498,466

568,380

346.712.600.000

471.932.800.000

603.376.200.000

648.794.200.000

1.133.356.600.000

TABEL HASIL PERHITUNGAN FAKTOR PERTUMBUHAN BANGKITAN (Ei) DAN FAKTOR PERTUMBUHAN TARIKAN (Ed) YAITU (Ei = Oi/oi) atau (Ed = Dd/dd) :

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

46

2011

Perencanaan Transportasi 2012


Ei di Zona

Ed di Zona

Keterangan

Tahun

Ei di Zona

Ed di Zona

Masa skrg

2000

1,000

1,000

1,000

1,000

1,000

1,000

1,000

1,000

1,000

1,000

1,000

1,000

Masa Dpn

2001

0,640

4,465

2,106

1,214

1,243

4,459

0,532

5,650

0,547

1,176

1,934

2,473

Masa Dpn

2002

0,643

4,489

2,120

1,224

1,255

4,480

0,535

5,689

0,551

1,187

1,946

2,488

Masa Dpn

2003

0,646

4,514

2,135

1,233

1,267

4,500

0,538

5,728

0,556

1,198

1,959

2,504

Masa Dpn

2004

0,649

4,538

2,149

1,243

1,279

4,520

0,540

5,766

0,560

1,210

1,971

2,519

Masa Dpn

2005

0,651

4,562

2,164

1,253

1,291

4,540

0,543

5,805

0,564

1,221

1,984

2,535

Masa Dpn

2006

0,654

4,586

2,178

1,263

1,302

4,561

0,546

5,844

0,569

1,232

1,997

2,550

Masa Dpn

2007

0,657

4,610

2,193

1,272

1,314

4,581

0,549

5,883

0,573

1,243

2,009

2,566

Masa Dpn

2008

0,660

4,634

2,207

1,282

1,326

4,601

0,552

5,921

0,578

1,255

2,022

2,581

Masa Dpn

2009

0,663

4,658

2,222

1,292

1,338

4,621

0,555

5,960

0,582

1,266

2,035

2,597

Masa Dpn

2010

0,666

4,683

2,236

1,301

1,350

4,642

0,558

5,999

0,586

1,277

2,047

2,612

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

47

2011

Rata-rata
4

Perencanaan Transportasi 2012


(dalam pcu/jam) PEMBULATAN UNTUK ANGKA PERTUMBUHAN TAHUN 2005 DAN ISI SEL TAHUN 2000
ZONA
1

22

32

24

37

83

ext 1

ext 2

ext 3

ext 4

ext 5

oi

Oi

Ei

597

683

444,9585117

0,6514766

72

14

101

460,7464566

4,5618461

136

34

220

476,0241699

2,1637462

31

123

56

79

383

479,8202819

1,2527945

50

208

86

13

51

421

543,3042897

1,2905090

ext 1

33

120

205

2196

2555

5069,310293

1,9840745

ext 2

17

363

120

2026

2536

5031,612878

1,9840745

ext 3

17

601

26

16

195

857

1700,351828

1,9840745

ext 4

123

164

288

571,4134499

1,9840745

ext 5

137

35

874

98

48

99

1299

2577,312748

1,9840745

dd

98

848

82

850

445

1215

839

136

99

4731

9343

17354,85491

Dd

444,95851

460,74645

476,02417

479,82028

543,30428

3079,8553

2126,7478

344,74101

250,95117

11992,424

9343

20199,57348

Ed

4,540393

0,543333

5,805172

0,564494

1,220908

2,534860

2,534860

2,534860

2,534860

2,534860

PERHATIKAN KARENA

Total Oi =

17354,85491

MAKA PERLU VALIDASI DATA

Total Dd =

20199,57348

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

48

2011

Perencanaan Transportasi 2012


(dalam pcu/jam) PEMBULATAN UNTUK ANGKA PERTUMBUHAN TAHUN 2005 DAN ISI SEL TAHUN 2000 dan MENGGANTI NILAI NOL DENGAN ANGKA SATU
ZONA
1

Oi

Ei

597

684

445,6099883

0,65147659

72

14

102

465,3083027

4,56184610

136

34

221

478,1879161

2,16374622

31

123

56

79

384

481,0730764

1,25279447

22

32

24

37

83

ext 1

ext 2

ext 3

ext 4

ext 5

oi

50

208

86

13

51

422

544,5947987

1,29050900

ext 1

33

120

205

2196

2556

5071,294368

1,98407447

ext 2

17

363

120

2026

2537

5033,596953

1,98407447

ext 3

17

601

26

16

195

858

1702,335903

1,98407447

ext 4

123

164

289

573,3975244

1,98407447

ext 5

137

35

874

98

48

99

1300

2579,296822

1,98407447

dd

99

849

83

851

446

1216

840

137

100

4732

9353

17374,69565

Dd

449,49890

461,28978

481,82934

480,38477

544,52519

3082,3902

2129,2827

347,27587

253,48603

11994,959

9353

20224,92208

Ed

4,540

0,543

5,805

0,564

1,221

2,535

2,535

2,535

2,535

2,535

PERHATIKAN KARENA

Total Oi =

17374,69565

KECIL

MAKA PERLU VALIDASI DATA

Total Dd=

20224,92208

BESAR

Total Dd-Total Oi =

2850,226433

(Total Dd-Total Oi)/10 =

285,0226433

CARA MEMVALIDASI MAT YAITU SELISIH ANTARA TOTAL Dd - TOTAL Oi DI TAMBAHKAN PADA ZONA BANGKITAN (Oi) SECARA MERATA,,
DITAMBAHKAN KE BANGKITAN KARENA PERGERAKAN BANGKITAN (Oi) LEBIH KECIL PERGERAKANNYA DIBANDINGKAN DENGAN TARIKAN
(Dd), SEHINGGA MATRIKSNYA MENJADI BERUBAH SEPERTI DIBAWAH INI (LIHAT PERUBAHAN PADA SELURUH NILAI Ei) AKIBAT TAMBAHAN
PERGERAKAN DI BANGKITAN (Oi) :

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

49

2011

Perencanaan Transportasi 2012


Data Untuk Menghitung MAT tahun 2005
(dalam pcu/jam) PEMBULATAN UNTUK ANGKA PERTUMBUHAN TAHUN 2005 DAN ISI SEL TAHUN 2000
ZONA

ext 1

ext 2

ext 3

ext 4

ext 5

oi

Oi

Ei

22

32

24

597

684

730,6326316

1,06817636

72

14

102

750,3309459

7,35618574

37

136

34

221

763,2105594

3,45344144

83

31

123

56

79

384

766,0957197

1,99504093

50

208

86

13

51

422

829,6174419

1,96591810

ext 1

33

120

205

2196

2556

5356,317011

2,09558568

ext 2

17

363

120

2026

2537

5318,619596

2,09642081

ext 3

17

601

26

16

195

858

1987,358546

2,31626870

ext 4

123

164

289

858,4201676

2,97031199

ext 5

137

35

874

98

48

99

1300

2864,319466

2,20332266

dd

99

849

83

851

446

1216

840

137

100

4732

9353

20224,92208

Dd

449,49890

461,28978

481,82934

480,38477

544,52519

3082,3902

2129,2827

347,27587

253,48603

11994,959

9353

20224,92208

Ed

4,540

0,543

5,8051728

0,5644944

1,2209085

2,5348603

2,5348603

2,5348603

2,5348603

2,5348603

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

50

2011

2,16239945
Total Oi =

20224,92208

SAMA

Total Dd =

20224,92208

SAMA

Perencanaan Transportasi 2012


(dalam pcu/jam) PEMBULATAN UNTUK ANGKA PERTUMBUHAN TAHUN 2010 DAN ISI SEL TAHUN 2000
ZONA

ext 1

ext 2

ext 3

ext 4

ext 5

oi

Oi

Ei

22

32

24

597

684

455,5462042

0,6660032

72

14

102

477,6301206

4,6826482

37

136

34

221

494,1486184

2,2359666

83

31

123

56

79

384

499,7672197

1,3014771

50

208

86

13

51

422

569,730416

1,3500721

ext 1

33

120

205

2196

2556

6677,284198

2,6123960

ext 2

17

363

120

2026

2537

6627,648674

2,6123960

ext 3

17

601

26

16

195

858

2241,435775

2,6123960

ext 4

123

164

289

754,9824465

2,6123960

ext 5

137

35

874

98

48

99

1300

3396,114811

2,6123960

dd

99

849

83

851

446

1216

840

137

100

4732

9353

22194,28848

Dd

459,52183

473,50519

497,91159

499,05217

569,65760

3176,6735

2194,4126

357,89825

261,23960

12361,857

9353

20851,73035

Ed

4,641635

0,557721

5,998935

0,586430

1,277259

2,612396

2,612396

2,612396

2,612396

2,612396

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

51

2011

2,37295931

PERHATIKAN KARENA

Total Oi =

22194,28848

BESAR

MAKA PERLU VALIDASI DATA

Total Dd =

20851,73035

KECIL

Total Oi-Total Dd =

1342,558132

(Total Dd-Total Oi)/10 =

134,2558132

Perencanaan Transportasi 2012


Data Untuk Menghitung MAT pada Tahun 2010
(dalam pcu/jam) PEMBULATAN UNTUK ANGKA PERTUMBUHAN TAHUN 2010 DAN ISI SEL TAHUN 2000
ZONA

ext 1

ext 2

ext 3

ext 4

ext 5

oi

Oi

Ei

22

32

24

597

684

455,5462042

0,666003

72

14

102

477,6301206

4,682648

37

136

34

221

494,1486184

2,235967

83

31

123

56

79

384

499,7672197

1,301477

50

208

86

13

51

422

569,730416

1,350072

ext 1

33

120

205

2196

2556

6677,284198

2,612396

ext 2

17

363

120

2026

2537

6627,648674

2,612396

ext 3

17

601

26

16

195

858

2241,435775

2,612396

ext 4

123

164

289

754,9824465

2,612396

ext 5

137

35

874

98

48

99

1300

3396,114811

2,612396

dd

99

849

83

851

446

1216

840

137

100

4732

9353

22194,28848

Dd

593,77764

607,76100

632,1674

633,30798

703,91341

3310,9293

2328,6684

492,15406

395,49541

12496,113

9353

22194,28848

Ed

5,998

0,716

7,616

0,744

1,578

2,723

2,772

3,592

3,955

2,641

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

52

2011

2,37295931
Total Oi =

22194,28848

SAMA

Total Dd =

22194,28848

SAMA

Perencanaan Transportasi 2012


4.5

TRIP DISTRIBUTION ( METODE ANALOGI )


4.5.1

Metode Seragam

(dalam pcu/jam) PEMBULATAN UNTUK ANGKA PERTUMBUHAN TAHUN 2005 DAN ISI SEL TAHUN 2000
ISI SEL MAT PADA MASA SEKARANG (TAHUN 2000) SEDANGKAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi
1
1
22
32
24
1
6
597
0
0
1
684
730,6326
2
8
1
1
2
3
0
1
72
0
14
102
750,3309
3
37
1
1
136
34
4
1
2
0
5
221
763,2106
4
8
83
2
1
31
123
56
1
0
79
384
766,0957
5
9
2
2
50
1
208
86
13
0
51
422
829,6174
ext 1
0
1
33
120
205
1
0
0
0
2196
2556
5356,317
ext 2
17
1
9
363
120
0
1
0
0
2026
2537
5318,62
ext 3
17
601
2
26
16
0
0
1
0
195
858
1987,359
ext 4
1
0
0
123
0
0
0
0
1
164
289
858,4202
ext 5
1
137
1
6
35
874
98
48
99
1
1300
2864,319
dd
99
849
83
851
446
1216
840
137
100
4732
9353
20224,92
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96
9353
20224,92
Ed
4,540393 0,543333 5,805173 0,564494 1,220909 2,53486 2,53486 2,53486 2,53486 2,53486

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

53

2011

Ei
1,068176
7,356186
3,453441
1,995041
1,965918
2,095586
2,096421
2,316269
2,970312
2,203323

2,162399

Perencanaan Transportasi 2012


ISI SEL MAT PADA MASA SEKARANG (TAHUN 2000) SEDANGKAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi
1
1
22
32
24
1
6
597
0
0
1
684
730,6326
2
8
1
1
2
3
0
1
72
0
14
102
750,3309
3
37
1
1
136
34
4
1
2
0
5
221
763,2106
4
8
83
2
1
31
123
56
1
0
79
384
766,0957
5
9
2
2
50
1
208
86
13
0
51
422
829,6174
ext 1
0
1
33
120
205
1
0
0
0
2196
2556 5356,317
ext 2
17
1
9
363
120
0
1
0
0
2026
2537
5318,62
ext 3
17
601
2
26
16
0
0
1
0
195
858
1987,359
ext 4
1
0
0
123
0
0
0
0
1
164
289
858,4202
ext 5
1
137
1
6
35
874
98
48
99
1
1300 2864,319
dd
99
849
83
851
446
1216
840
137
100
4732
9353 20224,92
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96 9353 20224,92
Ed
4,540393 0,543333 5,805173 0,564494 1,220909 2,53486 2,53486 2,53486 2,53486 2,53486

Ei
1,068176
7,356186
3,453441
1,995041
1,965918
2,095586
2,096421
2,316269
2,970312
2,203323

2,162399

ISI SEL MAT TELAH TERDISTRIBUSI PADA MASA MENDATANG (TAHUN 2005) DAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
MAT pada masa mendatang dengan E= 2,162399
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi2
Ei
1
2,162399 47,57279 69,19678 51,89759 2,162399 12,9744 1290,952
0
0
2,162399 1479,081 730,6326 0,493977
2
17,2992 2,162399 2,162399 4,324799 6,487198
0
2,162399 155,6928
0
30,27359 220,5647 750,3309 3,401863
3
80,00878 2,162399 2,162399 294,0863 73,52158 8,649598 2,162399 4,324799
0
10,812 477,8903 763,2106 1,597041
4
17,2992 179,4792 4,324799 2,162399 67,03438 265,9751 121,0944 2,162399
0
170,8296 830,3614 766,0957 0,922605
5
19,4616 4,324799 4,324799 108,12 2,162399 449,7791 185,9664 28,11119
0
110,2824 912,5326 829,6174 0,909137
ext 1
0
2,162399 71,35918 259,4879 443,2919 2,162399
0
0
0
4748,629 5527,093 5356,317 0,969102
ext 2 36,76079 2,162399 19,4616 784,951 259,4879
0
2,162399
0
0
4381,021 5486,007 5318,62 0,969488
ext 3 36,76079 1299,602 4,324799 56,22239 34,59839
0
0
2,162399
0
421,6679 1855,339 1987,359 1,071157
ext 4 2,162399
0
0
265,9751
0
0
0
0
2,162399 354,6335 624,9334 858,4202 1,373619
ext 5 2,162399 296,2487 2,162399 12,9744 75,68398 1889,937 211,9151 103,7952 214,0775 2,162399 2811,119 2864,319 1,018925
dd
214,0775 1835,877 179,4792 1840,202 964,4302 2629,478 1816,416 296,2487 216,2399 10232,47 20224,92 20224,92
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96 20224,92 20224,92
Ed
2,099701 0,251264 2,684598 0,26105 0,564608 1,172244 1,172244 1,172244 1,172244 1,172244
2,162399

UNTUK METODE ANALOGI : SATU BATASAN : BANGKITAN (SINGLY CONSTRAINED = PRODUCTION CONSTRAINED)
CUKUP SEKALI PENGULANGAN DAN BELUM MENGHASILKAN SEMUA Ei = 1 DAN Ed = 1 TAPI PERHITUNGAN SUDAH SELESAI.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

54

2011

Perencanaan Transportasi 2012


4.5.2

Metode PC

(dalam pcu/jam) PEMBULATAN UNTUK ANGKA PERTUMBUHAN TAHUN 2005 DAN ISI SEL TAHUN 2000
ISI SEL MAT PADA MASA SEKARANG (TAHUN 2000) SEDANGKAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi
1
1
22
32
24
1
6
597
0
0
1
684 730,6326
2
8
1
1
2
3
0
1
72
0
14
102 750,3309
3
37
1
1
136
34
4
1
2
0
5
221 763,2106
4
8
83
2
1
31
123
56
1
0
79
384 766,0957
5
9
2
2
50
1
208
86
13
0
51
422 829,6174
ext 1
0
1
33
120
205
1
0
0
0
2196
2556 5356,317
ext 2
17
1
9
363
120
0
1
0
0
2026
2537 5318,62
ext 3
17
601
2
26
16
0
0
1
0
195
858 1987,359
ext 4
1
0
0
123
0
0
0
0
1
164
289 858,4202
ext 5
1
137
1
6
35
874
98
48
99
1
1300 2864,319
dd
99
849
83
851
446
1216
840
137
100
4732
9353 20224,92
Dd 449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96 9353 20224,92
Ed 4,540393 0,543333 5,805173 0,564494 1,220909 2,53486 2,53486 2,53486 2,53486 2,53486

ISI SEL MAT PADA MASA SEKARANG (TAHUN 2000) SEDANGKAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi
1
1
22
32
24
1
6
597
0
0
1
684
730,6326
2
8
1
1
2
3
0
1
72
0
14
102
750,3309
3
37
1
1
136
34
4
1
2
0
5
221
763,2106
4
8
83
2
1
31
123
56
1
0
79
384
766,0957
5
9
2
2
50
1
208
86
13
0
51
422
829,6174
ext 1
0
1
33
120
205
1
0
0
0
2196
2556 5356,317
ext 2
17
1
9
363
120
0
1
0
0
2026
2537
5318,62
ext 3
17
601
2
26
16
0
0
1
0
195
858
1987,359
ext 4
1
0
0
123
0
0
0
0
1
164
289
858,4202
ext 5
1
137
1
6
35
874
98
48
99
1
1300 2864,319
dd
99
849
83
851
446
1216
840
137
100
4732
9353 20224,92
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96 9353 20224,92
Ed
4,540393 0,543333 5,805173 0,564494 1,220909 2,53486 2,53486 2,53486 2,53486 2,53486

Ei
1,068176
7,356186
3,453441
1,995041
1,965918
2,095586
2,096421
2,316269
2,970312
2,203323

2,162399

Ei
1,068176
7,356186
3,453441
1,995041
1,965918
2,095586
Kolom dd (Besarnya perkiraa
2,096421
menuju
2,316269ke zona tujuan d atau
2,970312
ini dihitung dari hasil tahap tari
2,203323

Generation) misalnya deng


Penduduk, dll) di mas

2,162399

ISI SEL MAT TELAH TERDISTRIBUSI PADA MASA MENDATANG (TAHUN 2005) DAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
MAT pada masa mendatang :
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi2
Ei
1
1,068176 23,49988 34,18164 25,63623 1,068176 6,409058 637,7013
0
0
1,068176 730,6326 730,6326 1,000000
Kolom Ed (Besarnya
2
58,84949 7,356186 7,356186 14,71237 22,06856
0
7,356186 529,6454
0
102,9866 750,3309 750,3309 1,000000
perkiraan
Tingkat1,000000
3
127,7773 3,453441 3,453441 469,668 117,417 13,81377 3,453441 6,906883
0
17,26721 763,2106
763,2106
Untuk Zona
i)
4
15,96033 165,5884 3,990082 1,995041 61,84627 245,39 111,7223 1,995041
0
157,6082 Pertumbuhan
766,0957 766,0957
1,000000
5
17,69326 3,931836 3,931836 98,29591 1,965918 408,911 169,069 25,55694
0
100,2618 829,6174
829,6174
ini dihitung
= Dd/dd1,000000
ext 1
0
2,095586 69,15433 251,4703 429,5951 2,095586
0
0
0
4601,906 5356,317 5356,317 1,000000
ext 2 35,63915 2,096421 18,86779 761,0008 251,5705
0
2,096421
0
0
4247,349 5318,62 5318,62 1,000000
ext 3 39,37657 1392,077 4,632537 60,22299 37,0603
0
0
2,316269
0
451,6724 1987,359 1987,359 1,000000
ext 4 2,970312
0
0
365,3484
0
0
0
0
2,970312 487,1312 858,4202 858,4202 1,000000
ext 5 2,203323 301,8552 2,203323 13,21994 77,11629 1925,704 215,9256 105,7595 218,1289 2,203323 2864,319 2864,319 1,000000
dd
301,5379 1901,954 147,7712 2061,57 999,7081 2602,323 1147,324 672,18 221,0993 10169,45 20224,92 20224,92
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96 20224,92 20224,92
Ed
1,490688 0,242535 3,260645 0,233019 0,544684 1,184476 1,855868 0,516641 1,146481 1,179509
1,000000
UNTUK METODE ANALOGI : SATU BATASAN : BANGKITAN (SINGLY CONSTRAINED = PRODUCTION CONSTRAINED)

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

55

2011

Kolom Dd (Besa
menuju ke zona tu
asal d
Pergerakan (Trip G
(PDRB, Pendu

Perencanaan Transportasi 2012


4.5.3

Metode AC

(dalam pcu/jam) PEMBULATAN UNTUK ANGKA PERTUMBUHAN TAHUN 2005 DAN ISI SEL TAHUN 2000
ISI SEL MAT PADA MASA SEKARANG (TAHUN 2000) SEDANGKAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi
1
1
22
32
24
1
6
597
0
0
1
684 730,6326
2
8
1
1
2
3
0
1
72
0
14
102 750,3309
3
37
1
1
136
34
4
1
2
0
5
221 763,2106
4
8
83
2
1
31
123
56
1
0
79
384 766,0957
5
9
2
2
50
1
208
86
13
0
51
422 829,6174
ext 1
0
1
33
120
205
1
0
0
0
2196
2556 5356,317
ext 2
17
1
9
363
120
0
1
0
0
2026
2537 5318,62
ext 3
17
601
2
26
16
0
0
1
0
195
858 1987,359
ext 4
1
0
0
123
0
0
0
0
1
164
289 858,4202
ext 5
1
137
1
6
35
874
98
48
99
1
1300 2864,319
dd
99
849
83
851
446
1216
840
137
100
4732
9353 20224,92
Dd 449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96 9353 20224,92
Ed 4,540393 0,543333 5,805173 0,564494 1,220909 2,53486 2,53486 2,53486 2,53486 2,53486

Ei
1,068176
7,356186
3,453441
1,995041
1,965918
2,095586
2,096421
2,316269
2,970312
2,203323

2,162399

ISI SEL MAT PADA MASA SEKARANG (TAHUN 2000) SEDANGKAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi
Ei
1
1
22
32
24
1
6
597
0
0
1
684
730,6326 1,068176
2
8
1
1
2
3
0
1
72
0
14
102
750,3309 7,356186
3
37
1
1
136
34
4
1
2
0
5
221
763,2106 3,453441
4
8
83
2
1
31
123
56
1
0
79
384
766,0957 1,995041
5
9
2
2
50
1
208
86
13
0
51
422
829,6174 1,965918
Kolom dd (Besarnya perkiraan perge
ext 1
0
1
33
120
205
1
0
0
0
2196
2556 5356,317 2,095586
menuju2,096421
ke zona tujuan d atau
ext 2
17
1
9
363
120
0
1
0
0
2026
2537
5318,62
ext 3
17
601
2
26
16
0
0
1
0
195
858
1987,359
2,316269
ini dihitung
dari hasil tahap tarikan Per
ext 4
1
0
0
123
0
0
0
0
1
164
289
858,4202 Generation)
2,970312 misalnya dengan fung
ext 5
1
137
1
6
35
874
98
48
99
1
1300 2864,319 2,203323
Penduduk, dll) di masa sekar
dd
99
849
83
851
446
1216
840
137
100
4732
9353 20224,92
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96 9353 20224,92
Ed
4,540393 0,543333 5,805173 0,564494 1,220909 2,53486 2,53486 2,53486 2,53486 2,53486
2,162399
ISI SEL MAT TELAH TERDISTRIBUSI PADA MASA MENDATANG (TAHUN 2005) DAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005 Kolom Dd (Besarnya pe
MAT pada masa mendatang :
menuju ke zona tujuan d
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi2
Ei
asal d
Ed (Besarnya
1
4,540393 11,95333 185,7655 13,54787 1,220909 15,20916 1513,312
0
0
2,53486 Kolom
1748,084
730,6326 0,417962
Pergerakan
(Trip Generati
2
36,32314 0,543333 5,805173 1,128989 3,662726
0
2,53486 182,5099
0
35,48805 perkiraan
267,9962 Tingkat
750,3309 2,799782
3
167,9945 0,543333 5,805173 76,77125 41,51089 10,13944 2,53486 5,069721
0
12,6743 323,0435 763,2106 2,362563 (PDRB, Penduduk, dl
Pertumbuhan Untuk Zona i)
4
36,32314 45,09665 11,61035 0,564494 37,84816 311,7878 141,9522 2,53486
0
200,254 787,9716 766,0957 0,972238
dihitung =829,6174
Dd/dd 0,837586
5
40,86354 1,086666 11,61035 28,22472 1,220909 527,251 217,998 32,95318
0
129,2779 ini990,4862
ext 1
0
0,543333 191,5707 67,73933 250,2862 2,53486
0
0
0
5566,553 6079,228 5356,317 0,881085
ext 2 77,18668 0,543333 52,24656 204,9115 146,509
0
2,53486
0
0
5135,627 5619,559 5318,62 0,946448
ext 3 77,18668 326,5432 11,61035 14,67686 19,53454
0
0
2,53486
0
494,2978 946,3842 1987,359 2,099949
ext 4 4,540393
0
0
69,43282
0
0
0
0
2,53486 415,7171 492,2252 858,4202 1,743958
ext 5 4,540393 74,43663 5,805173 3,386967 42,7318 2215,468 248,4163 121,6733 250,9512 2,53486 2969,945 2864,319 0,964435
dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96 20224,92 20224,92
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96 20224,92 20224,92
Ed
1,000000 1,000000 1,000000 1,000000 1,000000 1,000000 1,000000 1,000000 1,000000 1,000000
1,000000
UNTUK METODE ANALOGI : SATU BATASAN : TARIKAN (SINGLY CONSTRAINED = ATTRACTION CONSTRAINED)

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

56

2011

Perencanaan Transportasi 2012


4.5.4

Metode Rata - Rata

(dalam pcu/jam) PEMBULATAN UNTUK ANGKA PERTUMBUHAN TAHUN 2005 DAN ISI SEL TAHUN 2000
ISI SEL MAT PADA MASA SEKARANG (TAHUN 2000) SEDANGKAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi
1
1
22
32
24
1
6
597
0
0
1
684
730,6326
2
8
1
1
2
3
0
1
72
0
14
102
750,3309
3
37
1
1
136
34
4
1
2
0
5
221
763,2106
4
8
83
2
1
31
123
56
1
0
79
384
766,0957
5
9
2
2
50
1
208
86
13
0
51
422
829,6174
ext 1
0
1
33
120
205
1
0
0
0
2196
2556
5356,317
ext 2
17
1
9
363
120
0
1
0
0
2026
2537
5318,62
ext 3
17
601
2
26
16
0
0
1
0
195
858
1987,359
ext 4
1
0
0
123
0
0
0
0
1
164
289
858,4202
ext 5
1
137
1
6
35
874
98
48
99
1
1300
2864,319
dd
99
849
83
851
446
1216
840
137
100
4732
9353
20224,92
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96
9353
20224,92
Ed
4,540393 0,543333 5,805173 0,564494 1,220909 2,53486
2,53486
2,53486
2,53486
2,53486

MAT pada masa mendatang dengan Metode Rata-rata Hasil pengulangan ke


ZONA
1
2
3
4
1
2,804284669
17,72660392
109,9735867
19,59204974
2
47,58631488
3,949759415
6,580679274
7,920680194
3
147,8859368
1,998387265
4,629307124
273,2196408
4
26,14173565
105,3425219
7,80021374
1,279767693
5
29,27839988
2,509251194
7,771090913
63,26031395
ext 1
0
1,319459385
130,3625151
159,6048081
ext 2
56,41291719
1,319876948
35,55717126
482,9561196
ext 3
58,28162427
859,3103371
8,121441505
37,44992096
ext 4
3,755352488
0
0
217,3905966
ext 5
3,371857821
188,145919
4,004247735
8,303451346
dd
375,5184237
1181,622116
314,8002533
1270,977349
Dd
449,4989047
461,2897897
481,8293427
480,3847764
Ed
1,197008925
0,390386896
1,530587532
0,37796486

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

Ei
1,068176
7,356186
3,453441
1,995041
1,965918
2,095586
2,096421
2,316269
2,970312
2,203323

2,162399

1
5
1,144542439
12,86564139
79,46394934
49,84721652
1,593413312
339,9406556
199,0397596
28,29741774
0
59,92404569
772,1166416
544,5251982
0,705236967

ext 1
10,80911018
0
11,97660362
278,5889301
468,0809614
2,315223026
0
0
0
2070,585985
2842,356813
3082,390205
1,084448719

ext 2
1075,506463
4,945523055
2,994150906
126,8372365
193,5334744
0
2,315640588
0
0
232,1709686
1638,303457
2129,282708
1,299687612

57

2011

ext 3
0
356,07766
5,988301811
2,264950651
29,25506009
0
0
2,425564534
0
113,7163928
509,7279298
347,2758702
0,681296531

ext 4
0
0
0
0
0
0
0
0
2,752586182
234,5400601
237,2926463
253,4860366
1,068242276

ext 5
1,801518364
69,23732277
14,97075453
178,9311015
114,7698511
5084,229764
4691,487832
472,9850841
451,4241339
2,369091516
11082,20645
11994,95925
1,08236201

oi
1239,358159
509,163581
543,1270322
777,0336743
910,0518163
5717,772426
5469,089317
1466,87139
675,3226692
2917,13202
20224,92208

Oi
Ei
730,6326316
0,58952501
750,3309459
1,473653996
763,2105594
1,405215565
766,0957197
0,985923448
dd (Besarnya perkiraan per
829,6174419Kolom
0,91161561
menuju ke zona tujuan d atau
5356,317011
0,936783875
ini dihitung dari hasil tahap tarikan P
5318,619596 Generation)
0,972487244 misalnya dengan fun
1987,358546
1,354828078
Penduduk, dll) di masa sek
858,4201676
1,271125947
2864,319466
0,981895727
20224,92208

Kolom Ed (Besarnya
perkiraan Tingkat
Pertumbuhan Untuk Zona i)
ini dihitung = Dd/dd

Kolom Dd (Besarnya p
menuju ke zona tujuan
asal d
1,000000
Pergerakan (Trip Genera
(PDRB, Penduduk,

Perencanaan Transportasi 2012


ISI SEL MAT PADA MASA SEKARANG (TAHUN 2000) SEDANGKAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
PENGULANGAN KE 537
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
1
1
22
32
24
1
6
597
0
0
1
2
8
1
1
2
3
0
1
72
0
14
3
37
1
1
136
34
4
1
2
0
5
4
8
83
2
1
31
123
56
1
0
79
5
9
2
2
50
1
208
86
13
0
51
ext 1
0
1
33
120
205
1
0
0
0
2196
ext 2
17
1
9
363
120
0
1
0
0
2026
ext 3
17
601
2
26
16
0
0
1
0
195
ext 4
1
0
0
123
0
0
0
0
1
164
ext 5
1
137
1
6
35
874
98
48
99
1
dd
99
849
83
851
446
1216
840
137
100
4732
Dd
449
461
482
480
545
3082
2129
347
253
11995
Ed
4,540392977
0,543333086
5,805172804
0,564494449
1,220908516
2,534860366
2,534860366
2,534860366
2,534860366
2,534860366

oi

Oi2
684
102
221
384
422
2556
2537
858
289
1300
9353
9353

731
750
763
766
830
5356
5319
1987
858
2864
20225
20225
0

Ei
1,068176362
7,356185744
3,453441445
1,995040937
1,965918109
2,095585685
2,09642081
2,316268702
2,970311999
2,203322666
0
0
2,162399453

4.5.5 Metode Fratar


(dalam pcu/jam) PEMBULATAN UNTUK ANGKA PERTUMBUHAN TAHUN 2005 DAN ISI SEL TAHUN 2000
ISI SEL MAT PADA MASA SEKARANG (TAHUN 2000) SEDANGKAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi
1
1
22
32
24
1
6
597
0
0
1
684
730,6326
2
8
1
1
2
3
0
1
72
0
14
102
750,3309
3
37
1
1
136
34
4
1
2
0
5
221
763,2106
4
8
83
2
1
31
123
56
1
0
79
384
766,0957
5
9
2
2
50
1
208
86
13
0
51
422
829,6174
ext 1
0
1
33
120
205
1
0
0
0
2196
2556
5356,317
ext 2
17
1
9
363
120
0
1
0
0
2026
2537
5318,62
ext 3
17
601
2
26
16
0
0
1
0
195
858
1987,359
ext 4
1
0
0
123
0
0
0
0
1
164
289
858,4202
ext 5
1
137
1
6
35
874
98
48
99
1
1300
2864,319
dd
99
849
83
851
446
1216
840
137
100
4732
9353
20224,92
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96
9353
20224,92
Ed
4,540393 0,543333 5,805173 0,564494 1,220909 2,53486
2,53486
2,53486
2,53486
2,53486

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

58

2011

Ei
1,068176
7,356186
3,453441
1,995041
1,965918
2,095586
2,096421
2,316269
2,970312
2,203323

2,162399

Kolom dd (Besarnya perkiraan per


menuju ke zona tujuan d atau
ini dihitung dari hasil tahap tarikan P
Generation) misalnya dengan fun
Penduduk, dll) di masa sek

Kolom Dd (Besarnya p

Perencanaan Transportasi 2012


perhitungan matriks untuk METODE FRATAR (DOUBLY CONSTRAINED = PRODUCTION-ATTRACTION CONSTRAINED),
dengan Ei = lihat kolom Ei dan Ed = lihat kolom Ed
ISI SEL MAT PADA MASA SEKARANG (TAHUN 2000) SEDANGKAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
1
1,00000
22,00000
32,00000
24,00000
1,00000
6,00000
597,00000
2
8,00000
1,00000
1,00000
2,00000
3,00000
0,00000
1,00000
3
37,00000
1,00000
1,00000
136,00000
34,00000
4,00000
1,00000
4
8,00000
83,00000
2,00000
1,00000
31,00000
123,00000
56,00000
5
9,00000
2,00000
2,00000
50,00000
1,00000
208,00000
86,00000
ext 1
0,00000
1,00000
33,00000
120,00000
205,00000
1,00000
0,00000
ext 2
17,00000
1,00000
9,00000
363,00000
120,00000
0,00000
1,00000
ext 3
17,00000
601,00000
2,00000
26,00000
16,00000
0,00000
0,00000
ext 4
1,00000
0,00000
0,00000
123,00000
0,00000
0,00000
0,00000
ext 5
1,00000
137,00000
1,00000
6,00000
35,00000
874,00000
98,00000
dd
99,00000
849,00000
83,00000
851,00000
446,00000
1216,00000
840,00000
Dd
449,49890
461,28979
481,82934
480,38478
544,52520
3082,39021
2129,28271
Ed
4,54039
0,54333
5,80517
0,56449
1,22091
2,53486
2,53486

ext 3
0,00000
72,00000
2,00000
1,00000
13,00000
0,00000
0,00000
1,00000
0,00000
48,00000
137,00000
347,27587
2,53486

ext 4
0,00000
0,00000
0,00000
0,00000
0,00000
0,00000
0,00000
0,00000
1,00000
99,00000
100,00000
253,48604
2,53486

ISI SEL MAT TELAH TERDISTRIBUSI PADA MASA MENDATANG (TAHUN 2005) DAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
MAT PADA MASA MENDATANG DENGAN Li DAN Ld HASIL PENGULANGAN KE
122
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
1
0
0
35
2
0
0
71
0
0
2
2
0
1
0
0
0
5
20
0
3
123
0
5
79
11
137
47
9
0
4
1
0
1
0
1
207
138
0
0
5
2
0
1
2
0
254
181
6
0
ext 1
0
1
280
58
275
2071
0
0
0
ext 2
198
1
71
189
144
0
1479
0
0
ext 3
82
73
12
14
10
0
0
57
0
ext 4
22
0
0
118
0
0
0
0
252
ext 5
20
386
77
18
104
413
208
255
2
dd
449,4989049
461,2897894
481,8293429 480,3847766 544,5251983 3082,3902057 2129,2827083
347,2758700 253,4860367
Dd
449,4989047
461,2897897
481,8293427 480,3847764 544,5251982 3082,3902054 2129,2827077
347,2758702 253,4860366
Ed
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
Ld
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

59

2011

ext 5
1,00000
14,00000
5,00000
79,00000
51,00000
2196,00000
2026,00000
195,00000
164,00000
1,00000
4732,00000
11994,95925
2,53486

ext 5
622
723
353
417
384
2672
3236
1739
467
1382
11994,9592594
11994,9592533
1,0000000
1,0000000

oi
684,00000
102,00000
221,00000
384,00000
422,00000
2556,00000
2537,00000
858,00000
289,00000
1300,00000
9353,00000
9353,00000

oi
730,6326320
750,3309464
763,2105596
766,0957199
829,6174421
5356,3170130
5318,6195988
1987,3585472
858,4201681
2864,3194650
20224,9220922
20224,9220922

Oi
730,63263
750,33095
763,21056
766,09572
829,61744
5356,31701
5318,61960
1987,35855
858,42017
2864,31947
20224,92208
20224,92208

Ei
1,06818
7,35619
3,45344
1,99504
1,96592
2,09559
2,09642
2,31627
2,97031
2,20332

2,16240

Oi
730,6326316
750,3309459
763,2105594
766,0957197
829,6174419
5356,3170110
5318,6195959
1987,3585461
858,4201676
2864,3194657
20224,9220848
20224,9220848

Ei
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000

1,0000000

Li
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000
1,0000000

Perencanaan Transportasi 2012


4.5.6 Metode Detroit
(dalam pcu/jam) PEMBULATAN UNTUK ANGKA PERTUMBUHAN TAHUN 2005 DAN ISI SEL TAHUN 2000
ISI SEL MAT PADA MASA SEKARANG (TAHUN 2000) SEDANGKAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi
1
1
22
32
24
1
6
597
0
0
1
684
730,6326
2
8
1
1
2
3
0
1
72
0
14
102
750,3309
3
37
1
1
136
34
4
1
2
0
5
221
763,2106
4
8
83
2
1
31
123
56
1
0
79
384
766,0957
5
9
2
2
50
1
208
86
13
0
51
422
829,6174
ext 1
0
1
33
120
205
1
0
0
0
2196
2556
5356,317
ext 2
17
1
9
363
120
0
1
0
0
2026
2537
5318,62
ext 3
17
601
2
26
16
0
0
1
0
195
858
1987,359
ext 4
1
0
0
123
0
0
0
0
1
164
289
858,4202
ext 5
1
137
1
6
35
874
98
48
99
1
1300
2864,319
dd
99
849
83
851
446
1216
840
137
100
4732
9353
20224,92
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96
9353
20224,92
Ed
4,540393 0,543333 5,805173 0,564494 1,220909 2,53486
2,53486
2,53486
2,53486
2,53486

MAT pada masa mendatang dengan Metode Rata-rata Hasil pengulangan ke


ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
1
2,242851 5,904673 91,76396 6,692339 0,603101 7,5129817
2
123,5663 1,848344 19,7484 3,840665 12,46009
0
3
268,2942 0,867725 9,271101 122,6069 66,29461 16,193108
4
33,51192 41,6064 10,71176 0,520806 34,91891 287,65706
5
37,15057 0,987929 10,5554 25,66015 1,109974 479,34354
ext 1
0
0,526545 185,6516 65,64633 242,5529 2,4565383
ext 2
74,83158 0,526755 50,65242 198,6593 142,0388
0
ext 3
82,67903 349,7789 12,4365 15,72121 20,92455
0
ext 4
6,236768
0
0
95,37421
0
0
ext 5
4,62632 75,84534 5,915035 3,451065 43,54049 2257,3955
dd
633,1396 477,8926 396,7061 538,1729 564,4434 3050,5587
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,3902
Ed
0,709952 0,965258 1,214575 0,892622 0,964712 1,0104346

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

Ei
1,068176
7,356186
3,453441
1,995041
1,965918
2,095586
2,096421
2,316269
2,970312
2,203323

2,162399

1
ext 2
747,54168
8,6232466
4,0482769
130,96582
198,19012
0
2,4575173
0
0
253,11757
1344,9442
2129,2827
1,5831755

60

2011

ext 3
0
620,8738
8,096554
2,338675
29,95897
0
0
2,715233
0
123,976
787,9591
347,2759
0,440728

ext 4
0
0
0
0
0
0
0
0
3,481931
255,7004
259,1823
253,486
0,978022

ext 5
oi
Oi
Ei
1,25216362 863,5138 730,6326 0,846116
120,725452 911,6863 750,3309 0,823014
Kolom dd (Besarnya perkiraan per
20,2413847 515,9139 763,2106
1,479337
menuju ke zona tujuan d atau
184,755349 726,9867 766,0957
1,053796
ini dihitung
dari hasil tahap tarikan P
Generation)
misalnya dengan fun
117,531348 900,488 829,6174
0,921298
Penduduk, dll) di masa sek
5394,55813 5891,392 5356,317 0,909177
4978,93001 5448,096 5318,62 0,976235
Kolom Dd (Besarnya p
529,470379 1013,726 1987,359 1,96045
menuju ke zona tujuan
571,03672
676,1296 858,4202 1,269609asal d
Kolom Ed (Besarnya
Pergerakan (Trip Genera
2,58283237
3026,151
2864,319 0,946522
perkiraan
Tingkat
(PDRB, Penduduk,
Pertumbuhan
Untuk Zona
i)
11921,0838
19974,08
20224,92
ini dihitung = Dd/dd
11994,9593 19974,08 20224,92
1,00619704
1,012558

Perencanaan Transportasi 2012


ISI SEL MAT TELAH TERDISTRIBUSI PADA MASA MENDATANG (TAHUN 2005) DAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
MAT pada masa mendatang dengan Metode Rata-rata Hasil pengulangan ke
418
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi
1
0
0
13
0
0
4
714
0
0
0 730,6326 730,6326
2
80
1
41
4
16
0
125
328
0
155 750,3309 750,3309
3
219
1
24
153
107
146
74
5
0
33 763,2106 763,2106
4
4
5
4
0
8
364
338
0
0
42 766,0957 766,0957
5
3
0
3
3
0
434
366
2
0
19 829,6174 829,6174
ext 1
0
0
267
45
216
12
0
0
0
4817 5356,317 5356,317
ext 2
37
0
80
150
139
0
27
0
0
4886 5318,62 5318,62
ext 3
102
447
49
30
51
0
0
3
0
1305 1987,359 1987,359
ext 4
4
0
0
94
0
0
0
0
24
736 858,4202 858,4202
ext 5
0
7
2
0
7
2123
486
9
230
0 2864,319 2864,319
dd
449
461
482
480
545
3082
2129
347
253
11995 20224,92 20224,92
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,3902 2129,2827 347,2759 253,486 11994,9593 20224,92 20224,92
Ed
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

61

2011

Ei
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

Perencanaan Transportasi 2012


4.5.7 Metode Furness
(dalam pcu/jam) PEMBULATAN UNTUK ANGKA PERTUMBUHAN TAHUN 2005 DAN ISI SEL TAHUN 2000
ISI SEL MAT PADA MASA SEKARANG (TAHUN 2000) SEDANGKAN TINGKAT PERTUMBUHAN DI TIAP ZONA UNTUK TAHUN 2005
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5
oi
Oi
1
1
22
32
24
1
6
597
0
0
1
684
730,6326
2
8
1
1
2
3
0
1
72
0
14
102
750,3309
3
37
1
1
136
34
4
1
2
0
5
221
763,2106
4
8
83
2
1
31
123
56
1
0
79
384
766,0957
5
9
2
2
50
1
208
86
13
0
51
422
829,6174
ext 1
0
1
33
120
205
1
0
0
0
2196
2556
5356,317
ext 2
17
1
9
363
120
0
1
0
0
2026
2537
5318,62
ext 3
17
601
2
26
16
0
0
1
0
195
858
1987,359
ext 4
1
0
0
123
0
0
0
0
1
164
289
858,4202
ext 5
1
137
1
6
35
874
98
48
99
1
1300
2864,319
dd
99
849
83
851
446
1216
840
137
100
4732
9353
20224,92
Dd
449,4989 461,2898 481,8293 480,3848 544,5252 3082,39 2129,283 347,2759 253,486 11994,96
9353
20224,92
Ed
4,540393 0,543333 5,805173 0,564494 1,220909 2,53486
2,53486
2,53486
2,53486
2,53486

MAT pada masa mendatang dengan Metode FURNESS Hasil pengulangan ke


ZONA
1
2
3
4
1
1,068176362
23,49987996
34,18164358
25,63623269
2
58,84948595
7,356185744
7,356185744
14,71237149
3
127,7773335
3,453441445
3,453441445
469,6680365
4
15,96032749
165,5883977
3,990081873
1,995040937
5
17,69326298
3,931836218
3,931836218
98,29590544
ext 1
0
2,095585685
69,15432761
251,4702822
ext 2
35,63915378
2,09642081
18,86778729
761,0007542
ext 3
39,37656793
1392,07749
4,632537403
60,22298624
ext 4
2,970311999
0
0
365,3483758
ext 5
2,203322666
301,8552052
2,203322666
13,219936
dd
301,53794
1901,95444
147,77116
2061,56992
Dd
449,49890
461,28979
481,82934
480,38478
Ed
1,49069
0,24253
3,26065
0,23302

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

Ei
1,068176
7,356186
3,453441
1,995041
1,965918
2,095586
2,096421
2,316269
2,970312
2,203323

2,162399

1
5
1,068176362
22,06855723
117,4170091
61,84626904
1,965918109
429,5950654
251,5704972
37,06029923
0
77,11629331
999,70809
544,52520
0,54468

ext 1
6,409058172
0
13,81376578
245,3900352
408,9109666
2,095585685
0
0
0
1925,70401
2602,32342
3082,39021
1,18448

ext 2
637,7012881
7,356185744
3,453441445
111,7222925
169,0689574
0
2,09642081
0
0
215,9256213
1147,32421
2129,28271
1,85587

62

2011

ext 3
0
529,6453736
6,90688289
1,995040937
25,55693541
0
0
2,316268702
0
105,759488
672,17999
347,27587
0,51664

ext 4
0
0
0
0
0
0
0
0
2,970311999
218,1289439
221,09926
253,48604
1,14648

ext 5
oi
Oi
Ei
1,068176362
730,632632
730,63263
1
102,9866004
750,330946
750,33095
1
Kolom dd (Besarnya
perkiraan per
17,26720723
763,210559 menuju
763,21056ke zona1 tujuan d atau
dihitung dari hasil tahap tarikan P
157,608234
766,09572 ini766,09572
1
Generation) misalnya dengan fun
100,2618236
829,617442
829,61744 Penduduk,
1
dll) di masa sek
4601,906164
5356,31701
5356,31701
1
4247,348562
5318,6196
5318,61960
1
Kolom
Dd (Besarnya p
menuju
ke zona tujuan
451,6723968
1987,35855
1987,35855
1
487,1311678
1 asal d
Kolom Ed858,420168
(Besarnya 858,42017
Pergerakan (Trip Genera
perkiraan
Tingkat
2,203322666
2864,31947
2864,31947
1 (PDRB, Penduduk,
Pertumbuhan Untuk Zona i)
10169,45366 20224,92208 20224,92208
ini dihitung = Dd/dd
11994,95925 20224,92208 20224,92208
1,17951
1,00000

Perencanaan Transportasi 2012


MAT pada masa mendatang dengan Metode FURNESS Hasil pengulangan ke
ZONA
1
2
3
4
1
0,095425319
0,259555476
12,51636691
0,436028262
2
79,80934
1,233410461
40,89106477
3,798686956
3
219,1934728
0,73243618
24,2823425
153,3926602
4
3,857778978
4,948451782
3,953138569
0,091809397
5
3,053467314
0,083892794
2,781284712
3,229687835
ext 1
0
0,243645962
266,5593681
45,02319873
ext 2
36,8337131
0,267880114
79,92888894
149,7417768
ext 3
102,2268466
446,8218579
49,29589154
29,76659566
ext 4
4,033378304
0
0
94,45258467
ext 5
0,395481256
6,69869752
1,621028283
0,451769527
dd
449,49890
461,28983
481,82937
480,38480
Dd
449,49890
461,28979
481,82934
480,38478
Ed
1,00000
1,00000
1,00000
1,00000

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

261
5
0,050903723
15,9650733
107,4461207
7,974344227
0,180982547
215,5038901
138,6959423
51,32417241
0
7,383799229
544,52523
544,52520
1,00000

ext 1
3,517185376
0
145,5681199
364,3618134
433,5053774
12,10586179
0
0
0
2123,331126
3082,38948
3082,39021
1,00000

ext 2
713,6509525
124,9716865
74,2119412
338,2854203
365,5081924
0
27,14216448
0
0
485,5119003
2129,28226
2129,28271
1,00000

63

2011

ext 3
0
328,2047742
5,413829253
0,220341357
2,015314287
0
0
2,747670861
0
8,673927903
347,27586
347,27587
1,00000

ext 4
0
0
0
0
0
0
0
0
23,67443891
229,8115421
253,48598
253,48604
1,00000

ext 5
0,106214029
155,4569098
32,96963659
42,40262167
19,25924263
4816,881046
4886,00923
1305,175511
736,2597657
0,44019405
11994,96037
11994,95925
1,00000

oi
730,63263
750,33095
763,21056
766,09572
829,61744
5356,31701
5318,61960
1987,35855
858,42017
2864,31947
20224,92208
20224,92208

Oi
730,63263
750,33095
763,21056
766,09572
829,61744
5356,31701
5318,61960
1987,35855
858,42017
2864,31947
20224,92208
20224,92208

Ei
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

1,00000

Perencanaan Transportasi 2012


BAB V
PENUTUP

5.1

KESIMPULAN
1. Berikut adalah analisa besarnya pertumbuhan penduduk dan PDRB juta rupiah
per Kab/Kota dalam Provinsi Riau :
Pertumbuhan Penduduk :
Tahun

Tahun ke

INDRAGIRI HULU

INDRAGIRI HILIR

KAMPAR

PEKANBARU

BENGKALIS/DUMAI

2001

535460

548140

800990

790630

1300860

2002

550620

554040

821660

830360

1336460

2003

565780

559940

842330

870090

1372060

2004

580940

565840

863000

909820

1407660

2005

10

596100

571740

883670

949550

1443260

2006

11

611260

577640

904340

989280

1478860

2007

12

626420

583540

925010

1029010

1514460

2008

13

641580

589440

945680

1068740

1550060

2009

14

656740

595340

966350

1108470

1585660

2010

15

671900

601240

987020

1148200

1621260

Tahun

Tahun ke

INDRAGIRI HULU

INDRAGIRI HILIR

KAMPAR

PEKANBARU

BENGKALIS/DUMAI

2001

222935,6

319720,3

405161,1

416184,7

820522,9

2002

236688,6

336632,8

427185

442030,2

855282,2

2003

250441,6

353545,3

449208,9

467875,7

890041,5

2004

264194,6

370457,8

471232,8

493721,2

924800,8

2005

10

277947,6

387370,3

493256,7

519566,7

959560,1

2006

11

291700,6

404282,8

515280,6

545412,2

994319,4

2007

12

305453,6

421195,3

537304,5

571257,7

1029078,7

2008

13

319206,6

438107,8

559328,4

597103,2

1063838

2009

14

332959,6

455020,3

581352,3

622948,7

1098597,3

2010

15

346712,6

471932,8

603376,2

648794,2

1133356,6

PDRB :

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

64

2011

Perencanaan Transportasi 2012


2. Berikut adalah Model Pergerakan (Trip Distribution) Internal Maupun Eksternal
yang terbentuk :
1. Metode Seragam
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5

1
2,162399
17,2992
80,00878
17,2992
19,4616
0
36,76079
36,76079
2,162399
2,162399

2
47,57279
2,162399
2,162399
179,4792
4,324799
2,162399
2,162399
1299,602
0
296,2487

3
69,19678
2,162399
2,162399
4,324799
4,324799
71,35918
19,4616
4,324799
0
2,162399

4
51,89759
4,324799
294,0863
2,162399
108,12
259,4879
784,951
56,22239
265,9751
12,9744

5
2,162399
6,487198
73,52158
67,03438
2,162399
443,2919
259,4879
34,59839
0
75,68398

ext 1
12,9744
0
8,649598
265,9751
449,7791
2,162399
0
0
0
1889,937

ext 2
1290,952
2,162399
2,162399
121,0944
185,9664
0
2,162399
0
0
211,9151

ext 3
ext 4
ext 5
0
0
2,162399
155,6928
0
30,27359
4,324799
0
10,812
2,162399
0
170,8296
28,11119
0
110,2824
0
0
4748,629
0
0
4381,021
2,162399
0
421,6679
0
2,162399 354,6335
103,7952 214,0775 2,162399

2
23,49988
7,356186
3,453441
165,5884
3,931836
2,095586
2,096421
1392,077
0
301,8552

3
34,18164
7,356186
3,453441
3,990082
3,931836
69,15433
18,86779
4,632537
0
2,203323

4
25,63623
14,71237
469,668
1,995041
98,29591
251,4703
761,0008
60,22299
365,3484
13,21994

5
1,068176
22,06856
117,417
61,84627
1,965918
429,5951
251,5705
37,0603
0
77,11629

ext 1
6,409058
0
13,81377
245,39
408,911
2,095586
0
0
0
1925,704

ext 2
637,7013
7,356186
3,453441
111,7223
169,069
0
2,096421
0
0
215,9256

ext 3
ext 4
ext 5
0
0
1,068176
529,6454
0
102,9866
6,906883
0
17,26721
1,995041
0
157,6082
25,55694
0
100,2618
0
0
4601,906
0
0
4247,349
2,316269
0
451,6724
0
2,970312 487,1312
105,7595 218,1289 2,203323

2
11,95333
0,543333
0,543333
45,09665
1,086666
0,543333
0,543333
326,5432
0
74,43663

3
185,7655
5,805173
5,805173
11,61035
11,61035
191,5707
52,24656
11,61035
0
5,805173

4
13,54787
1,128989
76,77125
0,564494
28,22472
67,73933
204,9115
14,67686
69,43282
3,386967

5
1,220909
3,662726
41,51089
37,84816
1,220909
250,2862
146,509
19,53454
0
42,7318

ext 1
15,20916
0
10,13944
311,7878
527,251
2,53486
0
0
0
2215,468

ext 2
1513,312
2,53486
2,53486
141,9522
217,998
0
2,53486
0
0
248,4163

ext 3
ext 4
ext 5
0
0
2,53486
182,5099
0
35,48805
5,069721
0
12,6743
2,53486
0
200,254
32,95318
0
129,2779
0
0
5566,553
0
0
5135,627
2,53486
0
494,2978
0
2,53486 415,7171
121,6733 250,9512 2,53486

2. Metode PC
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5

1
1,068176
58,84949
127,7773
15,96033
17,69326
0
35,63915
39,37657
2,970312
2,203323

3. Metode AC
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5

1
4,540393
36,32314
167,9945
36,32314
40,86354
0
77,18668
77,18668
4,540393
4,540393

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

65

2011

Perencanaan Transportasi 2012


4. Metode Rata-Rata
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5

2
0
76
211
4
3
0
39
111
4
0

3
0
2
1
3
0
0
0
450
0
5

4
13
32
20
4
3
279
83
46
0
2

5
0
6
175
0
2
37
127
32
101
0

ext 1
0
21
114
7
0
207
135
54
0
7

ext 2
3
0
141
367
432
13
0
0
0
2127

ext 3

ext 4

ext 5

714
123
66
341
370
0
28
0
0
487

0
331
5
0
1
0
0
3
0
7

0
0
0
0
0
0
0
0
24
229

ext 1
0,177350394
0
137,105726
207,4556515
254,1865598
2070,725289
0
0
0
412,7396291

ext 2
71,19342574
5,260181528
46,54801583
138,0643674
180,6756103
0
1479,388281
0
0
208,1528266

ext 3
0
19,95548504
8,62458814
0,464350696
5,700866217
0
0
57,32326416
0
255,2073157

ext 4
0
0
0
0
0
0
0
0
251,528747
1,957289776

ext 1
3,5175183
0
145,55802
364,36301
433,50913
12,104654
0
0
0
2123,3379

ext 2
713,69908
124,96114
74,20477
338,27732
365,5014
0
27,138762
0
0
485,50023

0
160
31
40
18
4820
4905
1292
729
0

5. Metode Fratar
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5

1
0,099118283
1,665244847
122,5583672
1,232893785
1,668001108
0
198,3109152
82,47211106
21,98551684
19,50673658

2
0,015101464
0,015530808
0,113525074
0,235310552
0,006845113
0,944468006
0,801227532
72,86507129
0
386,2927095

3
35,09548516
0,675217776
5,072757996
0,610332995
0,813125219
280,1119863
70,50202314
12,03379252
0
76,91462175

4
2,072572462
0,11984228
78,67825585
0,035428749
2,178695432
58,1240865
189,4186507
13,85504803
117,9626232
17,93957341

5
0,017032597
0,072872571
11,10027872
0,557526125
0,022028712
274,7715583
144,3244947
9,888446025
0
103,7709606

ext 5
621,9625459
722,5665716
353,4090447
417,4398581
384,3657101
2671,639625
3235,874007
1738,920814
466,9432811
1381,837802

6. Metode Detroit
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5

1
0,095441
79,81075
219,1947
3,85808
3,053722
0
36,83286
102,2246
4,033304
0,395512

2
0,259604
1,233456
0,732454
4,948934
0,083901
0,243645
0,267879
446,8206
0
6,69935

3
12,51864
40,89229
24,28277
3,953496
2,781551
266,556
79,92801
49,2954
0
1,621175

4
0,436107
3,798799
153,3953
0,091818
3,229996
45,02261
149,7401
29,76629
94,45196
0,45181

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

5
7,4E-129
15,96707
107,4583
7,975825
0,181017
215,5217
138,7076
51,32855
0
7,385169

ext 3

ext 4
ext 5
0
0 0,1062344
328,2043
0 155,463122
5,413756
0 32,9705509
0,220354
0 42,4068801
2,015444
0 19,2612801
0
0 4816,86841
0
0 4886,00439
2,747557
0 1305,17561
0 23,67237 736,262535
8,674439 229,8137 0,44023821

66

2011

Perencanaan Transportasi 2012


7. Metode Furness
ZONA
1
2
3
4
5
ext 1
ext 2
ext 3
ext 4
ext 5

1
0,09543
79,80934
219,19347
3,85778
3,05347
0,00000
36,83371
102,22685
4,03338
0,39548

2
0,25956
1,23341
0,73244
4,94845
0,08389
0,24365
0,26788
446,82186
0,00000
6,69870

3
12,51637
40,89106
24,28234
3,95314
2,78128
266,55937
79,92889
49,29589
0,00000
1,62103

4
0,43603
3,79869
153,39266
0,09181
3,22969
45,02320
149,74178
29,76660
94,45258
0,45177

5
0,05090
15,96507
107,44612
7,97434
0,18098
215,50389
138,69594
51,32417
0,00000
7,38380

ext 1
3,51719
0,00000
145,56812
364,36181
433,50538
12,10586
0,00000
0,00000
0,00000
2123,33113

ext 2
713,65095
124,97169
74,21194
338,28542
365,50819
0,00000
27,14216
0,00000
0,00000
485,51190

ext 3
0,00000
328,20477
5,41383
0,22034
2,01531
0,00000
0,00000
2,74767
0,00000
8,67393

ext 4
0,00000
0,00000
0,00000
0,00000
0,00000
0,00000
0,00000
0,00000
23,67444
229,81154

ext 5
0,10621
155,45691
32,96964
42,40262
19,25924
4816,88105
4886,00923
1305,17551
736,25977
0,44019

8. Garis Keinginan ( Internal )


Peta Secara Grafis Provinsi Riau :

Besar pergerakan dari Indragiri Hilir ke...

Besar pergerakan dari Indragiri Hulu ke...

Besar pergerakan dari Kampar ke...

Besar pergerakan dari Bengkalis ke...

Besar pergerakan dari Pekanbaru ke...

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

67

2011

Perencanaan Transportasi 2012


5.2

SARAN
Berdasarkan Analisa Pergerakan (Bangkitan dan Tarikan) yang ada, apabila

sistem jaringan ataupun tata guna lahan yang ada masih belum sesuai atau diimbangi
dengan besarnya pertumbuhan jumlah penduduk dan besarnya keinginan bergerak maka
harus ada perkembangan atau perubahan terhadap berbagai aspek dalam sistem kegiatan,
sistem jaringan dan sistem pergerakan. Sehingga ketiga aspek ini dapat berjalan dengan
baik tanpa harus ada banyaknya kendala-kendala dalam kegiatan pergerakan, begitupun
dengan sistem jaringan dan tata guna lahan.

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

68

2011

Perencanaan Transportasi 2012


DAFTAR PUSTAKA

1. PEMODELAN TRANSPORTASI PROF HARNEN 17 FEBRUARI 2012 ........


2. BAHAN AJAR MODELING TRANSPORTATION THEO K. SENDOW
ST,MT.......
3. KULIAH DASAR

DASAR

REKAYASA TRANSPORTASI THEO K.

SENDOW ST,MT.......
4. http://syafii.staff.uns.ac.id/files/2010/02/bab-4-trip-generation.pdf

Muhamad Ervan Mokobombang


100 211 046

69

2011