Anda di halaman 1dari 8

Laporan Resmi Praktikum Analisis Klinik

Percobaaan 3 Penetapan Kadar Kabohidrat Total

Hari/Tanggal : Jumat/30 April 2010-04-30 Kelas/ Gol Asisten : FKK 2008/IV : Mba Ana dan Mba Indah

Anggota : Kelompok A 1. Syefi Nuraeni Fitriana 2. Nancy 3. Vlorent Anggi De Karos 4. Nurul Amira Kelompok B 1. Siti Aulia M. 2. Fatimah Nur Istiqomah 3. Amrina Amalia Y. Kelompok C 1. Ulima Rahma Titania 2. Astri Fatmah 3. Istizadah Iffati 4. Prabasiwi Nur F.

08199 08200 08202 08454 08203 08204 08207 08057 08059 08212 08213

Kelompok D 1. Punky Wijanyati 2. Anisa 3. Dinita Zahra Kumala 4. Agnesia Rizqiana Kelompok E 1. Eva Nurinda 2. Pratiwi Hening W. 3. Bekti Utaminingsih 4. Wong Lye Yan

08061 08091 08101 08102 08177 08191 08195 08225

I. TUJUAN Menetapkan Kadar Karbohidrat Total Dalam Sampel Plasma Dengan Metode Enzimatik (GOD). II. DASAR TEORI Karbohidrat merupakan sumber energi untuk tubuh manusia yang dapat digunakan untuk beraktifitas. Karbohidrat yang telah dihidrolisis oleh enzim pemetabolismenya berada dalam bentuk monosakarida.Glukosa di dalam sel diubah menjadi glukosa-6phospat setelah sebelumnya mengalami reabsorbsi. Kemudian glukosa-6-phospat tersebut akan disimpan dalam bentuk energi atau digunakan untuk suplai energi melalui glikolisis dan daur asam sitrat. Penetapan kadar kabohidrat total bermanfaat untuk mengetahui kadar gula dalam darah. Kadar gula dalam darah ini dapat digunakan sebagai tolak ukur untuk menentukan apaka orang tersebut menderita hipoglikemia atau hiperglikemia.Data kadar gula dalam darah ini juga dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit Diabetes Melitus (DM). Pada percobaan kali ini, penetapan karbohidrat total dilaksanakan dengan metode enzimatik. Prinsip dasar dasar metode ini adalah enzim GOD mengoksidasi glukosa menjadi asam glukoronat dan H2O2. H2O2 direaksikan dengan peroksidase dan Odianisidin menghasilkan senyawa berwarna.
CHO COOH HO H HO H H HO OH H OH H CH2 OH CH2 OH OH H HO H OH H

+ O2 + H20

Glukosa Oksidase

+ H202

DGlucose

Asam D-glukoronat

OCH 3 NH 3 +

H 3CO

H2O2 Peroksidase

NH2

O-diasinidin
OCH 3 NH 2

+
H 3CO

NH2

ion Semiquinon (berwarna)

H2o2 yang dihasilkan setara dengan glukosa yang bereaksi. Senyawa berwarna ini dibaca absorbansinya pada 340nm.

GPT
Selain Menentukan kadar karbohidrat dalam darah, dilakukan juga penetapan kadar enzim GPT ( Glutamat Piruvat Transaminase). Fungsi penetapan ini adalah untuk mengidentifikasi adanya gangguan pada hati, kerusakan dalam hati, dan juga melihat apakah ada inikasi penyakit kuning. Dapat juga terjadi akibat hubungan adanya kerusakan jantung dan otot skeletal. Enzim aminotransferase yang paling sering dihubungkan dengan kerusakan hati yaitu, Aspartat Aminotransferase (AST) disebut juga SGOT (Glutamic Oxalacetic Transaminase) dan Alanin Aminotransferase (ALT) yang disebut juga SGPT (Glutamic Pyruvic Transaminase). Enzim tersebut

mengkatalisis pengubahan -keto acids ke asam amino dengan cara transfer gugus asam amino. Apabila terjadi kerusakan dalam hati, maka enzim tersebut dilepaskan ke darah dari sitosol dan organel seperti mitokondria, lisosom, dan nukleus sehingga kadarnya dalam darah akan meningkat. Prinsip pengukuran SGPT adalah: L-alanin + 2-Oxoglutarat Pyruvat + NADH + H+ L-Glutamat + Pyruvat D-Lactate + NAD+

Kemudian absorbansi NAD+ diukur pad panjang gelombang 340nm. Kadar GPT normal adalah 15-35 /I.

III. ALAT DAN BAHAN Alat : Tabung reaksi Mikropipet 20-200L, 100-1000L Blue tip Yellow tip Sentrifugator Waterbath Spektrofotometer visible

Bahan : Sampel plasma darah probandus puasa, sarapan, dan tanpa perlakuan Glukosa baku 100mg/dl Reagen GOD-PAP berisi Buffer phosphat, Phenol, 4-Aminoantipyrine, Glucose oxidase, Peeroxidase Reagen I GPT berisi TRIS, L-alanine, LDH Reagen II GPT berisi 2-Oxoglutarate dan NADH

IV. CARA KERJA Baku sampel (plasma) 10 l 10 l blangko (aquadest) 10 l

Reagen GOD 1000l

Diamkan selama 10 dalam 37C

Baca absorbansinya pada 340nm

Kadar Glukosa =

GPT sampel (plasma) 10 l blangko (aquadest) 10 l

1000l Reagen I Inkubasi 5 menit pada suhu kamar

+ 250 l Reagen II

Inkubasi 1 menit

Baca absorbansi menit ke 0,1,2,3 = 340nm

Perhitungan Kadar GPT =

V. DATA PERCOBAAN Penetapan Kadar Karbohidrat Total

Kelompok

Absorbansi Sampel Makan Puasa 0,304 0,235 0,267 0,153 0,133 0,165 0,223 0,241 0,227 0,206 0,225 0,231 0,191 0,144

Absorbansi Baku

Kadar (mg/dL) Makan Puasa 79,790

Purata (mg/dL) Makan 94,926 Puasa 70,516

1.

0,340 0,389 0,356

0,381

89,239

102,100 61,680 93,438 0,381 84,814 64,829 59,842 0,381 84,514 81,890 85,564 0,381 85,302 65,617 73,753 0,381 82 94,490 70,079 40,157 34,908 43,307 58,530 63,250 59,580 54,068 59,055 60,629 50,130 37,007 81,177 47,506 74,891 57,917 83,989 60,450 69,728 39,457

2.

0,322 0,247 0,228

3.

0,322 0,312 0,326

4.

0,325 0,250 0,281

5.

0,313 0,360

0,324

0,211

85,038

55,382

Penetapan Kadar SGPT

No.

Absorbansi 0 1 0,596 1,472 1,475 2 0,589 1,462 1,461 3 0,586 1,447 1,449

Kadar (U/l)

Purata (U/l)

1. 2. 3.

0,603 1,480 1,491

12,1437 23,573 30,002

21,930